Anda di halaman 1dari 12

REKAYASA IDE

Peningkatan Perkembagan Moral


Remaja Melalui Kedekatan Keluarga

Oleh :

NAMA MAHASISWA : ELSA CENORA


SIMATUPANG

NIM : 4193141019

KELAS : BIOLOGI DIK C 2019

MATA KULIAH : PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

DOSEN PENGAMPU : SHOFIA MAWADDAH, S.PSI, M.SC

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

SEPTEMBER 2019

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI.........................................................................................................................i

RINGKASAN.......................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................1

1.1 Latar Belakang Masalah.....................................................................................1


1.2 Tujuan ................................................................................................................1
1.3 Manfaat...............................................................................................................2

BAB II KERANGKA PEMIKIRAN....................................................................................3

BAB III METODE PELAKSANAAN.................................................................................4

BAB IV PEMBAHASAN....................................................................................................5

BAB V KESIMPULAN.......................................................................................................6

DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................7

LAMPIRAN BIODATA......................................................................................................8

i
RINGKASAN

Moral merupakan suatu hukum perilaku yang diterapkan kepada setiap individu
dalam bersosialisasi dengan sesamanya sehingga terjalin rasa hormat dan menghormati antar
sesama. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa moral adalah sesuatu yang dihasilkan
oleh nilai budaya dan nilai agama yang mengatur suatu individu dalam berperilaku antar
sesama manusia.

Seseorang dapat dianggap bermoral apabila memiliki kesadaran untuk menerima serta
melakukan peraturan yang berlaku dan bersikap atau memiliki tingkah laku yang sesuai
dengan nilai-nilai moral yang dijunjujung tinggi di lingkungannya. moral merujuk pada
tindakan, perilaku seseorang yang memiliki nilai positif sesuai dengan norma yang ada di
suatu masyarakat dengan harapan moral dapat menjadi kemampuan untuk hidup secara
harmoni dengan manusia dan makhluk lainnya, dan kemampuan untuk menjadikan dunia ini
sebagai wahana kemakmuran dan kesejahteraan bersama agar bangsa tersebut tidak terjadi
tindakan-tindakan seperti penyelewengan yang dapat merugikan bangsa dan negara. 

Moral dapat membentengi diri kita dari hal-hal negatif yang dapat merugikan diri
sendiri ataupun orang lain. Sebegitu pentingnya bagi seseorang memiliki moral yang baik,
agar ia bisa diterima dilingkungan yang baik pula. Maka pembentukan moral itu sendiri juga
sangat penting. Karena moral yang baik bisa didapat dengan pembentukan moral yang
merujuk pada hal positif.

Salah satu yang bisa menjadi kunci dalam pembentukan moral adalah keluarga.
Karena didalam keluargalah semua pembentukan dimulai, sebelum turun pada masyarakat,
pergaulan, dan lingkungan. Jika didalam keluarga sudah dibangun pondasi moral yang baik,
maka diluar keluarga pun seseorang dapat melakukan moral yang baik. Maka perlu
pendekatan dari keluarga pada remaja, agar terbentuk moral yang baik, dan bahkan
pendekatan keluarga diharapkan mampu mengatasi moral remaja yang buruk. Dan dapat
menjadikan remaja didalam keluarga itu bermoral baik. Dan dapat memberikan dampak
positif bagi lingkungan.

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Moral memiliki arti norma atau nilai-nilai yang mengatur bagaimana suatu individu
saling berinteraksi dengan sesama manusia. Bagaimana seseorang dapat bersikap dengan
baik dengan hormat menghormati dengan sesama. Sehingga menjadikan moral menjadi
suatu hal yang sangat penting dan perlu dijaga agar tetap menjadi moral yang baik. Dan
salah satu yang menjadi fokus kita dalam pembentukan moral adalah remaja.

Pada masa saat ini ada banyak masalah moral yang dimiliki oleh remaja. Diusia
remajanya ada banyak penyimpangan moral yang dilakukan. Karena sikapnya yang labil
diusianya yang belum matang menjadikannya mudah terpengaruh, sehingga membuat
banyak remaja yang memiliki moral yang buruk. Sehingga perlu perlakuan yang harus
benar-benar diperhatikan dalam menyikapi masalah ini.
Keluarga adalah pihak awal yang mempengaruhi bagaimana pembentukan moral itu.
Bila seorang remaja mendapat pemahaman moral yang baik didalam keluarga maka
moral baik itu pula yang akan dibawa remaja keluar dari keluarga. Pengaruh-pengaruh
luar yang bisa membawa remaja pada kemunduran moral dapat dikurangi dengan
penguatan dari keluarga. Maka dari itu perlu adanya pendekatan keluarga dalam
peningkatan perkembangan moral bagi remaja.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari rekayasa ide ini adalah sebagai berikut :
1. Memberikan pemahaman mengenai upaya yang dapat dilakukan dalam peningkatan
perkembangan moral remaja melalui pendekatan keluarga.
2. Memberikan suatu ide untuk mengingkatkan perkembangan moral remaja melalui
pendekatan keluarga.

1
1.3 Manfaat
Adapun manfaat dari rekayasa ide ini adalah sebagai berikut :
1. Menambah wawasan mengenai peningkatan perkembangan moral remaja melalui
pendekatan keluarga.
2. Menemukan upaya atau ide yang dapat digunakan dalam upaya peningkatan
perkembangan moral remaja melalui pendekatan keluarga.

2
BAB II

KERANGKA PEMIKIRAN

Remaja merupakan usia transisi dari anak-anak meuju dewasa, dimana sangat rentan
dalam pengaruh-pengaruh. Didalam usia ini, remaja sangat mudah mendapat pengaruh buruk
dari luar, atau bahkan pengaruh itu sebenarnya muncul dari dalam diir remaja itu sendiri.
Yang mana dapat menyebabkan kerugian bagi diri remaja atau pun orang lain.

Terlebih dalam perkembangan moral, dimana remaja akan menampilkan moralnya


dihadapan keluarga atau pun masyarakat. Sehingga bila moral yang buruk yang dimiliki oleh
remaja, maka ia akan mendapatkan dampak yang buruk pula bagi dirinya. Maka dari itu perlu
adanya penyelesaian akan perkembangan moral yang buruk pada remaja ini. Dan itu bisa
dimulai dari keluarga.

Keluarga yang merupakan unit yang dekat dengan nya harus bisa membentuk pola
moral yang baik pada remaja. Baik orang tua, maupun adik dan kakak. Semua harus bisa
membentuk moral yang baik itu, seperti memperbanyak waktu bagi keluarga untuk berdiskusi
dan bertukar pikiran satu sama lain, dan bahkan orang tua dapat memberikan pengajaran
moral bagi remaja. Agar terbentuk pola moral yang baik bagi remaja.
3
BAB III
METODE PELAKSANAAN

Metode yang digunakan dalam rekaya ide ini adalah dengan mengumpulkan
data mengenai perkembangan moral remaja pada sampel kelas VII-4 SMPN 17 Medan.
Lalu menciptakan ide dalam upaya peningkatan perkembangan moral remaja melalui
pendekatan keluarga dengan hasil pemikiran dan juga dengan membaca sumber bacaan
yang relevan terhadap peningkatan perkembangan moral remaja melalui pendekatan
moral. Sehingga menghasilkan ide yang diharapkan bisa mengatasi permasalahan
perkembangan moral remaja melalui pendekatan keluarga.

4
BAB IV
PEMBAHASAN

Ide yang dapat dilakukan dalam upaya peningkatan perkembangan moral remaja
melalui pendekatan keluarga antara lain:
1. Keluarga membangun kebiasaan religius dalam diri remaja, seperti membangun pola
beribadah yang baik bagi remaja. Karena bila remaja punya kedekatan dengan Tuhan,
maka moralnya pun akan mengarah pada hal yang positif. Diharapkan remaja dapat
membawa moral yang baik saat berada diluar keluarga.
2. Tiap anggota keluarga diharapkan meluangkan waktu lebih untuk berkumpul bersama
anggota keluarga yang lain, berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai kegiatan
keseharian yang mereka lakukan. Dan saling terbuka satu sama lain jika ada masalah
yang dihadapi tiap anggota keluarga. Dengan demikian diharapkan orang tua bisa
mengetahui jika ada perilaku moral yang salah dalam diri remaja. Sehingga bisa cepat
mengatasinya.
3. Orang tua menetapkan jam keluar rumah bagi remaja, seperti jam malam. Minimal
pukul berapa remaja harus ada dirumah. Karena ada banyak sekali hal negatif yang
dapat dilakukan oleh anak seusia remaja di tengah malam. Karena pergaulan remaja
juga pasti mempengaruhi moralnya. Dan kegiatan yang dilakukan remaja ditengah
malam diluar rumah, ditakutkan adalah hal-hal negatif yang dilakukan bersama
teman-temannya yang membawa pengaruh moral buruk.
4. Orang tua secara khusus diharapkan lebih bisa membagikan cerita-cerita yang bisa
membangun moral remaja. Seperti pemahaman pola moral yang baik dan yang buruk,
seperti cerita-cerita atau perumpamaan. Yang bisa membawa remaj mengerti tentang
pola moral yang harus dilakukan.
5. Dan tentunya orang tua harus memberikan contoh penerapan moral yang baik pada
remaja. Seperti moral yang baik dalam masyarakat, sehingga remaja dapat terbiasa
dengan itu.

5
BAB V
KESIMPULAN

Moral merupakan suatu hukum perilaku yang diterapkan kepada setiap individu
dalam bersosialisasi dengan sesamanya sehingga terjalin rasa hormat dan menghormati antar
sesama. Bagaimana moral kita yang terbentuk seperti itulah kita akan bersikap pada sesama.
Dan remaja sebagai fokus dalam perkembangan moral disini, harus dapat dibawa pada
perkembangan moral yang baik atau dengan kata lain positif. Agar yang dilakukan oleh
remaja itu adalah perbuatan dan perilaku baik juga. Dan perkembangan moral yang baik itu
bisa dimulai dari dalam keluarga, sebagai unit terdekat dengan remaja. Semua anggota
keluarga harus ikut berpartisipasi dalam pengembangan moral. Sehingga diharapkan remaja
bisa memiliki moral yang baik

6.
DAFTAR PUSTAKA

Desmita. 2009. Psikologi Perkembangan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fahrudin. 2014. Proses Pendidikan Nilai Moral Di Lingkungan Keluarga Sebagai Upaya
Mengatasi Kenakalan Remaja. Jurnal Pendidikan. 12(1): 41-54.

Nuskhi, U. 2018. Hubungan Pendidikan Moral Dan Komunikasi Dalam Keluarga Dengan
Perilaku Sosial Anak. Jurnal Pendidikan Pendidikan Guru sekolah Dasar. 9 :878-886.

Rahmulyani., dkk. 2013. Perkembangan Peserta Didik. Medan: Unimed Press.

7
LAMPIRAN BIODATA

Nama : Elsa Cenora Simatupang


NIM : 4193141019
Jurusan : Biologi
Program : Pendidikan Biologi S1
Mata Kuliah : Perkembangan Peserta Didik
Dosen Pengampu : Shofia Mawaddah, S.Psi, M.sc