Anda di halaman 1dari 5

NAMA : ANDI MAULINA

NIM : A031181329
MATA KULIAH : TEORI AKUNTANSI

Ringkasan Materi Kuliah (RMK)


RISET PASAR MODAL

PENGERTIAN PASAR MODAL


Pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk
di dalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara di bidang keuangan,
serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar (Keputusan Menteri Keuangan RI No.
1548/KMK/90, tentang Peraturan Pasar Modal). Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu
pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham,
obligasi-obligasi dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara
pedagang efek. (Sunariyah : 2003). Bursa efek menurut UU RI No. 8 Tahun 1995 tentang
Pasar Modal adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana
untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan
memperdagangkan efek di antara mereka.

Pasar modal berperan dalam pembangunan ekonomi sebagai institusi yang membantu
berlangsungnya pembentukan modal dan mobilisasi sumber daya secara efisien. Jika dilihat
dari sisi perusahaan yang memerlukan dana, pasar modal memberikan alternatif pendanaan
eksternal untuk memenuhi kebutuhan dana jangka panjang dengan biaya yang lebih rendah
daripada sistem perbankan. Dalam sudut pandang investor, pasar modal adalah alternatif
keuangan sehingga investor mempunyai pilihan investasi yang akan memberikan keuntungan
berupa return (tingkat pengembalian).

PENGELOLAAN PASAR MODAL


Dalam pengelolaan pasar modal, Sebelum dapat melakukan transaksi, terlebih dahulu
investor harus menjadi nasabah di perusahaan efek atau broker saham. Di Bursa Efek
Indonesia (BEI) terdapat sekitar 120 perusahaan Efek yang menjadi anggota BEI. Pertama
kali investor melakukan pembukaan rekening dengan mengisi dokumen pembukaan rekening.
Di dalam dokumen pembukaan rekening tersebut memuat identitas nasabah lengkap
(termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang
akan dilakukan.

Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui
untuk menjadi nasabah di perusahaan efek yang bersangkutan. Umumnya setiap perusahaan
NAMA : ANDI MAULINA
NIM : A031181329
MATA KULIAH : TEORI AKUNTANSI

efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai
jaminan bahwa nasabah tersebut layak melakukan jual beli saham.

Perdagangan dilakukan melalui proses tawar menawar secara berkesinambungan


(Continuous Auction Market) dalam satuan perdagangan efek. Tawar menawar dilakukan
dengan memperhatikan prioritas harga dan waktu (Price and Time Priority). Dalam
perdagangan saham, jumlah saham yang dijual-belikan dilakukan dalam satuan perdagangan
yang disebut dengan lot, dimana satu lot berarti 500 saham. Pasar modal di Indonesia terdiri
dari pasar perdana dan pasar sekunder.

Pasar Perdana
Merupakan pasar dimana efek diperdagangkan untuk pertama kalinya, sebelum
dicatatkan di Bursa Efek. Di sini, saham dan efek lainnya untuk pertama kalinya
ditawarkan kepada investor oleh pihak Penjamin Emisi (Underwriter) melalui Perantara
Pedagang Efek (Broker-Dealer) yang bertindak sebagai Agen penjual saham. Proses ini
biasa disebut dengan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO).

Pasar Sekunder
Merupakan pasar dimana efek yang telah tercatat di Bursa Efek diperdagangkan.
Pasar Sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau
menjual efek-efek yang tercatat di Bursa.

PRODUK-PRODUK PASAR MODAL


1. Saham
Saham (stock) merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling
popular. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika
memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan
instrument investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu
memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Saham dapat didefinisikan sebagai
tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan
atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut
memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak
hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

2. Obligasi
NAMA : ANDI MAULINA
NIM : A031181329
MATA KULIAH : TEORI AKUNTANSI

Obligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang dapat


dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar
imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu
yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

3. Derivatif
Efek derivatif merupakan Efek turunan dari Efek “utama” baik yang bersifat
penyertaan maupun utang. Efek turunan dapat berarti turunan langsung dari Efek
“utama” maupun turunan selanjutnya. Derivatif merupakan kontrak atau perjanjian
yang nilai atau peluang keuntungannya terkait dengan kinerja aset lain. Aset lain ini
disebut sebagai underlying assets.

Dalam pengertian yang lebih khusus, derivatif merupakan kontrak finansial antara
2 (dua) atau lebih pihak-pihak guna memenuhi janji untuk membeli atau menjual
assets/commodities yang dijadikan sebagai obyek yang diperdagangkan pada waktu dan
harga yang merupakan kesepakatan bersama antara pihak penjual dan pihak pembeli.

4. Right Issue
Right issue merupakan hak untuk memesan saham baru yang akan dikeluarkan
oleh emiten. Rights ini diberikan cuma-cuma dan diprioritaskan kepada pemegang
saham biasa untuk memesan saham baru. Istilah yang perlu diketahui seputar rights
issue :
1) Persetujuan Pemegang Saham
Setelah mendapatkan persetujuan, emiten harus menawarkan saham barunya
tersebut kepada kepada pemilik saham lama terlebih dahulu, sesuai dengan
proporsi kepemilikannya (preemptive rights).

2) Tujuan
Pada umumnya tujuan rights issue adalah untuk menghimpun dana segar yang akan
digunakan untuk ekspansi usaha, membayar pinjaman, atau untuk modal kerja.
Beberapa tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan porsi kepemilikan pemegang
saham, atau untuk meningkatkan jumlah saham beredar sehingga lebih likuid
perdagangannya.

3) Penjamin Emisi
NAMA : ANDI MAULINA
NIM : A031181329
MATA KULIAH : TEORI AKUNTANSI

Menjamin dana hasil rights issue diterima oleh emiten.

4) Standby Buyer
Investor yang siap membeli saham baru yang tidak terjual. Standby buyer bisa
berasal dari pemegang saham lama ataupun investor lain.

5) Harga
Umumnya harga rights issue lebih rendah dari harga pasar, hal ini sebagai insentif
bagi pemegang saham lama. Namun sebetulnya, harga per-saham dari total saham
yang dimiliki investor, tidak menjadi serendah harga rights issue. Pemilik saham
harus melakukan penyesuaian harga dengan menambahkan nilai saham lamanya
dengan nilai saham baru, dan kemudian dibagi dengan total jumlah saham. Harga
penyesuaian akan menunjukkan harga pasar yang terdilusi. Itulah sebabnya
mengapa rights issue ditawarkan kepada pemegang saham lama terlebih dahulu.

6) Cum dan Ex-date


Rights issue akan ditawarkan kepada investor yang tercatat dalam Daftar
Pemegang Saham (DPS) pada waktu yang telah ditentukan. Artinya investor yang
membeli saham pada waktu tersebut, berhak untuk membeli saham (cum rights).
Sementara itu, investor yang memiliki saham diluar waktu tersebut, tidak akan
mendapatkan hak membeli saham (ex-rights), dan hak atas rights menjadi milik
penjual.

5. Waran (Warrant)
Istilah Waran sebenarnya berasal dari Covered Warrant. Waran hampir sama
dengan opsi saham (option), dipergunakan sebagai sarana lindung nilai (hedging).
Covered Warrant umumnya diterbitkan oleh perusahaan keuangan seperti investment
bank, bank, lembaga pemerintah atau institusi lain yang bukan emiten atau perusahaan
publik. Dalam perkembangannya, mulai banyak emiten atau perusahaan publik yang
menerbitkan Covered Warrant.

Seperti halnya produk opsi saham (option) yang dibedakan antara put option dan
call option, Covered Warrant juga dibedakan antara put warrant dan call warrant. Pada
umumnya Waran yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah call
warrant, di mana pemegang Waran diberikan hak untuk membeli atau melaksanakan
NAMA : ANDI MAULINA
NIM : A031181329
MATA KULIAH : TEORI AKUNTANSI

hak untuk membeli saham yang diterbitkan oleh emiten tersebut pada jumlah dan harga
tertentu serta pada waktu tertentu.

Saat ini cukup banyak emiten di BEI yang menerbitkan Waran. Umumnya Waran
diterbitkan sebagai pemanis (sweetener) bersamaan dengan penerbitan saham baru baik
dalam rangka penawaran umum (initial public offering/IPO) ataupun penawaran umum
terbatas (right issue). Karena diterbitkan sebagai pemanis, umumnya emiten sebagai
penerbit Waran tidak memperoleh dana (premi) dari penerbitan waran tersebut.

Anda mungkin juga menyukai