Anda di halaman 1dari 3

MATERI KOMITMEN MUTU

OLEH WIDODO WURYANTO, S.IP, M.Si


TUGAS 1

Nama : Lia Lidiana


Kelas :C
No. Absen : 5

1. Deskripsi hal-hal yang positif dalam video


a. Seorang ASN yang relevan kepada bangsa, masyarakan dan kepada
negara.
b. Seorang ASN yang bertanggung jawab atas tugasnya secara total serta
membalas kebaikan yang sudah diberikan oleh masyarakat kepadanya
melalui pengabdian ASN kepada masyarakat itu sendiri.
c. Seorang ASN yang menjadi pemimpin harus dapat merubah mindset
dari anggotanya, namun yang lebih penting adalah mengetehui apa yang
harus diprioritaskan.
d. Seorang pemimpin yang dapat merubah para anggotanya dari product
oriented menjadi customer oriented, dimana kepuasan pelanggan
menjadi tujuan utamanya.
e. Seorang ASN yang berpikir harus ada sebuah inovasi agar tetap
dibutuhkan oleh masyarakat.
f. Mindset seorang ASN adalah melayani masyarakat, dimana seorang
ASN memiliki tugas sebagai pelayan masyarakat.
g. Untuk melakukan subah perubahan haruslah dilakukan denga sungguh-
sunguh dan konsisten. Karena biarpun sungguh-sungguh namun tidak
konsisten ataupun sebaliknya konsisten namun tidak sungguh-sungguh
maka tidak akan terjadi perubahan yang diinginkan.
h. Seorang ASN hendaknya selalu mengikuti perkembangan zaman agar
dapat meninggkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Karena
masyarakat menilai seorang ASN itu baik atau buruknya dari pelayanan
yang diberikan.
i. Seorang ASN dalam melaksanakan tugas dari negara hendaknya tidak
mendahulukan kepentingan pribadi ataupun kepentingan golongan.
j. Seorang ASN yang menjadi pimpinan jika menginginkan perubahan
pada anggota hendaknya mau memberikan contoh secara langsung dan
mau turun lagsung ke lapangan. Agar seorang pimpinan dapat
merasakan apa permasalahan yang dialami oleh anggotanya.
k. Seorang pemimpin hendaknya tidak memimpin dengan surat keputusan
karena surat keputusan hanya merupaka perintah, sedangkan memimpin
haruslah dilakukan dengan memberikan contoh untuk anggotanya.
l. Seorang pemimpin sangatlah memberikan makna bagi anggotanya
terlepas pimpinan itu merupakan pemimpin yang baik maupun yang
kurang baik.
m. Seorang pemimpin yang membuat kaderisasi yang secara profesional
dalam arti sesuai dengan kompetensi dan kemampuan anggotanya.
n. Seorang ASN yang memiliki pemikiran bahwa pekerjaannya itu
haruslah dikerjakan dengan sepenuh hati dan selalu melakukan yang
terbaik untuk masyarakat.
o. Seorang ASN yang memiliki prinsip bahwa pengabdian itu bukan suatu
cita-cita yang harus digapai namun pengabdian itu merupakan amanah
yang harus dijalankan yang nantinya akan kita pertanggung jawabkan
baik kepada pimpinan, masyarakat dan juga kepada Tuhan Yang Maha
Esa.

2. Hal-hal positif yang bisa dilakukan di tempat kerja


a. Meningkatkan pelayanan yang berorientasi pada mutu dari pelayanan
publik, yang diarahkan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat
sebagai pelanggan. Di sini saya bertugas sebagai guru berarti layanan
yang harus saya berikan adalah bagaimana peserta didik saya dapat
senang ketika menerima pelajaran dan timbul rasa ingin mendapatkan
pelajaran yang lebih banyak lagi. Dilain sisi saya juga harus
memberikan pelayanan kepada wali murid selaku orang tua dari peserta
didik dengan sebaik-baiknya.
b. Proses implementasi manajemen mutu diawali dengan menganalisis
masalah yang telah diidentifikasi, kemudian menyusun rencana mutu,
melaksanakan pekerjaan berbasis rencana mutu, mengawal
pelaksanaan, dan mengawasi ketercapaiannya, dan merancang upaya
peningkatannya agar dapat membangun kredibilitasnya. Disini selaku
guru misalnya adalah membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
dimana biasanya seorang ASN akan membuat PTK jika akan
mengusulkan kenaikan tinggkat, namun untuk memajukan diri
hendaknya membuat PTK ini didasarkan atas masalah-masalah yang
timbul pada peserta didik tanpa menunggu adaanya perintah dari atasan.
c. Beberapa cara untuk memperbaiki mutu layanan dari pegawai ASN
kepada publik
1) Memahami fungsi, seorang ASN memiliki fungsi sebagai
pelaksana kebijakan, pelayan publik serta perekat dan pemersatu
bangsa. Fungsi guru selaku ASN yang tidak dapat terpisahkan
antara lain kemampuan mendidik, membimbing, mengajar, dan
melatih
2) Tugas pokok, tenaga pendidikan bertugas melaksanakan
administradi, pengelolaan, pengembanagan, pengawasan, dan
pelayanan teknis untuk menjunjung proses pendidikan pada satuan
Pendidikan.
3) Kompeten pada bidang pekerjaan, Untuk menjadi seorang guru
yang professional, haruslah memiliki kemampuan dan keahlian
dalam bidang keguruan, sehingga ia mampu melakukan tugas dan
fungisnya sebagai guru secara maksimal.
4) Memiliki target mutu layanan, Mutu dalam konsep layanan
didifinisikan sebagai sesuatu yang memuaskan dan melampaui
keinginan dan kebutuhan pelanggan. Mutu dalam konteks ini
dianggap sebagai mutu sesuai persepsi (quality in perception), di
mana sesuatu dikatakan bermutu hanya didapat dan difinisikan
sendiri dari orang yang melihat atau merasakannya (yaitu
pelanggan). Difinisi ini sangat penting, karena pelangganlah yang
membuat keputusan terhadap suatu mutu.
5) Memahami karakter masyarakat yang membutuhkan layanan,
misalinya Mengetahui kelebihan yang mereka miliki dan dapat
meningkatkannya, Mendeteksi kelemahan yang mereka miliki dan
memperbaikinya, dan Mengetahui potensi-potensi yang ada pada
diri mereka dan mengoptimalkannya untuk kesuksesan dimasa
yang akan datang.
6) menguasai teknik pelayanan prima dengan memberikan layanan
prima.
7) bersedia menerima kritikan untuk perbaiakan diri kedepannya.