Anda di halaman 1dari 3

PELAYANAN SEDASI YANG SERAGAM DI SEMUA TEMPAT

DI RUMAH SAKIT

No. Dokumen No Revisi Halaman


RUMAH SAKIT ISLAM
BANJARMASIN 012/A/YANMED/2018 1/2
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh:
DIrektur RS Islam Banjarmasin
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL 01 Maret 2018 drg. Hj. Eva Ariyani
13 Jumadil akhir 1439 H NIK : 0559/VIII/2001
PENGERTIAN Pemberian kadar sedasi yang seragam dalam suatu rangkaian proses dan
kondisi
TUJUAN 1. Sebagai standar dalam penatalaksanaan dan monitoring selama sedasi
serta perawatan pasien sedasi.
2. Layanan anestesi (termasuk sedasi sedang dan dalam) seragam
diseluruh rumah sakit
KEBIJAKAN SK DIREKTUR NOMOR : 274/A/KEP.DIR/RSIB/III/2018
Tentang Pedoman Pelayanan Anestesiologi
PROSEDUR 1. Persiapan Pasien
a. Catat identitas pasien: Nama, tanggal lahir, jenis kelamin, berat
badan, riwayat alergi, riwayat penyakit, makan minum obat
terakhir, register.
b. Lakukan pemeriksaan fisik pasien.
c. Kalau perlu lakukan pemeriksaan penunjang.
d. Catat diagnose pasien.
2. Persiapan alat dan obat injeksi / intra vena
a. Siapkan obat penenang untuk injeksi
b. Siapkan alat / spuit
3. Persiapan obat dan alat emergency / resusitasi
a. Obat resusitasi : aminophilin, andrenalin dan obat resusitasi lain.
b. Alat monitor pasien
PELAYANAN SEDASI YANG SERAGAM DI SEMUA TEMPAT
DI RUMAH SAKIT

No. Dokumen No Revisi Halaman


RUMAH SAKIT ISLAM
BANJARMASIN 012/A/YANMED/2018 2/2
4. Cara kerja
a. Komunikasikan kepada pasien atau keluarga, untuk bayi atau anak
yang akan dilakukan sedasi.
b. Berikan obat sesuai dosis yang telah ditentukan.
c. Awasi atau monitor tanda vital pasien
d. Laporkan ke dokter anestesi yang berjaga di kamar operasi sesuai
dengan jadwal dinas harian
e. Catat semua tindakan yang dilakukan mulai dari pemberian obat
dan hasil menitoring pasien
f. Bila tindakan sudah sesuai pastikan efek obat sudah habis dengan
memperhatikan tanda vital
g. Pasien dipulangkan bila pasien sudah sadar penuh tidak ada
keluhan dan bisa berjalan sendiri.
h. Untuk pasien bayi dan anak boleh pulang bila sudah bias menangis
dan bias minum.
CATATAN : tindakan ini harus dilakukan oleh dokter anestesi karena
kadang memerlukan tambahan obat analgetik golongan O karena dapat
menyebabkan depresinafas
UNIT TERKAIT 1. Unit Bedah
2. Unit VK Bersalin
3. Unit RR