Anda di halaman 1dari 13

CHEMISTRY WORKSHEET

FOR GRADE XI
TOPIC : REACTION RATE

Group member :
1. ………………………………………………………………………
2. ………………………………………………………………………
3. ………………………………………………………………………
4. ………………………………………………………………………
5. ………………………………………………………………………
6. ………………………………………………………………………
RANGKUMAN MATERI
Kemolaran atau molaritas ( M ) merupakan satuan konsentrasi yang menyatakan
banyaknya mol zat terlarut dalam satu liter larutan.

Mol zat terlarut


Kemolaran ( M ) =
Satu liter larutan

Laju reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau produk dalam satu
satuan waktu. Laju suatu reaksi dapat dinyatakan sebagai laju berkurangnya
konsentrasi suatu pereaksi atau laju bertambahnya konsentrasi suatu produk.
Konsentrasi biasanya dinyatakan dalam mol per liter, tetapi untuk reaksi yang
berlangsung dalam fasa gas digunakan satuan tekanan.
Laju berlangsungnya suatu reaksi dapat diikuti dengan mengamati perubahan-
perubahan yang menyertai reaksi tersebut, misalnya : perubahan warna,
perubahan volume dan tekanan, perubahan konsentrasi dan lainnya. Laju reaksi
kimia umumnya bergantung pada faktor : sifat dasar pereaksi , temperatur ,
katalis dan konsentrasi pereaksi.
Sifat dasar pereaksi tampak pada beberapa reaksi yang waktu berlangsungnya
berbeda-beda. Reaksi-reaksi antara senyawa ion umumnya berlangsung cepat
misalnya reaksi antara natrium klorida dan perak nitrat akan segera
menghasilkan endapan AgCl berwarna putih dengan reaksi :
Ag+ + Cl- AgCl
Sedang reaksi yang melibatkan antara senyawa kovalen umumnya berlangsung
lambat, misalnya reaksi anatar gas netana dengan gas klor didalam ruang gelap
berlangsung lambat. Reaksi ini akan berlangsung cepat bila mendapat energi
cahaya matahari.
CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl
Suhu sangat berpengaruh pada laju reaksi. Biasanya reaksi akan berlangsung
cepat bila suhu dinaikkan , karena energi kinetik molekul-molekul zat yang
bereaksi bertambah. Akibatnya molekul-molekul akan lebih besar
kemungkinannya untuk saling bertumbukan, sehingga mampu memutuskan
ikatan-ikatan antar atom agar reaksi kimia terjadi. Energi tumbukan terendah
yang diperlukan untuk mencapai keadaan sehingga suatu reaksi dapat
berlangsung disebut energi pengaktifan.
Konsentrasi menyatakan jumlah partikel yang ada dalam suatu zat. Makin besar
konsentrasi, berarti makin besar pula kemungkinan partikel / molekul saling
bertumbukan, sehingga makin besar pula kemungkinan untuk menghasilkan
reaksi.
PERCOBAAN 1
Ikutilah prosedur berikut!

Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi


Alat dan bahan:
1. 2 buah tabung reaksi
2. 2 buah batang magnesium (Mg) dengan panjang 5 cm
3. 10 mL larutan HCl dengan konsentrasi masing-masing 1 M, 0.5 M
Cara kerja:
1. Masukkan larutan HCl ke dalam tabung reaksi yang sudah Anda beri tanda 1
M dan 0.5 M.
2. Siapkan pencatat waktu (stopwatch), masukkan pita Mg ke dalam tabung no.
1 yang berisi larutan HCl 1 M.
3. Catat waktu yang diperlukan, mulai dari saat memasukkan pita Mg sampai
dengan pita Mg habis bereaksi dengan HCl.
4. Salin dan masukkan hasil pencatatan waktu yang diperlukan oleh masing-
masing tabung pada tabel hasil pengamatan.
5. Ulangi kegiatan dengan menggunakan HCl 0.5 M
6. Buat kesimpulan dari percobaan Anda dengan membandingkan waktu yang
diperlukan oleh masing-masing tabung reaksi.
Tabel Pengamatan
No Pajang Mg(cm) HCl(M) Waktu(detik)
1
2
Dari percobaan di atas, Anda bisa mendapatkan kesimpulan bahwa jika
molaritas HCl dinaikkan pada panjang pita logam Mg yang sama, maka reaksi
akan berlangsung lebih cepat. Jelakan mengapa hal tersebut dapat terjadi!
PERCOBAAN 2
Ikutilah prosedur berikut!

Pengaruh suhu terhadap laju reaksi


Pada percobaan ini akan diselidiki pengaruh suhu terhadap laju reaksi
pada reaksi larutan natrium tiosulfat dengan asam klorida
Na2S2O3(aq) + 2NaCl(aq) 2NaCl(aq) + H2O(l) + S(s)
Alat dan bahan:
Pelajari cara kerja berikut, kemudian siapkan alat dan bahan yang
diperlukan.
Cara kerja
Buatlah tanda silang pada sehelai kertas.
1. Masukkan 50 ml larutan Na2S2O3 0,2 M ke dalam gelas kimia.
2. Letakkan gelas kimia itu di atas kertas bertanda silang.ukur suhu
larutan dan catat. Tambahkan 5 ml larutan HCl 2 M. Ukur dan catat
waktu yang dibutuhkan sejak penambahan larutan HCl sampai tnda
silang tidak terlihat lagi.
3. Masukkan 50 ml larutan Na2S2O3 0,2 Mke dalam gelas kimia yang
lain. Panaskan hingga 10oC di atas suhu kamar (10oC di atas suhu
percobaan pertama). Catat suhu itu. Letakkan gelas kimia itu di atas
kertas bertanda silang, kemudian tambahkan 5 ml larutan HCl 2 M
dan catat waktunya seperti di atas.
Hasil pengamatan

Waktu yang diperlukan sejak penambahan HCl sampai tanda silang


tidak terlihat:
Suhu :...................................... Waktu :.................................................
Suhu :.......................................Waktu :.................................................
Pertanyaan
Bagaimanakah pengaruh suhu terhadap kecepatan reaksi antara larutan
Na2S2O3 dengan larutan HCl? Jelaskan sebabnya!
PERCOBAAN 3
Ikutilah prosedur berikut!

Pengaruh Luas Permukaan Sentuh terhadap Laju Reaksi


Alat dan bahan:
1. 2 buah tabung reaksi
2. 1 buah batang magnesium (Mg) dengan panjang 5 cm dan 4 buah batang
magnesium (Mg) dengan panjang 1,25 cm
3. 10 mL larutan HCl dengan konsentrasi masing-masing 1 M
Cara kerja:
1. Masukkan larutan HCl ke dalam tabung reaksi yang sudah Anda beri tanda 1 M
2. Siapkan pencatat waktu (stopwatch), masukkan pita Mg ke dalam tabung no. 1
yang berisi larutan HCl 1 M.
3. Catat waktu yang diperlukan, mulai dari saat memasukkan pita Mg sampai
dengan pita Mg habis bereaksi dengan HCl.
4. Salin dan masukkan hasil pencatatan waktu yang diperlukan oleh masing-
masing tabung pada tabel hasil pengamatan.
5. Ulangi kegiatan dengan menggunakan Mg 1,25 cm
6. Buat kesimpulan dari percobaan Anda dengan membandingkan waktu yang
diperlukan oleh masing-masing tabung reaksi.
Tabel Pengamatan
No Panjang Mg(cm) HCl(M) Waktu(detik)
1
2
Dari percobaan di atas, Anda bisa mendapatkan kesimpulan bahwa jika luas
permukaan Mg diperbesar pada panjang konsentrasi HCl yang sama, maka reaksi
akan berlangsung lebih cepat. Jelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi!
PERCOBAAN 4
Ikutilah prosedur berikut!

Pengaruh katalisator terhadap laju reaksi


Untuk mempercepat reaksi ada kalanya pada zat yang bereaksi ditambahkan
zat yang bukan pereaksi. Zat seperti itu disebut katalisator. Pada percobaan
ini akan diamati kerja katalisator pada penguraian hidrogen peroksida.
2H2O2(aq) 2H2O(l) + O2(g)
Alat dan bahan:
Pelajarilah cara kerja berikut, kemudian siapkan alat dan bahan yang
diperlukan.
Cara kerja
1. Masukkan masing-masing 50 ml larutan H2O2 5 % ke dalam gelas kimia.
Amati kecepatan timbulnya gelembung gas pada kedua gelas itu dan
catat.
2. Tambahkan 20 tetes larutan NaCl 0,1 M ke dalam gelas kimia I dan 20
tetes larutan FeCl3 ke dalam gelas kimia II. Bagaimana kecepatan
timbulnya gelembung gas pada kedua gelas kimia itu sekarang? Amati
dan catat.
Hasil percobaan

No Larutan Pengamatan
1 H2O2
2 H2O2 + NaCl
3 H2O2 + FeCl3
Pertanyaan:
1. Zat manakah yang bekerja sebagai katalisator pada penguraian hidrogen
peroksida? NaCl atan FeCl3? Jelaskan!
2. Apakah zat itu mengalami perubahan selama hidrogen perosida
mengalami penguraian? Jelaskan!
3. Menurut anda, apakah Fe2(SO4)3 dapat berperan sebagai katalisator
pada penguraian hidrogen peroksida? Jelaskan!
TABEL SPESIFIKASI LEMBAR PENILAIAN

Indikator LP dan Butir Soal Kunci LP dan Butir Soal


Produk LP 1 Produk LP 1 Produk
1. Secara mandiri siswa dapat
Mengetahui pengaruh
konsentrasi dan suhu
terhadap laju reaksi.
Proses LP 2: Proses Dipercayakan kepada
Praktikum judgement penilai/guru
Psikomotor LP 3: Psikomotor Dipercayakan kepada
Praktikum judgement penilai/guru
Karakter LP 4: Karakter Dipercayakan kepada
Jujur, bertanggung jawab, hati- judgement penilai/guru
hati, dan teliti.
Keterampilan sosial LP 5: Keterampilan Dipercayakan kepada
Bertanya, menyumbang ide atau sosial judgement penilai/guru
pendapat, menjadi pendengar
yang baik, berkomunikasi.

LP 1 : PRODUK
1. Manakah diantara reaksi berikut yangberlangsung lebih cepat?
i. Serbuk zink + 1 M HCl pada 25oC, atau
ii. Serbuk zink + 2 M HCl pada 25oC
2. Suatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat setiap kenaikan suhu 20oC. Jika pada
suhu 25oC laju reaksinya a M detik-1. Berapakah laju pada suhu 65oC?
3. Jelaskan alasan untuk masing-masing hal berikut ini.
a. Obat maag (antisida) dianjurkan untuk dikunyah dahulu.
b. Timbunan kertas terbakar lebih lambat daripada potongan-potongan kertas.
4. Sebutkan 2 contoh peran katalis dalam industri.

KUNCI LP 1
1. Pada percobaan tersebut logam zink yang dipakai sama-sama berupa serbuk, dan suhu
dibuat sama, sehingga yang mempengaruhi laju reaksi adalah konsentrasi HCl. Pada
konsentrasi yang besar maka reaksi juga akan berlangsung lebih cepat, karena
konsentrasi yang besar akan meningkatkan frekuensi tumbukan, sehingga
kemungkinan terjadinya tumbukan efektif juga akan menjadi lebih besar, sehingga laju
reaksi berlangsung lebih cepat.
2. Kenaikan suhu dari 25oC menjadi 65oC adalah 40oC = 4 x 10oC
Maka laju reaksi menjadi:
= 2 x 2 x 2 x 2 a M detik-1
= 24 a M detik-1
= 16 a M detik-1
3. Penjelasan untuk fenomena tersebut:
a. Proses pengunyahan obat maag bertujuan untuk memperbesar luas permukaan
sentuh dengan cara membagi obat maag menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Adanya luas permukaan sentuh yang ebih besar akan meningkatkan frekuensi
tumbukan, sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan efektif akan menjadi lebih
besar, dan laju reaksi akan menjadi lebih cepat.
b. Timbunan kertas memiliki luas permukaan yang lebih kecil daripada potongan
kertas sehingga pada potongan kertas frekuensi tumbukan yang terjadi lebih banyak
daripada pada tumpukan kertas, dan kemungkinan terjadinya tumbukan efektif pada
potongan kertas menjadi lebih banyak daripada tumpukan kertas.
Hal tersebut menyebabkan tumpukan kertas terbakar lebih lambat daripada
potongan kertas.
4. Pemanfaatan katalis dalam proses industri misalnya:
Pada industri pembuatan/ sintesis amonia dari nitrogen dan hidrogen dengan proses
kontak digunakan katalis besi.
Pada industri pembuatan asam sulfat dengan proses kontak digunakan katalis
vanadium pentaoksida.

LP 2 : PROSES
Format Penilaian Diskusi

Skor Skor asesmen oleh


No Rinician Tugas Kinerja (RTK) maksimum Siswa Guru
1 Partisipasi dari anggota kelompok 25
2 Distribusi tugas 25
3 Interaksi dan argumen untuk memecahkan 30
masalah
4 Manajemen waktu 20
Skor total 100

Format Penilaian Presentasi

No. Kriteria Skor Skor asesmen oleh


maksimu
m Siswa Guru
1. Urutan penjelasan 20
2. Kemampuan untuk menjawab 70
pertanyaan
3 Manajemen waktu 10

LP 3 : Psikomotor
Format Penilaian Psikomotorik dalam Praktikum
Total
Indikator Nilai
skor
Nama
No Kelompok Cara Keakurata Kesesuaia
siswa Kebersiha
menggunaka n dalam n dengan
n
n alat bekerja prosedur

LP 4: Karakter
Format Pengamatan Perilaku Berkarakter
Siswa: Kelas: Tanggal:
Petunjuk:
Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa
menggunakan skala berikut ini:
A = sangat baik B = Memuaskan
C = menunjukkan kemajuan D = memerlukan perbaikan

Rincian Tugas Kinerja (RTK)


No A B C D Keterangan
1 Jujur
2 Tanggungjawab
3 Hati-hati
4 Teliti

LP 5: Keterampilan Sosial
Format Pengamatan Keterampilan Sosial

Siswa: Kelas: Tanggal:


Petunjuk:

Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu
menggunakan skala berikut ini:
A = sangat baik B = Memuaskan
C = menunjukkan kemajuan D = memerlukan perbaikan

Rincian Tugas Kinerja (RTK)


No A B C D Keterangan

1 Bertanya

2 Menyumbang ide atau pendapat

3 Menjadi pendengar yang baik

4 Komunikasi