Anda di halaman 1dari 3

A .

Identifikasi reflek primitif yang pada anak


Pemeriksaan refleks primitif penting dilakukan pada neonatus dan infant untuk mendeteksi secara dini
adanya gangguan neurologis dan gangguan perkembangan.

Teknik pemeriksaan refleks primitif adalah dengan mencoba mencetuskan respon motorik involunter
yang normal ada pada neonatus dan bayi hingga usia 4-6 bulan. Pemeriksaan refleks primitif dilakukan
dengan menilai refleks oral primitif termasuk refleks hisap

.Refleks Moro

Refleks Moro atau refleks terkejut merupakan respons protektif terhadap gangguan
keseimbangan tubuh yang terjadi secara mendadak. Refleks ini muncul saat dilakukan manuver
pull-to-sit, yaitu lengan dilepaskan ketika terdapat sedikit celah antara leher dan tempat tidur
bayi sehingga bayi seolah-olah mendapatkan sensasi “terjatuh” secara tiba-tiba.

Pemeriksaan refleks Moro juga dapat dilakukan dengan cara mengangkat bayi sepenuhnya dari
tempat tidur, dengan menyangga bagian kepala dan trunkus menggunakan kedua tangan saat
bayi dalam posisi supinasi. Kemudian, diikuti dengan menurunkan bayi secara cepat. Manuver
ini akan menyebabkan abduksi simetris kedua lengan dan ekstensi jari–jari tangan diikuti dengan
fleksi dan adduksi lengan. Respons ini juga dapat muncul saat terdapat suara yang muncul secara
tiba–tiba.

Refleks Moro lemah pada bayi prematur dibandingkan dengan bayi aterm karena tonus otot dan
resistensi terhadap pergerakkan pasif yang buruk. Refleks Moro muncul sejak usia gestasi 28
minggu dan akan hilang ketika bayi berusia 6 bulan[1,3,6]

Grasping Reflex

Pemeriksaan grasping reflex atau refleks menggenggam dilakukan dengan cara meletakkan
tangan atau objek pada bagian palmar. Manuver ini akan menyebabkan fleksi jari-jari tangan
bayi, sehingga akan menggenggam tangan atau objek. Refleks ini selain muncul pada bagian
tangan juga muncul pada bagian kaki. Grasping reflex pada bagian kaki dapat muncul bila
dilakukan goresan pada bagian tengah kaki dan respons yang terjadi adalah jari-jari kaki fleksi
seolah akan menggenggam.

Grasping reflex atau refleks menggenggam sudah muncul sejak usia gestasi 28 minggu dan akan
hilang ketika bayi berusia 6 bulan.[1,7]

Snout Reflex

Pemeriksaan dilakukan dengan mengetuk ringan bagian atas bibir dengan menggunakan jari atau
palu refleks. Manuver ini akan menyebabkan kontraksi bilateral otot sekitar mulut, seolah bibir
mencucu.
Rooting Reflex

Pemeriksaan dilakukan dengan menggoreskan jari secara ringan pada bagian pipi, atau dengan
membawa suatu objek ke lapang pandang bayi. Manuver ini akan menyebabkan bayi menoleh ke
arah tersebut dan membuka mulut. Rooting reflex akan dimulai sejak usia kehamilan 32 minggu
dan menghilang ketika bayi berusia 1 bulan.

Refleks Menghisap

Pemeriksaan refleks menghisap atau sucking reflex dilakukan dengan cara menstimulasi area
oral, atau dengan memasukkan objek ke dalam mulut. Refleks ini mulai muncul pada usia gestasi
14 minggu dan akan menghilang saat usia bayi 3-4 bulan.

Asymmetric Tonic Neck Reflex

Pemeriksaan asymmetric tonic neck reflex dilakukan dengan merotasi kepala bayi 90 derajat ke
satu sisi selama 15 detik saat bayi berada dalam posisi supinasi. Respons yang ditimbulkan
akibat manuver ini adalah lengan dan kaki pada sisi yang searah dengan arah rotasi wajah akan
mengalami ekstensi, sedangkan lengan dan kaki kontralateral akan mengalami fleksi. Respons
ini akan memberikan gambaran postur “fencing”. Pemeriksaan ini diulang dengan melakukan
rotasi kepala ke sisi lainnya. Refleks ini muncul sejak usia kehamilan 35 minggu dan menghilang
di usia bayi 3 bulan.

Refleks Glabellar

Refleks glabellar muncul sebagai respons pengetukkan berulang pada regio wajah di antara
kedua alis bayi. Respons yang muncul akibat stimulasi ini adalah bayi akan mengedipkan mata,
dan respons ini akan menghilang setelah 4 sampai 5 ketukan. Pemeriksaan dilakukan dari atas
dan belakang bayi untuk mengilangkan stimulus visual. Refleks glabellar merupakan respons
untuk melindungi mata bayi dari cedera.

Refleks Babinski

Refleks Babinski positif bila terdapat dorsofleksi bagian ibu jari kaki dan mekarnya jari kaki lain
bila diberikan rangsangan goresan pada bagian lateral telapak kaki. Refleks ini bisa menetap
hingga usia 2 tahun, dan dapat mulai menghilang pada usia 1 tahun.

Stepping Reflex

Pemeriksaan dilakukan dengan cara memposisikan bayi tegak dengan menahan pada bagian
bawah lengan,  kemudian biarkan kaki bayi menyentuh permukaan yang datar. Respons yang
diberikan adalah salah satu kaki fleksi, sedangkan kaki yang lain berada dalam posisi ekstensi,
seolah-olah bayi seperti akan berjalan. Biasanya refleks ini menghilang ketika bayi berusia 2
bulan, dan kembali lagi ketika bayi mulai belajar berjalan.
Swimming Reflex

Pada pemeriksaan ini, letakkan bagian abdomen bayi ke dalam kolam air dan bayi akan
merespon dengan menendang dan mendayung seperti gerakan saat berenang. Cara lain adalah
dengan memegang bayi pada posisi horizontal dan bayi akan merespon dengan gerakan
menyerupai berenang.

B .Cara pemeriksaan reflek primitife

Teknik pemeriksaan refleks primitif adalah dengan mencoba mencetuskan respon motorik
involunter yang normal ada pada neonatus dan bayi hingga usia 4-6 bulan. Pemeriksaan refleks
primitif dilakukan dengan menilai refleks oral primitif termasuk refleks hisap, rooting reflex, dan
snout reflex; refleks glabelar; asymmetric tonic neck reflex (ATNR); refleks Moro; swimming
reflex; stepping reflex; refleks Babinski; dan grasping reflex atau refleks menggenggam

C .waktu reflex primitife

respons motorik involunter yang berasal dari batang otak yang mulai muncul saat usia kehamilan
25 minggu dan sepenuhnya terbentuk setelah lahir pada bayi aterm. Refleks primitif adalah
refleks dasar yang penting dalam memfasilitasi kelangsungan hidup. Respons motorik involunter
ini akan digantikan dengan refleks motorik volunter saat otak mengalami maturasi di usia 4–6
bulan. Refleks primitif yang tidak muncul saat usia seharusnya, menetap atau muncul kembali
pada usia yang tidak seharusnya, dan muncul asimetris adalah penanda klinis penting dari
berbagai gangguan neurolog