Anda di halaman 1dari 9

FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK LANSIA

PRODI D4 KEPERAWATAN TANJUNGKARANG

Kelp Mahasiswa : Kelompok 2


Tempat Praktek : Panti Werda Desa Tanjung Seneng
Tanggal Praktek : 03 Februari 2020
Tanggal Pengkajian : 03 Februari 2020

I. PENGKAJIAN

A. Profil wilayah/ tempat praktik


Panti Werda terletak di jln. mawar, no 2 di desa tanjung seneng lampung selatan.
Panti ini didirikan sejak tahun 2005 hingga saat ini. Panti terletak cukup jauh dari
jalan raya yakni sekitar 1 km dan lingkungannya masih asri dimana masih banyak
pepohonan di sekitar panti. Untuk fasilitas pelayanan kesehatan disekitar panti
terdapat puskesmas yang berjarak 2 km dari panti dan untuk akses jalan ke
puskesmas masih berbatu.

B. Demografi lansia (uraikan secara proporisonal dan legkapi dengan grafik/


tabel)
1. Jumlah lansia
a. 60 - 70 tahun = 5 orang (50%)
b. 71 - 80 tahun = 3 orang (30%)
c. 81 - 90 tahun = 2 orang (20%)
d. >90 tahun :-

2. Jenis kelamin
a. Laki laki = 3 orang (30%)
b. Perempuan = 7 orang (70%)

3. Pekerjaan
a. Tidak bekerja = 1 orang (10%)
b. Pensiunan PNS = 2 orang (20%)
c. Swasta = 1 orang (10%)
d. ABRI/TNI =-
e. Lain-lain = 6 orang (60%)

4. Pendidikan
a. Tidak tamat SD = 4 orang (40%)
b. SD-SMP = 3 orang (30%)
c. SMA = 2 orang (20%)
d. PT = 1 orang (10%)

5. Agama
a. Islam = 8 orang (80%)
b. Kristen = 1 orang (10%)
c. Hindu = 1 orang (10%)
d. Budha =-
6. Alamat
a. Desa Tanjung Seneng = 10 (100%)

C. Masalah kesehatan lansia


1. Keluhan/ masalah fisik
a. Anemia = 1 orang (10%)
b. Hipertensi = 6 orang ( 60%)
c. Rematik = 1 orang (10%)
d. Diabetes Melitus = 3 orang (30%)
e. Ggn penglihatan = 2 orang (20%)
f. Ggn pendengaran = 2 orang (20%)
g. Lain – lain =-

2. Keluhan/ masalah psikologis


a. Kecemasan = 3 (30%)
b. Marah = 5 (50%)
c. Kesepian = 1 (10%)
d. Demensia = 1 (10%)

3. Keluhan/ masalah sosial


a. Ggn komunikasi = 4 (40%)
b. Menarik diri = 1 (10%)
c. Isolasi sosial = 1 (10%)

4. Keluhan/ masalah spiritual


a. Ggn beribadah = 2 (20%)

D. Pola kebiasaan sehari hari lansia


1. Kebiasaan

NO KEBIASAAN YA (%) TIDAK (%)

Makan teratur
1 3 orang (30%) 7 orang (70%)

Makan berlemak/ goreng


2 4 orang (40%) 6 orang (60%)

Makan asin/ manis


3 8 orang (70%) 2 orang (30%)

Senam rutin/minggu
4 4 orang (40%) 6 orang (60%)

Tidur cukup 6-8 jam/hr


5 3 orang (30%) 7 orang (70%)

Minum kopi
6 6 orang (60%) 4 orang (40%)

Minum alkohol
7 0 10 orang (100%)

8 Merokok 3 orang (30%) 7 orang (70%)


2. Pemeriksaan kesehatan
a. Teratur 1x/bln = 2 (20%)
b. Tidak teratur = 8 (80%)
- Letak pelayanan kesehatan 2 km dari panti
- Kurangnya kesadaran lansia akan pentingnya pemeriksaan kesehatan

3. Terapi medis
a. Ada = 5 (50%)
- Terapi anti hipertensi
- Terapi insulin
b. Tidak ada = 5 (50%)

4. Terapi keperawatan
a. Pernah = 4 (40%)
- Senam
b. Tidak pernah = 6 (60%)

5. Terapi alaternatif
a. Ada = 2 (20%)
- Bekam
b. Tidak = 8 (80%)

E. Pengetahuan lansia
1. Penyakit/ kesehatan
a. Tahu = 4 (40%)
- 3 dari 10 lansia mengetahui menderita hipertensi
- 1 dari 10 lansia mengetahui menderita DM
b. Tidak tahu = 6 (60%)
- 6 dari 10 lansia tidak mengetahui tentang penyakitnya

2. Terapi medis/ obat


a. Tahu = 4 (40%)
- 3 dari 10 lansia mengetahui tentang terapi media yang dijalani
b. Tidak tahu = 6 (60%)

3. Terapi keperawatan
a. Tahu = 4 (40%)
b. Tidak tahu = 6 (60%)

4. Terapi alternatif
a. Tahu = 4 (40%)
b. Tidak tahu = 6 (60%)
ANALISIS DATA

NO DATA MASALAH ETIOLOGI


KEPERAWATAN KEPERAWATAN
1 Data Angket
- Jumlah lansia yang
tidak pernah
melakukan aktivitas
olahraga sebanyak
60%
- 8 dari 10 lansia
memiliki pola makan
asin/manis

Data Wawancara
- Petugas panti Resiko meningkatnya Peran serta lansia pada
mengatakan 6 dari
10 suka minum kopi penyakit degeneratif olahraga di kelompok
- Petugas panti (hipertensi) di kelompok khusus
mengatakan 5 dari
10 jumlah lansia lansia
yang memiliki
masalah psikologis
terhadap marah

Data Observasi
- Dari hasil
pemeriksaan 6 dari
10 lansia memiliki
TD diastol > 140 dan
sistol > 90 mmHg

2 Data Angket Risiko meningkatnya Kurang pengetahuan


- Jumlah lansia yang penyakit degeneratif
lansia terhadap penyakit
memiliki pola tidur (DM) di kelompok lansia
tidak teratur sebesar yang diderita di kelompok
70%
lansia
- 6 dari 10 lansia tidak
mengetahui tentang
penyakit yang
diderita

Data Wawancara
- Petugas panti
mengatakan 8 dari
10 lansia memiliki
pola makan
asin/manis

Data Observasi
- Dari hasil
pemeriksaan 3 dari
10 lansia memiliki
GDS > 200mg/Dl
- Saat kunjungan
tidak dijumpai
poster-poster
kesehatan.

II. DIAGNOSIS KEPERAWATAN


1. Resiko meningkatnya penyakit degeneratif (hipertensi) di kelompok lansia berhubungan
dengan kurang peran serta lansia pada olahraga di kelompok khusus

2. Meningkatnya resiko penyakit degeneratif (DM) di kelompok lansia berhubungan dengan


kurang pengetahuan lansia terhadap penyakit yang diderita di kelompok lansia
PRIORITAS MASALAH
ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK LANSIA

NO TOTA
MASALAH KESEHATAN A B C D E F G H I J K L PRIORITAS
L

Resiko meningkatnya penyakit


1 degeneratif (hipertensi) di kelompok 5 4 3 3 3 4 4 2 3 4 4 4 43 1
lansia

Meningkatnya resiko penyakit


2 degeneratif (DM) di kelompok 3 3 2 2 3 3 4 3 3 4 4 3 38 2
lansia

Keterangan pembobotan :
1. Sangat rendah A= Besarnya masalah G = Sesuai dgn peran perawat
2. Rendah B= Risiko masyarakat yang akan terkena H = Keluangan waktu
3. Cukup C= Potensial untuk pendidikan kesehatan I = Sumber Dana
4. Tinggi D= Minat masyarakat untuk mengatasi J = Fasilitas kesehatan yg ada
5. Sangat tinggi E= Kemungkinan untuk diatasi K = Sumber Daya
F= Sesuai dengan program pemerintah L = Ketersediaan tempat

6
RENCANA KEPERAWATAN ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK LANSIA

N DIAGNOSIS STRATEGI RENCANA EVALUASI PJ


TUM TUK KEGIATAN SUMBER TEMPAT
O KEPERAWATAN INTERVENSI KRITERIA STANDAR
1 Resiko Setelah Setalah Senam Melakuka Setelah Minimal Dana: Halaman Nada ,
meningkatnya diberikan dilakukan n senam dilakukan presentase swadaya panti Tyas
penyakit askep askep hipertensi penyuluhan peningkatan masyarakat
degeneratif kelompok selama 1 diharapkan berolahraga
(hipertensi) di khusus hari terjadi terjadi seperti SDM:
kelompok lansia diharapkan peningkata peningkatan senam mahasiswa
berhubungan tidak n kemampuan hipertensi dan
dengan kurang terjadi berolahrag berolahrag pada masyarakat
peran serta peningkata a seperti seperti kelompok
lansia pada n senam senam pada lansia
olahraga di hipertensi hipertensi lansia sebanyak
kelompok pada pada 90%
khusus kelompok lansia
lansia
2 Meningkatnya Setelah Setelah Pendidikan Memberika Setalah Minimal Dana: Panti Putri,
resiko penyakit dilakukan dilakukan kesehatan n dilakukan pesentasepe swadaya Dinar
degeneratif askep askep pendidikan penyuluhan ningkatan masyarakat
(DM) di kelompok selama 1 kesehatan diharapkan pengetahuan
kelompok lansia kkhusus hari tentang terjadi lansia SDM:
berhubungan diharapkan diharapkan DM peningkatan terhadap mahasiswa
dengan kurang tidak terjadi pengetahua penyakit DM dan
pengetahuan terjadi peningkata n lansia pada masyarakat
lansia terhadap peningkata n terhadap kelompok
penyakit yang n DM pada pengetahu penyakit DM lansia
diderita di lansia an lansia pada sebanyak
kelompok lansia terhadap kelompok 90%
penyakit lansia
DM pada
kelompok
lansia
7
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITASI

NO DIAGNOSIS KEGIATAN/
EVALUASI ANALISA
. KEPERAWATAN WAKTU
1 Resiko meningkatnya Persiapan/pembukaa STRUKTUR FAKTOR PENDUKUNG
n  Alat tersedia dan siap pakai Rungan, alat, dan SDM baik
penyakit degeneratif
08.00 – 08.15  Ruangan sudah rapih dan tertata
(hipertensi) di kelompok  Penanggung jawab sudah terbagi
Senam dan menjalankan tugas masing-
lansia berhubungan
08.15 – 08.25 masing
dengan kurang peran FAKTOR PENGHAMBAT
PROSES Jadwal yang kurang tepat
serta lansia pada
Peserta datang mulai pukul 08:15 yakni terlalu pagi
olahraga di kelompok dan tidak mengikut pembukaan
khusus
HASIL
70% lansia mengikuti gerakan
senam dengan baik
2 Resiko meningkatnya Registrasi STRUKTUR FAKTOR PENDUKUNG
09:00-09:30  Alat tersedia dan siap pakai Rungan, alat, dan SDM baik
penyakit degeneratif
 Rungan telah tertata
(DM) di kelompok lansia Pembukaan  Para penanggung jawab telah
10:30-10:45 terbagi dan menjalankan tugas
berhubungan dengan
masing-masing
kurang pengetahuan Penyuluhan FAKTOR PENGHAMBAT
10:45-11:30 PROSES Tidak ada
lansia terhadap penyakit
 Proses peserta datang tepat
yang diderita di Sesi tanya jawab waktu
11:30-12:00  Penyuluhan lancar
kelompok lansia
 Dan banyak lansia yang
Penutup mengajukan pertanyaan
12:00
HASIL
70% lansia mampu menjelaskan
kembali menganai penyakit DM
8
9