Anda di halaman 1dari 3

1.

Pengertian Parameter
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), parameter adalah ukuran seluruh
populasi dalam penelitian yang harus diperkirakan dari yang terdapat di dalam percontoh.
Parameter adalah variabel atau indikator (petunjuk) untuk mengukur tingkat pencemaran
yang terjadi pada suatu tempat atau ukuran yang digunakan untuk menentukan apakah suatu
lingkungan tersebut dikatakan terkontaminasi atau tidak.
Parameter mempunyai nilai, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Parameter
dapat diartikan sebagai suatu nilai atau  kondisi yang dijadikan sebagai tolak ukur terhadap nilai
atau kondisi yang lainnya.
Sedangkan, ukuran - ukuran yang menyatakan air bersih, kualitas udara dan kontaminasi
makanan kapan dikategorikan bersih, tak berpolusi dan tak terkontaminasi disebut parameter
lingkungan. Parameter kualitas lingkungan harus bersifat kuantitatif supaya ukurannya menjadi
objektif.
Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak, atau untuk mengetahui
seberapa besar kadar pencemaran dalam lingkungan dapat dilihat dari parameter sebagai berikut:
a. Parameter  Kimia
Cara ini digunakan dengan memperhatikan kadar oksigen terlarut. Berikut uraiannya :
1) BOD (Biochemical Oxygen Demand), merupakan tingkat kadar oksigen terlarut yang
dibutuhkan oleh mikroorganisme di dalam air. Mikroorganisme ini dapat berupa mikroba dimana
makhluk ini yang akan menguraikan bahan organik yang ada di dalam air. Jadi, jika nilai BOD
suatu lingkungan perairan tinggi, maka tingkat pencemaran air juga tinggi karena
mikroorganisme yang menjadi pengurai bahan organik dalam air membutuhkan oksigen terlarut
dalam jumlah yang tinggi pula.

2) COD (Chemical Oxygen Demand), merupakan kadar oksigen yang dibutuhkan agar bahan
buangan dalam air dapat mengalami proses oksidasi dengan reaksi kimia.

3) DO (Dissolved Oxygen), merupakan kadar oksigen terlarut di dalam air. Semakin kecil nilai
DO, maka semakin tinggi tingkat pencemarannya.
4)pH, adalah ukuran derajat keasaman atau kebasaan. Pada umumnya, air bersih memiliki nilai
pH antara 6,5 - 7,5.

5)Tingkat kesadahan air juga dapat dijadikan sebagai parameter. Ukuran kesadahan air yang
tinggi menunjukkan bahwa air mengandung kadar residu terlarut yang tinggi.

6)Pengukuran kadar CO2 juga dapat digunakan. Semakin tinggi kadarnya di suatu lingkungan
perairan, maka tingkat pencemarannya juga tinggi. Hal ini disebabkan karena gas ini dikeluarkan
oleh organisme yang hidup dalam air yang jumlahnya akan sebanding dengan ukuran kadar
karbon dioksida.

b. Parameter Biologi
Cara ini digunakan dengan memanfaatkan makhluk hidup. Secara singkat, semakin
banyak makhluk  hidup yang peka terhadap pencemaran air, maka air yang dimaksud sudah
tercemar. Parameter biologi meliputi ada atau tidaknya mikroorganisme, misalnya bakteri, virus,
bentos, dan plankton
Berikut beberapa contoh makhluk hidup yang dimaksud, yaitu:
1)Planaria, biasanya dijadikan sebagai indikator untuk mengetahui tingkat pencemaran di
lingkungan perairan sungai.
2)Tubifex, biasanya dijadikan sebagai indikator untuk mengetahui tingkat pencemaran di sebuah
lingkungan perairan terhadap bahan organik.

c. Parameter Fisik
Parameter fisik meliputi suhu, warna, rasa, bau, kekeruhan, dan radioaktivitas.

d. Parameter Biokimia
Parameter biokimia meliputi BOD ( biochemical Orxygen Deman), yaitu jumlah oksigen
yang terkandung atau terlalur di air. Cara pengukuran BOD adalah dengan menyimpan
sampel air yang telah diketahui kandungan oksigennnya selama 5 hari dan kemudian
diukur kembali kadungan oksigennya, BOD digunakan untuk mengukur banyaknya
pencemaran organik.
Di air yang normal dan alami, kadar pH adalah 6,5 – 8,5. Keasaman air dapat iukur
dengan kertas lakmus. Contoh lain adalah kandungan oksifen d dalam air minum tidak
boleh kurang dari 3 ppm

SUMBER :
https://mari-belajarbiologi.blogspot.com/2016/01/pengertian-dan-faktor-pencemaran.html
http://ryaniislamiati.blogspot.com/2015/02/parameter-lingkungan-hidup.html
https://id.wiktionary.org/wiki/parameter
Darsono, Valentinus. 1992. Pengantar Ilmu Lingkungan. Yogyakarta: Penerbitan Universitas
Atma Jaya Yogyakarta.