Anda di halaman 1dari 2

1

TUGAS 1
PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI SD
PDGK 4204
NAMA : WAHYU LESTARI
NIM : 837519603
UPBJJ : SAMARINDA

1. Jelaskan dengan disertai contoh pengertian bahwa bahasa merupakan sebuah


simbol yang bersifat arbitrer!

Bahasa merupakan sistem lambang yang Arbiter (Mana suka). Bahasa merupakan
system symbol,baik berupa bunyi/tulisan yang dipergunakan dan disepakati oleh suatu
kelompok social. Sebagai sebuah symbol ,bahasa memiliki arti. Symbol merupakan
system maka untuk memahaminya harus dipelajari. Contoh : “Ikan” adalah suatu
binatang air yang bersirip dan bernafas dengan insang. Dalam peraturan hewan itu
disimbolkan dengan bunyi “ikan” dan secara tertulis ikan. Dengan menggunakan symbol
tersebut maka interaksi berbahasa antar penutur lebih mudah. Ketika ada seorang anak
mengatakan “ma,aku mau ikan!” maka segera dalam benak si mama tergambar apa yang
diinginkan si anak. Coba kalau kita tidak memiliki symbol , terbayang sulitnya
berbahasa. Mungkin anak tersebut akan berkata “ ma, mau hewan air yang bersirip ,suka
berenang dan bisa dimakan “ tentu ribet bukan.

2. Jelaskan dengan disertai contoh perbedaan antara bahasa memiliki fungsi


informatif dan memiliki fungsi heuristik!
 Fungsi informatif yaitu,penggunaan bahasa untuk menyampaikan informasi.
Contoh untuk menyampaikan ilmu pengetahuan,keberagaman budaya.
 Fungsi heuristic yaitu, penggunaan bahasa untuk belajar atau memperoleh
informasi. Contoh pertanyaan atau permintaan penjelasan atas suatu hal.

3. Jelaskan dengan disertai contoh perbedaan pengertian belajar melalui bahasa dan
belajar tentang bahasa!
 Belajar Bahasa yakni seseorang mempelajari suatu bahasa dengan fokus pada
kemampuan berbahasa atau kemampuan berkomunikasi melalui bahasa yang
digunakannya. Kemampuan ini melibatkan 2 hal yaitu, (1) kemampuan untuk
menyampaikan pesan baik lisan maupun tertulis, serta (2) kemampuan
memahami,menafsirkan,dan menerima pesan,baik yang disampaikan secara lisan
maupun tertulis. Contoh kita belajar berbagai macam ragam bahasa daerah di
Indonesia kita ambil bahasa khas Jawa, Bahasa khas Sumatra, Bahasa khas Papua.
Ketika kita berada di daerah Jawa,tentunya kita akan menggunakan bahasa jawa.
Begitupun saat kita bermain ke Medan,kita akan menggunakan bahasa khas
Sumatra tidak mungkin kita akan menggunakan Bahasa khas papua , karena
mungkin tidak akan dipahami oleh orang orang medan.
 Belajar melalui bahasa yakni seseorang menggunakan bahasa untuk mempelajari
pengetahuan,sikap,ketrampilan. Dalam konteks ini bahasa berfungsi sebagai alat
untuk mempelajari sesuatu. Contohnya untuk memahami pelajaran Matematika,
IPA, Sejarah dan Kewarganegaraan.

4. Jelaskan dengan disertai contoh kemampuan reseptif dan kemampuan produktif


dalam pemerolehan bahasa!
 Kemampuan reseptif (decode) adalah kemampuan untuk memahami bahasa lisan
yang didengar atau dibaca. Kemampuan ini bersifat sebagai input atau masukan.
Contohnya yaitu saat anak mendengarkan dan mengikuti instruksi seperti “Ayo
mandi”. Ini adalah keterampilan bahasa reseptif anak. Dalam tumbuh kembang
anak secara umum, anak-anak dapat memahami bahasa sebelum mereka dapat
mengomunikasikannya.
 Kemampuan produktif (encode) merupakan proses seseorang dalam membuat
atau merancang bahasa. Berbahasa merupakan kemampuan alamiah manusia yang
terdapat pada bagian otaknya. Kemampuan produktif menuntut penutur
menghasilkan tuturan dalam komunikasi. Kemampuan produktif mengacu kepada
diri pembicara yang kemudian menghasilkan ide, kode-kode, konsep dan pesan
yang memiliki makna.
2

TUGAS 1
PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI SD
PDGK 4204
NAMA : WAHYU LESTARI
NIM : 837519603
UPBJJ : SAMARINDA

5. Jelaskan dengan disertai contoh bahwa anak dapat belajar bahasa dengan
mengalaminya secara langsung!
Pembelajaran dalam berbahasa sebenarnya atau nyata yang kegiatannya harus
disertai tindakan secara langsung,tidak hanya berupa penghafalan.Oleh karena itu,untuk
memberikan edukasi berbahasa kepada anak,orang tua maupun keluarganya haruslah
melakukan komunikasi langsung kepada anak. Apabila anak terbiasa berkomunikasi
dengan bahasa yang baik dan benar,maka secara otomatis ingatan tentang kata-kata dan
kalimat akan terdaftar di otak anak. Contohnya; seorang balita yang sering diajak
berkomunikasi dengan orangtuanya, biasanya akan mudah mengenali informasi sesuai
apa yang diketahuinya dan memudahkan kegaiatan proses belajar melalui bahasa yang
digunakan pengajar. Berbeda dengan anak yang selalu bermain gadget tanpa ada
komunikasi dengan orang tuanya mereka akan kesulitan untuk memahami kegiatan
pembelajaran dimasa depan mereka nanti.

Anda mungkin juga menyukai