Anda di halaman 1dari 1

Menemukan Pandangan Pengarang dalam Novel

"Ronggeng Dukuh Paruk"

Aspek Kehidupan Pandangan Pengarang

Membaca Novel ini kita memang diajak untuk membaca


apa pendapat pengarang tentang aspek kehidupan sosial.
Kehidupan sosial di Dukuh Paruk digambarkan dengan
sangat jelas. Dukuh Paruk adalah perkampungan yang
miskin, kering, sedikit unsur mistik, dan masyarakat yang
Sosial lugu yang begitu mudah percaya dengan orang asing yang
terlihat kaya. Mereka tidak menyadari betapa
berbahayanya orang asing yang hanya ingin mengambil
keuntungan tanpa mempedulikan para seniman dukuh
paruk. Puncak dari segala keluguan itu dialami oleh Srintil
yang mengalami kepiluan seumur hidupnya.
Agama menjadi penenang bagi sebagian masyarakat
dukuh paruk, namun tidak serta merta membuat mereka
Keagamaan mendadak jadi manusia berbudi pekerti luhur. Pada saat
yang sama mereka juga tetap melanggar aturan-aturan
agama.
Kehidupan budaya di Dukuh Paruk adalah ronggeng.
Budaya
Kesenian tersebut melumuri selusuh dukuh.