Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

ILMU RESEP

“DIALOG KONSULTASI ANTARA DOKTER, APOTEKER


DAN PASIE”

OLEH
NAMA : SURIA
NIM : F201902011
KELAS : C5NR

PROGRAM STUDI S1 FARMASI


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MANDALA WALUYA
KENDARI
2020
Pada suatu hari seorang pasien pergi kesebuah klinik, tujuana pasien tersebut adalah ke
poly gigi. Yang sebelumnya pasien tersebut sudah mendaftarkan diri untuk pemeriksaan
dan konsultasi.
Asisten Doter : Pasien atas nama Ibu Hardiani
Pasien : Saya Suster
Asisten Dokter : Silahkan masuk Ibu.
Pasien : Iya suster
Dokter : Selamat malam ibu, silahkan duduk.
Asisten Dokter : Ini data pasiennya dok.
Dokter : Iya terima kasih. Baik ibu perkenalkan saya dokter Fitriani Syam
dokter gigi, ada yang bisa dibantu ibu ?
Pasien : Ini dok, saya ada keluhan sakit gigi dan gusi saya bengkak dok. Dari
pagi gigi saya sangat sakit dok.
Dokter : Apa sebelumnya ibu sering mengalami sakit gigi ?
Pasien : Belum dok, baru kali ini.
Dokter : Apa ibu sering mengkonsumsi permen ataupun coklat ?
Pasien : Iyaa dok, hampir setiap hari saya sangat suka memakan coklat dok.
Dokter : Mungkin itu adalah salah satu penyebabnya ibu, kalau begitu saya
periksa dulu yah, tolong mulutnya dibuka ibu. Gigi ibu ada yang
lubang dan gusinya juga bengkak yah bu.
Pasien : Iya dok.
Dokter : Apa saat sakit ibu sudah mengkonsumsi obat untuk menghilangkan
rasa sakitnya ?
Pasien : Sudah dok, tadi pagi saya sudah meminum asam mefenamat tapi
nyerinya tidak kunjung hialng dok.
Dokter : Obatnyat hanya diminum sekali saja bu ?
Pasien : Iya, hanya pagi saja dok.
Dokter : Apa ibu menyikat gigi dengan rutin ?
Pasien : Kadang saya suka lupa untuk menyikat gigi dimalam hari dok.
Dokter : Lain kali ibu harus mengingat untuk selalu menyikat gigi secara rutin
agar gigi ibu tidak sakit lagi. Supaya tidak ada plak yang menumpuk
karena itu dapat menyebabkan menyebabkan gigi ibu menjadi
berlubang, saya tuliskan resepnya yah ibu, nanti obatnya diambil
diapotek yah ibu.
Pasien : Iya dok.
Dokter : Ini resepnya ibu, silahkan diambil ke apotek ibu.
Pasien : Iya terima kasih dok.
Dokter : Iya sama-sama ibu,semoga lekas sembuh yah.
Pasien : Iya dok, terima kasih.

Setelah bertemu dan berkonsultasi kepada dokter pasien menuju apotek untuk mengambil
obat yang telah diresepkan oleh dokter.
Pasien : Permisi mba ini resepnya
Apoteker : Oh iya. Pasien atas nama Ibu Hardiani usia 33 tahun asal wua-wua,
datanya sudah betul ibu?
Pasien : Iya betul mba.
Apoteker : Ibu sakit gigi ? apa gusi ibu bengkak ?.
Pasien : Iya mba.
Apoteker : Baiklah silahkan duduk dulu. Obatnya saya ambilkan dulu.
Pasien : Iya mba.
Apoteker : (Loh... apa resepnya sudah betul yah) sebaiknya saya konsultasikan
ke dokter dulu.

Apoteker menemui dokter untuk mengkonsultasikan obat yang diresepkan.


Apoteker : Permisi dok, boleh masuk dok ?
Dokter : Iya boleh, silahkan
Apoteker : Begini dok, resep pasien atas nama Ibu Hardiani usia 33 tahun asal
wua-wua antinyerinya dobel dok Mefinal 500 mg dan Eflagen 50 mg
keduanya merupakan antiyeri apa harus diberikan keduanya dok?
Atau bisa salah satunya saja dok?
Dokter : Oh iya, coba saya lihat resepnya dulu. Ibu ini tadi ada keluhan sakit
gigi dan gusinya bengkak mungkin berikan kataflam saja yah.
Apoteker : Iyaa dok, kataflam berfungsi sebagai penghilang nyeri dan penurun
bengkak pada gusi. cara minumnya 2 kali sehari yah dok.
Dokter : Iyaa
Apoteker : Baik, terima kasih dok.
Apoteker menyerahkan obat kepada pasien dan memberika informasi mengenai obat yang
diresepkan.
Apoteker : Pasien atas nama Ibu Hardiani.
Pasien : Iya saya mba
Apoteker : Pasien atas nama Ibu Hardiani usia 33 tahun asal wua-wua, dari poly
gigi. Betul ibu ?
Pasien : Iya betul mba.
Apoteker : Perkenalkan ibu saya Apoteker Danti Iriana, dokter meresepkan dua
obat untuk ibu. Yang pertama ini antibiotiknya yah ibu diminum tiga
kali sehari (3x1) pagi, siang dan malam selang 6 jam, diminunya
setelah makan dan harus dihabiskan, yang kedua adalah obat
penghilang nyeri dan penurun bengkak diminumnya dua kali sehari
(2x1) pagi dan malam, jika nyerinya sudah hilang obatnya bisa
dihentika. Tetapi antibiotiknya harus tetap diminum hingga habis.
Pasien : Iya mba, keduanya diminum setelah makan secara bersamaan atau
harus diberi selang waktu ?
Apoteker : Iya keduanya diminum bersamaan. Ada yang ingin ditanyakan lagi
ibu ?
Pasien : Sudah, terima kasih yah mba.
Apoteker : Iya, sama-sama ibu. Semoga lekas sembuh yah.