Anda di halaman 1dari 6

Al – Qur’an Hadits

BAB I
Awal Perintah Dakwah Pada Nabi
Surat Al – Syuarab

Dan berilah peringatan kepada


kerabat-kerabatmu yang terdekat,
dan rendahkanlah dirimu terhadap
orang-orang yang mengikutimu,
yaitu orang-orang yang beriman.
Jika mereka mendurhakaimu
maka katakanlah: "Sesungguhnya
aku tidak bertanggung jawab
terhadap apa yang kamu
kerjakan";
Surat Al-Hijr
Maka sampaikanlah olehmu secara
terang-terangan segala apa yang
diperintahkan (kepadamu) dan
berpalinglah dari orang-orang yang
musyrik. Sesungguhnya Kami
memelihara kamu daripada
(kejahatan) orang-orang yang
memperolok-olokkan (kamu),
(Yaitu) orang-orang yang
menganggap adanya tuhan yang lain
di samping Allah; maka mereka
kelak akan mengetahui (akibat-
akibatnya).

BAB II Surat Al – Imron


Dakwah dengan Lemah Lambut
Maka disebabkan rahmat dari
Allah-lah kamu berlaku lemah
lembut terhadap mereka.
Sekiranya kamu bersikap keras
lagi berhati kasar, tentulah mereka
menjauhkan diri dari
sekelilingmu. Karena itu
ma'afkanlah mereka,
mohonkanlah ampun bagi mereka,
dan bermusyawaratlah dengan
mereka dalam urusan itu[246].
Kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, maka
bertawakkallah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertawakkal
kepada-Nya. Jika Allah menolong
kamu, maka tak adalah orang yang
dapat mengalahkan kamu; jika
Allah membiarkan kamu (tidak
memberi pertolongan), maka
siapakah gerangan yang dapat
menolong kamu (selain) dari
Allah sesudah itu? Karena itu
hendaklah kepada Allah saja
orang-orang mukmin
bertawakkal.
BAB III
Kewajiban Terhadap Diri dan Keluarga

Hai orang-orang yang beriman, Surat At - Tahrib


peliharalah dirimu dan
keluargamu dari api neraka yang
bahan bakarnya adalah manusia
dan batu; penjaganya malaikat-
malaikat yang kasar, keras, dan
tidak mendurhakai Allah terhadap
apa yang diperintahkan-Nya
kepada mereka dan selalu
mengerjakan apa yang
diperintahkan.
Dan hendaklah takut kepada Allah
Surat An – Nisa’
orang-orang yang seandainya
meninggalkan dibelakang mereka
anak-anak yang lemah, yang
mereka khawatir terhadap
(kesejahteraan) mereka. Oleh
sebab itu hendaklah mereka
bertakwa kepada Allah dan
hendaklah mereka mengucapkan
perkataan yang benar.
Dan perintahkanlah kepada
keluargamu mendirikan shalat dan Surat Thoha
bersabarlah kamu dalam
mengerjakannya. Kami tidak
meminta rezki kepadamu,
Kamilah yang memberi rezki
kepadamu. Dan akibat (yang baik)
itu adalah bagi orang yang
bertakwa.
BAB IV
Tanggung Jawab Manusia Dalam Masyarakat

Surat Al – An’am

Dan tinggalkan lah orang-orang


yang menjadikan agama[485]
mereka sebagai main-main dan
senda gurau[486], dan mereka telah
ditipu oleh kehidupan dunia.
Peringatkanlah (mereka) dengan
Al-Quran itu agar masing-masing
diri tidak dijerumuskan ke dalam
neraka, karena perbuatannya
sendiri. Tidak akan ada baginya
pelindung dan tidak pula pemberi
syafa'at[487] selain daripada Allah.
Dan jika ia menebus dengan
segala macam tebusanpun, niscaya
tidak akan diterima itu
daripadanya. Mereka itulah orang-
orang yang dijerumuskan ke
Surat An – Nisa’
dalam neraka. Bagi mereka
(disediakan) minuman dari air
yang sedang mendidih dan azab
yang pedih disebabkan kekafiran
mereka dahulu.
Sembahlah Allah dan janganlah
kamu mempersekutukan-Nya
dengan sesuatupun. Dan berbuat
baiklah kepada dua orang ibu-
bapa, karib-kerabat, anak-anak
yatim, orang-orang miskin,
tetangga yang dekat dan tetangga
yang jauh[294], dan teman sejawat,
ibnu sabil[295] dan hamba
sahayamu. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang Surat Hud
sombong dan membangga-
banggakan diri, Dan Tuhanmu
sekali-kali tidak akan
membinasakan negeri-negeri
secara zalim, sedang penduduknya
orang-orang yang berbuat
kebaikan. Jikalau Tuhanmu
menghendaki, tentu Dia
menjadikan manusia umat yang
satu, tetapi mereka senantiasa
berselisih pendapat, kecuali orang-
orang yang diberi rahmat oleh
Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah
menciptakan mereka. Kalimat
Tuhanmu (keputusan-Nya) telah
ditetapkan: sesungguhnya Aku
akan memenuhi neraka Jahannam
dengan jin dan manusia (yang
durhaka) semuanya.
BAB V
Berlaku Adil dan Benar Surat Al – Maidah

Hai orang-orang yang beriman


hendaklah kamu jadi orang-orang
yang selalu menegakkan (kebenaran)
karena Allah, menjadi saksi dengan
adil. Dan janganlah sekali-kali
kebencianmu terhadap sesuatu kaum,
mendorong kamu untuk berlaku tidak
adil. Berlaku adillah, karena adil itu
lebih dekat kepada takwa. Dan
bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Allah telah menjanjikan kepada
orang-orang yang beriman dan yang
beramal saleh, (bahwa) untuk mereka
ampunan dan pahala yang besar.
Adapun orang-orang yang kafir dan
mendustakan ayat-ayat Kami, mereka
itu adalah penghuni neraka.
Sesungguhnya Allah menyuruh Surat An – Nahl
(kamu) berlaku adil dan berbuat
kebajikan, memberi kepada kaum
kerabat, dan Allah melarang dari
perbuatan keji, kemungkaran dan
permusuhan. Dia memberi pengajaran
kepadamu agar kamu dapat
mengambil pelajaran.
Sesungguhnya Kami telah
menurunkan kitab kepadamu dengan
membawa kebenaran, supaya kamu Surat An – Nisa’
mengadili antara manusia dengan apa
yang telah Allah wahyukan
kepadamu, dan janganlah kamu
menjadi penantang (orang yang tidak
bersalah), karena (membela) orang-
orang yang khianat[347],

BAB VI
Udur Dalam Perkataan dan Perbuatan Surat An – Nahl

Dan tepatilah perjanjian dengan Allah


apabila kamu berjanji dan janganlah
kamu membatalkan sumpah-
sumpah(mu) itu, sesudah
meneguhkannya, sedang kamu telah
menjadikan Allah sebagai saksimu
(terhadap sumpah-sumpahmu itu).
Sesungguhnya Allah mengetahui apa
yang kamu perbuat. Dan janganlah
kamu seperti seorang perempuan
yang menguraikan benangnya yang
sudah dipintal dengan kuat, menjadi
cerai berai kembali, kamu menjadikan
sumpah (perjanjian) mu sebagai alat
penipu di antaramu, disebabkan
adanya satu golongan yang lebih
banyak jumlahnya dari golongan yang
lain[838]. Sesungguhnya Allah hanya
menguji kamu dengan hal itu. Dan
sesungguhnya di hari kiamat akan
dijelaskan-Nya kepadamu apa yang
dahulu kamu perselisihkan itu.
BAB VII
Pergaulan Sesama Manusia dan Larangan Berlebih-lebihan Surat Al – Hujrod

Orang-orang beriman itu


sesungguhnya bersaudara. Sebab
itu damaikanlah (perbaikilah
hubungan) antara kedua
saudaramu itu dan takutlah
terhadap Allah, supaya kamu
mendapat rahmat. Hai orang-
orang yang beriman, janganlah
sekumpulan orang laki-laki
merendahkan kumpulan yang lain,
boleh jadi yang ditertawakan itu
lebih baik dari mereka. Dan
jangan pula sekumpulan
perempuan merendahkan
kumpulan lainnya, boleh jadi yang
direndahkan itu lebih baik. Dan
janganlah suka mencela dirimu
sendiri[1409] dan jangan memanggil
dengan gelaran yang mengandung
ejekan. Seburuk-buruk panggilan
adalah (panggilan) yang buruk
sesudah iman[1410] dan barangsiapa
yang tidak bertobat, maka mereka
itulah orang-orang yang zalim.
Hai orang-orang yang beriman,
jauhilah kebanyakan purba-sangka
(kecurigaan), karena sebagian dari
purba-sangka itu dosa. Dan
janganlah mencari-cari keburukan
orang dan janganlah
menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu
yang suka memakan daging
saudaranya yang sudah mati?
Maka tentulah kamu merasa jijik
kepadanya. Dan bertakwalah
kepada Allah. Sesungguhnya
Allah Maha Penerima Taubat lagi
Maha Penyayang.
Hai manusia, sesungguhnya Kami
menciptakan kamu dari seorang
laki-laki dan seorang perempuan
dan menjadikan kamu berbangsa -
bangsa dan bersuku-suku supaya
kamu saling kenal-mengenal.
Sesungguhnya orang yang paling
mulia diantara kamu disisi Allah
ialah orang yang paling taqwa
diantara kamu. Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui lagi
Maha Mengenal.
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
B BBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBB
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC C
DDDDDDDDDDDDDDDDDDD FFFFFFFFFF
FFFFF F GGGGGGGGG HHHHHHHHHHHH
IIIIIIIIIIIII II JJJJJJJJJJJJJ KKKKKKK
KKKLLLLLLLLLLLLL MMMMMMMMMM
MM NNNNNNNNNNNNNOOOOOOOOOOOO
OO PP PPPPP PP PPP PPPP PP RRRRRRRR
RRRRTTTTTTTTTTTTTTTT SSSSSSSSSSS
S S S S S S U U U U U U U U UU U U U W W W W W W W
WWW QQQQQQQQQ VVVVVVVVVVVVV Y
YYYYYYYYYYY Y Y Y ZZZZZZZZZZZZZ