Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN PRAKTIKUM

ANATOMI BUNGA

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Dr. Sulisetijono, M.Si. dan Umi Fitriati, S. Pd., M. Pd.

Disusun Oleh:
Kelompok 4 Offering I Tahun 2019

1. Calvin Yudha Leonatra 190342621220


2. Dahlia Normala 190342621245
3. Vanessa Rizkita Pramono 190342621301
4. Yulia Dewi Wulandari 190342621201

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU DAN PENGETAHUAN
JURUSAN BIOLOGI
S1 BIOLOGI
2020
A. Topik
Topik pada praktikum ini adalah anatomi bunga

B. Analasis Data

Irisan Melintang Corolla of Hibiscus rosa-sinensis Nama preparat : Irisan Melintang Corolla of Hibiscus rosa-
sinensis
Waktu kegiatan : 20 Oktober 2020 Familia : Malvaceae
Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Perbesaran : X 33.3
Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan:
m.c = mucilage cavity
out.epi = outer epidermis
v.st = vascular strand
in.ep = inner epidermis
c.c = Cinatrix

Nama Preparat : Bagian melintang dinding anter


Famili : Malvaceae
Hibiscus rosa-sinensis (anther)
Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020
Perbesaran : 214,5 X
Tujuan :

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Keterangan :
epi. : epidermis
fl. : fibrous layer
t : tapetum

Eugonia aromatica Nama Preparat: Preparat penampang bujur (diagonal)


bunga Eugonia aromatica
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 Familia : Myrtaceae
Tujuan : Reagen :-
Perbesaran : 10x10
Keterangan :
1. Daun mahkota
2. Stigma
3. Stilus
4. Stamen
5. Daun kelopak
6. Ovarium
7. Ovulum
8. Tangkai bunga
9. Kelenjar minyak

Organ Bunga Cengkeh Nama Preparat: Preparat awetan irisan melintang bunga
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 cengkeh dekat epianthium
Tujuan : Familia : Myrtaceae
Reagen :-
Perbesaran : 10 x 10
Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Keterangan :
1. Sepal
2. Petal
3. Stamen
4. Stigma/stilus
5. Minyak atsiri
6. Jaringan parenkima

Organ Bunga Nama Preparat: Preparat awetan penampang


Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 melintang hypoanthium melalui
Tujuan : ruang ovarium bunga cengkeh
Familia : Myrtaceae
Reagen :-
Perbesaran : 10 x 10
Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Keterangan :
1. Septum / sekat
2. Kelenjar minyak (minyak atsiri)
3. Plasenta
4. Berkas pengangkut tepi
5. Berkas pengangkut sentral
6. Ovulum
7. Jaringan aerenkima
Tipe plasentasi bunga cengkeh adalah axile

Syzygium aromatica maPreparat : Preparat awetan membujur


Waktu Kegiatan : Kamis, 22 Oktober 2020 Syzygium aromatica
Tujuan : Famili : Myrtaceae
Reagen :-
Perbesaran : 10x10
Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan :
1. Kelenjar minyak atsiri
2. Ovarium
3. Jaringan aerenkima
The Gynoecium of Hibiscus rosa-sinensis Nama Preparat : Diagram bagian melintang gynoecium
Waktu Kegiatan : Kamis, 22 Oktober 2020 Famili : Malvaceae
Tujuan : Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Perbesaran : 8,3 X

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan :
epi. : epidermis
o.v. : ovule
m.c : mucilage cavity
v.st. : vascular stand
pl. : placenta, tipe parietalis
Epicalyx of Hibiscus rosa-sinensis Nama preparat : transverse section Epicalyx of Hibiscus
rosa-sinensis
Waktu kegiatan : 20 Oktober 2020 Familia : Malvaceae
Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Perbesaran : X 43.3
Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan:
a. trichome
b. mucilage cavity
c. outer epidermis
d. vascular strand
e. inner epidermis
NamaPreparat : Penampang Melintang Hypantium
Eugina aromatica melalui ruang ovarium Eugina
aromatica
Famili : Myrtaceae
Waktu Kegiatan : Kamis, 22 Oktober 2020 Reagen :-
Tujuan : Perbesaran : 10x10

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan :
1. Septum
2. Kelenjar minyak
3. Plasenta
4. Berkas pengangkut tepi
5. Berkas pengangkut sentral
6. ovulum
Preparat awetan irisan melintang hipantium bagian bawah bunga Nama Preparat : Preparat awetan irisan melintang
cengkeh hipantium bagian
bawah bunga cengkeh
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 Famili : Myrtaceae
Reagen :-
Perbesaran :-

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Tipe plasenta: Axillar


Keterangan :
1. Stoma
2. Kutikula
3. Epidermis
4. Kelenjar minyak
5. Ca oksalat
6. Sklerenkim
7. Trakea
8. Aerenkim
9. Berkas Pengangkut a) Tepi b) Sentral
Hibiscus rosa-sinensis (anther) Nama Preparat : Diagram bagian melintang anter
Famili : Malvaceae
Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Waktu Kegiatan : Kamis, 22 Oktober 2020 Perbesaran : 36 X
Tujuan :

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Keterangan :
epi. : epidermis
v.st. : vascular stand
m.c : mucilage cavity
Hibiscus rosa-sinensis (anther) Nama Preparat : Diagram bagian melintang anter
Famili : Malvaceae
Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 Perbesaran : 45 X
Tujuan :

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen

Keterangan :
cn. : connective
v.st. : vascular stand
epi. : epidermis
fl. : fibrous layer
The Calyx of Hibiscus rosa-sinensis Nama Preparat : Diagram bagian melintang
calyx
Famili : Malvaceae
Waktu Kegiatan : Rabu, 21 Oktober 2020 Reagen : Floroglusin dan HCl 25%
Perbesaran : 11.1 X

Tujuan
1. Mengamati struktur anatomi tangkai bunga
2. Mengamati struktur anatomi daun kelopak
3. Mengamati struktur anatomi daun mahkota
4. Mengamati struktur anatomi filamentum
5. Mengamati struktur anatomi anthera
6. Mengamati struktur anatomi ovarium
7. Mengamati struktur anatomi tangkai kepala putik
8. Mengamati struktur anatomi polen
Keterangan :
In.epi : inner epidermis
tr : trichome
out.ep : outer epidermis
v.st : vascular strand
mc : mucilage cavity
C. Hasil Diskusi
1. Sebutkan jaringan-jaringan yang menyusun daun kelopak dan mahkota bunga sepatu!
Jawab:
Mahkota bunga :

Gambar.1. jaringan mahkota bunga sepatu.

Keterangan :
a. bagian melintang kelopak,
b. epidermis dalam kelopak,
c. epidermis luar kelopak,
d. trikoma dlandular dan non kelenjar,
e. kristal cluster kalsium oksalat,
f. trachides,
g. pembuluh xilem.
aun kelopak:

Gambar.2. jaringan daun kelopak bunga sepatu


Keterangan :
a. bagian melintang dari corolla,
b. epidermis bagian dalam dari epikaliks,
c. epidermis luar dari epikaliks,
d. trikoma kelenjar dan non kelenjar,
e. pembuluh xilem.

2. Jelaskan perbedaan struktur daun kelopak dan mahkota pada bunga sepatu!
Jawab :
Daun kelopak biasanya memiliki struktur sederhana, dimana di bagian luarnya
dilapisi oleh stomata, kutin dan trikomata. Sel-sel daun kelopak juga mengandung zat
hijau daun atau klorofil. Sementara itu pada sel-sel daun mahkota bunga sepatu
memiliki banyak berkas jaringan pengangkut yang ukurannya kecil. Pada daun
mahkota ini memiliki epidermis yang berbentuk khusus berupa tonjolan yang disebut
dengan papila yang dilapisi oleh kutikula.
3. bagian-bagian bunga apa saja yang memiliki struktur anatomi seperti batang?
Jelaskan jawabanmu!
Jawab:
 Tangkai bunga memiliki struktur anatomi seperti batang, merupakan bagian dari
bunga yang tepat berada dibagian bawah bunga yang merupakna pendukung
terakhir dari cabang bunga.
 Filamentum memiliki struktur anatomi seperti batang, merupakan bagian dari
benang sari yang berfungsi untuk membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi
dari bunga, sehingga memungkinkan kepala sari mudah terkena angina atau
tersentuh serangga dan serbuk sari dapat bertemu dengan putik. Hal tersebut dapat
membantu dalam proses penyerbukan pada tanaman.

4. Apakah daun mahkota dapat berfungsi untuk fotosintesis? jelaskan jawabanmu!


Jawab:
Menurut saya semua bagian tumbuhan yang memiliki klorofil dan plastida pasti bisa
melakukan fotosintesis. Baik itu di akar, batang, dan lainnya. Apabila daun mahkota
tersebut meiliki klorofil dan plastida maka daun mahkota tersebut bisa melakukan
fotosintesis, namun jika tidak memiliki klorofil maka ia tidak bisa melakukan
fotosintesis. Daun mahkota cenderung memiliki warna yang berfariasi dan
berdasarkan pengetahuan saya tidak ada mahkota bunga yang berwarna hijau. Jadi
kemungkinan pada mahkota tidak terdapat klorofil yang menyebabkan ia tidak dapat
melakukan fotosintesis.

5. Jelaskan struktur anatomi daun buah (karpelum), apakah lebih menyerupai batang atau daun?
Jawab :

Karpel merupakan struktur seperti daun yang membungkus ovula pada tumbuhan berbunga
atau angiospermae. Karpel biasanya terjadi di lingkaran keempat dan paling dalam dari
bunga angiospermae, yang disebut gynoecium dan biasanya dikelilingi oleh benang sari.
Karpel terdiri dari tiga struktur:
a. Stigma
Stigma merupakan bagian atas, bagian lengket dari karpel dan merupakan lokasi dari
penyerbukan
b. Style
Bentuk karpel yang berupa tabung panjang yang menghubungkan kepala putik menuju
ovarium. Setelah penyerbukan, butiran serbuk sari akan menghasilkan tabung serbuk sari
yang akan diarahkan ke ovarium.
c. Ovary
Di dalam ovarium terdapat ovulum (bakal biji) yang nantinya akan berkembang menjadi
biji tumbuhan.

D. Kesimpulan
1. Tangkai bunga (pedicellus)
Tangkai Bunga adalah bagian bunga yang tepat berada dibagian bawah bunga yang
merupakan pendukung terakhir dari cabang bunga.

Sayatan melintang Kepala sari Lilium, menunjukan dua pasang mikrosporangium ( Esau,
1953 dalam Hidayat, 1995)
2. Kelopak Bunga (calyx)
Kelopak bunga merupakan bagian bunga paling luar yang menyelimuti mahkota ketika masih
kuncup. Fungsi dari kelopak bunga adalah melindungi mahkota bunga ketika masih kuncup
dan akan terbuka jika mahkota mekar.
3. Mahkota Bunga (corolla)
Mahkota bunga adalah bagian bunga yang umumnya memiliki warna yang mencolok, hal ini
berfungsi untuk menarik perhatian serangga guna melancarkan proses penyerbukan. Mahkota
bunga merupakan hasil modifikasi dari daun-daun muda yang kemudian memiliki warna-warna
yang cerah dan menjadi bagian dari organ bunga.

4. Tangkai sari (Filament)


Tangkai sari adalah adalah bagian dari benang sari yang berfungsi untuk membuat posisi
kepala sari berada cukup tinggi dari bunga, sehingga memungkinkan kepala sari mudah
terkena angin atau tersentuh serangga dan serbuk sari dapat bertemu dengan putik. Hal ini
dapat membantu penyerbukan pada tanaman.
E.
5. Kepala Sari (Antera)
Kepala sari adalah bagian paling ujung dari tangkai sari Di dalam kepala sari terdapat
ruang-ruang yang berfungsi sebagai penampung serbuk sari.

6. Bakal Buah
Bakal buah adalah bagian dari putik yang mengandung sel telur. Apabila terjadi pembuahan,
bakal buah akan berkembang menjadi buah. Organ ini biasanya disebut sebagai ovariumnya
tumbuhan, hal ini dikarenakan terletak di dasar bunga.
F.
7. Kepala Putik
Kepala putik adalah bagian paling pucuk/ujung dari putik.

Tangkai Putik
Tangkai putik adalah bagian dari putik yang berfungsi untuk meninggikan posisi serta
menopang kepala putik sehingga lebih mudah menangkap serbuk sari pada proses
penyerbukan.
8. Tepung Sari (pollen)
Tepung sari adalah bagian dari benang sari yang terdiri dari sel-sel kelamin jantan yang
digunakan pada saat proses penyerbukan.
DAFTAR PUSTAKA
[1] R. F. Evert, K. Esau, and K. Esau, Esau’s Plant anatomy: meristems, cells, and tissues of the
plant body: their structure, function, and development, 3rd ed. Hoboken, N.J: Wiley-Interscience,
2006.
[2] C. B. Beck, ‘An Introduction to Plant Structure and Development: Plant Anatomy for the
Twenty-First Century, Second Edition’, p. 465.
[3] T. A. Steeves and V. K. Sawhney, Essentials of developmental plant anatomy. New York,
NY: Oxford University Press, 2017.
[4] P. J. Rudall, ‘Anatomy of Flowering Plants: An Introduction to Structure and
Development’,p.160.https://kashanu.ac.ir/Files/Content/toluei/Anatomy_of_flowering_plants.pdf
[5] S. Sulisetijono & M. Sapta Sari. Bahan Ajar: Struktur & Perkembangan Tumbuhan 1
(Anatomi Tumbuhan). Malang: Biologi FMIPA UM, 2019.
[5] K. Esau. Anatomy of Seed Plant. New York: John Wiley and Son Inc., 1977.
[6] B.P. Pandey. An Introduction a Plant Anatomy. New Delhi: S. Chand & Company Ltd, 1980.

Anda mungkin juga menyukai