Anda di halaman 1dari 4

NOTULENSI

DISKUSI KELOMPOK

Kelompok :5
Hari/Tanggal :Senin 28 september 2020
Tempat :Online
Materi :Arester

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020
HARI/TANGGAL : Senin,28 September 2020
NOTULENSI DISKUSI
KELOMPOK : Online
5 TEMPAT
MATERI : Arester

A. NARA SUMBER:

1. Gesty Novianti Simanjuntak

B. PESERTA

1. Angga Karisto Bangun


2. Gally Chandra Pratama
3. Bayu Andica Perangin-angin

C. DASAR

1. Apa yang di maksud dari arester


2. Serta fungsi,prinsip kerja,komponen, syarat-syarat dan jenis-jenis arrester.

D. AGENDA KEGIATAN

1. Mendiskusikan tentang arester


2. Mendeskripsikan prinsip kerja arester
3. Menjabarkan komponen-komponen arester
4. Serta menjelaskan syarat-syarat dan jenis-jenis arrester.

E. RINGKASAN HASIL DISKUSI


Arrester adalah alat pelindung bagi sistem tenaga listrik terhadap tegangan
lebih yang disebabkan oleh petir atau surja hubung (switch surge). Fungsi arrester
adalah untuk meneruskan arus listrik petir ke ground yang masuk melalui jalur yang
dilindunginya, apabila tegangan petir lebih dari kapasitas maksimumnya maka
arrester tersebut akan meneruskan arus tersebut ke tanah. Persyaratan yang harus
dipenuhi oleh arrester adalah: a) Tegangan percikan (spark over voltage) dan
tegangan pelepasannya (discharge voltage), b) Arrester harus dapat memutuskan
arus dinamik dan dapat bekerja terus seperti semula.
Arrester bekerja pada tegangan tertentu diatas tegangan oprasi untuk
membuang muatan listrik dari surja petir dan berhenti beroprasi pada tegangan
tertentu diatas tegangan oprasi agar tidak terjadi arus pada tegangan oprasi, dan
perbandingan dua tegangan ini disebit rasio proteksi arrester. Lightning Arrester
pada transmisi ataupun pada Gardu Induk memiliki konstruksi yang hampir sama,
hanya lokasi penempatannya saja yang berbeda. Komponen utama pada Lightning
Arrester yaitu varistor (komponen aktif) yang terbuat dari Zinc Oxide.
Arrester yang dipasang harus memenuhi syarat-syarat seperti: a. Tegangan
percik dan tegangan pelepasan, b. Arrester harus mampu mengalirkan arus surja ke
tanah tanpa merusak arrester itu sendiri, c. Arrester harus mampu memutuskan arus
susulan, dan dapat bekerja kembali seperti semula, d. Arrester harus memiliki harga
tahanan pentanahan di bawah 5 ohm. Jenis-jenis Arester: a.Jenis Ekpulsi,b.Jenis
katup.

F. PENUTUP
Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Arrester adalah alat
pelindung bagi sistem tenaga listrik terhadap tegangan lebih yang disebabkan oleh
petir atau surja hubung (switch surge). Alat ini digunakan sebagai jalan pintas (by-
pass) sekitar isolasi. Arrester membentuk jalan yang mudah dilalui oleh arus kilat atau
petir, sehingga tidak timbul tegangan lebih pada peralatan. Jalan pintas itu harus
sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu aliran arus daya system 50 Hz.

Medan, September 2020

KETUA KELOMPOK 5
GESTY NOVIANTI SIMANJUNTAK
(5182131012)