Anda di halaman 1dari 4

TUGAS I

Mata Kuliah: Manajemen Resiko dan Asuransi

Oleh: Pelangi Nidya Kurniarini

NIM: 030403988

UPBJJ Yogyakarta

1. Ada banyak sekali ketidakpastian dan risiko yang bisa merugikan kita. Coba identifikasi
ketidakpastian dan risiko tersebut. Kemudian ranking ketidakpastian dan risiko tersebut
berdasarkan kriteria yang kita anggap paling relevan dan paling besar dampaknya
terhadap kita. Urutkan 10 ketidakpastian dan risiko yang paling relevan dan penting.

Jawab:

a. Risiko Perusahaan
Risiko yang terjadi pada usaha yang akan berdampak pada kelangsungan hidup atau
saham perusahaan.

Contoh: Perusahaan didemo warga karena masalah lingkungan, pemerintah


mengeluarkan peratran baru yang berkaitan dengan kelangsungan hidup perusahaan.

b. Risiko Keuangan
Risiko yang berdampak kerugian pada aspek keuangan perusahaan.

Contoh: Risiko selisih kurs mata uang yaitu bila produk kita dibeli dengan kursmata uang
asing maka ada risiko kerugian akibat perubahan nilai kurs tersebut.

c. Risiko Kredit

Merupakan suatu risiko kerugian yang disebabkan oleh ketidak mampuan (gagal bayar)
dari debitur atas kewajiban pembayaran utangnya baik utang pokok maupun bunganya
ataupun keduanya.

MANAJEMEN RESIKO DAN ASURANSI OLEH PELANGI NIDYA (030430988)


d. Risiko Likuiditas (Ketersediaan Uang Tunai)
Risiko yang terjadi ketika ada tagihan macet dari pelanggan yang menyebabkan
permasalahan dalam ketersediaan uang tunai (likuiditas) perusahaan. Halini bisa
berdampak pada kerugian tingkat suku bunga dan kesulitan dalam membayar gaji
karyawan.
e. Risiko Permodalan
Risiko yang terjadi karena kerugian penjualan, likuiditas, dan keuangan yang membuat
modal usaha mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini harus diatasi dengan meneliti
dan mengevaluasi factor penyebabnya.
f. Risiko Reputasi

Resiko reputasi adalah dampak positif atau negatif yang dihasilkan reputasi, yang dapat
mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

g. Risiko Pasar
Resiko yang terjadi akibat persaingan usaha, perubahan pola persaiangan, daya
hiduppelanggan, maupun munculnya pesaing baru yang potensial di pasar produk kita.
Dampaknya adalah berkurangnya omzet penjualan.
h. Risiko Operasional

Resiko dari penimpangan hasil yang diprediksikan karena tidak sempurnanya penerapan
keputusan, perubahan system, SDM, teknologi, produktivitas, inovasi, proses, dan mutu
produk.

i. Risiko Alam

Bencana alam merupakan resiko yang dihadapi oleh siapa saja dan dapat terjadi setiap
saat tanpa bisa diduga waktu, bentuk dan kekuatannya. Bencana alam dapat berupa angin
topan atau badai, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir, dan letusan gunung berapi.
Disamping korban jiwa, bencana alam juga mengakibatkan kerugaian materil yang sangat
besar yang memerlukan waktu pemulihan yang lama.

j. Risiko Sosial
Resiko yang timbul atau berkaitan dengan lingkungan sosial dimana perusahaan
beroperasi. Aspek sosial budaya seperti tingkat kesejahteraan, latar belakang budaya dan

MANAJEMEN RESIKO DAN ASURANSI OLEH PELANGI NIDYA (030430988)


pendidikan dapat menimbulkan risiko baik yang positif maupun negatif. Budaya
masyarakat yang tidak peduli terhadap aspek keselamatan akan mempengaruhi
keselamatan operasi perusahaan.

2. Jelaskan prasarana apa saja yang diperlukan untuk mendukung kesuksesan manajemen


resiko.
a. Prasarana Lunak
 Mengembangkan Budaya Sadar Risiko.

Tujuan dari budaya sadar risiko adalah agar setiap anggota organisasi
sadar adanya risiko, dan mengambil keputusan tertentu dengan
mempertimbangkan aspek risikonya. Dengan singkat, tujuan budaya sadar
risiko adalah agar anggota lebih berhatihati dalam pengambilan keputusan.
Jika anggota tersebut sadar akan risiko, maka organisasi (yang terdiri dari
kumpulan individu) akan menjadi lebih peka terhadap risiko.

 Dukungan Manajemen.

Sama seperti program lainnya, dukungan manajemen khususnya


manajemen puncak terhadap program manajemen risiko penting diberikan.
Bentuk dukungan bisa eksplisit maupun implisit. Dukungan manajemen
puncak bisa dituangkan antara lain ke dalam pernyataan tertulis, misal
manajemen puncak mendukung atau ikut merumuskan/menyetujui misi dan
visi, prosedur dan kebijakan, yang berkaitan dengan manajemen risiko.
Dukungan manajemen juga bisa ditunjukkan melalui partisipasi manajemen
pada program-program manajemen risiko.

b. Prasarana Keras
Di samping prasarana lunak, prasarana keras juga perlu disiapkan. Contoh
prasarana keras yang perlu disiapkan adalah ruangan perkantoran, komputer, dan

MANAJEMEN RESIKO DAN ASURANSI OLEH PELANGI NIDYA (030430988)


prasarana fisik lainnya. Prasarana fisik tersebut perlu dipersiapkan agar pekerjaan
manajemen risiko berjalan sebagaimana mestinya.

TERIMA KASIH

MANAJEMEN RESIKO DAN ASURANSI OLEH PELANGI NIDYA (030430988)