Anda di halaman 1dari 3

TUGAS II

TEORI KRIMINOLOGI

OLEH

NAMA : SYAIFRUL

NIM : 041387055

KELAS : KATOBU (A)

FAKULTAS HUKUM, ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS TERBUKA (2020)

Halaman 1/3
TUGAS II

1. Jelaskan mengapa kejahatan dianggap sebagai suatu perbuatan yang mengancam struktur sosial
masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian yang serius ?
Jawab :
Karena penjahat- atau pelaku kejahatan itu sebenarnya melakukan perbuatan-perbuatan yang
mengancam dasar-dasar pemerintahan, hukum, ketertiban, dan kesejahteraan umum.Beberapa
kejahatan menunjkan sifat-sifat egoistis, ketamakan dari sipenjahat, dengan sama sekali tidak
memperdulikan keselamatan, kesejahteraan ataupun milik orang lain.

2. Banyak orang berpendapat bahwa sebenarnya fear of crime itu sangat perseptual, tergantung
bagaimana individu yang bersangkutan mengukur kerentanan dirinya untuk menjadi korban
kejahatan. setiap orang mempunyai saat-saat rawan dalam kehidupannya dan pelaku tidak boleh
melakukan kejahatan hanya karena adanya saat-saat rawan tersebut. jelaskan pernyataan tersebut
dengan dilengkapi contoh ilustrasi ?
Jawab :
Korban kejahatan (fear of crime) adalah posisi individu di dalam kehidupan sosial (usia, jenis kelamin,
pendapatannya, lokasi geografisnya, gaya hidup, dll). Karakteristik sosial ekonomi inilah yang
mempengaruhi informasi tentang kejahatan, yaitu dari : Pengalaman langsung (sebagai korban atau
saksi), Hubungan interpersonal dengan individu lainnya secara langsung atau pengalaman langsung,
Media massa. Tiga hal yang dikemukakan di atas merupakan sikap dan kepentingan yang
mempengaruhi informasi terhadap individu, contohnya bagaimana individu cenderung berprasangka
melihat pelaku kejahatan yang ditayangkan dalam berita di media massa tentang kejahatan, dan
berfikir bahwa orang tersebut jahat. Informasi yang didapatkan tentang kejahatan merupakan faktor
yang menyebabkan rasa takut menjadi korban kejahatan (fear of crime) terhadap kejahatan yang
mempengaruhi intensitas aktivitas masyarakat di tempat yang pernah terjadi kejahatan. korban
kejahatan (fear of crime) telah menjauhkan seseorang dari kualitas hidup yang lebih baik dan
membawa dampak negatif yang mempengaruhi kehidupan sosial dan kesejahteraan ekonomi,
sehingga banyak aktivitas yang seharusnya dapat mereka kerjakan secara baik menjadi terhambat
karena timbulnya kejahatan yang menjadikan mereka memiliki rasa takut menjadi korban kejahatan

Halaman 2/3
Contoh Kasus :
Di Jakarta, seorang gadis berusia 17 tahun dijual oleh pacarnya kepada suatu sindikat perdagangan
anak untuk dikirim ke pulau Batam. Pelaku (pacar korban berpura-pura akan menikahi korban
sehingga orangtua korban tidak menaruh curiga terhadap pelakul. Korban diajak ke Bandara
Soekarno Hatta dan dijual kepada seseorang seharga Rp. 2 juta dan akan dipekerjakan di sebuah
diskotik di Batam. Korban langsung dibawa ke Batam dengan tiket pesawat yang telah disiapkan
sebelumnya. Korban berhasil menghubungi orang tuanya di Jakarta setelah tiba di Batam sehingga
kasus perdagangan ini dapat dibongkar oleh polisi.

Halaman 3/3