Anda di halaman 1dari 11

Collecting Jurnal Keperawatan Vertigo and Dizziness

NAMA : FARDATUL MUYASAROH

NIM : A11801747

KELAS : S1 KEPERAWATAN 3B

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM SARJANA

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG

2020
1. Judul Jurnal
a. PERKEMBANGAN TERAPI MASSAGE TERHADAP PENYEMBUHAN
PENYAKIT VERTIGO
Abstrak :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan terapi
massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo dan cara penanganan
terapi massage untuk membantu penyembuhan vertigo. Penelitian ini
merupakan penelitian perkembangan dengan metode silang-sekat (cross-
sectional method) dan penelitian kausal komparatif dengan tipe ex post
facto. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti satu jenis peristiwa yang
telah terjadi dan kemudian meruntut ke belakang untuk mengetahui
faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Teknik analisis
data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif persentase.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan
terapi massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo dikategorikan
baik. Hal ini dapat dilihat dari skala mengenai perkembangan terapi
massage terhadap penyembuhan penyakit vertigo secara keseluruhan
yaitu sebesar 92%, artinya persentase tersebut berada pada kategori
baik. Implikasinya bahwa penyembuhan penyakit vertigo merupakan
variabel yang mempengaruhi hasil penyembuhan terapi massage. Dalam
upaya pengembangan terapi massage harus diperhatikan. Keadaan ini
disebabkan karena adanya sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh
atau lingkungan sekitarnya dengan gejala lain yang timbul, terutama dari
jaringan otonomik yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan tubuh
oleh berbagai keadaan atau penyakit. Keadaan ini akan berpengaruh
terhadap perkembangan terapi massage.
b. PENGARUH PEMBERIAN TERAPI FISIK BRANDT DAROFF
TERHADAP VERTIGO DI RUANG UGD RSUD DR. R SOEDARSONO
PASURUAN
Abstrak :
Vertigo merupakan suatu fenomena yang terkadang sering ditemui di
masyarakat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh pemberian terapi fisik Brandt Daroff terhadap vertigo di UGD
RSUD Dr. R Soedarsono Pasuruan. Desain penelitian yang digunakan
adalah Quasi Eksperimen jumlah sampel yang di peroleh sebanyak 30
responden, pengambilan sampel menggunakan metode Non Probability
Sampling, instrument yang digunakan adalah vertigo Symptom Scale-
Short Form (VSS-SF) untuk mengukur skor vertigo, analisa data
menggunakan uji Wilxocon Sign Ranking Test dengan taraf signifikan
= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian
terapi fisik brandt daroff terhadap vertigo (p value = 0,000 < 0,05).
Rekomendasi hasil penelitian ini adalah pasien yang mengalami vertigo
agar mendapatkan tindakan terapi fisik Brandt Daroff karena dapat
mengurangi vertigo.
c. Evaluasi Drug Related Problems pada Pasien Vertigo Perifer di Instalasi
Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta
Abstrak :
Penyakit vertigo dapat berlangsung beberapa detik, menit hingga
beberapa jam, tergantung dari penyebab, jenis serta lama durasi. Gejala
yang muncul dapat menurunkan kenyamanan dan produktivitas kerja
pasien. Tingginya angka kunjungan pasien ke dokter terkait keluhan
vertigo akan memperbesar kemungkinan terjadinya Drug Related
Problems (DRPs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan karakteristik pasien, gambaran umum pengobatan dan
mengindentifikasi DRPs terkait penggunaan obat anti vertigo pada
pengobatan pasien vertigo perifer di instalasi rawat jalan Rumah Sakit
Bethesda Yogyakarta pada periode Januari–Juni 2016. Penelitian ini
merupakan penelitian noneksperimental deskriptif evaluatif dengan
rancangan case series dan menggunakan data retrospektif. Evaluasi
penggunaan obat antivertigo dianalisis dengan metode subjective,
objective, assessment, plan (SOAP). Data 75 pasien vertigo perifer terdiri
dari 28 laki-laki (37%) dan 47 perempuan (63%). Golongan obat
antivertigo yang paling banyak diresepkan yaitu golongan histaminergik
(97,33%) dan golongan antagonis kalsium (53,33%). Kejadian DRPs yang
muncul yaitu obat kurang efektif (10,66%), dosis kurang (36%) serta
interaksi dan efek samping (48%).
Daftar Kumpulan Jurnal

No Author Tahun Sampel Metode Hasil Kesimpulan


1. Rustam 2016 Populasi Penelitian ini Deskripsi data Berdasarkan
Yuliyanto, adalah merupakan hasil analisis hasil penelitian
M. Furqon sejumlah penelitian penyembuhan dan hasil
H, Muchsin besar pengembanga penyakit vertigo analisis data
Doewes subjek n dengan yang dilakukan yang telah
yang metode silang- melalui angket dilakukan, dapat
mempuny sekat (cross yang terdiri dari diperoleh
ai sectional 21 pertanyaan kesimpulan
karakteris method) dan yang bahwa
tik penelitian melibatkan perkembangan
tertentu kausal pasien penyakit terapi massage
yang komparatif vertigo yang terhadap
menarik dengan tipe ex berjumlah 11 penyembuhan
peneliti post facto. pasien. Data penyakit vertigo
untuk Penelitian yang nantinya dikategorikan
dipelajari pengembanga dikumpulkan baik. Hal ini
(Beins n adalah dan dianalisis dapat dilihat dari
and penelitian adalah skala mengenai
McCarty, yang kuesioner terapi perkembangan
2012: berkembang massage. terapi massage
93). selama jangka Berdasarkan terhadap
Populasi waktu tertentu. hasil penelitian penyembuhan
dalam Penelitian ini antara penyakit vertigo
penelitian menyelidiki penyembuhan secara
ini adalah pola-pola dan penyakit vertigo keseluruhan
pasien perurutan dengan terapi yaitu sebesar
penyakit perkembanga massage. Hal 92%, artinya
vertigo. n dan ini dapat dilihat presentase
Populasi pertumbuhan, dari skala tersebut berada
yang dan mengenai pada kategori
dipergun bagaimana perkembangan baik.
akan variabel terapi massage Dalam upaya
dalam berhubungan terhadap mengembangka
penelitian satu sama lain penyembuhan n terapi
ini adalah dan penyakit vertigo massage harus
pasien memepengaru secara diperhatikan.
penyakit hi sifat-sifat keseluruhan Keadaan ini
vertigo. pertumbuhan yaitu sebesar disebabkan
Besar dan 92%, artinya karena adanya
sampel perkembanga persentase sensasi gerakan
yang n. tersebut berada atau rasa gerak
digunaka pada kategori dari tubuh atau
n dalam baik. lingkungan
penelitian sekitarnya
ini adalah dengan gejala
11 lain yang timbul,
pasien. terutama dari
jaringan
otonomik yang
disebabkan oleh
gangguan alat
keseimbangan
tubuh oleh
berbagai
keadaan atau
penyakit.
Keadaan ini
akan
berpengaruh
terhadap
perkembangan
terapi massage.
2. Nike 2018 Sampel Penelitian ini Hasil penelitian Berdasarkan
Chusnul penelitian menggunakan menunjukkan hasil analisa
Dwi Indah ini adalah jenis penelitian ada pengaruh data yang
Triyanti, Tri pasien Quasi terapi fisik diperoleh dari
Nataliswati vertigodi Eksperiment Brandt Daroff penelitian dapat
, Supono RSUD Dr dengan terhadap disimpulkan
R menggunakan vertigo dimana bahwa sebelum
Soedarso rancangan pada tindakan dilakukan terapi
no kota Pre-test and terapi fisik fisik Brandt
Pasuruan Post-test Brandt Daroff Daroff tingkat
. Sampel Group. Di didapatkan vertigo sebagian
dalam dalam desain penurunan skor besar tingkat
penelitian ini observasi vertigo sebelum sedang
ini dilakukan dan sesudah sebanyak 16
diambil sebanyak 2 dilakukan terapi orang. Sesudah
dengan kali yaitu fisik Brandt dilakukan terapi
menggun sebelum Daroff. Pada uji fisik Brandt
akan eksperimen Wilcoxon Darofftingkat
teknik dan sesudah didapatkan nilai vertigo sebagian
pengambi eksperimen. Z -4,787 besar tingkat
lan Observasi dengan nilai ringan sebanyak
sampel yang probabilitas 29 orang.
Non dilakukan 0,000 (p < 0,05) Terdapat
Probabilit sebelum yang berarti Ho pengaruh terapi
y eksperimen ditolak dan H1 fisik Brandt
Sampling disebut pre- diterima artinya Daroff terhadap
dengan test dan ada pengaruh vertigo di RSUD
jenis observasi sebelum dan Dr. R
Consecut sesudah sesudah Soedarsono
ive eksperimen dilakukan terapi Pasuruan
Sampling disebut post- fisik Brandt dengan p value
dengan test (Setiadi, Daroff. = 0,000.
jumlah 30 2013). Dari hasil
sampel. Penelitian ini penelitian,
dilaksanakan peneliti
di Ruang UGD berpendapat
RSUD Dr R bahwa terapi
Soedarsono fisik Brandt
kota Pasuruan Daroff
pada tanggal merupakan
12 Juni tindakan
sampai 8 Juli mandiri perawat
2017. yang mudah
diterapkan dan
efektif untuk
mengurangi
vertigo.Selain
gerakannya
mudah untuk
dilakukan
secara mandiri
oleh pasien,
terapi fisik
Brandt Daroff
juga sangat
aman dilakukan
walaupun tanpa
pengawasan
tenaga ahli.
Terapi fisik
Brandt Daroff
merupakan
teknik
sederhana
yang dapat
dilakukan di
rumah.
3. Andreas K. 2018 sampel Penelitian ini Berdasarkan Penderita vertigo
Rendra, penelitian merupakan analisa hasil perifer di
Rizaldy T. adalah jenis penelitian penelitian Data Instalasi Rawat
Pinzon pasien non- 75 pasien Jalan Rumah
vertigo eksperimental vertigo perifer Sakit Bethesda
perifer deskriptif terdiri dari 28 Yogyakarta
yang evaluatif laki-laki (37%) terbanyak
menerim dengan dan 47 memiliki rentang
a terapi rancangan perempuan usia 51–60
farmakolo case series (63%). tahun dan
gi di dan Golongan obat berjenis kelamin
instalasi menggunakan antivertigo yang perempuan.
rawat data paling banyak Terdapat 9
jalan retrospektif diresepkan golongan obat
Rumah yang yaitu golongan antivertigo yang
Sakit mengevaluasi histaminergik digunakan,
Bethesda Drug Related (97,33%) dan antara lain
Yogyakar Problems golongan histaminergik
ta pada (DRPs) pada antagonis (97,33%),
periode penggunaan kalsium antagonis
Januari- obat (53,33%). kalsium
Juni 2016 antivertigo Kejadian DRPs (53,33%),
yang pada pasien yang muncul suplemen
sesuai vertigo perifer yaitu obat (27,99%),
kriteria di Rumah kurang efektif benzodiazepin
inklusi Sakit (10,66%), dosis (20%), analgesik
dan Bethesda kurang (36%) (18,66%),
ekslusi. Yogyakarta serta interaksi antihistamin
Kriteria dari bulan dan efek (13,33%),
inklusi Januari hingga samping (48%). vasodilator
meliputi Juni tahun (14,66%),
rekam 2016. antidopaminergi
medis Penelitian ini k (9,33%), dan
pasien telah antidepresan
rawat mendapatkan (3,99%).
jalan izin etik Berdasarkan
berusia penelitian hasil evaluasi
18–65 yang Drug Related
tahun, dikeluarkan Problems
baik laki- oleh Fakultas (DRPs) pada
laki Kedokteran pasien dengan
ataupun UKDW diagnosis vertigo
perempu dengan nomor perifer,
an yang 256/C.16/FK/2 ditemukan
didiagnos 016. bahwa dari 75
is vertigo Pada kasus yang
perifer penelitian ini, terpilih, terdapat
oleh dilakukan 3 kategori DRPs,
dokter sampling yaitu obat
spesialis dengan kurang efektif
saraf menggunakan (10,66%), dosis
serta metode non- kurang (36%)
menerim random serta interaksi
a terapi sampling yaitu dan efek
obat consecutive samping (48%).
antivertig sampling.
o.

Daftar Pustaka

Rustam Yuliyanto, M. Furqon H, Muchsin Doewes, 2016, PERKEMBANGAN


TERAPI MASSAGE TERHADAP PENYEMBUHAN PENYAKIT VERTIGO,
Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya

Nike Chusnul Dwi Indah Triyanti, Tri Nataliswati, Supono, 2018, PENGARUH
PEMBERIAN TERAPI FISIK BRANDT DAROFF TERHADAP VERTIGO DI
RUANG UGD RSUD DR. R SOEDARSONO PASURUAN, JURNAL
KEPERAWATAN TERAPAN, VOLUME 4, NO. 1

Andreas K. Rendra, Rizaldy T. Pinzon, 2018, Evaluasi Drug Related Problems


pada Pasien Vertigo Perifer di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda
Yogyakarta, Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, Vol. 7 No. 3

Lampiran Jurnal Asli