Anda di halaman 1dari 18

SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


[RPP BAB 5]

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Naringgul


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : VII [Tujuh] / 2 [Dua]
Materi Pokok : Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
Alokasi Waktu : 3 x 6 Jam pertemuan (3 Minggu)

A Kompetensi Inti
.
KI 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9 Mengidentifikasi informasi (pesan, 3.9.1 Mengenali bentuk puisi rakyat
rima, dan pilihan kata) dari puisi 3.9.2 Mendaftar kata berima pada gurindam,
rakyat (pantun, syair, dan bentuk syair, dan pantun
puisi rakyat setempat) yang dibaca 3.9.3 Menemukan kata berima sama secara
dan didengar. utuh
3.9.4 Menemukan kata berima akhir sebagian
3.9.5 Membandingkan pantun, syair, dan
gurindam
3.9.6 Menyimpulkan ciri pantun, syair, dan
gurindam
4.9 Menyimpulkan isi puisi rakyat 4.9.1 Menyimpulkan isi pantun
(pantun, syair, dan bentuk puisi 4.9.2 Menyimpulkan isi gurindam
rakyat setempat) yang disajikan 4.9.3 Menyimpulkan isi syair
dalam bentuk tulis
3.10 Menelaah struktur dan kebahasaan 3.10.1 Menelaah beragam pola pengembangan
puisi rakyat (pantun, syair, dan pantun
bentuk puisi rakyat setempat) yang 3.10.2 Menelaah struktur pantun
dibaca dan didengar. 3.10.3 Menelaah struktur dan bahasa gurindam
3.10.4 Menelaah struktur dan aspek
kebahasaan pada syair
4.10 Mengungkapkan gagasan, perasaan, 4.10.1 Menulis pantun dengan berbagai
pesan dalam bentuk puisi rakyat konteks
secara lisan dan tulis dengan 4.10.2 Berunjuk karya dengan puisi rakyat
memperhatikan struktur, rima, dan 4.10.3 Berbalas Pantun
penggunaan bahasa

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

C Tujuan Pembelajaran
.
Pertemuan ke-1
KD 3.9
Melalui pendekatan saintifik, model inquir [discovery learning], metode diskusi dan teknis
latihan langsung peseta didik diharapkam mampu :
1. Mengenali bentuk puisi rakyat
2. Mendaftar kata berima pada gurindam, syair, dan pantun
3. Menemukan kata berima sama secara utuh
4. Menemukan kata berima akhir sebagian
5. Membandingkan pantun, syair, dan gurindam
6. Menyimpulkan ciri pantun, syair, dan gurindam

Pertemuan ke-2
KD 4.9
Melalui pendekatan saintifik, model inquir [discovery learning], metode diskusi dan teknis
latihan langsung peseta didik diharapkam mampu :
1. Menyimpulkan isi pantun
2. Menyimpulkan isi gurindam
3. Menyimpulkan isi syair

Pertemuan ke-3
KD 3.10
Melalui pendekatan saintifik, model inquir [discovery learning], metode diskusi dan teknis
latihan langsung peseta didik diharapkam mampu :
1. Menelaah beragam pola pengembangan pantun
2. Menelaah struktur pantun
3. Menelaah struktur dan bahasa gurindam
4. Menelaah struktur dan aspek kebahasaan pada syair

Pertemuan ke-4
KD 4.10
Melalui pendekatan saintifik, model inquir [discovery learning], metode diskusi dan teknis
latihan langsung peseta didik diharapkam mampu :
1. Menulis pantun dengan berbagai konteks
2. Berunjuk karya dengan puisi rakyat
3. Berbalas Pantun

Fokus nilai-nilai sikap


Sikap utama yang ditumbuhkan pada pembelajaran unit ini adalah sikap peduli, Jujur berkarya,
tanggung jawab, toleran dan kerjasama, proaktif, dan kreatif. Kepedulian dapat ditumbuhkan
melalui penggalian masalah di sekitar untuk dijadikan pantun. Kreativitas dilatihkan pada
berbagai latihan memvariasikan pantun dari berbagai aspek.

D Materi Pembelajaran
.
Kegiatan A dan B
Pengetahuan
• Pengertian puisi rakyat
• Jenis puisi rakyat
• Tujuan komunikasi puisi rakyat
• Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
• Kata berima pada puisi rakyat
• Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Keterampilan
• Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
• Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan,
• apa saja informasi rincian)
Kegiatan C
Pengetahuan
• Struktur puisi rakyat
• Karakteristik tiap bagian puisi rakyat
• Contoh cara melengkapi puisi rakyat
• Contoh variasi puisi rakyat dari segi kalimat yang digunakan
• Contoh penggunaan kata/ kalimat pada puisi rakyat (pantun)
Keterampilan
• Praktik menelaah struktur puisi rakyat
• Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/
• gambaran umum, deskripsi bagian)
• Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun)
• Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan
• bahasa pada puisi rakyat
Kegiatan D
Pengetahuan
• Contoh langkah penyusunan puisi rakyat
• Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema
• Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema
Keterampilan
• Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati
• Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat
Materi Remedial
• Latihan menulis syair, gurindam dan pantun
Materi Pengayaan
• Menyunting syair, gurindam dan pantun yang ditulis peserta didik

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Model : Inquri [Discovery Learning]
Metode : Diskusi
Teknis : Latihan

F. Media dan Bahan


a. Media
1) Gambar/foto gedung sekolah, rumah, orang, benda
2) Kartu kata/paragraf
3) Tabel telaah teks
4) LK pemandu kegiatan
b. Alat dan Bahan
1) LAPTOP
2) Lem/double tapes
3) Gunting, spidol

G Sumber Belajar
.
a. Harsiati, Titik. 2016. Buku Peserta didik Bahasa Indonesia Kelas VII SMP/M.Ts. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
b. Harsiati, Titik. 2016. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII SMP/M.Ts. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

c. Badudu, Yus. 1994. Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung : CV Pustaka Prima.


d Permendikbud No 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. 30
Novemner 2015.
e. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Elektronik).
f. Kementrian Pemdidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi 2016. Bahasa Indonesia

H Langkah-langkah Pembelajaran
.
Pertemuan ke-1
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Guru bertanya-jawab tentang kaitan isi puisi rakyat yang monumental (misal
Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, Syair Perahu dan Hamzah Fansuri) dengan
masalah-masalah sikap generasi muda masa kini. Guru bias mengutip beberapa
nilai penting yang sangat relevan untuk kehidupan masa kini. Misalnya, nilai
kejujuran dan pantang menyerah yang ada pada puisi rakyat. Peserta didik secara
berantai membaca nilai-nilai pada puisi rakyat tersebut sambil mengamati gambar/
slide hilangnya kejujuran dan sikap pantang menyerah dalam masyarakt kita.
Peserta didik disadarkan adanya nilai-nilai luhur pada puisi rakyat yang
ditinggalkan nenek moyang bangsa Indonesia.
2) Membacakan masalah-masalah pada berita masa yang bertentangan dengan nilai-
nilai pada Gurindam Dua belas atau Syair Perahu.
3) Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
4) Membangun konpuisi rakyat untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada
KD 2.

b. Kegiatan Inti
Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt
Bagian A dan B 3.9.1 Mengenali bentuk puisi rakyat 3.9.1
dekonstruksi 40 Menit
[KD 3.9] 1) Peserta didik mendengarkan penjelasan dari
guru tentang karya sastra yang termasuk ke
dalam golongan puisi rakyat.
2) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca 4 buah contoh pantun, 6 buah contoh
gurindam, dan sebuah syair karya Hamzah
Fansuri yang terdapat pada buku siswa.
3) Peserta didik menjawab beberapa pertanyaan
dari guru yang berkaitan dengan bentuk dan
nilai-nilai luhur yang terkandung pada contoh
pantun, gurindam, dan syair yang telah
dibacanya.
3.9.2 Mendaftar kata berima pada gurindam, 3.9.2
syair, dan pantun 40 Menit

4) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi


mendaftar kata berirama pada larik ganjil [1 dan
3] yang terdapat pada pantun.
5) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mendaftar kata berirama pada larik genap [2
dan 4] yang terdapat pada pantun.
6) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mendaftar kata berirama pada larik 1 yang
terdapat pada gurindam.
7) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mendaftar kata berirama pada larik 2 yang
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt


terdapat pada gurindam.
8) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mendaftar kata berirama pada larik 1 yang
terdapat pada syair.
9) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mendaftar kata berirama pada larik 2, 3, dan 4
yang terdapat pada syair.
3.9.3 Menemukan kata berima sama secara 3.9.3
utuh 40 Menit

10) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi


menemukan kata dengan bunyi akhir sama
secara utuh dengan menggunakan kamus yang
berhubungan dengan benda di sekitar kita,
buah-buahan, nama kota, nama hewan, dan
masakan seperti contoh pada buku siswa.
3.9.4 Menemukan kata berima akhir sebagian 3.9.4
40 Menit
11) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menemukan kata dengan bunyi akhir sama
sebagian dengan menggunakan kamus yang
berhubungan dengan benda di sekitar kita,
buah-buahan, nama kota, nama hewan, dan
masakan seperti contoh pada buku siswa.
3.9.5 Membandingkan pantun, syair, dan 3.9.5
gurindam 40 Menit

12) Guru memfasilitasi peserta didik untuk


membaca kembali beberapa buah pantun,
gurindam, dan syair pada buku siswa.
13) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
membahas hal-hal yang menjadi perbedaan
antara pantun. Gurindam, dan syair.
14) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
membahas hal-hal yang menjadi persamaan
antara pantun. Gurindam, dan syair.
3.9.6 Menyimpulkan ciri pantun, syair, dan 3.9.6
gurindam 40 Menit

15) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi


menyimpulkan beberapa ciri pantun.
16) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menyimpulkan beberapa ciri gurindam.
17) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menyimpulkan beberapa ciri syair.

c. Kegiatan Penutup
1) Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan tentang pengertian,
jenis-jenis, dan tujuan komunikasi puisi rakyat, serta menjawab pertanyaan guru
mengenai syair, gurindam, dan pantun.
2) Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi perbedaan dan persamaan
pada syair, gurindam, dan pantun, kata berima dan makna kata / ungkapan pada
puisi rakyat.
3) Guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

dengan cara memberi kesempatan peserta didik untuk menyebutkan kembali ciri
umum masing-masing pada puisi rakyat [syair, gurindam, dan pantun].
4) Guru menyampaikan kegiatan belajar yang dikerjakan sebagai PR yaitu berupa
membaca teks puisi rakyat pada buku siswa.
5) Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan ke-2
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Guru bertanya-jawab tentang kaitan isi puisi rakyat yang monumental (misal
Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, Syair Perahu dan Hamzah Fansuri) dengan
masalah-masalah sikap generasi muda masa kini. Guru bias mengutip beberapa
nilai penting yang sangat relevan untuk kehidupan masa kini. Misalnya, nilai
kejujuran dan pantang menyerah yang ada pada puisi rakyat. Peserta didik secara
berantai membaca nilai-nilai pada puisi rakyat tersebut sambil mengamati gambar/
slide hilangnya kejujuran dan sikap pantang menyerah dalam masyarakt kita.
Peserta didik disadarkan adanya nilai-nilai luhur pada puisi rakyat yang
ditinggalkan nenek moyang bangsa Indonesia.
2) Membacakan masalah-masalah pada berita masa yang bertentangan dengan nilai-
nilai pada Gurindam Dua belas atau Syair Perahu.
3) Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
4) Membangun konpuisi rakyat untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada
KD 2.

b. Kegiatan Inti
Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt
Bagian A dan B 4.9.1 Menyimpulkan isi pantun 4.9.1
dekonstruksi 80 Menit
[KD 4.9] 1) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca 4 buah contoh pantun karya nenek
moyang dan 4 buah contoh pantun baru pada
buku siswa.
2) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mencari makna kata yang sulit yang terdapat
pada pantun yang telah dibacanya.
3) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menguraikan dengan menggunakan bahasa
sendiri isi pantun yang telah dibacanya.
4) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mengemukakan kembali nasihat dan ajakan
yang terdapat dalam pantun yang telah
dibacanya
5) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
membandingkan isi nilai-nilai atau tindakan
baik yang terdapat pada karya nenek moyang
dengan karya generasi sekarang.
4.9.2 Menyimpulkan isi gurindam 4.9.2
80 Menit
6) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali gurindam pada buku siswa.
7) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mengemukakan makna kata-kata sulit yang
terdapat pada gurindam telah dibacanya.
8) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menyimpulkan nilai-nilai moral atau nasihat

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt


yang terkandung pada gurindam yang telah
dibacanya.
4.9.3 Menyimpulkan isi syair 4.9.3
80 Menit
9) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali syair pada buku siswa.
10) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mengemukakan makna kata-kata sulit yang
terdapat pada syair telah dibacanya.
11) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menyimpulkan nilai-nilai moral atau nasihat
yang terkandung pada syair yang telah
dibacanya.

c. Kegiatan Penutup
1) Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan tentang pengertian,
jenis-jenis, dan tujuan komunikasi puisi rakyat, serta menjawab pertanyaan guru
mengenai syair, gurindam, dan pantun.
2) Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi perbedaan dan persamaan
pada syair, gurindam, dan pantun, kata berima dan makna kata / ungkapan pada
puisi rakyat.
3) Guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran
dengan cara memberi kesempatan peserta didik untuk menyebutkan kembali ciri
umum masing-masing pada puisi rakyat [syair, gurindam, dan pantun].
4) Guru menyampaikan kegiatan belajar yang dikerjakan sebagai PR yaitu berupa
membaca teks puisi rakyat pada buku siswa.
5) Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan ke-3
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Guru bertanya-jawab tentang kaitan isi puisi rakyat yang monumental (misal
Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, Syair Perahu dan Hamzah Fansuri) dengan
masalah-masalah sikap generasi muda masa kini. Guru bias mengutip beberapa
nilai penting yang sangat relevan untuk kehidupan masa kini. Misalnya, nilai
kejujuran dan pantang menyerah yang ada pada puisi rakyat. Peserta didik secara
berantai membaca nilai-nilai pada puisi rakyat tersebut sambil mengamati gambar/
slide hilangnya kejujuran dan sikap pantang menyerah dalam masyarakt kita.
Peserta didik disadarkan adanya nilai-nilai luhur pada puisi rakyat yang
ditinggalkan nenek moyang bangsa Indonesia.
2) Membacakan masalah-masalah pada berita masa yang bertentangan dengan nilai-
nilai pada Gurindam Dua belas atau Syair Perahu.
3) Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
4) Membangun konpuisi rakyat untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada
KD 2.

b. Kegiatan Inti
Bagian/unit Kegiatan Alk Wkt
Bagian C 3.10.1 Menelaah beragam pola pengembangan 3.10.1
prakonstruksi pantun 40 menit
[ KD 3.10]
1) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali 6 buah pantun yang telah
disiapkan oleh guru dari buku siswa.

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Bagian/unit Kegiatan Alk Wkt


2) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menelaah tentang beragam pola pengembangan
pantun dengan menggunakan contoh pantun
yang telah dibacanya.
3.10.2 Menelaah struktur pantun 3.10.2
40 menit
3) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali pantun yang telah disiapkan
oleh guru dari buku siswa.
4) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mengidentifikasi ciri-ciri pantun yang terdapat
pada pantun yang telah dibacanya.
5) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
membuat telaahan tentang struktur pantun
seperti contoh yang terdapat pada buku siswa
3.10.3 Menelaah struktur dan bahasa gurindam 3.10.3
40 menit
6) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali gurindam yang telah
disiapkan oleh guru dari buku siswa.
7) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menelaah gurindam dari segi struktur
penyajjiannya pada gurindam yang telah
dibacanya.
8) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menelaah gurindam dari segi jenis kalimat yang
digunakannya pada gurindam yang telah
dibacanya.
9) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menelaah gurindam dari segi hubungan isi
antarlariknya pada gurindam yang telah
dibacanya.
10) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
menyimpulkan seluruh hasil telaahan yang telah
dibuatnya sesuai dengan contoh pada buku
siswa.
3.10.4 Menelaah struktur dan aspek 3.10.4
kebahasaan pada syair 40 menit

11) Guru memfasilitasi peserta didik untuk


membaca kembali syair yang telah disiapkan
oleh guru dari buku siswa.
12) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
mengidentifikasi ciri-ciri syair yang terdapat
pada syair yang telah dibacanya.
13) Guru memandu peserta didik untuk berdiskusi
membuat telaahan tentang struktur syair seperti
contoh yang terdapat pada buku siswa

c. Kegiatan Penutup
1) Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan tentang pengertian,
jenis-jenis, dan tujuan komunikasi puisi rakyat, serta menjawab pertanyaan guru
mengenai syair, gurindam, dan pantun.
2) Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi perbedaan dan persamaan
pada syair, gurindam, dan pantun, kata berima dan makna kata / ungkapan pada
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

puisi rakyat.
3) Guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran
dengan cara memberi kesempatan peserta didik untuk menyebutkan kembali ciri
umum masing-masing pada puisi rakyat [syair, gurindam, dan pantun].
4) Guru menyampaikan kegiatan belajar yang dikerjakan sebagai PR yaitu berupa
membaca teks puisi rakyat pada buku siswa.
5) Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan ke-4
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Guru bertanya-jawab tentang kaitan isi puisi rakyat yang monumental (misal
Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, Syair Perahu dan Hamzah Fansuri) dengan
masalah-masalah sikap generasi muda masa kini. Guru bias mengutip beberapa
nilai penting yang sangat relevan untuk kehidupan masa kini. Misalnya, nilai
kejujuran dan pantang menyerah yang ada pada puisi rakyat. Peserta didik secara
berantai membaca nilai-nilai pada puisi rakyat tersebut sambil mengamati gambar/
slide hilangnya kejujuran dan sikap pantang menyerah dalam masyarakt kita.
Peserta didik disadarkan adanya nilai-nilai luhur pada puisi rakyat yang
ditinggalkan nenek moyang bangsa Indonesia.
2) Membacakan masalah-masalah pada berita masa yang bertentangan dengan nilai-
nilai pada Gurindam Dua belas atau Syair Perahu.
3) Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
4) Membangun konpuisi rakyat untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada
KD 2.

b. Kegiatan Inti
Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt
Bagian D 4.10.1 Menulis pantun dengan berbagai 4.10.1
konstruksi konteks 40 menit
[ KD 4.10]
1) Guru memfasilitasi peserta didik untuk
membaca kembali beberapa buah pantun,
gurindam, dan syair yang telah disiapkan oleh
guru dari buku siswa.
2) Peserta didik mendengarkan penjelasan dari
guru tentang langkah-langkah menulis pantun,
gurindam, dan syair.
3) Guru memandu peserta didik untuk berlatih
membuat pantun, gurindam, dan syair secara
kreatif, kemudian dikemas dalam bentuk buku
kumpulan secara berkelompok.
4.10.2 Berunjuk karya dengan puisi rakyat 4.10.2
40 menit
4) Peserta didik mendengarkan pembacaan syair
dan gurindam oleh guru dengan menggunakan
irama.
5) Peseta didik menjawab pertanyaan dari guru
tentang pembacaan syair dan gurindam tersebut.
6) Peserta didik mendengarkan penjelasan dari
guru mengenai cara-cara bermain masikalisasi
syair dan gurindam.
7) Peserta didik dengan dipandu oleh guru secara
berkelompok berlatih melakukan permainan
musikalisasi syair dan gurindam yang telah

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Bagian unit / KD Kegiatan Alk Wkt


direncanakannya.
4.10.3 Berbalas Pantun 4.10.3
40 menit
8) Peserta didik secara berkelompok dengan
dipandu oleh guru menyimak sebuah video
berbalas pantun yang telah disiapkan oleh guru.
9) Peserta didik dengan guru bertanya jawab
berkaitan dengan video berbalas pantun yang
telah disimaknya.
10) Peserta didik mendengarkan penjelasan dari
guru mengenai langkah-langkah aturan main
dalam berbalas pantun.
11) Guru memnadu peserta didik melakukan latihan
berbalas pantun secara berkelompok dengan
memperhatikan unsur-unsur kesantunan.

c. Kegiatan Penutup
1) Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan tentang cara
menulis pantun, berbalas pantun dan musikalisasi syair dan gurindam, serta
menjawab pertanyaan guru mengenai syair, gurindam, dan pantun.
2) Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi perbedaan dan persamaan
pada syair, gurindam, dan pantun, kata berima dan makna kata / ungkapan pada
puisi rakyat.
3) Guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran
dengan cara memberi kesempatan peserta didik untuk menyebutkan kembali ciri
umum masing-masing pada puisi rakyat [syair, gurindam, dan pantun].
4) Guru menyampaikan kegiatan belajar yang dikerjakan sebagai PR yaitu berupa
membaca teks puisi rakyat pada buku siswa.
5) Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya.

I. Penilaian (Jenis, Instrumen, Pedoman Penskoran)


1. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
a) Jenis Penilaian : Tes Tertulis
b) Teknik Penilaian : Tes Uraian dan Pilihan Ganda
c) Contoh Instrumen :

(1) Contoh Instrumen Tes Uraian


(a) Butir-butir soal
Jawablah beberapa soal berikut ini!
1 Jelaskan pengertian dari pantun!
.
2 Jelaskan pengertian dari gurindam!
.
3 Jelaskan pengertian dari syair!
.
4 Jelaskan perbedaan pantun dan gurindam dari segi bait dan lariknya!
.
5 Jelaskan perbedaan pantun dan syair dari segi pola sajaknya!
.

(b) Kunci jawaban


1 Pantun adalah puisi Melayu yang mengakar dan membudaya dalam masyarakat.
. Pantun dikenal dengan banyak nama di berbagai bahasa di Nusantara, tonton
(bahasa Tagalog), tuntun (bahasa Jawa), pantun (bahasa Toba) yang memiliki arti
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

kurang lebih sama, yaitu sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik,
bentuk kesantunan.
2 Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari negeri India. Istilah gurindam
. berasal dari bahasa India, yaitu kirindam berarti “mulamula” atau
“perumpamaan”. Gurindam sarat nilai agama dan moral. Tak dimungkiri bahwa
gurindam bagi orang dulu sangat penting dan dijadikan norma dalam kehidupan.
Seperti apakah gurindam sebenarnya? Gurindam adalah puisi lama (Melayu) yang
sangat penting sebagai warisan budaya.
3 Syair adalah salah satu puisi lama. Syair berasal dari Persia dan dibawa masuk ke
. Nusantara bersama dengan masuknya Islam ke Indonesia. Kata atau istilah syair
berasal dari bahasa arab yaitu syi’ir atau syu’ur yang berarti “perasaan yang
menyadari”, kemudian kata syu’ur berkembang menjadi syi’ru yang berarti puisi
dalam pengetahuan umum.
4 Dalam satu bait pantun terdiri empat larik yaitu dua larik pertama sebagai
. sampiran dan dua larik kedua sebagai isi pantun, sedangkan gurindam dalam satu
bait terdiri dari dua larik yaitu larik pertama sebagai alasan atau sebab dan larik
kedua sebagai balasan atau akibat.
5 Pantun mempunyai pola sajak berselang dengan rima akhir setiap barisnya
. mempunyai rumus: a – b – a – b, sedangkan syair mempunyai pola sajak yang
sama dengan rima akhir setiap barisnya mempunyai rumus: a – a – a – a.

(c) Panduan penskoran


Skor yang didapatkan
No. Butir
Jawaban Jawaban bentul tidak Jawaban Keterangan
Soal
bentul lengkap lengkap salah
1 2 1 0
2 2 1 0
3 2 1 0
4 2 1 0
5 2 1 0

(2) Contoh Instrumen Tes Pilihan Ganda


(a) Butir-butir soal
Pilihlah salah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat!
1. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!
Air surut memungut bayam,
Sayur diisi ke dalam kantung;
Jangan diikuti tabiat ayam,
Bertelur sebiji riuh sekampung.

Makna kata tabiat pada pantun tersebut adalah …


a. kebiasaan
b. watak
c. tingkah laku
d. harga diri

2. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Ikan nila dimakan berang-berang,
Katak hijau melompat ke kiri;
Jika berada di rantau orang,
Baik-baik membawa diri.

Isi dari pantun tersebut adalah …


a. Ketika berada di tempat orang lain yang jauh kita harus pandai
menyesuaikan diri dengan lingkungan
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

b. Orang boleh bepergian jauh kemana saja asalkan jangan sampai melupakan
kampung halaman.
c. Di daerah perantauan biasanya akan merasakan rindu kepada sanak saudara
di kampung halaman.
d. Banyak yang meranatau hdupnya merana karena kelakuannya tidak baik.

3. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Pergi melaut membawa jala,
Jala ditebar sambil mengingat;
Meski hidup banyak kendala,
Haruslah kita slalu semangat.

Nasihat atau ajakan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah …


a. Harus giat bekerja.
b. Hidup sudah ada kendalanya.
c. Hidup mengalir saja seperti air.
d. Jangan putus asa.

4. Berikut ini yang merupakan pantun lama atau karya nenek moyang adalah …
a Enak rasanya bubur yang hangat, c. Baik bergalas baik tidak,
Enak dimakan bersama kerupuk; Buli-buli bertali benang;
Hidup memang harus semangat, Baik berbalas baik tidak,
Janganlah mudah kita terpuruk. Asal budi sama dikenang.
b. Penghasil batik di Yogyakarta, d. Kota Sampit di Kalimantan,
Kalaulah Brebes penghasil beras; Kota Makasar di Sulawesi;
Berusaha terus mengajar cita, Teruslah berusaha jadi teladan,
Sambil berdoa dan kerja keras. Raihlah cita raih prestasi.

5. Berikut ini salah satu perbedaan pantun lama karya nenek moyang dengan pantun
baru karya generasi sekarang adalah …
a. Isi pantun karya nenek moyang biasanya tentang akhlak dan budi pekerti,
sedangkan pantun baru isinya disesuaikan dengan kondisi saat ini.
b. Juumlah suku kata setiap barisnya pantun karya nenek moyang terdiri 8 – 12,
sedangkan pantun baru jumlah suku kata setiap barisnya tdak terikat.
c. Pantun lama karya nenek moyang pola sajaknya a-b-a-b, sedangkan pantun
baru pola sajaknya b-a-b-a.
d. Dalam pantun lama karya nenek moyang dua baris pertama merupakan
sampiran dan dua baris terakhi merupakan isi, sedangkan pada pantun baru
keempat barisnya merupakan satu kesatuan rangkaian pantun.

6. Bacalah dengan cermat gurindam berikut ini!


Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah darinya beberapa anak panah.

Makna kata dengki pada gurindam tersebut adalah …


a. bersifat pemarah
b. tidak suka karena iri
c. berhati dendam
d. suka marah pada orang

7. Bacalah dengan cermat gurindam berikut ini!


Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.

Isi dari gurindam tersebut adalah …

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

a. Budi pekerti merupakan gambaran baik dan buruknya seseorang


b. Untuk mengenal seseorang yang penting kita lihat segi tingkah lakunya
c. Hal-hal yang dikerjakan seseorang itulah gambaran asli sehari-harinya.
d. Mulia dan hinanya seseorang tergantung kelakuannya.

8. Bacalah dengan cermat gurindam berikut ini!


Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.

Simpulan nilai moral atau nasihat yang terdapat pada gurindam tersebut adalah ...
a. Perkataan kita terkadang tergantung situasi dan kondisi pikiran.
b. Perkataan kita yang tdak baik kepada orang lain dapat mengakibatkan dosa
c. Kita harus pikirkan terlebih dahulu ketika berbicara kepada orang lain.
d. Sebaiknya kita berupaya jangan mengumpat orang lain.

9. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Inilah gerangan suatu madah
Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah iktikat diperbetuli sudah

Makna kata madah pada syair tersebut adalah …


a. perkataan untuk mengagumi
b. syair kehidupan
c. kata-kata sapaan
d. kata-kata pujian

10. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Sudahlah hasil kayu dan ayar
Angkatlah pula sauh dan layar
Pada beras bekal jantanlah taksir
Niscaya sempurna jalan yang kabir

Makna kata sauh pada syair tersebut adalah …


a. tongkat untuk mengayuh perahu
b. tali untuk mengikat perahu
c. tiang untuk memasang layar pada perahun atau kapal.
d. jangkar pengait kapal di dermaga

11. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan

Isi dari syair tersebut adalah …


a. sebagai pemuda harus mempunyai pegangan untuk hidup agar hidup
menjadi terarah.
b. perjalan hidup seseorang ibaratkan perahu di lautan
c. pemuda yang budiman adalah pemuda yang siap bekerja di berbagai bidang
d. pemuda yang tidak mempunyai kemudi niscaya hidupnya berantakan
karena tidak adanp pedoman.

12. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Wahai muda kenali dirimu
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Ialah perahu tamsil hidupmu


Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu

Simpulan nilai moral atau nasihat yang terdapat pada syair tersebut adalah ...
a. Pemuda yang tidak mempunyai bekal hidup maka kehidupan masa
depannya bisa kelaparan
b. Pemuda perlu membekali diri dengan ilmu dan amal yang baik agar hidup
menjadi berguna.
c. Pemuda tidak mempunyai bekal keterampilan akan susah untuk mencari
pekerjaan.
d. Pemuda sebaiknya harus siap untuk masa depannya agar bisa dalam
kehidupan.

13. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Penghasil batik di Yogyakarta,
Penghasil ulos Sumatera Utara;
Kalau kamu memiliki cita-cita,
Hendaklah mau sedikit sengsara.

Pola yang digunakan untuk mengembangkan pantun tersebut adalah …


a. pola hubungan saran
b. pola hubungan bersyarat
c. pola hubungan perintah
d. pola hubungan tujuan

14. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Membeli buku di daerah pecinan
Membeli buku lebih dari satu
Janganlah menunda pekerjaan
Hindari menyia-nyiakan waktu

Pola yang digunakan untuk mengembangkan pantun tersebut adalah …


a. pola hubungan balasan
b. pola hubungan anjuran
c. pola hubungan sebab akibat
d. pola hubungan larangan

15. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Ambillah kapas menjadi benang
Ambillah benang menjadi kain
Kalau kamu ingin dikenang
Berbuat baiklah dengan orang lain

Cara menelaah struktur pantun tersebut yang benar adalah …


a. Struktur penyajian pantun dua larik sampiran dan dua larik isi pantun. Dua
larik pertama merupakan pengantar untuk masuk pada isi larik 3 dan 4.
Makna/isi pada larik 1 dan 2 dengan larik 3 dan 4 saling berhubungan.
b. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, pantun larik 1 dan larik 2
menggunakan kalimat larangan. Larik satu dan larik 2 merupakan kalimat
berdiri sendiri.
c. Struktur penyajian pantun dua larik sampiran dan dua larik isi pantun. Dua
larik pertama merupakan pengantar untuk masuk pada isi larik 3 dan 4.
Makna/isi pada larik 1 dan 2 dengan larik 3 dan 4 tidak berhubungan.
d. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, pantun larik 1 dan larik 2
menggunakan kalimat perintah. Larik satu dan larik 2 merupakan kalimat
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

tidak bisa berdiri sendiri.

16. Bacalah dengan cermat pantun berikut ini!


Buanglah sampah pada tempatnya,
Jangan membuang di tengah jalan;
Kalau kita tidak mau bertanya,
Tidak bisa mencapai semua harapan.

Setelah ditelaah ternyata larik sampiran pada tersebut menggunakan kalimat …


a. menggunakan kalimat perintah dan larangan
b. menggunakan kalimat larangan dan perintah
c. menggunakan kalimat saran dan larangan
d. menggunakan kalimat saran dan perintah

17. Bacalah dengan cermat gurindam berikut ini!


Apabila kelakuan baik berbudi
Hidup menjadi indah tak akan merugi

Cara menelaah struktur gurindam tersebut yang benar adalah …


a. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, gurindam tersebut
menggunakan kalimat dengan pola hubungan tujuan
b. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan, gurindam tersebut
menggunakan kalimat dengan pola hubungan akibat
c. Struktur penyajian gurindam dua larik merupakan isi yang berhubungan.
Larik 1 merupakan syarat terjadinya keadaan pada larik 2.
d. Struktur penyajian gurindam dua larik merupakan isi yang berhubungan.
Larik 2 merupakan syarat terjadinya keadaan pada larik 1.

18. Bacalah dengan cermat gurindam berikut ini!


Jika hendak menggapai cita-cita
Bekerjalah lebih dari rata-rata

Kalimat larik pertama pada gurindam tersebut menggunakan kata penghubung ..


a. tujuan
b. saran
c. syarat
d. balasan

19. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan

Cara menelaah struktur syair tersebut yang benar adalah …


a. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1
menggunakan kalimat untuk menanya (menggunakan kata seru Hai ....)
Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat perintah kepada generasi muda yang
disapa pada larik 1.
b. Ditinjau dari jenis kalimat yang digunakan syair tersebut larik 1
menggunakan kalimat untuk menanya (menggunakan kata seru Hai ....)
Larik larik 2 dan 3 merupakan kalimat saran kepada generasi muda yang
disapa pada larik 1.
c. Struktur penyajian syair dalam satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima yang
silang (a-b-a-b). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-
bait yang lain.
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

d. Struktur penyajian syair dalam satu bait terdiri atas 4 larik. Pola rima yang
sama (a-a-a-a). Keempat larik syair merupakan isi dan terkait dengan bait-
bait yang lain.

20. Bacalah dengan cermat syair berikut ini!


Wahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu

Kalimat yang menggunakan sapaan pada syair tersebut terdapat pada larik …
a. kesatu
b. kedua
c. ketiga
d. keempat

(b) Kunci Jawaban


1. B 11 A
.
2. A 12 B
.
3. D 13 B
.
4. C 14 D
.
5. A 15 C
.
6. B 16 A
.
7. D 17 C
.
8. C 18 C
.
9. D 19 D
.
10 D 20 A
. .

2. Penilaian Kompetensi Keterampilan


a) Jenis Penilaian : Tes Tertulis
b) Teknik Penilaian : Test Unjuk Kerja
c) Contoh Instrumen :

(1) Contoh Instrumen Tes Unjuk Kerja


(a) Butir-butir soal
A. Buatlah beberapa buah pantun dengan tujuan sebagai berikut:
1. Menyemangati teman yang sedang mengalami penurunan semangat saat
mengerjakan tugas.
2. Mengajak teman-temanmu untuk berbuat jujur dan disiplin.

(b) Rubrik penilaian pantun


Hal yang Dinilai 4 3 2 1
Tema berkaitan dengan hal-hal yang positif
Tema sesuai dengan yang ditentukan
Isi sampiran pantun tidak mencontoh yangpernah ada
Pola pengembangan larik tidak mencontoh yang ada
Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019
SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

[bobot 1]
Bagian sampiran pantun
Rima silang pada larik 1 dan 2
Isi kalimat dalam sampiran logis
Struktur kalimat sesuai dengan kaidah
Tidak berkaitan langsung dengan isi pantun
(bobot 2)
Bagian isi pantun
Rima silang pada larik 3 dan 4
Isi kalimat logis
Struktur kalimat sesuai dengan kaidah
Tidak berkaitan langsung dengan isi sampiran
(bobot 2)

Penskoran
4= jika terdapat semua unsur
3= jika terdapat 3 unsur
2= jika terdapat 2 unsur
1= jika terdapat 1 unsur
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal

B. Buatlah beberapa buah gurindam dengan tujuan sebagai berikut:


1. Menyemangati teman yang sedang mengalami penurunan semangat saat
mengerjakan tugas.
2. Mengajak teman-temanmu untuk berbuat jujur dan disiplin.

(c) Rubrik penilaian gurindam


Hal yang Dinilai 4 3 2 1
Tema berkaitan dengan hal-hal yang positif
Tema sesuai dengan yang ditentukan
Larik soal dan jawaban tidak mencontoh yang pernah ada
Pola pengembangan larik tidak mencontoh yang ada
[bobot 1]

Penskoran
4= jika terdapat semua unsur
3= jika terdapat 3 unsur
2= jika terdapat 2 unsur
1= jika terdapat 1 unsur
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal

C. Buatlah beberapa buah syair dengan tujuan sebagai berikut:


1. Menyemangati teman yang sedang mengalami penurunan semangat saat
mengerjakan tugas.
2. Mengajak teman-temanmu untuk berbuat jujur dan disiplin.

(d) Rubrik penilaian syair


Hal yang Dinilai 4 3 2 1
Tema berkaitan dengan hal-hal yang positif
Tema sesuai dengan yang ditentukan

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019


SMP Negeri 3 Naringgul BAB 5 Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Setiap lariknya tidak mencontoh yang pernah ada


Pola pengembangan larik tidak mencontoh yang ada
[bobot 1]

Penskoran
4= jika terdapat semua unsur
3= jika terdapat 3 unsur
2= jika terdapat 2 unsur
1= jika terdapat 1 unsur
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal

4 Pembelajaran Remedial

5 Pembelajaran Pengayaan

Mengetahui Naringgul, 02 Januari 2018


Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Dra. TUTI HERYANI, M.M.Pd Kurniawan Ruhyat, S.Pd


NIP 19641111 200012 2 002 NIP 19740828 200801 1 002

Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019