Anda di halaman 1dari 9

PERANCANGAN ILUSTRASI PADA KAMPANYE SOSIAL

IMUNISASI MEASLES RUBELLA


“AKU SEHAT DENGAN IMUNISASI MR”

Aulia Rahma, Universitas Budi Luhur


Mohammad Ichsan, Universitas Budi Luhur
A.rahma003@gmail.com - 089630453263
ir@ichsanrasyid.com - 0818708603

ABSTRACT

Social campaign is a communication process that is done to convey an important message to the
community. Social campaign conducted to change behavior, attitudes or actions in many people. Social
media campaigns work contains information about surrounding the virus and Measles vaccination the
Rubella (MR). This work intended to parents especially mothers and children. So the illustration design is
customized in order to attract the attention of target audience. The Government of the Republic of
Indonesia through the Ministry of health of the Republic of Indonesia is currently holding a MR
immunization campaign for introducing MR immunization as a routine immunization and accelerated the
Government's vision for Indonesia free of measles and rubella years 2020. In conclusion, this infographics
supposed to be printed media of effective education information submission especially for mothers and
children.

Keywords : Design, Social Campaign, Measles Rubella

adalah dengan penggunaan visual sebagai


PENDAHULUAN daya tariknya. Penggunaan visual, pesan
Latar Belakang visual, kata-kata, gambar, penataan desain
Pada tahun 2017 pemerintah yang baik membuat media kampanye sosial
melakukan kampanye Imunisasi MR untuk dapat menarik perhatian bagi khalayak.
menekan angka kasus Campak Jerman dan Melihat hal tersebut, pencipta ingin
menjadikan Indonesia bebas campak pada mencoba menciptakan sebuah karya yang
tahun 2020. Namun tidak adanya media nantinya akan membantu dari
informasi di Rumah Vaksinasi dan Posyandu permasalahan. Pencipta akan mencoba
Alamanda mengenai Imunisasi MR ini, menciptakan sebuah media kampanye
menyebabkan minimnya informasi yang sosial yang edukatif dan menarik.
diterima oleh masyarakat mengenai Perancangan ilustrasi pada
Imunisasi MR. kampanye ini diharapkan dapat membantu
Dalam kondisi ini, peran seorang memberikan informasi dan pemahaman
dokter, bidan dan perawat dianggap seputar Imunisasi MR bagi para orang tua
penting karena mereka harus menyiapkan secara menarik, dan dapat menghilangkan
serta memberikan pengetahuan dan kekhawatiran orang tua mengenai penyakit
informasi kepada orang tua mengenai ini. MR dan isu mengenai vaksin yang
Dengan keterbatasan dokter, bidan dan berbahaya.
perawat diharapkan adanya media lain
untuk penyampaian informasi ini. Tujuan Penciptaan
Seiring dengan perkembangan Adapun tujuan penciptaan karya ini adalah
komunikasi, munculnya berbagai macam sebagai berikut :
cara penyampaian informasi, salah satunya

i
1. Untuk membantu memberikan tersebut menggunakan media yang hanya
informasi kepada khalayak terbaca melalui visual oleh indra
khususnya ibu, mengenai penglihatan atau mata.3
Imunisasi MR di Rumah 4. Desain Komunikasi Visual
Vaksinasi BSD dan Posyandu Desain Komunikasi Visual merupakan
Alamanda. sebuah proses perancangan yang bertujuan
2. Sebagai media komunikasi untuk menyampaikan informasi dalam
untuk menyampaikan bentuk visual yang komunikatif, orisinil,
informasi edukasi kepada kreatif dan unik. Penyampaian pesan ini
khalayak mengenai Imunisasi melalui media tertentu yang dirancang
MR. secara berkesinambungan dan
3. Untuk mempermudah peran terintegritas, hingga pada akhirnya mampu
dokter/bidan/perawat dalam mengubah perilaku target audience kearah
menyampaikan informasi yang diharapkan, yaitu memberikan respon
mengenai Imunisasi MR. positif terhadap semua informasi yang
disampaikan.4
Kerangka Teoritis 5. Prinsip Dasar Desain
1. Komunikasi Massa Rakhmat Supriyono dalam bukunya
Para Ahli komunikasi berpendapat bahwa Desain Komunikasi Visual, membagi prinsip
yang dimaksud dengan komunikasi massa desain menjadi empat bagian yaitu :
(Mass Communication) adalah komunikasi 1. Keseimbangan (Balance)
melalui media massa, ini merupakan 2. Tekanan (Emphasis)
singkatan dari media komunikasi massa 3. Irama (Rhytm)
(mass media communication). Massa 4. Kesatuan (Unity) 5
dalam arti komunikasi adalah sekelompok
individu yang sikap dan perilakunya 6. Unsur Visual
dipengaruhi oleh media massa (Cetak, Menurut Adi Kusriyanto dalam buku
elektronik, online).1 Pengantar Desain Komunikasi Visual,
2. Kampanye Sosial terdapat beberapa unsur yang harus
Kampanye sosial merupakan diperlukan dalam menampilkan suatu
sebuah proses komunikasi yang dilakukan tampilan visual :
untuk menyebarluaskan pesan-pesan 1. Titik
penting yang sangat diperlukan masyarakat. 2. Garis
Diakui, ada banyak inovasi, ide, gagasan, 3. Bidang
yang bersifat sosial, penting untuk 4. Ruang
disampaikan kepada publik.2 5. Warna
3. Komunikasi Visual 6. Tekstur6
Komunikasi Visual adalah sebuah 7. Warna
serangkaian proses penyampaian informasi Warna dapat didefinisikan secara
atau pesan kepada pihak lain. Komunikasi objektif atau fisik sebagai sifat cahaya yang

1
Nurudin,Ilmu Komunikasi, (jakarta: Raja Untuk Pemula), (Bandung : Nuansa
Grafindo persada,2017), Hlm.91 Cendekia, 2014), Hlm 14.
2 6
Prita Kemal Gani : “ Kampanye Sosial” Andi Suprapto S.Sos, M.Si, Ada Mitos dalam
http://www.lspr.edu/pritakemalgani/kamp DKV (Desain Komunikasi Visual), (Jakarta :
anye-sosial/ diakses pada tanggal Batavia Imaji Penerbit, 2016), Hlm 26-28.
7
14/05/2018 pukul 16.21. Rakhmat Supriyono, Desain Komunikasi
5
Lia Anggraini S. dan Kirana Nathalia, Desain Visual, (Yogyakarta : Penerbit Andi, 2010),
Komunikasi Visual (Dasar-Dasar Panduan Hlm 87-97
8
Kusrianto, Op Cit, hlm. 30

ii
dipancarkan, atau secara subjektif dan diagram sebagai penghias dan juga
psikologis sebagai bagian dari pengalaman berfungsi memperjelas sebuah paparan
indera penglihatan. 7 melalui gambar.11
8. Tipografi Berikut ini adalah bentuk-bentuk yang
Tipografi adalah ilmu memilih dan biasa digunakan dalam bentuk ilustrasi :
menata huruf sesuai pengaturannya pada 1. Gambar Manusia
ruang-ruang yang tersedia agar 2. Gambar Tumbuhan
menciptakan kesan tertentu, sehingga 3. Gambar Hewan
dapat memberi kenyamanan membaca 12. Media
semaksimal mungkin. 8 Media adalah sarana untuk
9. Komposisi menyampaikan pesan atau informasi
Komposisi adalah istilah yang kepada publik dengan menggunakan
digunakan untuk menggambarkan susunan berbagai unsur komunikasi grafis seperti
unsur-unsur visual dalam sebuah lukisan teks atau gambar foto 12, secara garis besar
atau karya seni lainnya. Bagaimana unsur- media dapat dikelompokkan menjadi lima
unsur seni dan desain - garis, bentuk, macam :
warna, nilai, tekstur, bentuk, dan ruang - 1. Media cetak/visual (printed
terorganisir atau disusun sesuai the material)
principles of art and design, keseimbangan, 2. Media luar ruangan (outdoor)
kontras, penekanan, gerakan, pola, irama, 3. Media elektronik (electronic)
kesatuan/varietas - dan unsur-unsur lain 4. Tempat pajang (display)
Komposisi, memberikan struktur lukisan 5. Barang-barang kenangan (special
dan menyampaikan maksud dari artis.9 offer)
10. Persepsi Visual
Persepsi visual adalah kemampuan Teknik Pengumpulan Data
untuk melihat, mengatur, dan menafsirkan Dalam tahap pengumpulan data ,
lingkungan seseorang. Persepsi visual pencipta melakukan beberapa metode
mengacu pada kemampuan otak untuk untuk memenuhi keperluan perancangan
memahami apa mata yang melihat. Ini karya ini dan memperkuat materi dari karya
adalah proses yang sangat penting karena yang dibuat.
memberikan kita kemampuan untuk 1. Studi Literatur
mempelajari informasi baru. 10 Untuk mendukung penciptaan karya,
pencipta mencari data melalui studi
11. Ilustrasi literatur sebagai landasan teori untuk
Menurut Adi Kusrianto, Ilustrasi dapat mencapai gagasan pencipta yang ingin
diartikan sebagai gambar, foto ataupun diangkat kedalam karya yaitu informasi
lukisan untuk membantu memperjelas isi mengenai MR serta materi pendukung
buku, karangan dan sebagainya. Ilustrasi lainnya melalui buku referensi, internet,
tersebut bisa berupa gambar, desain, atau dan media lainnya.

7 10
Ibnu Teguh wibowo, Belajar Desain Grafis, Holly Deluca : “What is visual perception?-
(Yogyakarta : Buku Pintar, 2013), Hlm. 148 Definition & theory”
8
Simbo Tinarbuko, Semiotika Komunikasi https://study.com/academy/lesson/what-
Visual, (Yogyakarta : JalanSutra, 2009) , Hlm is-visual-perception-definition-theory-
25. quiz.html diakses pada 30 Desember 2017
9 Pukul 14.00
Marion Boddy-Evans : ” The 8 Elements of
13
Composition in Art Kusrianto, Op. Cit, Hlm. 190.
12
” https://www.thoughtco.com/elements-of- Pujiriyanto, Desain Grafis Komputer (Teori
composition-in-art-2577514 diakses pada Grafis Komputer), ( Yogyakarta: Penerbit
tanggal : 29/12/2017 pukul 09.20. Andi, 2005), Hlm 15

iii
2. Observasi terdapat media elektronik untuk
Pencipta melakukan observasi langsung pengadaan informasi berbasis digital.
ke Posyandu Alamanda yang beralamat di Dalam tahap terakhir pencipta
RT 04 RW 04 BSD, Kelurahan Rawabuntu, mewawancarai bidan di Posyandu
Kecamatan Serpong Kota Tangerang Alamanda, penanggung jawab imunisasi di
Selatan, Indonesia, UPT Puskesmas UPT Puskesmas Rawabuntu dan dokter di
Rawabuntu yang beralamat di Jl. Raya Rawa rumah vaksinasi BSD, hal ini dilakukan untuk
Buntu, Rw. Buntu, Serpong, Kota Tangerang lebih menambah informasi seputar
Selatan, Banten dan Rumah Vaksinasi BSD imunisasi MR dan mengklarifikasi informasi
yang beralamat di Jl. Cemara I Blok B2 yang pencipta dapat dari media dengan
No.16, Rawa Buntu, Serpong, Rw. Buntu, melibatkan pihak professional dalam
Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. wawancara ini. Pada wawancara,
3. Wawancara khususnya dengan dokter di Rumah
Pencipta mengumpulkan informasi Vaksinasi BSD pencipta mengetahui ada
dengan melakukan wawancara dengan pasien yang Imunisasi MR hanya karena
bidan yang bertugas di Posyandu Alamanda, ikut-ikutan, tanpa mengetahui sebenarnya
penanggung jawab imunisasi di Puskesmas Imunisasi MR untuk apa, dan masih banyak
Rawabuntu dan dokter di Rumah Vaksinasi yang mempercayai bahwa Vaksin MR itu
BSD. Teknik wawancara yang dilakukan berbahaya dan Haram.
pencipta seputar informasi seputar
Imunisasi MR, yang didapet pengalaman Penciptaan hasil produksi karya ini
selama bertugas, dan informasi yang akan diimplementasikan kepada wanita
diterima dari pusat kesehatan. khususnya seorang ibu berusia 25 tahun
sampai dengan 35 tahun di Posyandu
PEMBAHASAN Alamanda, dan Rumah Vaksinasi BSD.
Pada studi literatur pencipta Dengan karya berbentuk pamflet, poster, X-
menemukan beberapa permasalahan Banner, dan sosial media diharapkan dapat
secara umum dan informasi yang terkait membantu dan menarik perhatian
dengan Imunisasi MR, masalah yang paling pembaca serta memudahkan pembaca
sering terjadi ialah masyarakat dalam memahami informasi yg
mengkhawatirkan akan kehalalan dan disampaikan. Karya ini berisikan informasi
keamanan dari vaksin ini, karena minimnya seputar Imunisasi MR yang umum dan
informasi mengenai vaksin yang digunakan. harus diketahui oleh seorang ibu. Untuk
Pada metode observasi pencipta mempromosikan karya ini, pencipta
mengetahui bahwa di tempat klien belum membuat media pendukung yang bersifat
ada media informasi mengenai Imunisasi promotional guna untuk menarik perhatian
MR, minimnya informasi yang disajikan oleh audience.
klien dan yang diterima masyarakat
sekitar/pasien mengenain Imunisasi MR. Konsep Kreatif
Kriteria pasien yang didapat berdasarkan Konsep kreatif berupa gagasan
lingkungan, didapati bahwa kelas sosial dari yang dijabarkan oleh pencipta mulai dari
pasien di Rumah Vaksinasi ialah kelas sosial semua perencanaan serta juga konsep yang
B, yang dengan kelas sosial ini mereka sudah dibuat untuk diaplikasikan ke dalam
memperhatikan sebuah penampilan dari karya.
produk tertentu, maka penyajian informasi A. Ide Penciptaan
dalam karya ini harus dengan penyajian Ide penciptaan pada karya media
yang menarik sehingga dapat menarik kampanye sosial ini mengenai ilustrasi yang
perhatian audience. Dari kegiatan observasi mendampingi informasi yang ada di media
juga didapat bahwa di tempat klien tidak kampanye sosial tersebut. Hal tersebut
merupakan unsur yang penting dari media

iv
kampanye sosial yang akan disajikan kepada biasa terdapat dalam buku cerita anak yang
pembaca. Dengan memperhatikan unsur memberikan kesan kekeluargaan agar
tersebut diharapkan pembaca dapat media kampanye sosial tersebut tidak
menangkap dan dan mengerti apa yang hanya dapat dibaca oleh target utama yaitu
dikomunikasikan oleh ilustrasi tersebut. ibu, tapi dapat dibaca juga oleh anak yang
Maka dari hal tersebut, pencipta ingin hal ini menjadi lebih menarik untuk dibaca
membuat sebuah media kampanye sosial dan mudah dipahami.
mengenai Imunisasi MR untuk Ibu-Ibu yang D. Ilustrasi
berisi informasi serta ilustrasi desain Pada perancangan karya ini,
berbasis style dari digital painting yang pencipta bekerja sepenuhnya
berbeda dari media kampanye sosial pada menggunakan komputer dengan aplikasi
umumnya sehingga sesuai dengan target Adobe Photoshop, dimulai dengan
audience yang pencipta inginkan. membuat sketsa kasar sampai pada proses
B. Statement rendering. Gambar-gambar dari ilustrasi
Dalam media kampanye sosial yang dalam karya ini menggunakan style gambar
berjudul “Aku sehat dengan Imunisasi MR” digital painting. Alasan pencipta
ini berbentuk pamflet dengan 5 lipatan, menggunakan ilustrasi dengan gaya digital
poster A3, X-Banner, dan sosial media yang painting adalah karena segmentasi dari
akan memberikan informasi mengenai MR. karya ini adalah seorang ibu yang berkaitan
Teknik yang digunakan berupa teknik dengan anak anak, ilustrasi dengan model
ilustrasi, desain layout, karakter, digital painting yang menggunakan warna
menggukakan aplikasi Adobe Photoshop, pastel dan gambar yang lucu, yang
yang ditujukan untuk Ibu berusia 25 sampai berdasarkan pengamatan pencipta gaya
dengan 35 tahun. gambar seperti ini selalu digunakan dalam
C. Sinopsis produk untuk ibu dan anak. Diharap dengan
Ilustrasi pada kampanye sosial ini penggunaan ilustrasi ini dapat menarik
untuk menambah nilai pada penyajian perhatian ibu dan anak untuk memahami
informasi seputar MR untuk Ibu yang akan informasi yang disajikan, penggunaan gaya
atau sedang memiliki anak. Informasi yang gambar ini diinspirasi oleh salah satu karya
difokuskan yaitu ilustrasi mengenai terdahulu milik Michelle Jose Johannes dari
imunisasi MR tersebut mulai dari Universitas Bina Nusantara dan Studio
penjelasan mengenai MR, penyebab MR, Sixtales.
gejala MR, proses menular, pencegahan, E. Warna
dan pengenalan vaksin MR. Pada media Dalam perancangan karya ini,
pamflet terdapat 2 sisi, sisi depan berisi pencipta menggunakan warna CMYK dan
mengenai informasi seputar imunisasi MR RGB karena hasil karya ini akan berbentuk
dan bagian belakang berisi informasi cetak dan digital. Warna CMYK tersebut
mengenai ancaman jika tidak melakukan merupakan bagian dari warna primer,
imunisasi, pada poster berisis informasi sekunder dan tersier dengan. Pencipta
mengenai Imunisasi MR, penyakit mengunakan warna-warna cerah dan
komplikasi akibat Campak dan Rubella, warna lembut karena warna tersebut cocok
proses dan yang berisiko tertular Campak untuk segmentasi karya pencipta yaitu ibu
dan Rubella, pada X-Banner terdapat berumur 25 sampai dengan 35 tahun agar
infomasi seputar Imunisasi MR dengan lebih dapat menarik perhatian pembaca. Pada
singkat, poster ajakan untuk melakukan pamflet dan media sosial pencipta memilih
Imunisasi MR dan pada media sosial warna biru dan warna merah, pada poster
terdapat informasi seputar MR seperti di terdapat warna biru yang poster tersebut
pamphlet dengan penyesuaian. berikian informasi mengenai MR dan
Ilustrasi pada kampanye sosial ini pencegahannya, warna merah pada poster
menggunakan style digital painting yang yg berisikan informasi penularan MR dan

v
warna hijau-kuning pada poster yg berisi ilustrasi pada kampanye sosial ini. Pada
informasi mengenai penyakit komplikasi karya ini pencipta menggunakan jenis huruf
MR, dan pada X-Banner menggunakan sans serif untuk judul, sub judul dan isi.
warna gradasi merah-biru. Warna biru Dikarenakan jenis huruf sans serif sesuai
dipilih karena memberikan kesan dengan isi dan ilustrasi dari media
menenangkan yang dibagian depan ini kampanye sosial ini. Font yang pencipta
berisi mengenai informasi seputar imunisasi gunakan diantaranya : Sonic Comics untuk
MR dan pencegaahannya, dan warna judul/ bagian muka, Bear hugs untuk judul
karena warna merah, kuning-hijau di setiap isi, dan Futura Handwritten untuk
memberikan kesan cemas, takut dan body text.
peringatan yang di bagian belakang pamflet G. Treatment
ini berisi informasi mengenai ancaman yang Tabel 1 memaparkan treatment
akan terjadi jika tidak imunisasi MR. dari perancangan ilustrasi pada kampanye
sosial “Aku Sehat dengan Imunisasi MR”.

Pada keseluruhannya pencipta


menggunakan warna dengan jenis pastel
dikarenakan warna ini terkesan lembut
yang biasanya digunakan dalam produk ibu
dan anak.
F. Tipografi
Untuk tipografi pada karya ini,
pencipta menggunakan huruf atau font
yang disesuaikan dengan perancangan

vi
Tabel 1
Treatment
Halaman Isi Konten
Halaman 1 (cover depan Pamflet & Berisi judul dari kampanye “Aku Sehat dengan
Sosial Media) Imunisasi MR” terdapat ilustrasi.
Halaman 2 (Pamflet, & Sosial Berisi penjelasan mengenai penyakit MR
Media)
Halaman 3 (Pamflet, & Sosial Berisi penjelasan mengenai vaksin MR
Media)
Halaman 4 (Pamflet, & Sosial Penjelasan isu mengenai kehalalan dan
Media) keamanan vaksin
Halaman 5 (Pamflet, & Sosial Brisi Penjelasan dimana dapat melakukan
Media) Imunisasi
Halaman 6 (cover belakang Pamflet, Berisi tulisan “Bahaya virus Campak dan
& Sosial Media) Rubella” terdapat ilustrasi virus
Halaman 7(Pamflet, & Sosial Media) Berisi penjelasan penyakit akibat Campak
Halaman 8(Pamflet, & Sosial Media) Berisi penjelasan penyakit akibat Rubella
Berisi penjelasan proses penularan penyakit
Halaman 9(Pamflet, & Sosial Media)
Campak dan Rubella
Halaman 10(Pamflet, & Sosial Berisi penjelasan yang berisiko tertular
Media) penyakit Campak dan Rubella
Poster 1 Berisi informasi seputar Imunisasi MR
Poster 2 Berisi informasi penyakit akibat Rubella
Poster 3 Berisi informasi penyakit akibat Campak
Berisi informasi proses penularan virus Campak
Poster 4
dan Rubella
Berisi informasi siapa yg berisiko tertular
Poster 5
Campak dan Rubella
Poster 7 Berisi ajakan untuk melakukan Imunisasi MR
Poster 8 Berisi ajakan untuk melakukan Imunisasi MR
Berisi informasi seputar Imunisasi MR dan
X-Banner
penyakt akibat Campak dan Rubella

Gambar 1
Hasil Ilustrasi Pada Media Kampanye

vii
SIMPULAN DAN SARAN dapat membuat ilustrasi sesuai dengan
Simpulan umur target.
Pada karya tugas akhir ini berupa 4. Konsultasi dengan orang-orang yang
perancangan ilustrasi pada kampanye sosial lebih paham dan mengerti tentang
“Aku Sehat dengan Imunisasi MR” yang masalah yang diangkat dan konsep
telah selesai dibuat. karya yang akan dibuat.
Pencipta mengambil kesimpulan 5. Melakukan perizinan riset dari jauh
bahwa media ini merupakan sebuah media hari, dikhawatirkan akan memakan
informasi mengenai Imunisasi MR dengan waktu lama sampai izin diberikan.
unsur-unsur yang menyesuaikan dengan 6. Buatlah sebuah solusi dari sebuah
target, yang diharapkan dapat dipahami masalah dengan bentuk yang kreatif
dan menarik perhatian orang tua terutama sehingga bukan hanya sebagai solusi
untuk kalangan ibu. namun menjadi hal menarik untuk
Pencipta berharap dengan adanya khalayak.
media kampanye sosial ini dapat
menghilangkan ketakutan orang tua, DAFTAR PUSTAKA
khususnya ibu akan mengimunisasi MR Academy, Carrot. 2012. Illustration Faculty
anaknya. Essentials V 13.1. Jakarta : Carrot
Dampak langsung dan tidak Academy.
langsung dari karya ini adalah : Anggraini, Lia S., 2014. Desain Komunikasi Visual
a. Dampak Langsung (Dasar-Dasar Panduan Untuk Pemula).
Dampak langsung yang dapat diterima Bandung: Nuansa Cendekia.
oleh target audience adalah agar dapat
membantu khalayak khususnya ibu dalam Dewi, Liza Dwi Ratna. 2008. Teori Komunikasi
mendapatkan informasi seputar Imunisasi Pemahaman dan Penerapan. Jakarta :
Renata Pratama Media.
MR.
b. Dampak Tidak Langsung Hendratman, Hendi. 2014. Computer Graphoc
Dampak tidak langsung dasri karya Design. Bandung : Informatika
media kampanye sosial ini kepada target Bandung.
audience adalah diharapkan orang lain
terutama ibu yang ingin mengimunisasi Johiyanto. 2005. Sistem Informasi Strategik
atau khawatir akan mengimunisasi anaknya Untuk Keunggulan Kompetitif.
Yogyakarta : Penerbit Andi Offset.
melalui media kampanye sosial ini
membantu menghilangkan kekhawatiran Kusrianto, Adi. 2007. Pengantar Desain
mengenai imunisasi MR. Komunikasi Visual. Yogyakarta :
Penerbit Andi.
Saran
Pencipta merekomendasikan dan Mulyana, Deddy M.a. 2008. Ilmu Komunikasi
Suatu Pengantar. Bandung : PT Remaja
menyarankan pengalaman saat pembuatan
Rosdakarya
perancangan ilustrasi pada kampanye sosial
ini kepada pembaca dan calon pencipta Nurudin. 2017. Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja
karya berikutnya yaitu: Grafindo persada.
1. Mencari referensi yang terkait sesuai
dengan permasalahan dan penciptaan Pujiriyanto. 2005. Desain Grafis Komputer
(Teori Grafis Komputer). Yogyakarta:
karya.
Penerbit Andi.
2. Pada saat pembuatan ilustrasi,
Rakhmat, Supriyono. 2010. Desain Komunikasi
sebaiknya terlebih dahulu memikirkan Visual. Yogyakarta : Penerbit Andi
konsep yang akan digunakan.
3. Kenali target audience yang dituju
dengan baik sehingga pencipta karya

viii
Richard West Lynn H. Turner, 2009. Pengantar https://webdesign.tutsplus.com/articl
Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi, es/an-introduction-to-composition--
Jakarta: Salemba Humanika. webdesign-14508. 29 Desember 2012
Safanayong, Yongky. 2006. Desain Komunikasi
Visual Terpadu. Jakarta : Arte Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Intermedia (2017). Petunjuk Teknis Kampanye
Imunisasi Measles Rubella (MR).
Smiciklas, Mark. 2012. The Power of
Infographics. Indiana : Que. http://www.searo.who.int/indonesia/t
opics/immunization/petunjuk_teknis_
Suprapto, Andi. 2016. Ada Mitos dalam DKV kampanye_dan_introduksi_mr.pdf?ua
(Desain Komunikasi Visual). Jakarta : =1. 23 Desember 2017
Batavia Imaji Penerbit

Tinarbuko, Simbo. 2009. Semiotika Komunikasi


Visual. Yogyakarta : JalanSutra Sumber Tugas Akhir

Warner J. Severin & James W. Tankard, 2007. Dhafirwan, Irfan. 2016. “Perancangan Buku
Teori Komunikasi (Sejarah Metode dan Ilustrasi Pembelajaran Bahasa Jepang
Terapan di dalam Media Massa), “Mari Belajar Bahasa Jepang” Untuk
Jakarta: Kencana Prenada Media Murid Madrasah Aliyah Annajah”.
Group. Universitas Budi Luhur : Tugas Akhir
Wibowo, Ibnu Teguh. 2013. Belajar Desain Tidak Diterbitkan.
Grafis. Yogyakarta : Buku Pintar. Rahadian, Okky. 2016. “Perancangan Layout
Aplikasi Smartphone Informatif Taman
Sumber Online Kota Jakarta Selatan”. Universitas Budi
Luhur : Tugas Akhir Tidak Diterbitkan.
Boddy-Evans, Marion. ” The 8 Elements of
Composition in Art ” Johannes, Michelle Josie . 2016. “Perancangan
https://www.thoughtco.com/element Komunikasi Visual Kampanye
s-of-composition-in-art-2577514 . Pencegahan Adiksi Gadget Pada Anak
29 Desember 2017. “Hands To Hands””. Universitas Bina
Nusantara : Tugas Akhir Tidak
Candraswari, Risky.“Membongkar mitos dibalik Diterbitkan.
bahaya efek samping vaksin Rubella
(Vaksin MR)”. Maharani, Kurnia. 2013. “Perancangan
https://hellosehat.com/parenting/kes Kampanye Sosial “Minimalkan
ehatan-anak/efek-samping-vaksin- Penggunaan Kantong Plastik” Melalui
rubella-vaksin-mr/. 24 Oktober 2017. Desain Komunikasi Visual”. Universitas
Sebelas Maret : Tugas Akhir Tidak
KBBI. https://kbbi.web.id / 13 Desember 2017 Diterbitkan.
Kemal, Prita Gani : “ Kampanye Sosial” Ningsih, Novia. 2016. “Perancangan Komunikasi
http://www.lspr.edu/pritakemalgani/k Visual Kampanye Kurangi Penggunaan
ampanye-sosial/ diakses pada tanggal Plastik”. Universitas Bina Nusantara :
14 Mei 2018 Tugas Akhir Tidak Diterbitkan.
Shillcock, Rachel “An Introduction to
Composition”

ix