Anda di halaman 1dari 20

Matakuliah: Biologi Sel dan Molekuler

ORGANELLA
PEMBANGKIT
TENAGA

Lisa Savitri, S.Si., M.Imun. – Program Studi S1 Farmasi


MITOKONDRIA
Para ahli yg telah mempelajari mitokondria:
• Th. 1850 Kollicker: yg pertama menemukan
mitokondria & mengisolasi dari sel jaringan otot
serangga.

• Benda: menamakan mitokondria (mito = benang +


chondrion = granula) dng mikroskop cahaya terlihat
seperti benang.

• Th 1900 Michaelis: dng pewarna Janus green


menunjukkan perubahan warna khas khas, karena
terjadi reaksi oksidatif.
MITOKONDRIA

• Fraksi terbesar dalam sitoplasma sel


Eukariotik
• Pada sel hati : 1000-2000 organel (1/5 dari
total volume sel
• Bentuk : kaku, silindris memanjang, diameter
0,5 - 1 µm, panjang 3 µm
• Lokasi : dalam sel dan banyak ditemukan
pada sel yang memerlukan energi (ATP)
tinggi
MITOKONDRIA PADA SEL OTOT JANTUNG
DAN EKOR SPERMA

Kedua sel diatas banyak memerlukan banyak energi untuk


aktivitasnya
ORGANISASI MITOKONDRIA
Protein mitokondria dalam
sel hati :
67% berada di matrik,
21% berada di membran
dalam
6% berada di membran luar
6% berada di intermembrane
space
STRUKTUR MITOKONDRIA

MATRIX

INNER MEMBRANE

OUTER MEMBRANE

INTERMEMBRANE SPACE
MATRIX

• Mengandung beratus-ratus enzim


berbeda yang diperlukan untuk oksidasi
piruvat dan asam lemak, dan untuk siklus
asam sitrat

• Mengandung beberapa copy genom DNA


yang identik, ribosom mitokondria,
tRNA, dan beberapa enzim yang
diperlukan untuk ekspresi gen
mitokondria
INNER MEMBRANE

• Struktur berlipat-lipat membentuk cristae untuk


memperluas area total permukaan
• Mengandung 3 protein utama, yaitu: (1) protein yang
berperan dalam reaksi oksidasi pada rantai respirasi, (2)
protein pada komplek ensim ATP synthase untuk
pembuatan ATP dalam matrix, dan (3) protein transport
spesifik untuk regulasi lintasan metabolit kedalam dan
keluar matrix, bersifat selektif permeabel
• Mengandung cardiolipin (double phospholipid), penyusun
10% dari lipid membran dan membuat membran bersifat
impermeabel terhadap ion
OUTER MEMBRANE

• Mengandung sejumlah besar channel-forming


protein yang dinamakan porin
• Bersifat permeabel untuk semua molekul 
5000 Da
• Mengandung protein kecil
• Molekul dapat masuk ke intermembrane space,
tetapi tidak dapat melewati inner membrane
karena bersifat impermeabel
• Mengandung enzim yang berperan dalam
perubahan substrat lipid menjadi bentuk yang
dapat dimetabolime dalam matrix
INTERMEMBRANE SPACE

• Mengandung sejumlah enzim yang


menggunakan ATP melalui matrix
untuk fosforilasi nukleotida lain
OKSIDASI MITOKONDRIA

GLUKOSA LEMAK

GLIKOLISIS DI SITOSOL

PIRUVAT DAN ASAM LEMAK

MASUK DALAM MATRIX


MITOKONDRIA

ASETIL CoA SIKLUS ASAM SITRAT


SIKLUS OKSIDASI ASAM LEMAK MENJADI
ASETIL CoA
Dalam matrix
Asam Lemak (2C)

Asetil CoA
+
NADH
+
FADH2
KONVERSI PIRUVAT MENJADI ASETIL
CoA
SIKLUS ASAM SITRAT
= Tricarboxylic acid
cycle
= Krebs cycle
CH3COOH + H2O + 3
NAD+ + FAD

2 CO2 + 3
NADH + FADH2

NADH dan FADH2 sebagai


sumber elektron untuk mereduksi
O2 menjadi H2O dalam inner
membrane
PROSES KONVERSI ENERGI YANG
DIKATALISIS OLEH MITOKONDRIA

Inner membrane dikatakan


energy-conversion machine
ADP + Pi

ATP synthase
(ATPase)

ATP
MEKANISME UMUM
FOSFORILASI OKSIDATIF

Elektron berenergi tinggi melewati


sepanjang rantai transport elektron.
Beberapa energi yang terlepas
digunakan untuk menggerakkan 3
kompleks enzim respiratori memompa
H+ keluar dari matrix. Adanya
gradient proton elektrokimia melintasi
inner membrane mengakibatkan H+
kembali melalui ATP synthase.
Kompleks protein transmembrane ini
menggunakan energi dari aliran H+
untuk mensintesis ATP dari ADP + Pi
dalam matrix.
PROSES TRANSPORT AKTIF MEMBAWA GRADIEN PROTON
ELEKTROKIMIA MELINTASI INNER
MEMBRANE MITOKONDRIA
SUMMARY METABOLISME ENERGI PADA
MITOKONDRIA
TRANSPORT H+ DALAM BAKTERI

Kekuatan gerakan proton melintasi


membran plasma memompa
nutrient masuk sel dan
mengeluarkan Na+

A. Gradien proton elektrokimia


terjadi oleh rantai respirasi dan
kemudian digunakan oleh ATP
synthase untuk membuat ATP dan
transport beberapa nutrient masuk
sel.

B. ATP diperoleh dari glikolisis.


Sebagian ATP dihidrolisis oleh ATP
synthase untuk memberikan
kekuatan gerak proton
transmembran yang akan
menggerakkan proses transport
~selesai 