Anda di halaman 1dari 22

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

MASKER GEL DARI EKSTRAK ETANOL KULIT


JERUK MANIS ( Citrus Sinesis L )

BIDANG KEGIATAN
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh:

Karima Anggita 1800020085; 2018


Lira Amanda Ningtias 1800020082; 2018
Arya Sona 1900020089 2019

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN


YOGYAKARTA
2020
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI……………………………………………………………………. 1
BAB 1. PENDAHULUAN......................................................................................... 3
1.1.Latar Belakang…………………………………………………….. 3
1.2 Rumusan Masalah………………………………………………… 4
1.3 Hipotesa……………………………………………………………. 4
1.4 Tujuan……………………………………………………………… 4
1.5 Manfaat Penelitian………………………………………………… 5
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Tanaman Jeruk…………………………………………………….. 6
2.2 Kulit………………………………………………………………… 7
2.3 Simplisia……………………………………………………………. 8
2.4 Ekstrak……………………………………………………………… 8
BAB 3. METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian……………………………………………………… 9
3.2 Alat dan Bahan…………………………………………………….. 9
3.3 Prosedur Kerja……………………………………………………… 9
3.4 Prosedur Pembuatan………………………………………………. 10
3.5 Uji Homogenitas…………………………………………………… 10
3.6 Uji pH……………………………………………………………… 11
3.7 Uji Iritasi…………………………………………………………… 11
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya…………………………………………………… 12
4.2 Jadwal Kegiatan…………………………………………………… 12
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………… 13
LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota, Biodata Dosen Pendamping…….. 15-18
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran…………………………………………… 19-20
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas……... 21
Lampiran 4.Surat Pernyataan Ketua Pelaksana…………………………………... 22
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kosmetik adalah bahan yang diaplikasikan secara topikal yang digunakan
untuk menghilangkan kotoran kulit, mempertahankan komposisi cairan
kulit,melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, memperlambat timbulnya
kerutan, memperbaiki penampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri
Pemeliharaan kulit wajah memerlukan perhatian yang khusus karena kulit
wajah merupakan organ yang sensitif terhadap perlakuan dan rangsangan. Salah
satu masalah saat ini yang berkaitan dengan kulit wajah yaitu penuaan dini.
Antioksi dan berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, secara
endogen. Bagian tubuh yang sering terpapar oleh radikal bebas secara eksogen
adalah kulit, seperti sinar radiasi ultraviolet, dan asap rokok. Tingginya paparan
radikal bebas pada kulit dapat menyebabkan stress pada kulit. Stres pada kulit ini,
akan mengakibatkan penyakit kanker kulit dan penuaan dini
Tujuan utama dari penggunaan kosmetik dalam masyarakat adalah untuk
kegunaan higienis pribadi, menambah kecantikan melalui penggunaan make up,
menambah kepercayaan diri dan menambah ketenangan, melindungi kulit dari
sinar ultra violet, polusi udara, dan faktor-faktor lingkungan lain, mencegah
penuaan, dan secara umum membantu orang-orang menjadi lebih cantik
Tersedia berbagai sediaan kosmetika perawatan antara lain cleansing dan
toner, sunscreens, krim pemutih, krim tangan, krim pagi atau malam, deodorant,
masker wajah dan sebagainya
Masker adalah sediaan topikal yang digunakan pada wajah untuk
mendapatkan efek mengencangkan dan membersihkan dari kotoran yang
menempel. Masker sering digunakan untuk meningkatkan kondisi kulit,
dengancara menghilangkan sisa-sisa kotoran pada permukaan kulit, mencegah
keriput dan meningkatkan sirkulasi darah. Biasanya masker digunakan pada
wajah dan leher dengan cara mengoleskan dengan kuas, dibiarkan sampai
mengering, sehingga masker mengeras dan terasa ketat di kulit. Setelah dibiarkan
beberapa saat masker diangkat atau dilepas (peel-off) atau dibersihkan dengan lap
dan air hangat
Beberapa tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam sediaan
kosmetika. Sebagai salah satu contoh adalah kulit buah jeruk manis yang
digunakan sebagai bahan dasar dalam sediaan masker. Dan juga telah dilakukan
penelitian oleh Lilies Wahyu Ariani, Dyan Wigati (2016) bahwa kulit jeruk manis
berpotensi sebagai antimikroba, Oleh karena itu dilakukan penelitian lebih lanjut
terhadap kulit jeruk manis terhadap aktivitas antibateri Staphylococcus aureus
sebagai obat jerawat dalam bentuk masker gel peel-off Pada kulit jeruk manis
terdapat kandungan minyak atsiri, yang mana minyak atsiri mengeluarkan aroma
yang sangat khas dan vitamin C terdapat dalam sari buah, daging dan kulit,
terutama pada lapisan terluar kulit buah. Pada saat ini minyak atsiri telah
dimanfaatkan untuk kosmetik dan obat
Adanya aktivitas antioksidan pada minyak atsiri kulit jeruk manis dan vitamin
C termasuk salah satu antioksidan kuat yang dapat digunakan secara langsung di
kulit wajah. Yang tujuannya adalah untuk merawat dan mengatasi masalah kulit
akibat paparan sinar matahari. Hal ini karena antioksidan di dalam vitamin C bisa
melawan radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab kerusakan kulit.
Radikal bebas terbentuk saat kulit terpapar sinar ultraviolet. Kondisi ini terjadi
ketika oksigen berinteraksi dengan beberapa molekul di dalam kulit. Molekul ini
kemudian masuk ke tubuh dan bereaksi dengan DNA hingga mengakibatkan
kerusakan sel
Masker bentuk gel mempunyai beberapa keuntungan diantaranya penggunaan
yang mudah, cepat kering, dapat diangkat atau dilepaskan, sehingga lebih praktis
dalam penggunaanny. Gel merupakan suatu sediaan semi padat yang jernih,
tembus cahaya dan mengandung zat aktif serta merupakan dispersi koloid dan
mempunyai kekuatan yang disebabkan oleh jaringan yang saling berikatan pada
fase terdispersi. Sediaan gel dipilih karena tidak mengandung minyak, namun
mempunyai kadar air yang cukup tinggi.
Dari penjelasan diatas bahwa banyaknya manfaat dan kandungan kulit jeruk
manis maka peneliti ingin membuat sediaan masker gel dari kulit buah jeruk

1.2 Rumusan Masalah


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kulit buah jeruk (Citrus
sinensis L) dapat diformulasikan kedalam bentuk sediaan masker gel.
1.3 Hipotesa
Ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) dapat diformulasikan sebagai
masker gel.
1.4 Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui bahwa ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) dapat
diformulasikan kedalam bentuk sediaan masker gel.
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi tentang kegunaan
ekstrak kulit jeruk sebagai antioksidan sehingga dapat memberi kontribusi
dalam mengatasi penuaan dini akibat radikal bebas melalui pemanfaatan kulit
jeruk (Citrus sinensis L) yang diformulasikan dalam sediaan masker gel
sehingga penggunaannya menjadi lebih praktis.
BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tanaman Jeruk


2.1.1 Klasifikasi
Tanaman jeruk dikenal dengan nama latin Citrus sinensis Linn. Tumbuhan ini
merupakan tanaman yang dapat tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis. Jeruk
manis dapat beradaptasi dengan baik didaerah tropis pada ketinggian 900-1200
meter di atas permukaan laut dan udara senantiasa lembab, serta mempunyai
persyaratan air tertentu . Tanaman jeruk manis dapat mencapai ketinggian 3-10 m.
Tangkai daun 0,5-3,5 cm. Daun berbentuk elips atau bulat telur memanjang. Buah
jeruk berbentuk bulat atau bulat rata dan memiliki kulit buah yang tebal (sekitar
0,3 – 0,5 cm), daging buah kuning, jingga atau kemerah-merahan. Daging buah
terbagi-bagi atas 8-13 segmen yang mengelilingi sumbu buah. Biji jeruk
berbentuk bulat telur dan berwarna putih atau putih keabuan
Tanaman jeruk manis secara taksonomi mempunyai klasifikasi ilmiah sebagai
berikut (Van, Stennis, 1987):

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Famili : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus aurantium Dulcis (syn. Citrus sinensis).
2.1.2 Kandungan Kimia
Jeruk manis mempunyai rasa yang manis, kandungan air yang banyak dan
memiliki kandungan vitamin C yang tinggi pada daging buah. Vitamin C
bermanfaat sebagai antioksidan dalam tubuh, yang dapat mencegah kerusakan sel
akibat aktivitas molekul radikal bebas. Sari buah jeruk manis mengandung 40-70
mg vitamin C per 100 ml, tergantung jenis jeruknya. Makin tua buah jeruk,
umumnya kandungan vitamin C semakin berkurang, tetapi rasanya semakin
manis (Mutiara, A. 2018).
Pada bagian kulit jeruk manis juga terdapat minyak atsiri yang berisi
kandungannya yaitu alpha pinene, citronellial, linalool, geranial, sabinene, B-
myrcene, limonene, dan netral (Agusta, A. 2000).
2.2 Kulit
Kulit adalah organ tubuh terbesar dari sistem yg menutupi otot dan organ
dasar.Kulit berfungsi sebagai pelindung terhadap suhu berbahaya, cahaya, cedera,
dan infeksi. Kulit juga menyimpan air, lemak, vitamin D, indra perasa stimulasi
yang menyakitkan dan menyenangkan. Berat kulit orang dewasa sekitar 2,7 kg
(Kusumah, 2007). Kulit terbagi atas tiga lapisan pokok, yaitu epidermis, dermis,
dan jaringan subkutan atau subkutis.
Epidermis, lapisan luar kulit, membentuk perisai fisik dan antimikroba untuk
melindungi tubuh dari ancaman lingkungan. Epidermis mengandung keratinosit
yang berfungsi sebagai tempat sintesis keratin.Lapisan kedua kulit, dermis berisi
jaringan pembuluh darah, ujung saraf, kelenjar keringat, kelenjar sebasea, folikel
rambut, dan otot rambut.Dermis pada dasarnya terdiri dari protein struktural urat
saraf yang dikenal sebagai 7 kolagen. Dermis paling tebal berada di punggung, di
mana sekitar 30-40 kali dari ketebalan epidermis (Mackiewicz, 2008).
Lapisan ketiga dari kulit adalah lapisan subkutis. Lapisan subkutis merupakan
lapisan jaringan ikat longgar dan lemak di bawah dermis.Subkutis terdiri dari
kumpulan–kumpulan sel–sel lemak dan di antara gerombolan ini berjalan
serabut–serabut jaringan ikat dermis.Lapisan lemak ini disebut penikulus
adiposus. Tebal jaringan lemak tidak sama bergantung pada lokasi, di abdomen 3
cm, sedangkan didaerah kelopak mata dan penis sangat tipis (James, 2006).
Kulit merupakan indikator bagi seseorang untuk memperoleh kesan umum
dengan melihat perubahan yang terjadi pada kulit. Misalnya menjadi pucat,
kekuning–kuningan, kemerah–merahan atau suhu kulit meningkat,
memperlihatkan adanya kelainan yang terjadi pada tubuh gangguan kulit karena
penyakit tertentu. Gangguan psikis juga dapat menyebabkan kelainan atau
perubahan pada kulit. Misalnya karena stress, ketakutan atau dalam keadaaan
marah, akan terjadi perubahan pada kulit wajah. Perubahan struktur kulit dapat
menentukan apakah seseorang telah lanjut usia atau masih muda. Warna kulit
juga dapat menentukan ras atau suku bangsa misalnya kulit hitam suku bangsa
negro, kulit kuning bangsa mongol, kulit putih dari eropa dan lain-lain
(Wasitaatmaja, 1997).
2.3 Simplisia
Adalah bahan alam yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami
pengolahan apapaun juga kecuali dinyataka lain berupa bahan yang telah
dikeringkan. Simplisia terbagi 3 golongan yaitu :
• Simplisia nabati adalah simplisia yang berupa tanaman utuh, bagian
tanaman dan eksudat tanaman. Eskudat tanaman ialah isi yang spontan
keluar dari tanaman atau isi sel yang dikeluarkan dari selnya, dengan
cara tertentu atau zat yang dipisahkan dari tanamannya dengan cara
tertentu yang masih belum berupa zat kimia murni (Setiadi, 2016).
• Simplisia hewani adalah simplisia berupa hewan utuh, bagian hewan
atau zat-zat berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat
kimia murni (Setiadi, 2016).
• Simplisia mineral adalah simplisia yang berupa bahan pelican
(mineral) yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana
dan belum berupa zat kimia murni (Setiadi, 2016)

2.4 Ekstrak
2.4.1 Definisi Ekstrak
Ekstrak adalah sediaan kering, kental atau cair dibuat dengan menyari
simplisia nabati atau hewani menurut cara yang cocok. Diluar pengaruh cahaya
matahari langsung (Ditjen POM RI, 1995).
2.4.2 Ekstraksi
Ekstraksi adalah suatu proses pemisahan dari bahan padat maupun cair
dengan bantuan pelarut. Pelarut yang digunakan harus dapat mengekstrak
substansi yang diinginkan tanpamelarutkan material lainnya.Pelarut organik yang
paling sering digunakan dalam mengekstraksizat aktif dari sel tanaman adalah
metanol, etanol, kloroform, hexan, aseton,benzen dan etil asetat (Ditjen POM RI,
1995).
BAB 3

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian


Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Penelitian
eksperimen atau percobaan adalah penelitian yang dilakukan untuk mempelajari
atau mengetahui pengaruh dari pemberiaan suatu treatment atau perlakuan
terhadap subjek penelitian yang telah dikontrol sedemikian rupa sehingga
nantinya akan ditemukan adanya hubungan sebab akibat dari hasil percobaan
dengan pengaruh yang diberikan.
Tujuan penelitian eksperimen dalam penelitian ini untuk mengetahui
pemanfaatan sediaan ekstrak etanol kulit jeruk sebagai masker gel.
3.2 Alat dan Bahan
3.2.1 Alat
Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah: cawan porselin, Erlenmeyer,
gelas ukur 25 dan 50 ml (pyrex), pipet tetes, spatula, beakerglass 100ml (pyrex),
pHmeter (Hanna Instrumen), alu dan lumpang, blender, objek glass, vacumrotary
evaporator, kain flannel, dan wadah
3.2.2 Bahan
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak kulit jeruk,
Polivinil Alkohol (PVA), Hidroksi Propil Metil Selulosa (HPMC), metil paraben,
propil paraben, etanol, air suling (aquadest)
3.3 Prosedur Kerja
3.3.1 Pengolahan Sampel
Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 10 kg kulit jeruk manis
(Citrus sinensis L) segar yang akan diteliti, ditimbang dan di cuci bersih dengan
air, dikeringkan dengan cara di angin-anginkan (tanpa terkena sinar matahari
langsung). Kulit jeruk yang telah kering kemudian dihaluskan menggunakan
blender hingga menjadi serbuk, kemudian ditimbang. Serbuk yang dihasilkan
diayak menggunakan ayakan mesh 200, hingga diperoleh serbuk yang halus dan
seragam. Hasilnya dimasukkan ke dalam wadah gelas tertutup
3.3.2 Prosedur Pengenceran etanol
Dibuat perhitungan masing-masing bahan yang akan diencerkan lalu Masukan
aquades ke dalam labu ukur, Masukan alkohol ke dalam labu ukur, Lalu kocok
hingga merata, Tuangkan ke dalam botol yang telah tersedia.
Pada pengenceran selalu labu takar atau labu ukur memang harus terisi
aquades terlebih dahulu untuk menghindari perubahan panas yang spontan, yang
bisa menghasilkan letupan
3.3.3 Pembuatan Ekstrak
Pada penelitian ini simplisia kulit jeruk diekstraksi dengan menggunakan
pelarut etanol. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi yaitu
sebanyak 600 gram serbuk simplisia dimasukkan kedalam sebuah bejana, tuangi
1800 ml etanol ditutup dibiarkan selama 5 hari terlindung dari cahaya sambil
sering diaduk, lalu diperas. Setelah 5 hari ampas dicuci dengan bagian etanol.
Pindahkan kedalam bejana tertutup, biarkan ditempat sejuk terlindung dari cahaya
selama 2 hari, kemudian disaring filtratnya dipekatkan dengan penangas air
hingga diperoleh ekstrak kental
3.4 Prosedur Pembuatan
• Dalam cawan, masukkan polivinilalcohol,lalu tambahkan aquadest
secukupnya, kemudian dipanaskan diatas penangas air pada suhu 80 C hingga
mengembang sempurna, kemudian diaduk ( massa 1 )
• Dicawan lainnya dikembangkan pula HPMC dalam aquadest dingin hingga
mengembang sempurna
• Dicawan lainnya gliserin, metil paraben, dan propil paraben dilarutkan dalam
aquadest panas ( massa 2)
• Didalam lumpang yang bersih masukkan massa 1 dan massa 2, HPMC, serta
TEA secara berturut-turut dan diaduk hingga homogen
• Setelah itu ditambahkan aqsuadest sedikit demi sedikit dan gerus hingga
homogen
• Dalam lumpang yang bersih dan kering masukkan sedikit demi sedikit basis
masker gel dan di gerus hingga merata.
• Kemudian dimasukkan ekstrak etanol kulit jeruk manis kedalam lumpang, lalu
digerus kemudian tambahkan sedikit demi sedikit sisa basis masker gel, gerus
hingga homogen
• Kemudian dimasukkan kedalam wadah yang sesuai lalu diberikan etiket sesuai
konsentrasi masker gel

3.5 Uji Homogenitas


Pengujian Homogenitas dilakukan agar mengetahui Sediaan gel kulit jeruk
manis memenuhi persyaratan homogenitas gel yaitu sediaan gel yang dihasilkan
homogen dan tidak terdapat butiran kasar. Persyaratan homogenitas gel
dimaksudkan agar bahan aktif dalam gel terdistribusi merata. Selain itu agar gel
tidak mengiritasi ketika dioleskan di kulit. Sejumlah tertentu sediaan dioleskan
pada dua keping kaca atau bahan transparan lain yang cocok, sediaan harus
menunjukkan susunan yang homogen dan tidak terlihat adanya butiran kasar (27).
Cara pengujian yaitu dengan cara sampel gel diambil sebanyak 1 gram
dioleskan pada sekeping kaca atau bahan transparan yang lain yang cocok,
kemudian ditimpa dengan sekeping kaca yang lain lalu diperhatikan susunan yang
homogennya ada tidaknya butiran kasar.
3.6 Uji pH
Pemeriksaan pH merupakan parameter fisikokimia yang harus dilakukan
untuk sediaan topikal karena pH berkaitan dengan efektivitas zat aktif, stabilitas
zat aktif dan sediaan, serta kenyamanan di kulit sewaktu digunakan. Terlalu asam
dapat mengakibatkan iritasi sedangkan pH yang terlalu basa dapat menyebabkan
kulit bersisik. Selama penyimpanan 2 minggu, perhatikan ada tidaknya perubahan
gel. Jika tidak ada berarti gel tersebut cukup stabil. sediaan. Dilakukan
pengukuran pH gel menggunakan alat pH meter. pH sediaan topikal berkisar 4-8
Cara pengujiannya dengan mencelupkan pH meter keadalam sediaan master
gel ekstrak etanol kulit jeruk manis sebanyak 1 gram dilarutkan kedalam air
dengan volume 10 ml, kemudian ukur pH nya dengan menggunakan pH meter
3.7 Uji Iritasi
Pengujian dilakukan dengan uji tempel tertutup pada kulit manusia. Sediaan
masker gel diambil 1 gram, kemudian dioleskan pada bagian kulit dielakang
telinga dengan diameter 2 cm, diamati gejala yang timbul seperti kemerahan dan
gatal-gatal pada kulit. Uji iritasi ini dilakukan terhadap 3 orang panelis untuk satu
formula
Cara pengujiannya, pengolesan sediaan master gel ekstrak etanol kulit jeruk
manis kebagian bawah telingga sampai sediaan mengering pada kulit kemudian
lihat dan amati perubahan yang terjadi pada kulit sukarelawan berupa gatal-gatal
kemerahan, atau kulit bengkak
BAB 4

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1. Anggaran Biaya

Tabel 1. Anggaran Biaya Kegiatan

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

1. Perlengkapan Yang Diperlukan 1.126.000

2. Bahan Habis Pakai 560.000

3. Perjalanan 1.600.000

4. Lain-lain : Sewa Laboratorium 5.100.000

Jumlah 8.416.000

4.2. Jadwal Kegiatan

Tabel 2. Jadwal Rencana Kegiatan

No Jenis Bulan Ke

Kegiatan 1 2 3 4 5

1. Tahap
Persiapan
2. Pengurusan
Izin
3. Persiapan Alat
dan Bahan
4. Tahap
Pelaksanaan
5. Pengujian pada
Nyamuk

6. Analisa Data

7. Tahap Akhir

8. Diskusi dan
Publikasi
Laporan Akhir
DAFTAR PUSTAKA

Agusta A. 2000. Minyak Atsiri Tumbuhan Tropika Indonesia. Penerbit ITB

Ditjen POM. RI.(1995). Farmakop Indones. :854–5.

James WD. 2006. Macrophage and Monocyte Disorders. Andrews’ Dis Ski Clin
Dermatology 10th ed Philadelphia Saunders Elsevier.

Kusumah, dkk.2007. Pengaruh Pasteurisasi terhadap Kualitas Jus Jeruk Pacitan.


Widya Tek.

Mackiewicz, 2008. Skin Aging. Inst Exp Clin Med Vilnius Univ

Mutiara, A. 2018. Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Krim


Minyak Atsiri Kulit Jeruk Manis (Citrus urantium dulcis) dengan Asam
Stearat sebagai Emulgator. Jakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif
Hidayatullah

Setiadi. 2016. Dasar-Dasar Anatomi dan Fisiologi Manusia. Yogyakarta:


ssIndomedia Pustaka

Wasitaatmaja. 1997. Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Penerbit Universitas


Indones Jakarta.
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pendamping
Lampiran 1.1 Biodata Ketua dan Anggota

A. IdentitasDiri
1 Nama Lengkap Karima Anggita
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIM 18000200
5 Tempat dan Tanggal Lahir KulonProgo, 11 April 2000
6 Alamat E-mail Karima1800020085@webmail.uad.ac.id
7 Nomor Telepon/HP 0857 95010203
B. Kegiatan Kemahasiswaan Yang Sedang/Pernah Diikuti
No Jenis Kegiatan Status dalam Kegiatan Waktu dan Tempat
1 LDK Sie Acara 04/09/18, UAD
2 MUBES TEKKIM Sie Humas 21/11/18, UAD
3 TV UAD Presenter 14/10/19, UAD
C. Penghargaan Yang Pernah Diterima
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan Tahun
1 - - -
2 - - -

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-Penelitian
Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia

Yogyakarta, 22 Oktober 2020

Ketua

(Karima Anggi)
A. IdentitasDiri
1 Nama Lengkap Lira Amanda Ningtias
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIM 1800020082
5 Tempat dan Tanggal Lahir Purwakarta, 15 September 2000
6 Alamat E-mail Liraamandaningtias@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 087764713594
B.Kegiatan Kemahasiswaan Yang Sedang/Pernah Diikuti
No Jenis Kegiatan Status dalam Kegiatan Waktu dan Tempat
1 Rakorda bkkmti Sie acara 5-7 okt 2019 hotel
matahari
2 Upgrading FTI Sie acara 2-3april 2019
kaliurang
3 Kewirausahaan tekim Sie acara 23 juni 2019
uad gedung kampus 4
uad
C.Penghargaan Yang Pernah Diterima
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan Tahun
1 - - -
2 - - -

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-Penelitian
Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia

Yogyakarta, 22 Oktober 2020

Anggota

(Lira Amanda N)
A. IdentitasDiri
1 Nama Lengkap Arya Sona
2 Jenis Kelamin L
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIM 1900020089
5 Tempat dan Tanggal Lahir Purwakarta, 25 Agustus 2000
6 Alamat E-mail Aryasona32@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 089608594151
B.Kegiatan Kemahasiswaan Yang Sedang/Pernah Diikuti
No Jenis Kegiatan Status dalam Kegiatan Waktu dan Tempat
1 Technopreneurship Anggota Aktif Masih Mengikuti
2
3
C.Penghargaan Yang Pernah Diterima
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan Tahun
1 - - -
2 - - -

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-Penelitian
Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia

Yogyakarta, 22 Oktober 2020

Anggota

(Arya Sona)
Lampiran 1.2 Biodata Dosen Pendamping

A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Dr. ZAHRUL MUFRODI, S.T., M.T.
2 Jenis Kelamin L
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIP/NIDN 0530057001
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 Alamat E-mail Zahrul.mufrodi@che.uad.ac.id
7 Nomor Telepon/HP 082138867525
B. RiwayatPendidikan
Gelar Akademik Sarjana S2/Magister S3/Doktor
Nama Institusi Universitas Universitas Universitas Gajah
Gajah Mada Gajah Mada Mada
Jurusan/Prodi Teknik Kimia Teknik Kimia Teknik Kimia
Tahun Masuk-Lulus 1997 2006 2015
C. Rekan Jejak Tri Dharma PT
C.1. Pendidikan/Pengajaran
No Nama Mata Kuliah Wajib/Pilihan SKS
1 Pengantar Penelitian Wajib 2
2
C.2. Penelitian
No Judul Penelitian Penyandang Dana Tahun
1
2
C.3. Pengabdian Kepada Masyarakat
No Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Penyandang Dana Tahun
1
2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan PKM-Penelitian
Yogyakarta, 22 Oktober 2020

Dosen Pendamping

(Dr.Zahrul Mufrod, S.T., M.T)


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Jenis Perlengkapan Volume Harga Satuan (Rp) Nilai (Rp)

- Cawan porselin 5 buah 19.000 95.000

- erlenmeyer 5 buah 55.000 275.000

- Gelas ukur 10 buah 36.000 360.000

- Pipet tetes 5 buah 3500 36.000

- Spatula 1 buah 15.000 15.000

- Blender 1 buah 400.000 400.000

SUB TOTAL (Rp) 1.181.000

2. Bahan Habis Volume Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp)

- Polivinil Alkohol 100 gram 13.000 13.000

- HPMC 100gram 15.000/100gram 15.000

35.000/100gra
- Metil Praben 100gram m 35.000

- TriEtanol 100gram 60.000/100gram 60.000

- Gliserin 1L 42.000/Liter 42.000


- Propil Paraben 100gram 37.000/100gram 37.000
- Jeruk 20kg 15.000/kg 300.000
SUB TOTAL (Rp) 502.000

3. Lain-lain Volume Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp)

- Uji Homogen 5 kali uji 100.000 500.000


coba

- Uji pH 5 kali uji 100.000 500.000


coba

- Uji Iritasi 5 kali uji Gratis Gratis


coba Dicoba kediri sendiri

- Pembuatan 1 rangkaian 50.000 50.000


Laporan dan dari awal
Jurnal Ilmiah sampai akhir

SUB TOTAL (Rp) 1.500.000

TOTAL 1+2+3 (Rp) 3.183.000

(Tiga Juta Seratus Delapan Puluh Tiga Ribu)


Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
Alokasi Waktu
Program Bidang
No Nama/NIM (Jam/ Uraian Tugas
Studi Ilmu
Minggu)
Karima Anggi Teknik PKM P Ketua
1
/ 1800020085 Kimia
Lira Amanda / Teknik PKM P Sekretaris
2
1800020082 Kimia
Arya Sona/ Teknik PKM P - Sekretaris
3
1900020089 Kimia
Lampiran 4.Surat Pernyataan Ketua Peneliti

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI

Yang bertandatangan di bawah ini:


Nama : Karima Anggita
NIM : 1800020085
Program Studi : Teknik Kimia
Fakultas : FTI

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM PENELITIAN saya dengan judul
MASKER GEL DARI EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK MANIS ( Citrus
Sinesis L )yang diusulkan untuk tahun anggaran 2021. Demikian pernyataan ini
dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Yogyakarta, 22 Oktober 2020

Mengetahui, Yang menyatakan,


Wakil Dekan
Fakultas Teknologi Industri

(Karima Anggita)
(Sri Winiarti, S.T, M.Cs) NIM. 1800020085
NIY. 60020388