Anda di halaman 1dari 3

Kota Surabaya adalah ibukota provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Surabaya merupakan kota terbesar


kedua di Indonesia setelah Jakarta. Kota Surabaya secara geografis terletak antara 0721' Lintang
Selatan dan 11236' - 11254' Bujur Timur. Dengan jumlah penduduk metropolisnya yang hampir 3
juta jiwa. Wilayah Kota Surabaya di sebelah utara dan timur berbatasan dengan Selat Madura,
sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Gresik dan sebelah selatan berbatasan
dengan Kabupaten Sidoarjo. Luas wilayah Kota Surabaya 274,06 Km2 yang terbagi menjadi 31
kecamatan dan 163 desa/kelurahan. Sebagai kota metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan
perekonomian di daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan persawahan. Banyak
perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya.

Makanan khas kota Surabaya ini memang menggugah selera dengan adanya petis dalam setiap
olahan masakannya. oleh karena itu setiap wisatawan baik nusantara maupun dari luar negeri
banyak yang menyukai makanan tersebut. Sejarah Petis Udang di Indonesia yaitu petis terbuat dari
bahan udang kecil atau yang dikenal dengan rebon. Petis yang berbahan dasar udang disebut petis
udang. Namun ada juga petis yang dibuat dari bahan ikan, dan ditempat lain petis juga dibuat dari
daging sapi. Sebagai kuliner asli Indonesia, petis menyimpan ‘misteri’ tentang asal usulnya. Ada
beberapa versi yang menjelaskan tentang asal usul petis. Salah satu literatur babad Cirebon
menjelaskan bahwa, petis ada sejak zaman kerajaan Padjajaran. Sumber lain menyebutkan bahwa
petis berasal dari nelayan pantura, terutama wilayah sidoarjo yang selama ini terkenal sebagai
penghasil petis. Awal munculnya petis disana sama dengan yang terjadi di Cirebon, semua karena
ketidaksengajaan. Yaitu saat para nelayan kewalahan menangani hasil tangkapannya, kemudian
terbersitlah ide untuk merebus hasil tangkapan itu biar lebih awet. Dari situi ternyata dapat
menghasilkan produk sampingan berupa limbah air bekas rebusan. Kemudian air sisa rebusan itu
diberilah bumbu oleh para istri nelayan, dari situlah awalnya petis muncul. Di sidoarjo sendiri bahan
dasar untuk membuat petisberbeda dengan petis di daerah lain. Di sidoarjo petis dibuat dari kupang
(Corbula Faba) atau kerang yang berukuran kecil. Hal ini berbeda dengan petis Cirebon yang dibuat
dari bahan dasar udang rebon. Petis Warisan Untuk Indonesia Soal-asal usul darimana petis itu tidak
penting. Jelasanya petis sudah menjadi jenis dari kuliner yang khas, yang ada di Indonesia, berbeda
dengan trasi (produk utamanya) yang juga dikenal di wilayah asia tenggara. Petis telah memperkaya
kuliner Indonesia, apalagi petis dijadikan bumbu untuk beberapa menu makanan seperti rujak
cingur, ayam bumbu petis, dan menu lainnya. Selain itu petis memang cocok untuk cocolan
menyantap gorengan. Makanan Khas Surabaya Yang terkenal diantaranya:

. Rujak Cingur

    
Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tahu, tempe, cingur sapi, sayuran seperti kangkung
dan kecambah, buah-buahan seperti pencit, kedondong, nanas, timun, bengkoang, bendoyo
serta bumbunya yang diulek dari campuran parutan pisang batu, cabai rawit, petis, kacang
goreng, bawang putih goreng dan air secukupnya. 

2. Lontong Balap dan Sate Kerang


Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tahu, lento, sayur kecambah, bawang goreng, sate
kerang dan sambal petis yang terbuat dari bawang putih, cabe rawit, petis.

3. Tahu Tek

Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tahu goreng, telur dadar, kentang goreng, kecambah
pendek, krupuk kecil-kecil dan bumbu petis yang terbuat dari kacang goreng, cabe rawit,
bawang putih goreng, petis.

4. Tahu Campur

 
Makanan ini terdiri dari irisan tahu, perkedel singkong, daging sapi, selada kriting, krupuk
kecil-kecil dan sambal petis yang terbuat dari bawang putih, cabe rawit dan petis.

5. Kupang Lontong dan Sate Kerang

Makanan ini terdiri dari irisan lontong, sayur kupang, lento singkong, bawang goreng, sate
kerang dan bumbu petis yang terdiri dari bawang putih, cabe rawit, petis.
6. lontong Mie

 
Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tahu goreng, udang goreng, sayur kecambah, bawang
goreng dan sambal petis yang terbuat dari bawang putih, cabe rawit, petis.

7. Semanggi

Makanan ini terdiri dari daun semanggi, kecambah, krupuk puli dan bumbu yang terbuat dari
ketela, kacang serta petis.

8. Rujak Tolet buah

Makanan ini terdiri dari irisan buah-buahan seperti pepaya, bengkoang, timun, nanas,
melon, tahu goreng dan sambal petis yang terbuat dari bawang putih, cabe rawit, petis.