Anda di halaman 1dari 1

Efektifitas Pemberian Antibiotik Pada Anak Gizi Buruk: Sebuah Telaah Sistematis

Yusardi Reska Pradana, Maria Lydwina Lausane, Moretta Damayanti


Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/ Rumah Sakit
Mohammad Hoesin, Palembang, Indonesia.

Koresponden:
Yusardi Reska Pradana
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/Rumah Sakit
Mohammad Hoesin
Jl. Jendral Sudirman KM 3.5 Palembang, Indonesia
Email: yusardipradana@gmail.com

Abstrak
Pendahuluan: Pemberian antibitotik pada anak gizi buruk merupakan bagian dari pedoman
tatalaksana menurut WHO dan Kementrian Kesehatan. Namun, bukti ilmiah menunjukkan
bahwa dasar pemberian antibiotik tersebut lemah dan bersifat kondisional. Oleh karena itu
perlu dilakukan telaah kritis untuk mencari bukti ilmiah terbaru.

Metode: Telaah sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah yang menilai efektivitas antibiotik
pada pasien gizi buruk melalui penelusuran pusat data terpercaya seperti PubMed, Cochrane,
dan Paediatrica Indonesiana.

Hasil: Didapatkan tujuh artikel berupa dua telaah sistematis, dua meta-analisa, dua uji klinis,
dan satu kohort retrospektif. Satu penelitian kohort retrospektif menyatakan anak gizi buruk
yang tidak diberikan terapi amoksisilin memiliki angka pemulihan yang lebih baik daripada
anak gizi buruk yang diberikan amoksisilin (p<0.001). Satu uji klinis menyatakan terdapat
perbaikan status gizi lebih tinggi dan angka kematian lebih rendah pada grup yang diberikan
amoksisilin dibandingkan grup yang diberikan plasebo. Uji klinis lain menyatakan tidak
ditemukan keuntungan dari pemberian antibiotik rutin terhadap perbaikan status gizi anak
dengan gizi buruk tanpa komplikasi (p=0.1). Dua telaah kritis menyatakan penggunaan
amoksisilin sebagai lini pertama dengan efek samping yang minimal. Namun, pada anak gizi
buruk tanpa komplikasi yang menjalani rawat jalan manfaatnya masih belum jelas (p<0.001).
Dua meta-analisis menyatakan pemberian amoksisilin dapat memperbaiki status gizi dan
menghasilkan kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

Simpulan: Bukti ilmiah penggunaan antibiotik pada gizi buruk masih lemah. Disarankan
untuk dilakukan kajian lokal terhadap pola kuman dan resistensi antibiotik pada pasien gizi
buruk.

Kata Kunci: Gizi buruk, antibiotik, anak, tanpa komplikasi