Anda di halaman 1dari 11

HEWAN YANG HIDUP DI DARAT

1. MACAN TUTUL

Hewan yang hidup di darat pertama adalah macan tutul. Macan tutul memiliki nama
Latin Panthera pardus dan termasuk ke dalam empat kucing besar yang ada di dunia.

Macan tutul juga dikenal dengan sebutan harimau dahan karena kemampuannya yang handal
ketika memanjat pohon.

Pada awalnya, sebagian orang berpikir bahwa macan tutul adalah hasil perkawinan silang antara
singa dan harimau. Sehingga muncullah nama “leopard” di kalangan para peneliti Eropa awal.

Habitat macan tutul tersebar di benua Asia dan Afrika. Di Indonesia sendiri, terdapat jenis macan
tutul yang dikenal dengan sebutan macan tutul jawa (P. p. melas). Termasuk dalam jenis hewan
karnivora (pemakan daging).

2. BIAWAK

Biawak (Varanus) masih termasuk dalam jenis kadal, hanya saja badannya yang berukuran lebih
besar jika dibandingkan dengan kadal pada umumnya, akan tetapi tidak sebesar ukuran badan
komodo.

Kadal besar ini banyak tersebar di daerah beriklim panas dan tropis seperti benua Asia, Afrika,
dan Australia. Biawak biasanya bersarang tak jauh dari perairan, seperti sekitar hilir sungai,
hutan lembab, dan padang rumput.
3. KOMODO

Komodo atau Varanus komodoensis termasuk dalam jenis kadal berukuran besar seperti biawak.
Dalam bahasa Inggris hewan ini disebut dengan komodo dragon (naga komodo).

Ukuran tubuhnya dapat mencapai panjang 2-3 meter dan bobot badannya dapat mencapai 100
kg.

Komodo memiliki air liur yang berbisa dan berbahaya. Di dalam air liurnya diperkirakan
terdapat bakteri Pasteurella multocida.

Apabila terkena gigitan dari kadal berukuran besar ini efek yang ditimbulkan dapat berupa;
mengalami pembengkakan dalam waktu beberapa menit, pembekuan darah, dan rasa sakit yang
bertahan cukup lama.

4. UNTA

Unta adalah spesies hewan berkuku belah yang berasal dari genus Camelus. Pada umumnya
terdapat dua jenis unta yang dibedakan melalui punuknya, yakni:

1. Unta berpunuk tunggal (Camelus dromedarius).


2. Unta berpunuk ganda (Camelus bactrianus).
Hewan ini dapat ditemukan di gurun dan wilayah kering Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia.
Unta dapat hidup selama 30-50 tahun.

5. KELINCI

Kelinci adalah hewan mamalia yang dapat ditemukan hampir di setiap daratan bumi manapun.

Secara umum, kelinci dibagi menjadi dua jenis, yakni kelinci liar dan kelinci peliharan.
Sedangkan kelinci peliharaan terbagi lagi menjadi dua jenis, yakni kelinci pedaging dan kelinci
hias.

HEWAN YANG HIDUP DI AIR


1. PAUS (CETACEA)

Ikan ini merupakan hewan mamalia laut yang melahirkan anak secara langsung serta
menghasilkan kelenjar susu.

Meski ukuran paus ini sangat besar makanan paus adalah apapun itu yang berukuran kecil seperti
plankton, kepiting,  krill, ikan kecil, larva, dan lain sebagainya.

Ada jenis ikan paus bernama, Orca, jenis paus ini dijuluki sebagai predator paus pembunuh.

Ikan paus Orca tidak segan untuk memakan hewan akuatik lain yang ukurannya lebih kecil
maupun jauh lebih besar dari ukuran tubuhnya.
2. LUMBA-LUMBA (DELPHINUS DELPHIS)

Lumba-lumba adalah jenis hewan mamalia cerdas, yang memiliki sistem alamiah pada tubuhnya
sangat kompleks dan lucu.

Sehingga banyak sekali orang yang menyukai hewan ini dan tidak jarang juga yang menciptakan
teknologi karena terinspirasi dari tubuh lumba-lumba.

Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang dapat memperkecil gesekan dengan air,
sehingga lumba-lumba bisa berenang dengan meminimalisir hambatan air.

Hewan ini adalah kawan dari ikan paus bergigi, namun lumba-lumba tidak tampak menyeramkan
malah sebaliknya nampak lucu.

Lumba-lumba di habitat laut suka memakan ikan, cumi-cumi, dan anjing laut. Ada juga lumba-
lumba yang hidup di air tawar, yang kemudian dinamai sebagai lumba-lumba sungai.

3. WALRUS (ODOBENUS ROSMARUS)

Walrus adalah mamalia laut yang memiliki ukuran tubuh jumbo. Hewan ini hidup pada daerah
yang bersuhu dingin di laut sub-arktik dan samudra arktik di kutub belahan bumi utara.

Mereka suka memakan kerang atau makhluk air lainnya. Walrus memiliki gigi taring atau
disebut dengan gading panjang, yang berfungsi untuk memotong es serta sebagai senjata
pertahanan diri dari predator.
4. IKAN PARI (BATOIDEA)

Ternyata ikan pari ini masih mempunyai ikatan dengan ikan hiu. Bedanya ikan pari memiliki
tubuh yang rata serta tidak memiliki tulang.

Sirip nya mirip seperti sayap yang dibentangkan lebar, apalagi saat mereka bergerak atau pergi
dari satu tempat ke tempat lain makan akan terlihat seperti layangan terbang yang meliuk-liuk.

Ikan pari memiliki ekor yang panjang, bahkan ada beberapa dari ikan ini yang memiliki duri
beracun dan mematikan.

Fungsi dari duri beracun yang dimilikinya yaitu untuk melawan dan mempertahankan diri saat
terganggu oleh siapa pun dan juga digunakan untuk menyengat target santapan-nya.

5. Kura-kura

Kura-kura adalah hewan yang hidup di air yang termasuk dalam kategori hewan reptil. Hewan
yang memiliki ciri khas berupa tempurung/ batok sebagai tempat berlindungnya ini sangat akrab
dengan kehidupan manusia.

Pasalnya, sebagian dari spesies kura-kura kerap dijadikan hewan peliharaan yang di tempatkan di
kolam atau aquarium. Hewan ini masih masih berkerabat dekat dengan penyu dan bulus (labi-
labi).
TUMBUHAN YANG HIDUP DI AIR
1. TERATAI

Teratai atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan Nymphaea adalah salah satu jenis tumbuhan
air yang sangat populer hampir di banyak negara. Tapi di Indonesia sendiri, tumbuhan teratai
sering disebut juga dengan tumbuhan lotus, meskipun kedua tumbuhan ini adalah jenis yang
berbeda.

Tumbuhan ini hidup dan berkembang di permukaan air yang tenang, dengan daun dan bunga
(tanpa tangkai) yang berada di atasya.

2. LOTUS

Lotus atau seroja ini memiliki nama ilmiah Nelumbo nucifera adalah jenis tumbuhan air tahunan
yang berasal dari India. Sebagaimana pada penjelasan tumbuhan teratai, bahwa bunga teratai dan
lotus sering kali dikira dengan tumbuhan yang sama.

Perbedaan tumbuhan lotus dan teratai terletak pada bunganya (lotus) yang memiliki tangkai
untuk berdiri tegak. Tangkai pada lotus ini berstruktur seperti paralon kosong yang berfungsi
sebagai tempat udara.
3. KALA LILI

Sebagaimana tumbuhan lotus, kala lili merupakan tumbuhan air tahunan. Kala lili sendiri
memiliki jenis yang beragam, sedangkan jenis yang paling banyak diketahui
adalah Zantedeschia aethiopica. Tumbuhan ini tersebar cukup luas di daerah Afrika Tengah dan
Asia Selatan.

Tumbuhan ini berbentuk seperti corong yang tegak dan terdapat putik di tengahnya. Kala lili
memiliki varian warna bunga yang sangat banyak seperti putih, ungu, merah, oranye, hijau, dll.

Karena memiliki warna bunga yang cukup bervariasi, tumbuhan ini pada akhirnya berpotensi
untuk dijadikan tumbuhan hias yang indah dipandang.

4. MELATI AIR

Tumbuhan air yang memiliki nama ilmiah Echinodorus palaefolius ini tumbuh pada lingkungan
air yang berlumpur. Bunganya tumbuh pada tangkai dengan beberapa deretan kuntum.

Bunga dari tumbuhan ini akan muncul dan mekar pada pagi hari secara bergantian. Apabila
bunga pada kuntum sebelumnya telah layu, maka akan tumbuh tunas baru yang akan
menumbuhkan bunga berikutnya.

Tumbuhan melati air ini memiliki struktur daun yang kaku dan ditumbuhi rambut kasar pada
bagian atas dan bawahnya
5. BAMBU AIR

Tumbuhan bambu air memiliki nama ilmiah Equisetum hyemale. Jenis tumbuhan ini banyak
dijumpai di daerah Asia Utara, Amerika Utara, dan Eropa.

Bambu air memiliki kemiripan fisik sebagaimana bambu yang hidup dan tumbuh di darat. Hanya
saya bambu air ini memiliki ukuran yang lebih kecil, yakni berkisar 25 sentimeter sampai satu
meter dengan diameter yang tidak lebih dari 3 sentimeter.

Karena memiliki ukuran yang unik, tumbuhan ini pada akhirnya sering dijadikan tumbuhan hias
yang dipelihara di dalam pot/ wadah lain dengan lumpur yang digenangi air.

TUMBUHAN YANG HIDUP DI DARAT


1. MELATI

Melati adalah salah satu dari macam macam bunga hias yang terdiri dari sekitar 200 spesies
tumbuhan asli daerah beriklim tropis dan hangat dari Eurasia, Australasia dan Oseania.

Hidup menahun, melati dibudidayakan karena warnanya yang putih nan cantik serta harum.

Seperti yang kita tahu, Indonesia menjadikan salah satu jenis melati (Jasminum sambac) sebagai
simbol nasional karena melambangkan kesucian serta kemurnian.
2. PETUNIA

Petunia berasal dari Amerika Selatan dengan ciri fisik yakni kisaran tinggi 16–30 cm, bunga
bermahkota tunggal dan ada pula yang bermahkota ganda. Warnanya bervariasi mulai dari
merah, putih, kuning pucat, biru, hingga ungu tua. Cabang bunga petunia terbilang agak banyak
namun sangat lemah, ia tidak dapat tumbuh dengan tegak.

Ditumbuhi bulu-bulu yang sangat halus, daun-daun dari tanaman ini tumbuh secara berhadap-
hadapan. Tangkai daunnya pendek, panjangnya kira-kira bekisar 5–10 cm dengan lebar 4–6 cm.
Petunia mampu tumbuh dengan baik bila ditanam di tempat-tempat yang tanahnya subur dan
mengandung banyak air serta mendapat sinar matahari yang cukup. Mengingat batangnya yang
lemah dan tak dapat tumbuh dengan tegak, maka orang-orang lebih suka menanam petunia
dalam pot bunga.

3. KEMBANG SEPATU

Kembang sepatu adalah salah satu dari macam macam bunga yang berasal dari Asia Timur. Ciri
khas kembang sepatu adalah bunganya besar, berwarna merah dan tidak berbau. Pada umumnya,
tinggi kembang sepatu bisa mencapai sekitar 2 sampai 5 meter dengan daun berbentuk bulat telur
dengan ujung daun yang meruncing.

Kembang sepatu dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis atau dalam rumah kaca,
sedangkan di daerah subtropis berbunga mulai dari musim panas hingga musim gugur.
4. BUGENVIL

Bugenvil adalah satu dari macam macam bunga hias populer dengan bentuk serupa pohon kecil
yang sukar tumbuh tegak. Melihat dari rupa tumbuhannya yang berwarna-warni, bugenvil seolah
menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warna dan cara merawatnya yang
mudah.

Tanaman yang satu ini kerap disebut bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis
dan mempunyai ciri-ciri seperti kertas. Tak hanya menjadi tanaman hias, tapi bugenvil juga
memiliki fungsi lain seperti. Hiasan rambut, campuran bunga untuk upacara siraman, serta
upacara pemakaman bagi bangsa China dan India. Warna bugenvil begitu variatif mulai dari
jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran
warna.

5. PENTAS

Bunga pentas adalah salah satu dari macam macam bunga yang ditemukan di Afrika Selatan,
Komoro, Madagaskar, dan Semenanjung Arab. Ia memiliki daun hijau berbulu dan kelompok
bunga dalam nuansa merah, putih, merah muda, serta ungu.

Beberapa spesies umumnya dibudidayakan dan dapat ditanam dalam pot serta keranjang. Bunga
pentas berpenampilan menawan, kerap dipanggil egyptian star karena sepintas mirip soka serta
punya bentuk daun layaknya daun kemangi. Berbeda dengan macam macam bunga lain yang
hanya tumbuh pada waktu tertentu, pentas dapat bebunga sepanjang waktu tanpa mengenal
musim. Bunga pentas menjadi salah satu pilihan bagi para pecinta tanaman hias karena
perawatannya mudah dengan bunga yang begitu rimbun. Bunga-bunganya mungil, bergerombol,
berwarna terang, dan membentuk bulan setengah lingkaran.