Anda di halaman 1dari 19

LOMBA DAUR ULANG LIMBAH TINGKAT NASIONAL

PEMBUATAN COOKIES DARI LIMBAH KULIT JAMBU BIJI

Limbah Organik

Disusun oleh:

Richard Christian Lawrance (3695)

Ivan Susanto (3636)

Ivan Edmundo (3635)

SMA KATOLIK SANTO HENDRIKUS

SURABAYA

2019
HALAMAN PENGESAHAN

“BIOCOMPACT SEASON 10”

Judul Karya : PEMBUATAN COOKIES DARI LIMBAH KULIT JAMBU BIJI

1. Ketua Kelompok
a) Nama Lengkap : Richard Christian Lawrance
b) NIS : 3695
c) Kelas : XI MIPA
d) Alamat rumah/telp : Pandugo 1, Jalan Penjaringan Timur IV Blok PC 30
e) Alamat email : richard.lauw24@gmail.com
2. Anggota kelompok : 2 orang
3. Guru Pembimbing
a) Nama lengkap dan gelar : Rinanti Anugraheni, S.Pd.
b) NIP :-
c) Alamat rumah/telp :-

Surabaya, 2 Oktober 2019


Mengetahui,
Guru Pembimbing Ketua Kelompok

(Rinanti Anugraheni, S.Pd) (Richard Christian Lawrance )

Menyetujui,
Kepala Sekolah

(Sr. Yuliana Antin Kaswarini, MC.)


LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA
BIOCOMPACT SEASON 10

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Ketua : Richard Christian Lawrance


Anggota : Ivan Susanto dan Ivan Edmundo
Sekolah : SMA KATOLIK SANTO HENDRIKUS SURABAYA
Alamat Sekolah : Jl. Arief Rachman Hakim 40-44 Surabaya
Dengan ini menyatakan bahwa karya tulis dengan judul:

PEMBUATAN COOKIES DARI LIMBAH KULIT JAMBU BIJI

Adalah benar-benar hasil karya sendiri dan bukan merupakan plagiat atau
saduran dari karya tulis orang lain serta belum pernah dikompetisikan dam/atau
dipublikasikan dalam bentuk apapun.
Apabila dikemudian hari terdapat kesalahan dari pernyataan yang kami
sampaikan, maka kelompok kami siap menerima konsekuensi dari pihak panitia.

Surabaya, 2 Oktober 2019

Materai 6000

(Ketua Kelompok)
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan
rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan karya ilmiah ini yang
merupakan syarat yang wajib dipenuhi untuk mengikuti lomba ini.

Suatu kebahagiaan tersendiri, jika suatu proses dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya.
Bagi penulis, penyusunan karya ilmiah ini merupakan tugas yang tidak ringan. Penulis sadar
banyak hambatan yang menghadang dalam proses penyusunan karya ilmiah ini, dikarenakan
keterbatasan kemampuan penulis sendiri. Kalaupun pada akhirnya karya ini dapat
terselesaikan tentulah karena beberapa pihak yang telah membantu dalam penulisan karya
ilmiah ini.

Untuk itu penulis sampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan
bantuannya untuk menyelasaikan proses pembuatan jambu biji dari limbah jambu biji,
utamanya kepada yang terhormat:

1. Kepala sekolah SMA Katolik Santo Hendrikus Surabaya


2. Guru pendamping kami
3. Sahabat-sahabat dan orang tua yang telah memberikan motivasi dan dukungan
terhadap terselaikannya karya ilmiah ini.

Tidak ada yang dapat penulis berikan kepada mereka selain iringan doa yang tulus dan ikhlas
semoga amal baik mereka diterima dan mendapat balasan yang lebih baik dari Allah Yang
Maha Esa. Tidak lupa saran dan kritik yang konstruktif sangat penulis harapkan dari pembaca
demi kesempurnaan laporan penelitian ini.

Akhirnya penulis berharap semoga karya ilmiah ini bermanfaat bagi penulis pada khususnya
dan bagi pembaca pada umumnya.

Surabaya, 02 Oktober 2019

(Richard Christian Lawrance)


DAFTAR ISI

Cover

Halaman pengesahan

Lembar pernyataan orisinalitas karya

Kata Pengantar

Daftar Isi

Daftar tabel dan daftar gambar

Abstrak

BAB I

PENDAHULUAN

a. Latar belakang
b. Rumusan masalah
c. Tujuan
d. Manfaat

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

a. Limbah
b. Jambu Biji

BAB III

METODE PENELITIAN

a. Nama Produk
b. Bahan Utama
c. Jenis penelitian
d. Waktu dan Tempat
e. Alat dan Bahan
f. Prosedur
g. RAncangan penelitian
BAB IV

Hasil

Pembahasan

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Daftar Pustaka
DAFTAR TABEL DAN DAFTAR GAMBAR

Daftar Tabel

Tabel 1.1 Kandungan Jambu Biji

Tabel 2.1 Klasifikasi Ilmiah Buah Jambu Biji

Daftar Gambar

Gambar 2.1 Buah Jambu Biji

Gambar 2.2 Buah Jambu Biji

Gambar 4.1 Kulit Jambu Biji

Gambar 4.2 Cookies kulit jambu biji


ABSTRAK

Limbah adalah sisa proses produksi yang tidak memiliki nilai atau tidak
berharga dalam pembuatan barang, serta barang yang rusak atau cacat dalam proses
produksi.Kulit buah jambu biji dapat ditemukan di penjual jus karena mereka tidak
menggunakan kulit jambu biji ketika menjual jusnya. Kulit jambu biji ini merupakan
salah satu limbah organik yang dapat menjadi polusi udara yang menyebabkan bau
yang tidak sedap dan merusak pemandangan lingkungan. . Tujuan penelitian ini adalah
untuk memanfaatkan limbah organik kulit jambu biji menjadi makanan yang
bermanfaat. Manfaat penelitian ini adalah mengurangi limbah organik yang ada
dimasyarakat dan memanfaatkan kulit jambu biji sebagai bahan makanan.
Penelitian ini dilakukan di laboratorium cooking class SMAK St. Hendrikus.
Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan memberikan
1 jenis perlakuan dengan 2 kali pengulangan agar mendapatkan rata-rata tingkat
kesukaan. Pengambilan data dilakukan melalui uji organoleptic rasa, aroma, warna,
dan tekstur. Berdasarkan pengamatan dan hasil analisa didapatkan hasil bahwa Tepung
jambu biji dapat digunakan untuk membuat cookies sebagai alternative pengganti
tepung terigu.
Kata Kunci: Limbah, Kulit jambu biji, cookies, uji organoleptik
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Psidium Guavajava atau yang sering disebut buah jambu biji. Orang lain ada juga
yang menyebut dengan nama lain yaitu, Jambu Siki dan Jambu Klutuk. Jambu biji ini
berasal dari Brazil lalu disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji ini
memiliki buah yang kulitnya berwarna hijau dan memiliki daging yang berwarna putih
atau merah dan memiliki rasa yang asam manis, buah ini memilik biji yang kecil dan
ada juga yang tidak memilik biji. Jambu biji ini dikenal memiliki sangat banyak
Vitamin C. Jambu biji memiliki manfaat antara lain yaitu, mengatasi diare dan perut
kembung, melawan infeksi jamur, mengurangi resiko kanker payudara dan prostat,
menurunkan kadar kolestrol jahat, mengontrol diabetes, dan lain-lainnya. Jambu biji
ini banyak ditanam oleh orang di halaman dan diladang-ladang. Buah ini hidup di
daerah yang di ketinggian 1200 meter dari permukaan laut. Pohon jambu biji ini
tingginya bisa mencapai 12 meter. Berikut adalah kandungan yang ada di buah jambu
biji:

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan


Kalori 68 kkal
Karbohidrat 14,32 gr
Air 86 gr
Protein 2,55 gr
Gula 8,92 gr
Serat 5,4 gr
Lemak 0,95 gr
Vitamin A 31µg
Vitamin C 228,3 mg
Vitamin E 0,73 mg
Vitamin K 2,6 µg
Vitamin B1 0,067 mg
Vitamin B2 0,04 mg
Vitamin B3 1,084 mg
Vitamin B5 0,451 mg
Vitamin B6 0,11 mg
Vitamin B9 49 µg
Kalsium 18 mg
Zat Besi 0,26 mg
Mangan 0,15 mg
Magnesium 22 mg
Fosfor 11 mg
Potassium (Kalium) 417 mg
Sodium 2 mg
Seng (Zinc) 0,23 mg

Kandungan jambu biji ini tersebar pada bagian kulit, daging dan bijinya. Buah jambu
biji ini biasanya dikonsumsi dengan cara di jus atau dimakan langsung dengan
mengupas kulitnya, dibuang bijinya dan di makan dagingnya, Di kalangan penjual jus,
jus jambu biji banyak diminati karena harganya murah. Kulit buah jambu biji dapat
ditemukan di penjual jus karena mereka tidak menggunakan kulit jambu biji ketika
menjual jusnya. Kulit jambu biji ini merupakan salah satu limbah organik yang dapat
menjadi polusi udara yang menyebabkan bau yang tidak sedap dan merusak
pemandangan lingkungan. Oleh karena itu kami ingin mengubah limbah organik kulit
jambu biji ini menjadi suatu produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis
dengan cara membuat cookies dari tepung limbah kulit jambu biji. Tepung kulit jambu
biji dibuat agar tahan lama.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah di uraikan diatas maka rumusan dalam
penelitian ini adalah “Bagaimana cara mengoptimalkan limbah organik kulit jambu
biji?”.
C. Tujuan Penelitian
Tujuan Pembuatan Karya Ilmiah untuk memanfaatkan limbah organik kulit jambu biji
menjadi makanan yang bermanfaat.
D. Manfaat Penelitian
1. Bagi Peneliti
Bisa mengetahui manfaat kulit jambu biji
2. Bagi Masyarakat
- Dapat mengurangi limbah organik yang ada dimasyarakat.
- Dapat memanfaatkan kulit jambu biji sebagai bahan makanan.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

LIMBAH

Limbah Secara Umum adalah kotoran atau buangan yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan
proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya dan
dianggap tidak memiliki manfaat bagi masyarakat serta dapat berdampak negatif terhadap
masyarakat.

Limbah Menurut KBBI adalah sisa proses produksi yang tidak memiliki nilai atau tidak
berharga dalam pembuatan barang, serta barang yang rusak atau cacat dalam proses produksi.

Limbah Menurut Peraturan Pemerintah No 101 tahun 2014 adalah sisa dari suatu usaha
dan/atau suatu kegiatan.
Limbah Menurut Keputusan Menperindag RI NO. 231/MPP/KEP/7/1997 Pasal 1 adalah
bahan/barang-barang sisa atau bekas yang berasal dari suatu kegiatan atau proses produksi
yang memiliki fungsi yang sudah berubah dari aslinya, kecuali yang dapat dimakan oleh
manusia atau hewan.
Limbah Menurut Karmana (2007) adalah sisa atau sampah dari suatu proses programsi
yang dapat menjadi bahan pencemar atau polutan yang berasal dari lingkungan.
Limbah Menurut Susilowarno (2007) adalah sisa atau hasil samping dari suatu kegiatan
programsi manusia dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Limbah Menurut Widyatmoko (2013) selain merugikan ternyata limbah memiliki manfaat
apabila diolah menjadi bahan baku untuk pembuatan pupuk organik.

Jenis-jenis Limbah :

Jenis Limbah Menurut Apriadji (2002) Limbah berdasarkan asalnya dapat dibagi menjadi
limbah organik dan anorganik. Limbah organik adalah bahan-bahan yang berasal dari mahluk
hidup seperti sisa-sisa tumbuhan, hewan, maupun manusia, sedangkan limbah anorganik
adalah bahan-bahan yang berasal dari makhluk tak hidup.
Jenis Limbah Menurut Doraja, Shovitri, dan Kuswytasari (2012) Limbah organik
merupakan limbah yang berisi unsur hidrokarbon (hidrogen dan karbon) yang mudah
diuraikan oleh mikroorganisme. Sedangkan limbah anorganik merupakan limbah yang tidak
memiliki unsur-unsur hidrokarbon dan susah diuraikan oleh mikroorganisme.

JAMBU BIJI

A. Klasifikasi Jambu Biji

Gambar 2.1 Jambu Biji Gambar 2.2 Jambu Biji

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dycotyledoneae
Ordo Myrtales
Famili Myrtacee
Genius Psidium
Spesies Psidium guajava L.
Tabel 2.1 Klasifikasi ilmiah buah jambu biji
B. Manfaat Jambu Biji
1. Mencegah kanker
Jambu biji mengandung antioksidan yang bisa melawan kanker yaitu likopen.
Likopen adalah suatu pigmen karotenoid yang paling umum di dalam tubuh
manusia. Konsumsi likopen yang cukup dapat menurunkan resiko kanker prostat
pada pria dan kanker payudara pada wanita. Semua jambu biji mengandung
antioksidan yang tinggi, terutama pada jambu biji merah.
2. Menurunkan hipertensi
Jambu biji sangat baik untuk dikonsumsi setiap harinya, terutama bagi yang ingin
menghindari penyakit jantung, karena buah ini bisa menurunkan hipertensi.
3. Mengobati diare
Karetinoid dan vitamin C yang terkandung dalam jambu biji bisa mengobati diare,
karena karetinoid dan vitamin C bisa membunuh bakteri dalam tubuh.
4. Batuk dan flu
Buah jambu biji kaya akan vitamin C dan zat besi yang efektif untuk menghambat
infeksi virus flu. Vitamin C dan zat besi bekerja dengan cara mengurangi
pembentukan lendir serta membuat saluran pernapasan bebas infeksi.
5. Merawat kulit
Jambu biji mengandung vitamin A dan C yang dapat membantu proses
detoksifikasi dan menjaga kulit agar tidak mudah keriput.
6. Mencegah sembelit
Kandungan serat dalam buah jambu biji dapat mencegah sembelit. Jambu biji
mengandung 36 persen serat yang dibutuhkan oleh tubuh.
7. Diabetes
Menurut penelitian yang dilakukan pada tikus, baik buah dan daun jambu biji bisa
membantu menurunkan kadar gula darah.
8. Menurunkan berat badan
Jambu biji memiliki banyak kandungan didalamnya, seperti serat, protein, dan
vitamin. Buah jambu biji berukuran sedang untuk makan siang sudah cukup untuk
mengganjal perut hingga makan malam.
9. Sariawan perut
Sariawan perut dapat disembuhkan dengan mengonsumsi buah jambu biji, karena
kandungan vitamin C buah jambu biji empat kali lipat lebih banyak dibandingkan
dengan buah jeruk.
10. Merawat gigi
Mengonsumsi jambu biji bisa merawat gigi dan gusi yang membengkak.
BAB III

METODE PENELITIAN

A. Nama Produk
Nama produk yang kelompok kami buat adalah cookies tepung kulit jambu biji.
B. Bahan Utama
Tepung jambu biji
C. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian
tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisa serta
menggunakan uji organoleptik. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang
mengumpulkan dan bekerja dengan data non-numerik dan yang berupaya menafsirkan
makna dari data.
D. Waktu dan Tempat
Waktu pembuatan tepung mulai tanggal 1 September 2019 dimulai dengan menjemur
kulit jambu biji dan memblendernya serta menyaringnya sebanyak 3x. Tempat
pembuatan di laboratorium cooking SMA Katolik Santo Hendrikus Surabaya.
E. Alat dan Bahan
Alat yang diperlukan untuk pembuatan cookies kulit jambu biji ini antara lain:
1) Blender 6) Loyang
2) Sendok 7) Mixer
3) Baskom 8) Pisau
4) Nampan 9) Saringan teh
5) Oven

Bahan yang diperlukan untuk membuat tepung adalah kulit jambu biji. Bahan yang
digunakan untuk membuat cookies antara lain :

1) Tepung jambu biji


2) Mentega
3) Gula halus
4) Kuning telur
5) Susu bubuk Dancow
6) Gula pasir
F. Prosedur
a. Pendahuluan
Pada tahap pendahuluan dimulai dengan membuat tepung dari kulit jambu biji.
Awalnya, jambu biji dikupas secara manual kemudian kulit jambu biji dicuci.
Setelah itu kulit jambu biji dijemur selama 1 minggu di bawah terik matahari.
Kulit jambu biji yang telah kering diblender hingga halus dan disaring sebanyak 3
kali penyaringan. Jumlah bahan yang digunakan sama dalam penelitian ini sama,
namun yang membedakan adalah jumlah tepung kulit jambu biji yang digunakan
dalam pembuatan cookies. Perlakuan menggunakan tepung kulit jambu biji
sebanyak 125 gram.
b. Pelaksanaan
1. Panaskan oven 180 derajat Celsius. Kemudian alasi loyang dengan parchment
paper.
2. Kocok mentega, gula dan vanili menggunakan mixer sampai sampai lembut
atau pucat.
3. Tambahkan telur lalu kocok sampai rata.
4. Letakkan adonan diantara 2 lembar plastic. Giling pipih.
5. Cetak menggunakan cutter cookies, pindahkan ke atas Loyang. Taburi dengan
gula pasir.
6. Panggang selama 18 menit atau sampai kekuningan dan cookies sudah garing,
angkat dan dinginkan, lalu simpan dalam wadah kedap udara.
c. Pengamatan
Pengamatan subjektif dilakukan untuk melihat tingkat kesukaan produk mengenai
cita rasa cookies dari tepung kulit jambu biji. Panelis diminta untuk
mengungkapkan tanggapan pribadi tentang kesukaan dan ketidaksukaan terhadap
produk dalam formulir uji organoleptik. Panelis yang dipakai dalam penelitian ini
adalah panelis adalah siswa dari SMAK St. Hendrikus sebanyak 20 siswa yang
telah memenui syarat :
1. Ada perhatian terhadap organoleptik
2. Bersedia dan mempunyai waktu
3. Mempunyai kepekaan yang diperlukan
a. Tidak merokok
b. Tidak mengkonsumsi alcohol
c. Tidak dalam keadaan lapar
d. Tidak terlalu sedih dan terlalu bahagia
Prosedur dalam pengujian ini ialah :
1. Di persiapkan sampel sebanyak 2 perlakuan
2. Panelis mencicipi satu per satu sampel lalu mengisi formulir uji organoleptik
yang telah disediakan.
3. Sebelum mencicipi sampel satu ke sampel yang lain, panelis harus minum
terlebih dahulu.
4. Kemudian panelis mengisi tanggapan mengenai rasa, warna, bentuk, dan
tekstur dalam bentuk angka di dalam formulir.
5. Nilai tingkat kesukaan antara lain :
a. Sangat Suka : 4
b. Suka : 3
c. Agak Suka : 2
d. Tidak Suka : 1
G. Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
memberikan 1 jenis perlakuan dengan 2 kali pengulangan agar mendapatkan rata-rata
tingkat kesukaan dari panelis.
BAB IV
HASIL PEMBAHASAN
A. Tepung Kulit Jambu Biji
Tepung kulit jambu biji yang dihasilkan memiliki tekstur halus, memiliki rasa
jambu biji. Rasa tepung jambu biji hambar tetapi ada sedikit rasa manis dari kulit
jambu biji.

Gambar 4.1 Tepung Kulit Jambu Biji


B. Cookies Tepung Kulit Jambu Biji
Cookies tepung jambu biji memiliki aroma jambu biji. Tekstur keras seperti
cookies tetapi bagian tengah masih lembut. Warnanya cokelat tua karena dari
tepungnya sendiri sudah berwarna cokelat tua. Rasa cookies manis dan ada rasa
jambu biji dan sepet dari kulit jambu biji. Rasa manis didapat dari susu bubuknya.

Gambar 4.2 Cookies tepung kulit jambu biji


BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Tepung jambu biji dapat digunakan untuk membuat cookies sebagai alternative
pengganti tepung terigu.
B. SARAN
Perlu penambahan esens untuk menghilangkan rasa sepet pada cookies.
DAFTAR PUSTAKA

Zakky, 2019, Pengertian Limbah Beserta Definisi, Macam-Macam dan Contohnya,


https://www.zonareferensi.com/pengertian-limbah/, diakses pada 23 September 2019.

Anonimus, 2014, Definisi Limbah, http://digilib.unila.ac.id/11746/13/BAB%20II.pdf, diakses


pada 23 September 2019.

Niswita, 2016, Pengertian Limbah, http://eprints.polsri.ac.id/3471/3/BAB%20II.pdf, diakses


pada 23 September 2019.

Frandonata, 2014, Definisi Limbah, http://eprints.polsri.ac.id/909/3/BAB%20II.pdf, diakses


pada 23 September 2019.

Apriadji, Wied Harry Ir. 2002. Memproses Sampah. Penebar Swadaya. Jakarta.

https://lifestyle.kompas.com/read/2011/06/28/12444853/10.khasiat.jambu.biji?page=all