Anda di halaman 1dari 1

Ya saya sebagai guru memperhatikan gaya belajar siswa dalam proses pembelajaran.

Setiap anak yang dilahirkan


memiliki karakteristik kemampuan otak yang berbeda-beda dalam menyerap, mengolah, dan menyampaikan
informasi. Salah satu karakteristik belajar yang berkaitan dengan menyerap, mengolah, dan menyampaikan
informasi tersebut adalah gaya belajar peserta didik. Gaya belajar merupakan modalitas belajar yang sangat penting.
Gaya belajar peserta didik dalam memahami mata pelajaran kimia sangat diperlukan karena mata pelajaran kimia
memerlukan pemahaman konsep, teori-teori, dan penghitungan rumus, proses pemahaman seperti itu tidak terlepas
dari hasil pemprosesan informasi yang terjadi dalam struktur kognitif anak dan pemrosesan informasi mencerminkan
cara berfikir peserta didik yang merupakan indicator dari kecenderungan gaya belajar sesorang. Cara yang saya
untuk mengetahui cara belajar siswa:

1)   Menggunakan observasi secara  mendetail  terhadap  setiap  peserta  didik melalui  penggunaan  berbagai  metode 
belajar  mengajar  di  kelas.  Untuk  mengenal  peserta didik yang  mempunyai  gaya  belajar auditori,  gunakan
metode  ceramah  secara  umum. Selanjutnya  perhatikan  dan catat siwa yang betah mendengarkan  dengan  tekun
hingga akhir.  Dari sini saya bisa mengklasifikasikan secara sederhana tipe-tipe peserta didik dengan gaya auditori
yang lebih menonjol. 
2) Dengan memberikan  tugas  kepada  siswa  untuk  melakukan pekerjaan  yang  membutuhkan  proses  penyatuan 
bagian-bagian  yang  terpisah,  misalnya menyatukan  model  rumah  yang  bagian-bagiannya  terpisahkan.  Ada 
tiga  pilihan  cara  yang bisa dilakukan dalam menyatukan model rumah ini, (1) adalah melakukan praktek langsung
dengan  mencoba  menyatukan  bagian-bagian  rumah  ini  setelah  melihat  potongan-potongan yang  ada; (2)
adalah  dengan  melihat  gambar  desain  rumah  secara  keseluruhan,  baru  mulai menyatukan;  dan (3) adalah
membaca petunjuk  tertulis  langkah-langkah  yang  diperlukan untuk membangun rumah tersebut dari awal hingga
akhir.
3)   Melakukan survey  atau  tes  gaya  belajar. Tes  gaya  belajar  ini  biasanya menggunakan jasa konsultan atau psikolog
tertentu. Karena tes gaya belajar ini menggunakan metodologi  yang  sudah  cukup  teruji,  biasanya  survey  atau 
tes  gaya  belajar semacam  ini mempunyai  akurasi  yang  tinggi  sehingga  memudahkan  bagi saya  untuk  segera 
mengenal gaya belajar siswa.

Menurut saya, Gaya belajar siswa abad 21 yaitu:

Siswa dengan gaya belajar visual biasanya mudah untuk menerima informasi atau pelajaran dengan visualisasi
dalam bentuk gambar, tabel, diagram, grafik, peta pikiran, goresan atau simbol-simbol. Untuk siswa yang memiliki
gaya belajar auditorial senang sekali jika pembelajaran dilakukan dalam bentuk cerita, lagu, syair atau senandung.
Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik akan mudah untuk menerima pelajaran yang diiringi dengan
aktivitas motorik, seperti dalam konsep penerapan/percobaan, drama dan gerak . Dengan memberikan instruksi
kepada siswa, melalui kekuatan gaya belajarnya, akan terlihat suatu perubahan sikap yang cepat dan tingkat
keberhasilan yang tinggi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa karakteristik gaya belajar yang dimiliki siswa
merupakan salah satu modalitas yang berpengaruh dalam bermanfaat dalam merancang satu pembelajaran
sedemikian hingga sesuai dengan gaya belajar siswa. Setelah saya mengamati gaya belajar siswa saya dalam proses
pembelajaran yaitu gaya belajar visual, kinestetik dan auditorial.