Anda di halaman 1dari 4

CONTOH PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS TERINTEGRASI IPPKI, SDKI, SLKI DAN SIKI

Data Diagnosa Keperawatan SLKI SIKI


Kode Diagnosis Kode Luaran Kode Intervensi
Data pendukung masalah kesehatan komunitas: Kebutuhan nutrisi anak sekolah

Hasil observasi: D.0099 Perilaku L.12107 Luaran utama: Intervensi utama:


- Tampak saat jam istirahat siswa kelas III dan IV Kesehatan Perilaku kesehatan I.12472 Promosi perilaku upaya
membeli jajan di pedagang kaki lima di luar pagar Cenderung L.12104 Luaran tambahan: kesehatan
sekolah Beresiko - Manajemen  Observasi
- Siswa cenderung membeli jajan seperti cilok, basgor pada siswa L.12106 kesehatan Identifikasi perilaku
dll yang bersaus merah terang daripada di warung Sekolah - Pemeliharaan kesehatan yang dapat
sekolah. Dasar kesehatan ditingkatkan
- Tempat cuci tangan hanya ada tiga kran tanpa sabun  Terapeutik:
Hasil wawancara: Setelah dilakukan Berikan lingkungan
- Guru mengatakan sebagian siswa pernah absen intervensi yang mendukung
karena diare keperawatan selama kesehatan
- Belum pernah ada penyuluhan kesehatan tentang 30 hari maka Perilaku  Edukasi:
PHBS Sekolah. kesehatan membaik, Anjurkan mencuci
- Siswa mengatakan malas cuci tangan karena antri dengan kriteria hasil: tangan dengan air
lama. • kemampuan siswa bersih dan sabun
Hasil Angket: melakukan tindakan Intervensi pendukung:
- 50% pengetahuan siswa tentang PBHS kurang cuci tangan untuk I.09258  dukungan kelompok
- 50 % pengetahuan siswa tentang makanan sehat mencegah diare I.09265  dukungan pengambilan
kurang meningkat I.09277 keputusan
- 50% siswa tidak mengetahui tentang cara cuci tangan • kemampuan  dukungan tanggung
yang benar peningkatan I.10334 jawab pd diri sendiri
- 70% siswa tidak melakukan cuci tangan sebelum kesehatan I.12383  konseling
makan meningkat I.12439  edukasi kesehatan
- 80% siswa tidak cuci tangan pakai sabun  edukasi pola perilaku
kebersihan
Data Diagnosa Keperawatan SLKI SIKI
Kode Diagnosis Kode Luaran Kode Intervensi
Data pendukung masalah kesehatan komunitas: Kelompok ibu hamil
Hasil Survey: D.0117 Pemeliharaa L.12106 Luaran utama: Intervensi utama:
- ANC ibu hamil: 0 kali pada usia hamil 0-4 bulan; n kesehatan Pemeliharaan I.12383 - Edukasi kesehatan
0-2 kali pada usia 5-9 bulan;. tidak efektif kesehatan I.09282 - Kontrak perilaku positif
Hasil skrining: (ANC) L.12104 Luaran tambahan: I.12464 - Penentuan tujuan
Berat badan dan LILA sesuai dengan usia kehamilan - Manajemen bersama
Hasil diskusi kelompok ibu hamil: L.12107 kesehatan I.12472 - Promosi perilaku upaya
- Bumil tidak boleh periksa sebelum melewati usia L.12110 - Perilaku kesehatan kesehatan
hamil 4 bulan L.12111 - Tingkat kepatuhan
- Senang diberi pil tambah darah tapi tidak diminum - Tingkat Intervensi pendukung:
takut tensinya naik pengetahuan I.12361 - Dukungan kepatuhan
- Banyak aturan terkait larangan/kewajiban makan Setelah dilakukan Program pengobatan
makanan pada waktu tertentu intervensi I.09266 - Dukungan
- Dilarang banyak makan agar tidak melahirkan bayi keperawatan selama pengungkapan
besar 30 hari maka kebutuhan
- Merasa tidak berdaya dengan aturan karena “Pamali” Pemeliharaan I.10334I - Konseling
Hasil wawancara dengan tokoh masyarakat: kesehatan meningkat, I.12461 - Konsultasi
- Nilai-nilai yg dianut masyarakat: perempuan harus dengan kriteria hasil: I.14525 - Pelibatan keluarga
langsing, laki-laki harus kuat, keluarga harus - Menunjukkan I.09313 - Promosi sistem
mengutamkan laki-laki perilaku adaptif pendukung
- Hasil kolam/ kebun dijual sebagai sumber penghasilan - Menunjukkan
keluarga pemahaman
Hasil Winshield survey: perilaku sehat
- warung menyediakan banyak ikan asin, namun lauk - Kemampuan
segar sayur dan buah sedikit menjalankan
perilaku sehat
meningkat
- Memiliki sistem
pendukung
CONTOH PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TERINTEGRASI IPPKI, SDKI, SLKI DAN SIKI
Data Diagnosa Keperawatan SLKI SIKI
Kode Diagnosis Luaran Intervensi
Data pendukung masalah keluarga dengan Arthritis
DS:
- Keluarga Tn. Y mengatakan tidak D.0115 Manajemen Luaran utama: Intervensi utama:
mengetahui tentang: pengertian Arthritis, kesehatan Manajemen kesehatan keluarga - Dukungan koping keluarga
penyebab, tanda gejalanya dan dampak keluarga Luaran tambahan: - Dukungan klg merencanakan
Arthritis yang diderita Ny. S Tn. Y tidak - Ketahanan keluarga perawatan
- Keluarga Tn. Y menanyakan bagaimana efektif - Perilaku kesehatan - Koordinasi diskusi keluarga
cara merawat Ny. S yang terkena Arthritis. - status kesehatan keluarga - Pendampingan keluarga
- Ny. S sudah dipijatkan kemana-mana, tapi - Tingkat pengetahuan
tidak sembuh juga. Intervensi pendukung:
- Keluarga tidak mampu menyiapkan Setelah dilakukan intervensi  Bimbingan Antisipastif
lingkungan dengan baik seperti lantai licin, keperawatan selama 3 x 24 jam maka  Bimbingan Sistem Kesehatan
penerangan kurang Manajemen kesehatan keluarga  dukungan sumber finansial
- Ny. S mengatakan lututnya bengkak dan meningkat, dengan kriteria hasil:  dukungan pengambilan keputusan
nyeri - Kemampuan menjelaskan masalah  Dukungan Pemeliharaan rumah
kesehatan meningkat  edukasi kesehatan
DO: - Aktivitas keluarga mengatasi  edukasi keselamatan rumah
- Terdapat tanda-tanda infeksi pada lutut masalah dengan tepat meningkat  edukasi pengurangan resiko
Ny. S (kemerahan, teraba hangat, bengkak - Gejala penyakit anggota keluarga  edukasi penyakit
dan nyeri) menurun (nyeri dan infeksi)
 Edukasi program pengobatan
- Ny. S hanya tiduran saja karena tidak
 edukasi perilaku mencari kesehatan
mampu melakukan kegiatan sehari-hari
 Identifikasi resiko
 konseling
 kontrak perilaku positif
 penentuan tujuan bersama
Data Diagnosa Keperawatan SLKI SIKI
Kode Diagnosis Luaran Intervensi
Data pendukung masalah kesehatan keluarga dengan Stroke
DS: D.0097 Penurunan Luaran utama:
- Ny. M khawatir kalau anaknya tidak mau koping Status koping keluarga Intervensi utama:
merawatnya lagi keluarga Ny. Luaran tambahan: - Dukungan koping keluarga
- Ny. M mengatakan anak-anaknya mulai M - Fungsi keluarga - Promosi koping
jarang menengoknya - Ketahanan keluarga
- Ny. M mengatakan akhir-akhir ini tidak - Kinerja pengasuhan Intervensi pendukung:
nafsu makan karena masakan anaknya - Perlekatan  Bimbingan Sistem Kesehatan
terasa pahit - Tingkat Ansietas  dukungan pengambilan keputusan
- Keluarga mengatakan pekerjaannya tidak  dukungan penampilan peran
akan selesai jika merawat Ny. M Setelah dilakukan intervensi  Dukungan spiritual
- Keluarga bingung bagaimana merawat Ny. keperawatan selama 3 x 24 jam maka  edukasi komunikasi efektif
M yang benar, karena penyakitnya tidak Status koping keluarga membaik,  intervensi krisis
sembuh-sembuh dengan kriteria hasil:  penentuan tujuan bersama
Do: - kepuasan terhadap perilaku bantuan  Promosi keutuhan keluarga
- Ny.M mengalami Stroke sejak 3 tahun anggota keluarga lain meningkat  reduksi ansietas
yang lalu, dan mengalami kelumpuhan - keterpaparan informasi meningkat
 teknik menenangkan
pada kaki kanannya. - komunikasi antar anggota klg
- Ny. M hanya bisa berkomunikasi dengan meningkat
keluarga yang lain lewat telepon - komitmen pada perawatan
- Anak Ny. M tampak sibuk dengan meningkat
pekerjaannya - Perasaan diabaikan menurun
- Badan Ny. M masih bau padahal sudah - kekhawatiran tentang anggota klg
dimandikan anaknya menurun
- Ny.M kadang sendiri di rumah - perilaku mengabaikan menurun