Anda di halaman 1dari 13

FLOWER’S PIE CAKE

Mata Kuliah
Kewirausahaan

Dosen Pengampu:
Khafi Puddin, SE., M.Si
Haryani Pratiwi Sitompul, SE., M.Si

Disusun Oleh:

Nama : Anjely utagaol


Nim : 7182142010
Kelas : A 2018

PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2020

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena atas rahmat-
Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan Bussines Plan .Penulis juga menyadari
bahwa tugas ini masih banyak kekurangan oleh karena itu penulis minta maaf jika ada
kesalahan dalam penulisan dan penulis juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun
guna kesempurnaan tugas ini.
Akhir kata penulis ucapkan terima kasih semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah
pengetahuan bagi pembaca.

Medan , Oktober 2020

Penyaji

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................... i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Data Perusahaan ....................................................................................................... 1
B. Data Pemilik ............................................................................................................. 1
C. Informasi Bisnis ....................................................................................................... 1
BAB II ANALISIS INDUSTRI
A. Perspektif Masa Depan ............................................................................................. 2
B. Analisis Persaingan .................................................................................................. 2
C. Segmentasi Pasar ...................................................................................................... 3
D. Ramalan-ramalan Masa Depan ................................................................................. 3
BAB III DEKSKRIPSI TENTANG USAHA
A. Produk ....................................................................................................................... 4
B. Jasa Pelayanan ........................................................................................................... 4
C. Ruang Lingkup Bisnis ............................................................................................... 5
D. Latar Belakang Identitas Pengusaha ........................................................................... 5
E. Aspek Manajerial ...................................................................................................... 5
BAB IV RENCANA PRODUKSI
A. Jenis Peralatan ............................................................................................................ 6
B. Kapasitas Produksi ..................................................................................................... 6
C. Jumlah Produksi Rata-rat/Bulan.................................................................................. 6
D. Sumber Bahan Baku ................................................................................................... 7
BAB V RENCANA PEMASARAN
A. Analisis Pasar ............................................................................................................. 8
B. Stategi Harga Pasar ..................................................................................................... 8
C. Strategi Promosi ......................................................................................................... 8
D. Proses Produksi .......................................................................................................... 9
E. Pelaksanaan DistribiusI............................................................................................... 9
F. Pengembangan Produk ............................................................................................... 9
BAB VI RISIKO
A. Analisis Resiko ......................................................................................................... 10
B. Mengantisipasi Resiko Usaha ................................................................................... 10

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Data Perusahaan


Nama Perusahaan : Flower’s Pie
Bidang Usaha : Manufaktur makanan
Jenis Produk : Kue Pie
Alamat Perusahaan : Balige
Nomor Telepon/Fax : 0822-75201542

1.2 Data Pemilik


Nama Pemilik : Anjely Hutagaol
Alamat Rumah : Balige

1.3 Informasi Bisnis


Saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan dengan cara yang
mudah dan efesien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya
mereka lebih memilih untuk membeli ketimbang membuatnya sendiri karena alasan waktu
atau tenaga. Berbagai usaha makanan memang bermunculan sesuai dengan perkembangan
kebutuhan masyarakat, apalagi usaha kuliner berupa kue, baik kue kering maupun kue basah.
Karena kue sangatlah diminati oleh masyarakat, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Namun
kue yang enak, sehat serta murah sangatlah jarang ditemukan. Oleh karena itu saya
mempunyai ide untuk membuat usaha dalam bidang kue namun belum banyak pesaing. Dan
kue yang kami pilih ialah kue pie. Kue yang terasa gurih dan lembut serta renyah saat digigit
ini pun memiliki rasa tersendiri.
Pada jaman mesir kuno Kue pie ialah salah satu hidangan utama yang berisi daging sapi
atau ayam kalkun. Karena dunia kuliner semakin berkembang, resep panganan pie ini pun
mulai dikenal dan semakin populer di berbagai negara dengan berbagai resep. Banyak hal
yang menjadikan panganan ini sebagai salah satu primadona makanan manis, misalnya sangat
cocok untuk cemilan, untuk hidangan pesta atau rumah.

1
BAB II
ANALISIS INDUSTRI

2.1 Perspektif Masa Depan


Pada zaman sekarang binsis dalam bidang kuliner terutama dalam bidang kue sangatlah
banyak dan juga beragam. Oleh karena itu untuk menggambarkan analisi perspektif masa
depan kami menggunakan metode SWOT :
2.1.1 Strength
Kekuatan dari produk kami ialah rasa kue yang enak, karena menggunakan bahan
yang berkualitas. Serta bentuk pie yang cantik dan unik sehingga menggugah selara
konsumen untuk mencoba. Terlebih dari aspek kebersihan dalam pembuatan produk
kami ini terjamin higienis. Kami juga melayani pesan antar untuk konsumen.
2.1.2 Weakness
Kelemahan dari bisnis ini ialah kurangnya tenaga ahli untuk pemasaran produk.
Sehingga orang-orang belum banyak menggetahui bahwa kami menyedikan kue pie
yang nikmat. Juga dikarenakan bisnis ini belum mempunyai modal yang besar dan
dilakukan secara rumahan.
2.1.3 Oppotunities
peluang dari bisnis ini ialah belum banyaknya pesaing dalam bisnis ini. Sehingga
kami mempunyai peluang bisnis yang lebih besar.
2.1.4 Threats
Sedangkan ancaman untuk bisnis ini ialah apabila kue pie yang telah kami buat tidak
terjual / tidak laku, maka adonan isi ataupun kulit pie akan busuk. Dikarenakan oleh
itu kami baru akan membuat kue apabila ada pesanan saja.

2.2 Analisis Persaingan


Dengan menjamurnya bisnis dalam bidang kue namun jika di perhatikan kue yang dijual satu
dengan toko lainnya ialah jenis yang sama, sehingga membuat persaingan dalam bisnis ini
menjadi lebih ketat. Oleh karena itu kami mensiasati persaingan ini dengan menghadirkan
jenis kue yang berbeda dari kue yang umumnya di jual dalam pasaran yaitu dengan membuat
kue pie dengan rasa yang enak dan bentuk yang menarik.

2
2.3 Segmentasi Pasar
Dalam memasarkan produk kue pie ini, perlu dilakukan segmentasi terhadap calon
konsumen yang ada sehingga pasar yang di tuju jelas dan terarah.

No. Segmentasi Pasar Sasaran

1. Sekolah-sekolah
1. Lokasi Target Pemasaran 2. Pasar
3. Rumah-rumah di lingkungan tempat
usaha

1. Siswa sekolah
2. Target Konsumen 2. Konsumen dengan kepentingan atau hajat
4. Konsumen usia anak-anak dan dewasa

2.4 Ramalan – Ramalan Masa Mendatang


Dengan terus membuat inovasi dan melakukan perluasan produk yang mengikuti
perkembangan produk di dunia kuliner yang ada untuk menarik konsumen.

3
BAB III
DESKRIPSI TENTANG USAHA

3.1 Produk

Produk yang akan kami jual adalah “ kue Pie” dimana biasanya kue pie ini digunakan
untuk hidangan penutup suatu pesta pernikahan, merayakan ulang tahun, acara keluarga,
untuk diberikan kepada saudara atau rekan bisnis ataupun pada acara-acara tertentu. Berikut
adalah proses pembuatan kue pie :
Bahan kulit :
· 250 gr biskuit coklat, haluskan
· 50 gr mentega, lelehkan
· 100 gr coklat cooking, ditim
Bahan isi :
· 300 ml susu
· 75 gr gula pasir
· 2 btr kuning telur
· 20 gr gelatine, cairkan dengan 50 ml air panas. (dapat di ganti dengan 3 sdm Tepung
maizena, campur air dan diaduk rata)
· 175 cc whipping cream, kocok kaku
Cara membuat :
1. Campurkan semua bahan kulit lalu tekan-tekan hingga rata diatas cetakan pie. Dinginkan
dalam lemari es selama 30 menit.
2. Sementara itu panaskan susu dengan ½ bagian gula pasir. Sebagian gula yang lain dikocok
bersama kuning telur hingga lembut. Masukan kuning kedalam susu dan didihkan.
3. Tambahkan campuran tepung maizena kedalam susu, aduk hingga rata lalu matikan api dan
dinginkan. Setelah dingin tunangkan kedalam whipping cream sambil dikocok. Masukan
adonan kedalam mangkuk pai yang sudah set. Dinginkan 20 menit.
Untuk topping : Anggur hijau potong kecil, lalu di taburkan di atas pie. atau bisa
ditambahkan mesis atau yang lain sesuai selera.
3.2 Jasa Pelayanan
kami melayani customer dalam pembelian yang berupa pemesanan dan menyediakan jasa
delivery.

4
3.3 Ruang Lingkup Bisnis
Ruang lingkup dalam bisnis ini ialah mulai dari promosi produk, pemilihan bahan – bahan
pie sampai proses penjualan dan pembelian.

3.4 Latar Belakang Identitas Pengusaha


Latar belakang dari identitas pengusaha atau pemilik usaha ini ialah mahasiswa dan
mahasiswi yang ingin mencoba menjadi seorang pengusaha, berawal dari tugas yang
diberikan oleh dosen mata kuliah, namun berjalan hingga kini.

3.5 Aspek Manajerial

Untuk aspek manajerial dalam mengatur operasional jalannya rintisan usaha ini maka
untuk produksi awal hanya menggunakan manajemen sederhana beranggotakan 5 orang.
1) Tanggung jawab dan hak pemilik adalah sama, pemilik melakukan perencanaan segala
rancangan usaha ke pie secara bersama-sama.
2) Pengorganisasian dalam pelaksanaan kegiatan dan pengawasan dilakukan bersama-
sama dengan sistem penjadwalan.
3) Bagian keuangan yang dikelola bersama dengan pengeluaran dan pemasukan dicatat
oleh salah satu anggota (pemilik).
4) Bagian produksi, untuk melakukan produksi yang dilakukan secara bersama-sama oleh
seluruh anggota.
5) Bagian pemasaran, juga dilaksanakan oleh seluruh anggota yang berjumlah 5 orang.
Pembagian tugas untuk masing-masing anggota secara khusus disesuaikan dengan
kebutuhan, hal ini dilakukan untuk efesiensi waktu dan biaya. Sebab rintisan usaha kuliner
berada pada taraf permulaan. Sehingga efesiensi operasional termasuk aspek produksi sangat
diperlukan.
6) Setiap anggota usaha bertanggung jawab atas kenyamanan konsumen dan melakukan
pelayanan sebaik mungkin.

5
BAB IV
RENCANA PRODUKSI

4.1 Jenis dan Peralatan


Peralatan yang diperlukan dalam menjalankan usaha ini sebagai berikut :
No Peralatan Quantitas
1. Wadah Adonan Besar 2
2. Wadah adonan sedang 2
3. Panci sedang 1
4. Hand Mixer kue 1
5. Cetakan kue 15
6. Cake cup 7mm bunga 1 bungkus

4.2 Kapasitas produksi


Dengan menggunakan peralatan diatas, proses produksi Kue pie dapat menghasilkan
80 pcs perhari ukuran kecil. Sehingga dengan jumlah peralatan yang ada dapat memproduksi
kue secara maksimal untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Bahan Baku Produksi
No. Bahan Baku Quantitas
1. Telur (kuningnya saja) 2 btr
2. Tepung Maizena 2sdm
3. Susu Putih UHT 600 ml
4. Coklat Masak Blok 250 gr
5. Topping ( anggur hijau) secukupnya
6. Gula ¼ gr
7. Mentega 50gr
8. Biskuit Coklat 500 gr
9. Wipping Cream 350cc

4.3 Jumlah Produksi rata-rata/ bulan


Dari kapasitass produksi perhari yang telah diketahui sebelumnya, maka volume
produksi dari kue pie selama sebulan ialah sebgai berikkut :
Dari produksi kue pie
6
50 pcs/ 7hari X 1bulan= 2000pcs/bulan

Jumlah produksi rata-rata diatas merupakan gambaran secara umum. Jumlah tersebut
dapat berubah-ubah sewaktu-waktu tergantung dari jumlah order yang ada dan pasang
surutnya penjualan.

4.4 Sumber Bahan Baku


Dalam pembuatan kue pie ini tentu membutuhkan berbagai macam bahan baku yang
diperoleh dari toko kue yang ada disekitar pondok labu ini. Ataupun bisa juga dengan
mendatangi pasar atau swalayan, super market, atau mini market yang menjual bahan-bahan
pembuatan kue pie ini. Bahkan bisa mendatangi pasar pasar tradisional yang memungkinkan
untuk di ajak berkerjasama, yakni pemesanan bahan baku dengan jumlah dan harga yang
sesuai untuk mendapat diskon/ potongan harga dari penjual yang bersangkutan. Berbagai hal
ini juga dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku secara tetap.
Akan tetapi dari dalam aspek produksi masih terdapat kendala yang ditemui,
diantaranya:
1) Bahan baku yang dibeli berjumlah sedikit dan tidak konsisten, sehingga biaya produksi
kurang diminimalisir dan mengakibatkan peningkatan pada harga jual produk.
2) Kapasitas produksi yang terbatas dan masa kadaluarsa produk.

7
BAB V
RENCANA PEMASARAN

5.1 Analisis Pasar


Target pasar merupakan kunci penting untuk keberhasilan suatu bisnis atau usaha. Adapun
beberapa contoh dari pasar yang dapat dijangkau peluang pasarnya ialah seperti rumah-rumah
lingkungan tempat usaha, sekolah-sekolah, . Yakni dengan menjajakan langsung produk kami
kepada konsumen, kami juga menyediakan pelayanan pesan antar untuk konsumen yang
tidak bisa langsung datang untuk membeli demi kelancaran pemasaran produk kami.
Sehingga analisis pasar maupun target pasar dapat dicapai dengan hasil maksimal.

5.2 Strategi Harga Pasar


Menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkan dengan strategi harga
yang kita tetapkan. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena sistem produksi yang salah
dan tidak efektif. Maka perlu mencari suppliar yang mampu mensuplai bahan baku dengan
harga yang benar-benar murah. Selain itu bisa dengan memberikan harga promosi awal yang
lebih murah untuk dapat menarik minat konsumen untuk membeli. adapun cara lain yaitu
dengan memberikan potongan harga untuk konsumen yang membeli dengan jumlah besar.
Sehingga bisa menciptakan image harga yang mudah dan dapat dijangkau oleh konsumen
berbagai kalangan.

5.3 Strategi Promosi


Ada bebrapa strategi yang dapat dilakukan demi menunjang keberhasilan produk kue pie
ini dalam memasuki pasar serta lebih dikenal dan dipercaya oleh konsumen, maka strategi
yang kami lakukan adalah :
1) Melakukan promosi dari mulut kemulut, diawali dengan promosi diwilayah tempat
usaha kita.
2) Memasang iklan di media elektronik seperti Facebook, twitter atau Brodcast messege.
3) Memberikan image yang baik dan menarik tentang produk dan usaha, sehingga
konsumen tertarik untuk mencoba.

8
5.4 Proses produksi
Mengingat semua unsur yang akan dipergunakan dalam menciptakan output yang akan
dipergunakan dalam menciptakan output telah terpenuhi, maka proses prosuksi sangat
mungkin dijalankan. Unsur-unsur yang telah terpenuhi seperti bahan baku gula, telur dan
bahan pelengkap lainnya yang mudah didapat, tenaga kerja yang memillki keterampilan,
peralatan yanng diguunakan dalam proses produksi serta lingkungan yang mendukung. Selain
itu, proses produksi juga akan dilakukan dengan mengkombinasikan faktor-faktor produksi
dan produk yanng dihasilkan diharapkan dapat sesuai dengan pemesanan.

5.5 Pelaksanaan Distribusi


Untuk pelaksanaan distribusi produk, kami melakukannya dengan armada kami sendiri.

5.6 Pengembangan Produk


Dalam perkembangan kedepan tentu banyak kendala yang dihadapi. Diantaranya tidak
terjualnya produk setiap hari, sehingga diperlukan verivikasi (perluasan produk ) diantaranya:
1) Untuk mengantisipasi kadaluarsanya produk, maka kue pie dapat diinovasikan menjadi
kue pie kering dan dijual dalam bentuk dingin/ frezz.
2) Membuat varian kue pie yang beragam dalam hal bentuk ataupun rasa.
3) Melakukan perluasan pada produk.

9
BAB VI
RESIKO

6.1 Analisis resiko


Dalam setiap kegiatan baik usaha ataupun kegiatan sosial pasti memiliki resiko, berikut
beberapa resiko yang harus kami hadapi ialah
1) Produk yang kurang menarik minat konsumen
Dengan banyaknya variasi kue yang beredar dimasyarakat menimbulkan selera yang
bervariasi pula pada masyarakat atau konsumen, terlebih kurangnya pengetahuan tentang kue
pie ini di masyarakat sehingga enggan untuk mencoba hal baru.
2) Kue pie yang hancur dan kadaluarsa
Tekstur kulit pie yang renyah membuat kue ini rentan dan mudah hancur. Dan Isi kue pie
yang belum terjual tersimpan dalam lemari pendingin namun hanya memiliki daya katahanan
selama 1 minggu.
3) Cara pembuatan Kue Pie yang salah
Cara pembuatan kue pie yang salah dapat menyebabkan pembengkakan pada biaya
pembuatan dan membuat kue pie ini mudah hancur dan kadaluarsa.

6.2 Mengantisipasi resiko usaha


Cara mengantisipasi resiko usaha ialah
1) Menarik dan mengenalkan produk kami kepada masyarakat dan konsumen, sehingga
membuat konsumen ingin mencoba produk yang ingin kami buat.
2) Membuat kue ini dengan penuh perhatian, sehingga tidak menimbulkan kesalahan dan
memudahkan kue kaduarsa dan mudah hancur.

10