Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

DENGAN DIABETES MALITUS PADA Tn H

YENI DEARNI PINEM


NPM: 18190100072

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDONESIA MAJU (STIKIM)
2020

FORM PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA


I. DATA UMUM

Pengkajian terhadap data umum keluarga meliputi :

1. Nama kepala keluarga (KK) : A.W Heri Parwanto

2. Alamat dan telepon : Villa Mutiara Bogor/ 08111034384

3. Agama : Islam

4. Pekerjaan kepala keluarga : BUMN

5. Pendidikan kepala keluarga : S2

6. Komposisi kepala keluarga dan genogram

No Nama L/P Umur Hub dengan Pekerjaan Pendidikan


KK
1 Yeni D P 46 Th Istri Perawat S1
2 Tamara P 23 Th Anak - S1
3 Insan L 20 Th Anak Mahasiswa Mahasiswa
4 Triwardana L 17 Th Anak Pelajar SMA

Genogram:

Keterangan :
= Laki-laki
= Perempuan
= Laki-laki/perempuan menderita penyakit yang sama
= Perempuan yang sudah meninggal
= Laki-laki nyang sudah meninggal
= Tinggal serumah
= Pasien

7. Tipe keluarga :

Type Keluarga Tn H adalah Nuclear Family terdiri dari ayah,ibu dan anak-anak

8. Suku bangsa
Tn H suku bangsa Jawa, sedangkan Ny Y istri Tuan H suku Batak Karo. Bahasa yang dipakai
sehari- hari dirumah Bersama adalah Bahasa Indonesia

9. Agama

Agama yang dianut keluarga Tn H adalah agama Islam. Agama dijadikan dasar keyakinan
dalam kehidupan

10. Status ekonomi keluarga

Sumber pendapatan keluarga didapat dari pekerjaan Tn H yang masih aktif bekerja di BUMN
dan Istri yang bekerja sebagai pegawai ASN

11. Aktivitas rekreasi keluarga

Tn H beserta istri dan anak-anaknya sering melakukan rekreasi dihari sabtu minggu keluar
rumah. Namun karena selama pandemi keluarga sering nonton TV Bersama atau jalan-jalan ke
kebun Bersama-sama yang terletak di leuwiliang

II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga

1. Tahap perkembangan keluarga saat ini

Tn H dan istri sudah memasuki pra lansia, Mempunyai 2 orang anak yang memasuki usia
dewasa muda dan 1 orang remaja

2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi


Menurut Tn H perkembangan keluarga dapat terpenuhi dengan baik
3. Riwayat keluarga

Riwayat Kesehatan keluarga Inti

Tn H

sebagai KK menderita penyakit Diabetes Malitus. Sebelumnya Tn H tidak menyadari kalau


dirinya menderita Diabetes karena tidak pernah sakit dan tidak merasakan gejala.

Satu setengah tahun yang lalu Tn H merasakan badan yang lemas dan kesemutan kemudian

Tn H dibawa ke UGD ke RS EMC Hasil pemeriksaan Lab menunujukkan GDS 470 mg/dl.
Kolestrol 350 mg/dl dan Tn H di sarankan oleh dokter untuk dirawat di Rumah sakit namun
klien menolak kemudian di observasi selama 4 jam di UGD setelah merasa enakan klien minta
pulang sambil dilanjutkan pengobatan dan dirawat dirumah.. Saat ini klien jarang
memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit.Klien juga tidak mempunyai pantangan
makananan. Klien mengatakan sering mengalami kesemutan khususnya di kaki. KLien juga
kadang-kadang merasa Lelah dan susah tidur.Jika diingatkan keluarga untuk mengontrol
makanannya klien suka membantah dengan argument-argumennya. Klien sangat susah untuk
diberi tahu. Saat ini klien mengkonsumsi metformin 500 mg 1x1. Simvastatin 20 mg 1x1.
Klien tidak mempunyai masalah dengan Kesehatannya dan kebuthan dasar.

Ny Y

Mempunyai masalah pada Jantung. Istri Tn H menderita penyakit PVC ( Prematur Ventrikel
Contraktion) Klien sering memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit. Saat ini Ny Y rutin
minum obat Nebilet 50 mg 1x1

Nn T

Jarang Sakit, tidak mempunyai masalah dengan Kesehatan dan kebutuhan dasar

Tn I

Jarang sakit, tidak mempunyai masalah dengan Kesehatan dan kebutuhan dasar

Tn T

Jarang sakit, tidak mempunyai masalah dengan Kesehatan dan kebutuhan Dasar

4. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya (adanya penyakit keturunan) Diabetes Malitus

Keluarga Tn H mempunyai penyakit yang sama dengan Tn H yaitu bapak klien yang sdh
almarhum sebelumnya menderita penyakit Diabetes,Hipertensi dan Jantung

Sedangkan keluarga Ny Y ,ibu dari Ny Y juga mempunyai penyakit jantung dan asma.

III. Pengkajian lingkungan

1. Karakteristik rumah

Status kepemilikan rumah adalah rumah Tn H. tipe rumah 2 lantai permanen berlantai
keramik. Dinding tembok. Luas tanah 350 m². Ruangan terdiri dari : 4 kamar tidur, 2 ruang
tamu, 1ruang keluarga, 5 kamar mandi disertai kloset ventilasi cukup,sehingga pertukaran
udara dan pencahayaan cukup baik. Perabot rumah tangga tersusun rapi, sumber air minum
dari air mineral untuk cuci, mandi berasal dari sumur gali. Halaman di sekitar rumah tampak
rapi hewan piaran seperti ayam Bangkok dikandangkan

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW

Kelauarga Tn H tinggal didaerah pinggiran perkotaan, hubungan anggota keluarga dengan


masyarakat sekitar cukup baik.

3. Mobilitas dan geografis keluarga

Sejak tahun 2008 Tn H berdomisili di Komp Villa Mutiara setelah sebelumnya tinggal
berpindah-pindah disebabkan pekerjaan Tn H yang berpindah-pindah dari satu daerah ke
daerah yang lain.

4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Tn H dan Ny Y aktif di masyarakat dan berinteraksi cukup baik dilingkungan tempat
tinggalnya

IV. Struktur keluarga

1. Pola komunikasi keluarga

Pola komunikasi yang diterapkan dalam keluarga adalah pola terbuka. Masalah yang
ada dalam keluarga akan didiskusikan secara interpersonal dalam keluarga.Dalam
komusikasi tidak ada masalah pada keluarga Tn H.

2. Struktur kekuatan keluarga

Dalam mengambil keputusan biasanya dilakukan dengan jalan musyawarah untuk


mencapai kesepakatan

3. Struktur peran

Keluarga tidak pernah mengeluh tentang peran masing-masing dan menjalankan


perannya dengan baik.

4. Nilai dan Norma keluarga

Didalam keluarga untuk Tn H selaku KK mempunyai kesepakatan dengan keluarga


untuk tidak mengkonsumsi makanan yang manis-manis disebabkan karena penyakit
diabetes yang dialami Tn H. Jika ada anggota keluarga yang sakit , keluarga selalu
membawa kepelayanan kesehatan

V. Fungsi keluarga

1. Fungsi Keagamaan
Hubungan dengan keluarga haronis, keluarga merasa nyaman dengan keadaan saat ini, antara
keluarga saling menghargai, menghormati dan saling menyayangi
2. Fungsi sosial dan budaya
Hubungan sosial Tn H dengan tetangga sekitar rumah cukup baik. Tn H mengikuti kegitan
yang dilakukan dilingkungan tempat tinggalnya seperti meronda, kerja bakti dan sebagainya
3. Fungsi Cinta dan kasih sayang
Tn H sangat mencintai dan menyayangi keluarganya
4. Fungsi Perlindungan
Tn H melindungi Kesehatan keluarga dalam mengikutkan keluarga dalam asuransi kesehatan
5. Fungsi Reproduksi
Tn H mempunyai 3 orang anak terdiri dari 1 orang perempuan dan 2 orang laki-laki.Tidak
mempunyai gangguan system reproduksi pada Tn H dan Ny Y.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Fungsi sosialisasi Tn H dengan lingkungan sekitar tempat tinggalnya cukup baik. Didalam
keluarga Pendidikan sangatlah penting dan sangat diutamakan.
7. Fungsi Ekonomi
Sumber penghasilan keluarga dari gaji Tn H yang masih aktif bekerja di BUMN dan gaji Ny
Y dari pegawai ASN

VI. Stress dan koping keluarga


1. Stressor jangka pendek
Stressor jangka pendek yang dialami Tn. H yaitu sering mengeluh lemas
2. Stressor jangka panjang :
Stressor jangka Panjang yang dialami Tn. H yaitu, Tn. H mengkhawatirkan penyakitnya, tapi
tidak menerapkan manajemen Kesehatan yg baik . dan klien ingin segera sembuh dari
penyakitnya
3. Respon keluarga thd stressor :
Apabila didalam keluarga ada permasalahan dilakukan secara diskusi/ bermusyawarah.
namun jika ada keputusan yang sangat penting dan segera Tn H sebagai kepala keluarga dapat
mengambil keputusan dengan baik.
4. Strategi koping yang digunakan:
Kalau ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan keluarga keputusan diambil dari hasil
musyawarah.

VII. Pemeriksaan Fisik


ThorakDada /
Hidung

Mulut

Abdomen
Kulit

Kepala

Mata

Telinga

sEktermita
Tanda 2 TD
N
S
Anggota TB
Keluarga
Tn. H BB
TD : 110/80 Kulit Tida Isok Tid Si Tid Bentu Sim Kaki
HR : 76x/mnt terlihat k or,td ak met ak k etris jalan
RR : 18x/mnt kering terd k dite ris dite dada Bisi agak
S : 36,1 °C teruta apat terd mu tdk mu simetr ng diser
TB : 163 cm ma di luka apat kan dite kan is tdk usus et
BB : 71 Kg daerah dan ikter ser mu luk ada : karen
kaki benj ik.C um kan a retrak 15x/ a
olan onju en sek dan si mnt sakit
ngti ka/ ret sia dada Keku
va ki nos Bunyi atan
an is jantun otot
ane g norm
mis lupdu al
p
S1S2
Bunyi
paru
vesik
uler
Yeni D TD : 120/80 Elastis, Isok Tid Si Tid Bentu Sim Tdk
HR : 74x/mnt tidak Tida or,td ak met ak k etris ada
RR : 16 kering k k dite ris dite dada Bisi ggn
x/mnt dan terd terd mu tdk mu simetr ng pd
S : 36,3 bersisi apat apat kan dite kan is tdk usus ektre
°C k luka ikter ser mu luk ada : mitas
TB : 159 cm dan ik.C um kan a retrak 15x/ atas
BB : 73 Kg benj onju en sek dan si mnt dan
olan ngti ka/ ret sia dada bawa
va ki nos Bunyi h
an is jantun
ane g
m lupdu
p
S1S2
Bunyi
paru
vesik
uler
Tamara TD : 100/70 Elastis Tida Isok Tid Si Tid Bentu Sim Tdk
HR : 74 x/mt tidak k or,td ak met ak k etris ada
RR : 18x/mnt kering terd k dite ris dite dada Bisi ggn
S : 36,1 °C apat terd mu tdk mu simetr ng pd
TB : 158 cm luka apat kan dite kan is tdk usus ektre
BB : 53 Kg dan ikter ser mu luk ada : mitas
benj ik.C um kan a retrak 15x/ atas
olan onju en sek dan si mnt dan
ngti ka/ ret sia dada bawa
va ki nos Bunyi h
an is jantun
ane g
m lupdu
p
S1S2
Bunyi
paru
vesik
uler
Insan TD : 110/70 Elastis Tida Isok Tid Si Tid Bentu Sim Tdk
HR : 78 tidak k or,td ak met ak k etris ada
x/mnt kering terd k dite ris dite dada Bisi ggn
RR : 18 apat terd mu tdk mu simetr ng pd
x/mnt luka apat kan dite kan is tdk usus ektre
S : 36,2 °C dan ikter ser mu luk ada : mitas
VIII. Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan penunjang dilakukan kepada Tn H pada tanggal 30/10-20 yaitu periksaan GDS
(gula darah sewaktu) dengan hasil 200 mg/dl.
Pada tanggal 31/10-‘20 periksaan gula GDP ( gula darah Puasa ) dengan hasil 180mg/dl
Periksaan Kolestrol dengan hasil 350 mg/dl
Pada tanggal 1/11-’20 Pemeriksaa gula GDS ( gula darah sewaktu) dengan hasil
142 mg/dl . Pemeriksaan Kolestrol 250 mg/d

IX. Format Analisa Data


No Data Problem Etiologi
DS: Manajemen Kesehatan Ketidakmampuan keluarga
-Klien mengatakan tidak ada Keluarga tidak efektif dalam merawat anggota
pantangan dalam hal makanan pada keluarga Tn. H keluarga yang menderita DM

DO :
-Klien terlihat sekali-kali
makan makanan kue yang
manis dan gorengan bakwan
31/10-‘20
TD : 110/80 mmHg
RR : 18 x/mnt
N : 76x/mnt
T : 36,1°C
Gula Darah Puasa : 180 mg/dl
Kolestrol 350 mg/dl

DS : Pemeliharaan Ketidakmampuan mengatasi


DO : Kesehatan tidak masalah individu/keluarga
Klien tampak masih tergoda efektif
dengan makanan atau
minuman yang mengandung
tinggi glukosa
Klien tampak tidak
menghiraukan advice dari
dokter penanggung jawab
Masih tersedia sajian disekitar
klien yang mengandung tinggi
glukosa
Lingkungan pekerjaan klien
membuat pola makan/pola
diet klien menjadi tidak
teratur
DS : Gangguan pola tidur Sering bangun pada malam hari
-Klien mengatakan sering
Ansietas
terbangun kencing di tengah
Perubahan system syaraf dan
malam
hormonal
- Klien mengatakan kadang-
Ketidaknyamanan
kadang susah tidur dimalam
hari
Gangguan pola tidur

DO:
-Kantong mata terlihat
membengkak dan bergelambir
-KLien tampak sering minum
30/10-‘20
TD : 110/80 mmHg
RR : 18 x/mnt
N : 78x/mnt
T : 36,1°C

DS : Kelelahan Penurunan produksi energi


metabolic
-Klien mengatakan kadang-
kadang suka merasa Lelah
Perubahan Kimia Darah
dan capek
- Klien mengatakan menderita
Kelelahan
diabetes sejak tahun 2018
DO:
29/10-2020
TD 110/80 mmHg
RR : 18 x/mnt
N : 76 x/mnt
T : 36,2 °C

X. Diagnosa Keperawatan
1. Manajemen Kesehatan Keluarga tidak efektif pada keluarga Tn. H b.d ketidakmampuan
keluarga dalam merawat
2. Pemeliharaan Kesehatan tidak efektif b.d Ketidakmampuan mengatasi masalah
individu/keluarga
3. Gangguan pola tidur b.d ketidaknyamanan perubahan system syaraf (sering berkemih)
4. Kelelahan b.d penurunan produksi energi metabolik

Lampiran C
FORMAT PENAPISAN MASALAH

Diagnosa : Manajemen Kesehatan Keluarga tidak efektif pada keluarga Tn. H b.d
ketidakmampuan keluarga dalam merawat

Kriteria Skor Bobot Nilai Rasionalisasi


1. Sifat masalah 3 1 3/3x1 = 1
a. Aktual
(tidak/kurang
sejahtera)
b. Ancaman
kesehatan
c. Keadaan
sejahtera
2. Kemungkinan 2 2 2/2x1 = 1
masalah dapat
diubah
a. Mudah
b. Sebagian
c. Tidak dapat
3. Potensi masalah 2 1 2/3 x 1 =
untuk dicegah
0,67
a. Tinggi
b. Cukup
c. Rendah
4. Menonjolnya 2 1 2/2x 1 =1
masalah

a. Masalah berat
dan harus
segera
ditangani

b. Ada masalah,
tidak perlu
segera
ditangani

c. Masalah tidak
dirasakan
Jumlah Skor 3, 67
Diagnosa : Pemeliharaan Kesehatan tidak efektif b.d Ketidakmampuan mengatasi
masalah individu/keluarga

Kriteria Skor Bobot Nilai Rasionalisasi


1. Sifat masalah 3 1 3/3x1 = 1
a. Aktual
(tidak/kurang
sejahtera)
b. Ancaman
kesehatan
c. Keadaan
sejahtera
2. Kemungkinan 2 2 2/2x1 = 1
masalah dapat
diubah
a. Mudah
b. Sebagian
c. Tidak dapat
3. Potensi masalah 3 1 3/3 x 1 =
untuk dicegah
1
a. Tinggi
b. Cukup
c. Rendah
4. Menonjolnya 2 1 2/2x 1 =1
masalah

a. Masalah berat
dan harus
segera
ditangani

b. Ada masalah,
tidak perlu
segera
ditangani

c. Masalah tidak
dirasakan
Jumlah Skor 4
Diagnosa : Gangguan pola tidur b.d ketidaknyamanan perubahan system syaraf (sering
berkemih)

Kriteria Skor Bobot Nilai Rasionalisasi


5. Sifat masalah 3 1 3/3x1 = 1
d. Aktual
(tidak/kurang
sejahtera)
e. Ancaman
kesehatan
f. Keadaan
sejahtera
6. Kemungkinan 2 2 2/2x1 = 1
masalah dapat
diubah
d. Mudah
e. Sebagian
f. Tidak dapat
7. Potensi masalah 3 1 3/3 x 1 =
untuk dicegah
1
d. Tinggi
e. Cukup
f. Rendah
8. Menonjolnya 2 1 2/2x 1 =1
masalah

d. Masalah berat
dan harus
segera
ditangani

e. Ada masalah,
tidak perlu
segera
ditangani

f. Masalah tidak
dirasakan
Jumlah Skor 4
Diagnosa Keperawatan sesuai dengan prioritas masalah yang dilakukan sesuai
skoring :
1. Pemeliharaan Kesehatan tidak efektif b.d Ketidakmampuan mengatasi masalah
individu/keluarga
2. Manajemen Kesehatan Keluarga tidak efektif pada keluarga Tn. H b.d
ketidakmampuan keluarga dalam merawat
3. Gangguan pola tidur b.d ketidaknyamanan perubahan system syaraf (sering
berkemih)
Lampiran D
FORMAT PERENCANAAN KEPERAWATAN KELUARGA

N Diagnosa NOC NIC


o
1. Pemeliharaan Setelah dilakukan kunjungan rumah 1. Tentukan motivasi
Kesehatan tidak sebanyak 3x, diharapkan pemeliharaan pasien terhadap

efektif b.d Kesehatan dapat efektif, ditandai perlunya perubahan


dengan : perilaku
Ketidakmampuan
No. Indicator Awal Target 2. Bantu pasien untuk
mengatasi 1. Menyusun target 1 5 mengidentifikasi
masalah capaian diet kekuatan dirinya
individu/keluarga 2. Menyeimbangkan 1 5
dan menguatkannya
intake kalori dan
3. Dukung untuk
kebutuhan kalori
3. Memilih makanan 1 5 mengganti kebiasaan
sesuai dengan yang tidak
panduan nutrisi diinginkan dengan
yang kebiasaan yang
direkomendasikan diinginkan
4. Memilih porsi 1 5 4. Kuatkan keputusan
yang sesuai pasien yang
dengan panduan konstruktif yang
nutrisi yang memberikan
direkomendasikan perhatian terhadap
kebutuhan
Keterangan Indikator :
Kesehatan
1 : Tidak pernah dilakukan
5. Identifikasi masalah
2 : Jarang Dilakukan
pasien terkait
3 ; Cukup Sering dilakukan
dengan istilah
4 : Sering dilakukan
perilaku
5 : Konsisten dilakukan
6. Fasilitasi
keterlibatan dari
perawatan
Kesehatan lain,
sediakan dalam
proses modifikasi
dengan cara yang
tepat
7. Fasilitasi
keterlibatan
keluarga dalam
proses modifikasi
perilaku, dengan
cara yang tepat.

2. Manajemen Setelah dilakukan kunjungan rumah 1. berikan penjelasan


Kesehatan sebanyak 3x diharapkan manajemen kepada keluarga tentang
Keluarga tidak Kesehatan keluarga dapat Kembali diet yang sesuai untuk
efektif pada efektif, ditandai dengan : penderita DM yaitu
keluarga Tn. H No. Indicator Awal Target rendah gula
1. Monitor tanda 1 5
b.d 2. anjurkan pada
dan gejala
ketidakmampuan keluarga untuk
penyakit
keluarga dalam 2. Patuhi 1 5 mengkonsumsi
merawat peringatan yang makanan seusai dengan
di diet DM
rekomendasikan 3. anjurkan keapada
3. Patuhi aturan 1 5
keluarga untuk
pengobatan
4. Sesuaikan diit 1 5 memeriksakan kadar
selama masa glukosa darah Tn. H
sakit secara teratur
Keterangan Indikator :
4. . anjurkan pada
1 = tidak pernah menunjukkan
keluarga untuk jadwal
2 = jarang menunjukkan
Latihan senam DM
3 = kadang-kadang menunjukkan
5. melatih dan
4 = sering menunjukkan
mengajarkan untuk
5 = secara konsisten menunjukkan
senam DM

Lampiran E
FORMAT CATATAN IMPLEMENTASI KEPERAWATAN KELUARGA

No Tanggal Diagnosa Tindakan Evaluasi Paraf


1. 29/10-‘2 Manajemen 1. menganjurkan pada S : keluarga
0 Kesehatan keluarga memeriksakan Tn. mengatakan sering
Keluarga H setiap minggu dan minum memeriksakan
tidak efektif obat secara teratur kadar glukosa
pada keluarga 2. memberikan penjelasan pasien secara
Tn. H b.d pada keluarga tentang diet teratur
ketidakmamp yang sesuai dengan DM
uan keluarga pada makanan yang O : hasil kadar
dalam diberikan Tn.H harus benar- glukosa Tn. H
merawat benar rendah glukosa, tampak tidak stabil
mengurangi makanan
berlemak

2. Pemeliharaan 1. Memotivasi klien tentang S : Klien


Kesehatan perlu nya perubahan mengatakan masih
tidak efektif perilaku suka ingin makan
2. Membantu pasien untuk
b.d yang manis-manis
mengidentifikasi kekuatan
Ketidakmamp
dirinya dan
uan mengatasi O : Klien tampak
menguatkannya
masalah masih senang
3. mendukung klien untuk
individu/kelua mengganti kebiasaan yang
mengkonsumsi
rga tidak diinginkan dengan yang manis-manis
kebiasaan yang diinginkan
4. memberikan penguatan
keputusan pasien yang
konstruktif yang
memberikan perhatian
terhadap kebutuhan
Kesehatan
5. mengidentifikasi masalah
pasien terkait dengan
istilah perilaku
6. memfasilitasi keterlibatan
dari perawatan Kesehatan
lain, sediakan dalam
proses modifikasi dengan
cara yang tepat
7. memfasilitasi Tn. H untuk
konsumsi makanan yang
mengandung rendah gula
8. memfasilitasi klien untuk
membuat program diet
Lampiran F
FORMAT CATATAN PERKEMBANGAN

No Tanggal Diagnosa Catatan perkembangan Paraf


1. 30/10- Manajemen S : Klien mengatakan klien rutin mengecek dan
20 Kesehatan memelihara kadar glukosa nya agar tetap stabil
Keluarga tidak
efektif pada O : GDS 200 mg/dl
keluarga Tn. H Klien masih tampak tidak pantang dengan
b.d makanan yg mengandung glukosa
ketidakmampuan
keluarga dalam
merawat A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi

2. 31/10-‘ Pemeliharaan S : Keluarga mengatakan sudah menyendirikan


20 Kesehatan tidak makanan Tn. H dengan anggota keluarga
efektif b.d
Ketidakmampuan O : Tn. H sudah tidak begitu khawatir dengan
mengatasi Kesehatan gula darah nya
masalah Tn. H sudah mau mulai untuk menjalani diet
individu/keluarga nya
GDP : tggl 180 mg/dl
Cholestrol 350 mg/dl

A : Masalah teratasi Sebagian


No. Indicator Awal Target Akhir
1. Menyusun target 1 5 3
capaian diet
2. Menyeimbangkan 1 5 3
intake kalori dan
kebutuhan kalori
3. Memilih makanan 1 5 3
sesuai dengan
panduan nutrisi
yang
direkomendasikan
4. Memilih porsi 1 5 3
yang sesuai
dengan panduan
nutrisi yang
direkomendasikan

P : Lanjutkan intervensi
- berikan penyuluhan Kesehatan
- tetap pantau kadar glukosa klien
Lampiran G
FORMAT PENILAIAN EVALUASI PRAKTIK HARIAN

Nilai mahasiswa Ket


N
Aspek penilaian Bobo
O 1 2 3 4 5 6 7 8 9
t
1. Persiapan untuk praktek (laporan
25
pendahuluan)
2. Mengindetifikasi masalah atau
mengemukakan isi untuk diskusi 10
kelompok
3. Memberi ide dalam diskusi 5
4. Mensintesa pengetahuan dan
menggunakannya sebagai dasar untuk 10
mengatasi masalah
5. Menggunakan tekhnik dan prosedur
keperawatan dalam melakukan asuhan
15
keperawatan sesuai dengan teori yang
telah diplajari
6. Menerima ide-ide orang lain 5
7 Mengontrol emosi sendiri 5
8 Memperlihatkan perhatian dalam
10
proses dan kerjasama kelompok
9. Disiplin, etis dan bertanggung jawab
15
dalam praktek
Jumlah

Anda mungkin juga menyukai