Anda di halaman 1dari 6

Materi Pertemuan ke-9 :

Menganalisis terjadinya the ghosting pada layar monitor CRT


televisi
PENERAPAN SISTEM RADIO
DAN TELEVISI
Kelas XII TAV

Kompetensi Dasar :
Menganalisis terjadinya the ghosting pada layar monitor CRT televisi
4.19 Memperbaiki terjadinya the ghosting pada layar monitor CRT televisi

Apriliana, S.Pd., Gr.


Guru Mata Pelajaran

SMKS TEKNOLOGI PLUS PADANG


TAHUN PELAJARAN 2020/2021
1|PSRT
KEGIATAN BELAJAR 9
The Ghosting pada Layar Monitor CRT Televisi

I. Kompetensi Dasar
3.19 Menganalisis terjadinya the ghosting pada layar monitor CRT televisi
4.19 Memperbaiki terjadinya the ghosting pada layar monitor CRT televisi

II. Tujuan Pembelajaran


1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Cathode Ray Tube (CRT)
2. Peserta didik mampu menjelaskan the ghosting pada layar CRT televisi
3. Peserta didik mampu menganalisis terjadinya the ghosting pada layar CRT televisi
4. Peserta didik mampu menjelaskan langkah-langkah perbaikan the ghosting pada
layar CRT

III. Uraian Materi


A. Layar Monitor Cathode Ray Tube (CRT) Televisi
CRT (Cathode Ray tube) adalah suatu tabung ruang hampa yang berisi suatu
senapan elektron (Electron guns) dan suatu elemen pemanas (heater), yang
berfungsi untuk mempercepat dan membelokkan berkas electron (Electron beams).
Hal ini dikarenakan di dalam ruang hampa yang panas, berkas elektron mudah
untuk bergerak dari katoda menuju ke anoda.

Gambar 1. Bagian-Bagian tabung CRT Televisi

2|PSRT
Dalam tabung sinar katoda, electron–electron diarahkan menjadi pancaran dan
pancaran ini didefleksi oleh medan magnetic untuk menscan permukaan diujung
anode, yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi).
Ketika electron menyentuh material pada layar ini, maka electron akan
menyebabkan timbulnya cahaya. Fosfor yang memancarkan cahaya merah, hijau
dan biru digunakan dalam monitor berwarna, diatur sebagai “garis” yang terdiri dari
titik-titik warna. Tiga balok digunakan untuk merangsang tiga warna dalam
kombinasi yang diperlukan untuk menciptakan warna yang membentuk berbagai
gambar.

B. The Ghosting pada Layar CRT Televisi

Gambar 2. The Ghosting (gambar berbayang) pada layar televisi

Masalah yang sering terjadi pada CRT salah satunya adalah ghosting
(berbayang) pada monitor televisi. Bayangan yang terjadi pada obyek gambar di
layar televisi sering juga disebut dengan gambar berhantu. Seperti halnya
gelombang bunyi, gelombang elektromagnet yang dipancarkan dari stasiun TV juga
bersifat dapat dipantulkan benda-benda padat seperti logam, batu, tembok, batang
pohon dan jenis benda padat lainnya.
Bila pesawat penerima TV berada di lingkungan gedung-gedung tinggi maka
gelombang TV yang dipantulkan oleh tembok-tembok gedung itu akan diterima pula
oleh pesawat penerima TV itu disamping gelombang aslinya. Antena TV di rumah
menerima dua sinyal masing-masing sinyal asli AC dan sinyal pantul ABC. Karena

3|PSRT
sinyal pantul ABC lebih panjang dari sinyal asli maka sinyal pantul datang setelah
sinyal asli. Akibatnya gambar yang terlihat pada layar TV menjadi berbayang
(ghosts).

C. Langkah-Langkah Perbaikan The Ghosting pada Layar CRT Televisi


Penyebab obyek gambar berbayang pada layar televisi normal umumnya
disebabkan oleh sistem penerimaan televisi. Sistem penerimaan televisi tersebut
dimulai dari antena sampai kepada penala RF (radio Frekuensi).
Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah gambar
berbayang pada televisi :
1. Periksa Penala Frekuensi
Bisa jadi gambar berbayang tersebut diakibatkan oleh penalaan frekuensi yang
kurang pas. Memang pada umumnya televisi sudah dilengkapi dengan auto
search, namun terkadang bisa saja penyetelan pada modul tuner dan RF kurang
tepat. Cukup setel frekuensi secara manual dan cari setelan pada frekuensi yang
pas. Jika frekuensi stasiun siaran yang dikehendaki sudah tepat, ditandai dengan
perolehan tampilan yang terbaik.
2. Periksa Antena
Gambar berbayang bisa juga disebabkan oleh posisi arah antena yang kurang
tepat. Cobalah diputar putar antena sampai menemukan gambar terbaik dan
tidak berbayang. Jika masih belum menemukan obyek gambar tanpa bayangan,
cobalah periksa apakah antena masih dalam kondisi bagus. Terutama bagian
reflektor antena, pastikan jika reflektor antena masih belum rusak. Jika reflektor
antena rusak, maka ia tidak bisa meredam frekuensi yang memantul melalui
gedung atau pegunungan. Karena pada dasarnya bayangan ini disebabkan oleh
signal pantulan yang diterima antena. Model dan cara antena dibuat juga bisa
menjadi penyebab gambar berbayang.
3. Posisi dan cara memasang antena
Bayangan pada obyek gambar diakibatkan oleh signal pantulan. Untuk itu, posisi
antena harus lebih tinggi dari gedung gedung yang berada disekitar antena.
Tembok gedung dan pegunungan bisa memantulkan signal radio UHF seperti
pada televisi. Selama antena TV anda masih berada leih rendah diantara gedung

4|PSRT
gedung,maka akan sulit memperoleh gambar yang tidak berhantu. Cara
mengatasi Gambar TV berbayang Daerah berpegunungan akan sangat sulit
untuk mendapatkan gambar televisi tanpa bayangan, solusinya pergunakan
antena televisi model yagi dengan elemen paling banyak. Selain itu antena juga
harus dibuat dengan perhitungan ukuran yang akurat dan dengan cara yang
benar.

IV. Tugas dan Latihan


A. Tugas
Salinlah materi ini dan tempelkan gambar pada buku catatanmu !
B. Soal Latihan
Jawablah soal-soal berikut ini :
1. Jelaskan apa itu CRT !
2. Jelaskan yang dimaksud dengan the ghosting pada layar televisi !
3. Analisislah terjadinya the ghosting pada layar televisi CRT !
4. Bagaimana cara melakukan perbaikan jika terjadinya the ghosting pada layar
televisi ?
5. Jelaskan cara memposisikan antena saat terjadi the ghosting pada layar televisi !

Sumber :
www.spiderbeat.com/cara-mengatasi-gambar-tv-berbayang/ (Diakses Pada Tanggal 22
Oktober 2020)

Waluyanti, Sri. 2008. Bab VI Sistem Penerima Televisi.

5|PSRT

Anda mungkin juga menyukai