Anda di halaman 1dari 2

Sirup dalam Farmasetika

Larutan pekat gula dalam air dengan atau tanpa flavoring agent dan bahan berkhasiat obat.
Sirup mengandung flavoring agent mengandung bahan obat disebut sebagai Non-Medicated
Sirup / Flavored Vehicle Syrup. Hanya digunakan sebagai bahan pembawa yang memberikan
rasa manis dan aroma yang diinginkan. Contoh : Cherry Sirup, Cocoa Sirup, Orange Sirup.

Kadar sukrosa dalam sirup 64%-66% non-medicated sirup, e.g cherry sir 47%, raspberry 48%.
Menurut Anceletal, Sir.Simplex mengandung 85% sukrosa. Farmakope Belanda ed.V sir.simplex
mengandung 64%. Dengan demikian untuk sirup non-medicated mengandung kadar gula dengan
kisaran 47%-80%. Sirup dengan kadar gula yang tinggi makin stabil.

Sirup obat(medicated syrup) dibuat dengan komposisi :


Zat aktif obat, gula, flavoring agent termasuk zat warna, air. Sediaan sirup diperuntukkan untuk
anak-anak/orang yang tidak dapat menelan obat dalam bentuk tablet/kapsul. Gula memberikan
rasa manis dan dapat meningkatkan kekentalan, dapat mencegah pertumbuhan bakteri.

Sebagai bahan tambahan lain dalam sediaan komersial dapat digunakan pelarut tertentu. Zat
yang dapat meningkatkan kelarutan zat aktif, pengental/stabilisator lainnya.

Sirup untuk pengobatan : Phenergon syrup(obat alergi), prometazin syrup(obat anti muntah)

Cara Pembuatan sirupus simplex : sukrosa dalam air panas dengan pengadukan sampai semua
larut. Untuk mencegah pertumbuhan jamur dapt ditambahkan pengawet (turunan benzoat). Asam
benzoat 0,1% - 0,2%< Natrium benzoat 0,1%-0,2%, metil, butil, propil bila dikombinasi tidak
lebih dari 1%.

R/           Chlorpheniramin Maleat               0,04


                Sirup                                                      2,5 ml
                Lar. Sorbitol                                        8,3 ml
                Na. Benzoat                                       0,1
                Alkohol                                                 6
                Aq    ad                                                 100

Pembuatan Sirup Simplesia


1. Cara Maserasi, contoh : Althaeae sirup
2. Cara Perkolasi, contoh : Sirup Aurantii corticis

Ke dalam sari simplesia tersebut di atas ditambahkan gula dengan cara pemanasan suhu rendah.
Untuk persediaan dapat ditambahkan Nipagin 0,25% b/v atau pengawet lain yang cocok.
Sirup harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk. Pemanasan dapat
menyebabkan sukrosa terurai menjadi glukosa dan   Sirupus simplex (Farmakope Indonesia III
hal 567)
         Warna                    : tidak berwarna
         Rasa                      : manis
         Bau                        : tidak berbau
         Pemeriaan              : cairan jernih, tidak berwarna
         Polimorfisme         : -
         Ukuran partikel     : -
         Kelarutan              : larut dalam air, mudah larut dalam air mendidih,
  sukar larut dalam eter
         Titik lebur              : 1800
         pKa / pKb             : -
         Bobot jenis            : 1,587 gram/mol
         pH larutan             : -
         Stabilitas               : ditempat sejuk
         Inkompatibilitas    : -
         Kegunaan              : sebagai pemanis
fruktosa yang menghasilkan gula invert. Gula invert yang terbentuk dapat meningkatkan
kemanisan sirup, tetapi sirup menjadi berwarna gelap.

Anda mungkin juga menyukai