Anda di halaman 1dari 5

MATERI KESADARAN TAAT HUKUM, FUNGSI PROFETIK, AGAMA

SEBAGAI SUMBER MORAL DAN AKHLAQ MULIA

 SOAL

1. Buatlah Peta Konsep dari masing-masing materi tersebut?


2. Bagaimana cara supaya kita sadar dan bisa mentaati hukum?
3. Apa fungsi profetik Agama dalam kehidupan sehari-hari, Jelaskan?
4. Apakah jika Agamanya kuat juga moralnya bagus, jelaskan?
5. Bagaimana akhlaq kita kepada Alloh swt/Tuhan YME, diri sendiri, orang lain, hewan
dan tumbuhan?

 JAWABAN

1. a) Peta Konsep Materi Kesadaran Taat Hukum Tuhan

Kesadaran Taat Hukum Tuhan

Pengertian Agama Pengertian Hukum

Menurut Ahli Fiqih Macam-Macam Hukum

Hukum Taklifi Hukum Wad’i Hukum Ibadah

Ijab Hukum Manusia dengan Manusia

Nadb
Hukum Lingkungan (Natural Law)
Tahrim

Karahah

Ibahah
b) Peta Konsep Materi Fungsi Profetik Agama

Fungsi Profetik Agama

Pengertian Agama dan Hukum

Kesadaran Taat Hukum Profetik Agama Dalam Hukum Tujuan Profetik Agama Dalam Hukum

Pengertian Taat Hukum Asas Hukum

Secara Islam Secara Umum

c) Peta Konsep Materi Agama Sebagai Sumber Moral

Agama Sebagai Sumber Moral

Pengertian Agama Pengertian Sumber Moral

Pengaruh Agama Terhadap Perkembangan Moral

Islam Sebagai Pedoman Hidup Agama Sebagai Sumber Moral


d) Peta Konsep Materi Akhlak Mulia dalam Kehidupan

Akhlak Mulia Dalam Kehidupan

Pengertian Akhlak

Macam-Macam Akhlak Hubungan Antara Akhlak dengan Iman


Seseorang
Akhlak Mahmudah (Terpuji) Implementasi Akhlak Mulia di Lingkungan

Akhlak Madzmumah (Tercela)


Akhlak Terhadap Allah

Akhlak Terhadap Rasulullah

Akhlak Terhadap Diri Sendiri

Akhlak Kepada Keluarga

Akhlak Terhadap Sesama

2. Cara supaya kita sadar dan bisa mentaati hukum yaitu :


 Kita harus memiliki pengetahuan mengenai hukum. Jika kita tidak tahu apa itu
hukum, kita tentu saja tidak bisa menjalankan hukum sebagai mana mestinya.
 Kita harus paham dengan adanya hukum. Pemahaman tentang hukum itu menjadi satu
hal yang harus dimiliki oleh setiap individu yang menjalankan hukum.
 Kita harus memiliki kesadaran tentang kewajiban hukum kita terhadap orang lain.
Ketika seseorang tahu apa yang boleh dan tidak boleh dia lakukan pada orang lain,
dan sadar bahwa akan ada ganjaran dari setiap hal yang dia lakukan, baik atau pun
tidak baik, mereka akan secara otomatis memiliki kesadaran hukum.
 Kita harus menerima hukum. Meskipun orang-orang tahu dan paham akan hukum,
mengerti kewajiban hukum mereka terhadap orang lain, apabila mereka tidak mau
menerima hukum tersebut, maka keadaan sadar hukum tidak akan terwujud dan
hukum tidak akan bisa berjalan sebagai mana mestinya.
3. Fungsi profetik Agama dalam kehidupan sehari-hari adalah bahwa agama sebagai
sarana menuju kebahagiaan juga memuat peraturan-peraturan yang mengondisikan
terbentuknya batin manusia yang baik, yang berkualitas, yaitu manusia yang bermoral
(agama sebagai sumber moral) kearifan yang menjiwai langkah hukum dengan
memberikan sanksi hukum secara bertahap sehingga membuat orang bisa memperbaiki
kesalahan (bertaubat kepada Tuhan).
 Sebagai kesadaraan untuk taat hukum
Untuk menaati hukum perintah, serta larangan yang ditetapkan oleh Al-Quran serta
sunnah agar menjadi muslim yang baik, dan menaati hukum undang-undang yang
dibuat oleh pemerintah agar menjadi warga negara indonesia yang baik.
 Mengatasi krisis masalah kemanusiaan
Menjelaskan serta merubah krisis kebudayaan, kemanusiaan yang terjadi oleh
fenomena-fenomena sosial masyarakat yang kurang baik menyebabkan rusaknya
tatanan masyarakat. Dengan dikembalikan atau diselesaikan dengan Al-Quran dan
hukum pemerintah
 Mendorong manusia berperilaku baik
Mendorong manusia agar taat perilaku sesuai dengan Al - Quran serta sunnah. Dan
juga mentauladani pribadi Rasulullah agar manusia selamat dan bahagia di dunia.

4. Dalam berbicara tentang moral maka tidak akan bisa lepas dari agama, karena di dalam
agama terkandung nilai-nilai moral. Keith A. Robert mengatakan bahwa pada umumnya
individu penganut agama memandang agama sangat erat hubungannya dengan ajaran
moralitas sehari-hari. Moralitas dalam agama juga dipandang sebagai sesuatu yang luhur,
tatanan dalam kehidupan sosial yang dijadikan pedoman. Bisa dibilang, agama
melahirkan moral. Sehingga seseorang yang beragama dan menjalankan ajaran agamanya
dengan baik semestinya juga memiliki moral yang baik. Salah satu fungsi dari agama
adalah penanaman nilai moral dan memperkuat ketaatan terhadap nilai moral yang ada.
Oleh karena itu marilah kita berlomba-lomba dalam meningkatkan keimanan kita kepada
Tuhan Yang Maha Esa karena hal itu adalah dasar dari segala tindakan dan hanya dengan
keimananlah seseorang bisa memiliki moral dan perilaku yang baik.

5. Akhlaq kita kepada Allah SWT, diri sendiri, orang lain, hewan dan tumbuhan yaitu :
 Akhlak kepada Allah SWT :
- Kita harus patuh atas segala perintah dan larangannya, karna Allah SWT yang
telah menciptakan kita.
- Selalu bersyukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kenikmatan.
- Harus ikhlas dalam semua pemberian Allah SWT.
- Selalu berdoa dan penuh harapan pada Allah SWT.
- Berbaik sangka pada setiap ketentuan Allah SWT.
- Bertaubat serta istighfar bila berbuat kesalahan kepada Allah SWT.
 Akhlak terhadap diri sendiri :
- Menjaga kebersihan diri kita sendiri.
- Menjaga pola makan yang untuk diri sendiri.
- Selalu berolahraga agar dapat mejaga kesehatan.
- Memenuhi akal kita dengan ilmu.
- Selalu memperbanyak ibadah.

 Akhlak terhadap orang lain :


- Selalu berprasangka baik terhadap orang lain.
- Saling menghargai pendapat orang lain.
- Saling tolong menolong.
- Selalu bersimpati terhadap orang lain.
- Selalu rendah hati terhadap orang lain.

 Akhlak terhadap hewan :


- Memberinya makan dan minum apabila hewan itu lapar dan haus.
- Menyayangi dan kasih sayang terhadap hewan.
- Tidak menyiksa hewan.
- Boleh membunuh hewan tetapi hewan yang mengganggu atau yang mematikan.

 Akhlak terhadap tumbuhan :


- Menanam tumbuhan dengan sebaik-baiknya.
- Tidak merusak tumbuhan.
- Membudidayakan tumbuhan agar dapat selalu terawat.
- Tidak menebang tumbuhan dengan sembarangan.
- Mengobati dan melindungi dari hama tumbuhan.