Anda di halaman 1dari 5

103 JuKe Vol. 2 No.

2, Juli - Desember 2018

HUBUNGAN TINGKAT EKONOMI DENGAN MINAT IBU DALAM PEMBERIAN ASI


EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI DESA WONOCATUR WILAYAH
KERJA PUSKESMAS GAMPENGREJO KABUPATEN KEDIRI

Economic Relations With The Interests Of Mother In Granting The Exclusive Asi Baby Age
0 - 6 Months Employment In Rural Wonocatur Area Puskesmas Gampengrejo Kediri

DWI LUKMAWATI
STIKes Ganesha Husada Kediri

ABSTRAK

ASI berarti memberi zat – zat gizi yang bernilai tinggi yang dibutuhkan untuk
pertumbuhan dan perkembangan syaraf dan otak, memberikan zat – zat kekebalan
terhadap penyakit dan ikatan emosional antara ibu dan bayinya. Dengan adanya
peningkatan iklan susu buatan yang secara gencar memasarkan produk susunya, maka
ibu dengan tingkat ekonomi keluarga yang tinggi, lebih berminat untuk pemberian susu
formula dibandingkan memberikan ASI terutama ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat ekonomi dengan minat ibu dalam
pemberian ASI Eksklusif.
Desain penelitian cross sectional, dengan melakukan observasi terhadap
variabel dependen dan independen secara bersamaan. Hasil penelitian, menunjukkan
bahwa ρ hitung sebesar 0,0167 dan  sebesar 0,05, sehingga terdapat hubungan
antara tingkat ekonomi dengan minat ibu dalam pemberian ASI Eksklusif.
Diharapkan para ibu menyusui yang mempunyai tingkat ekonomi tinggi maupun
rendah untuk memberikan bayinya ASI Eksklusif, dan juga kepada tenaga – tenaga
kesehatan ditempat penelitian untuk menambah pemberian informasi.

Kata Kunci : ASI Eksklusif, Ibu, Minat, Tingkat Ekonomi

ABSTRACT

Breastfeeding means giving substance - is valuable nutrients needed for growth


and development of nerve and brain, giving substance - the substance of immunity to the
disease and the emotional bond between mother and baby. With an increase in
advertising of artificial milk products that are aggressively marketing the milk, the mothers
with high levels of family economy, more interested in formula feeding compared to
breastfeeding, especially exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to
determine the relationship between the economy with interest rates of mothers in
exclusive breastfeeding.
Cross-sectional study design, by making observations of the dependent and
independent variables simultaneously. The results, demonstrate that the count of 0.0167
and ρ of 0.05, so that there is a relationship between the economy with interest rates of
mothers in exclusive breastfeeding.
It is expected that nursing mothers have a high or low economic level to give
exclusive breastfeeding their babies, and also to the staff - health personnel in place to
increase the provision of research information.

Keywords: Exclusive Breastfeeding, Mother, Interest, Rate Of Economic


Correspondence: Dwi Lukmawati, e-mail: dlukma1@gmail.com
STIKes Ganesha Husada Kediri, Jl. Soekarno Hatta Gg. Budaya Cipta II No. 2 Tepus Kediri

PENDAHULUAN
Masa menyusui merupakan melalui puting susu, rasa kehangatan
masa yang sangat membahagiakan bagi dan kasih sayang ibu akan tercurah
ibu dan bayi. Ketika bayi menghisap ASI pada sibuah hati (Diah, 2010). ASI
Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pember... (Dwi Lukmawati) 104

mengandung banyak faktor non nutrisi dengan target yang diharapkan oleh
yang membantu melindungi dan Departemen Kesehatan RI.
merawat bayi selama bulan-bulan Dari uraian diatas penulis
pertama kehidupan (Moody, 2016). tertarik untuk mengadakan penelitian
Seorang ibu dikodratkan untuk dapat mengenai hubungan tingkat ekonomi
memberikan air susunya kepada bayi dengan minat ibu dalam pemberian ASI
yang telah dilahirkannya, dimana kodrat Eksklusif pada bayi usia 0 - 6 bulan di
ini merupakan suatu tugas yang mulia Desa Wonocatur Wilayah Kerja
bagi ibu itu sendiri demi keselamatan Puskesmas Gampengrejo Kabupaten
dari bayi dikemudian hari (Manuaba, Kediri.
2008).
Menurut WHO pemberian ASI METODE PENELITIAN
Eksklusif 6 bulan disejumlah kota besar Penelitian ini menggunakan
di Indonesia ternyata masih rendah. desain penelitian cross sectional adalah
Pemberian ASI Eksklusif pada bayi jenis penelitian yang menekankan pada
sampai usia sebulan setelah waktu pengukuran atau observasi data
kelahirannya hanya 25 % – 80 %. variabel independen dan dependen
Menurut Dinas Kesehatan Kota Kediri, hanya satu kali, pada satu saat
pemberian ASI Eksklusif pada bayi (Nursalam. 2013). Dalam penelitian ini
sampai usia sebulan setelah cara pendekatan, observasi /
kelahirannya di Jawa Timur tahun 2017 pengumpulan data variabel tingkat
hanya 42,6% (Dinas Kesehatan, 2017). ekonomi dan variabel minat ibu dalam
Lebih buruk lagi di daerah kumuh pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia
perkotaan (Jakarta, Makasar, 0 - 6 bulan di lakukan dalam waktu
Surabaya), pemberian itu hanya sampai bersamaan dan hanya satu waktu saja.
40 %. Bahkan ada bayi yang baru Populasi dan sampel dalam
berumur 2 minggu sudah diberikan penelitian ini adalah semua ibu
makanan lain. Proporsi pemberian ASI menyusui yang memiliki bayi usia 0 – 6
pada bayi kelompok usia 0 bulan bulan di Desa Wonocatur Wilayah Kerja
sebesar 73,1 %, 1 bulan 55,5 %, 2 bulan Puskesmas Gampengrejo Kabupaten
43 %, 3 bulan 36 % dan kelompok usia Kediri. Dalam penelitian ini
4 bulan 16,7 %. Dengan bertambahnya menggunakan sampel jenuh dimana
usia bayi terjadi penurunan pola teknik penentuan sampel bila semua
pemberian ASI sebesar 1,3 kali atau anggota populasi digunakan sebagai
sebesar 77,2 %. Menurut hasil data sampel.
Survey Sosial Ekonomi Nasional tahun Dalam penelitian ini variabel
2006 di Kediri hanya 12,50 % yang digunakan ada 2 yaitu variabel
pemberian ASI Eksklusif pada bayi independen yaitu tingkat ekonomi dan
sampai usia sebulan setelah variabel dependen yaitu minat ibu dalam
kelahirannaya (Badan Pusat Statistik, pemberian ASI Eksklusif.
2016). Penelitian dilakukan di Desa
Hal ini kemungkinan karena ibu Wonocatur Wilayah Kerja Puskesmas
– ibu dalam masa kini banyak Gampengrejo Kabupaten Kediri pada
melakukan kegiatan untuk memperoleh tanggal 11 Maret – 23 Maret 2018.
tambahan pendapatan keluarga. Dalam penelitian ini alat ukur yang
Dengan adanya peningkatan iklan susu digunakan adalah kuesioner untuk
buatan yang secara gencar mengetahui hubungan tingkat ekonomi
memasarkan produk susunya dengan minat ibu dalam pemberian ASI
(www.tempo.co.id/medika). Eksklusif . Alat ukur dalam penelitian ini
Berdasarkan studi pendahuluan berupa 2 macam kuesioner. Kuesioner
pada tanggal 10 februari 2017 di Desa pertama berupa pertanyaan tentang
Wonocatur Wilayah Kerja Puskesmas tingkat ekonomi. Sedangkan kuesioner
Gampengrejo Kabupaten Kediri terdapat yang kedua berupa pertanyaan tentang
72 bayi berusia 0 - 12 bulan. Yang minat ibu dalam pemberian ASI Ekslusif.
mendapat ASI Eksklusif ada 52 bayi Responden diharapkan menjawab
atau sebesar 72%. Sedangkan dari 34 pertanyaan dengan memberikan tanda
bayi yang berusia 0 - 6 bulan, jumlah ibu check ( ).
yang menyusui bayinya ada 14 orang Untuk mengidentifikasi
atau sebesar 41%. Hal ini belum sesuai hubungan dilakukan analisis dengan
105 Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pember... (Dwi Lukmawati)

chi-kuadrat, data tingkat ekonomi dan Berdasarkan data dari hasil


minat dimasukkan dalam tabel tabulasi. jawaban responden diketahui 22
2
Rumus yang digunakan chi-square (x ) responden ( 73,3 % ) berminat
dengan menggunakan tabel kontingensi memberikan ASI eksklusif, 8 responden
2 x 2. ( 26,7 % ) tidak berminat memberikan
( fo  fh) 2 ASI eksklusif.
Rumus : x2  
fh
Dengan fo adalah frekuensi yang
diperoleh berdasarkan data dan fh
2
adalah frekuensi yang diharapkan (x ).
Walaupun telah dilakukan
koreksi, tetapi masih terjadi keraguan
pendekatan distribusi chi-kuadrat ke
distribusi normal. Hal ini terjadi bila
frekuensi terlalu kecil. Oleh karena itu,
R.A. Fisher, J.O. Irwin. Dan F. Yates Diagram 2 Pie chart minat ibu dalam
mengusulkan perhitungan chi-kuadrat pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia
dilakukan exact test yang dikenal 0 – 6 bulan di Desa Wonocatur Wilayah
dengan Fisher probability test dengan Kerja Puskesmas Gampengrejo
rumus sebagai berikut. Kabupaten Kediri.
Rumus Fisher exact test : Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan
r1!r2 !s1!s 2 Minat Ibu Dalam Pemberian ASI
ρ= Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan
N!a!b!c!d! Tabel 1 Hubungan tingkat ekonomi
setelah nilai P di temukan kemudian dengan minat ibu dalam pemberian ASI
konsultasikan ke taraf signifikasi 5%, Eksklusif pada bayi usia 0 – 6 bulan.
Jika harga ρ hitung <  (0,05) maka
hipotesa kerja diterima

HASIL DAN PEMBAHASAN


Hasil
Tingkat Ekonomi
Berdasarkan data responden
diketahui 10 responden ( 33,33 % )
mempunyai tingkat ekonomi tinggi, 20
responden ( 66,67 % ) mempunyai
tingkat ekonomi rendah.
Hasil penelitian ini diuji dengan uji
statistik fisher probability exact test,
dengan rumus :
ρ =
(a  b)!(c  d )!(a  c)!(b  d )!
N!a!b!c!d!
10 !20 !21!9 !
=
30 !4 !6 !17 !3!
Sumber : data hasil peelitian = 1,67328923
-02

= 0,0167
Diagram 1 Pie chart tingkat ekonomi ibu dari hasil uji statistik tersebut diatas
menyusui yang mempunyai bayi usia 0 didapatkan ρ = 0,0167, dan nilai ini
– 6 bulan di Desa Wonocatur Wilayah lebih kecil dari  = 0,05. Dengan
Kerja Puskesmas Gampengrejo ketentuan bila ρ <  , maka Ha diterima
Kabupaten Kediri. artinya ada hubunan antara tingkat
ekonomi dengan minat ibu dalam
pemberian ASI Eksklusif.
Minat Ibu Dalam Pemberian ASI
Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan Pembahasan
Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pember... (Dwi Lukmawati) 106

Dari diagram 1 dapat diketahui adanya promosi susu formula yang


bahwa tingkat ekonomi ibu menyusui di dimuat di TV, naluri seorang ibu akan
Desa Desa Wonocatur Wilayah Kerja pudar, karena ibu merasa repot kalau
Puskesmas Gampengrejo Kabupaten harus menyusui bayinya disaat bekerja.
Kediri pada umumnya mempunyai Oleh karena itu ibu lebih senang
tingkat ekonomi rendah, dari 30 memberi susu kaleng pada bayinya. Ibu
responden yang telah diberikan angket, menganggap bahwa susu formula dapat
didapatkan 10 responden ( 33,33 % ) diberikan oleh siapa saja dan dapat
mempunyai tingkat ekonomi tinggi, 20 dibuat oleh orang lain, seperti yang
responden ( 66,7 % ) mempunyai tingkat diutarakan oleh Handrawan (2012)
ekonomi rendah. bahwa susu botol dapat disusukan oleh
Seperti dijelaskan oleh Nasrul siapa saja.
(2008) bahwa tingkat ekonomi adalah
suatu konsep untuk mencari sumber Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan
penghasilan untuk memenuhi kebutuhan Minat Ibu Dalam Pemberian ASI
keluarga. Ibu – ibu pada zaman Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan
sekarang banyak melakukan kegiatan Dari tabel 1 dari 30 responden
untuk memperoleh tambahan ibu menyusui di Desa Wonocatur
pendapatan keluarga. Karena ekonomi Wilayah Kerja Puskesmas Gampengrejo
merupakan salah satu aspek penting Kabupaten Kediri diketahui bahwa ibu
dalam keluarga. Ibu menyusui di Desa yang berminat memberikan ASI
Wonocatur kebanyakan mempunyai Eksklusif sebanyak 17 responden
tingkat ekonomi rendah yaitu sebesar (56,7%) dari ibu yang mempunyai
66,67% dan memilih memberikan ASI, tingkat ekonomi rendah, 4 responden
bagaimanapun ASI lebih murah dan (13,3%) dari ibu yang mempunyai
lebih unggul dibandingkan dengan susu tingkat ekonomi tinggi. Sedangkan yang
kaleng. Memilih memberi ASI berarti tidak berminat memberikan ASI
juga penghematan anggaran rumah Eksklusif, sebanyak 6 responden (20%)
tangga, karena ASI tidak perlu dibeli. dari tingkat ekonomi tinggi dan 3
Dari diagram 2 dapat diketahui responden (10%) dari tingkat ekonomi
bahwa minat ibu dalam pemberian ASI rendah.
Eksklusif di Desa Desa Wonocatur Tingkat ekonomi merupakan
Wilayah Kerja Puskesmas Gampengrejo suatu konsep untuk mengukur keadaan
Kabupaten Kediri pada umumnya baik. ekonomi keluarga (Soekidjo, N. 2016).
Dari 30 responden didapatkan 22 Setelah sebelumnya melalui proses
responden ( 73,3 % ) berminat yang meliputi motif dimana ibu memiliki
memberikan ASI Eksklusif, 8 responden suatu alasan, perjuangan motif dimana
( 26,7 % ) tidak berminat memberikan dari beberapa motif tersebut ibu akan
ASI Eksklusif. memilih, keputusan dimana ibu
Namun demikian yang perlu memutuskan keinginan yang dipilihnya,
diperhatikan lagi adalah masih adanya dan bertindak sesuai dengan keputusan
ibu yang tidak berminat memberikan ASI yang diambil hingga para ibu berminat
secara Eksklusif yaitu sebesar 26,7 %. untuk memberikan ASI Eksklusif
Bila ditinjau dari tingkat ekonomi ibu (Purwanto, 2008).
yang tidak berminat memberi ASI Terdapat 3 responden (10%)
Eksklusif 6 responden (20%) berasal yang tidak memberikan ASI Eksklusif
dari keluarga dengan tingkat sosial tetapi mempunyai tingkat ekonomi
ekonomi tinggi dan 3 responden (10%) rendah disebabkan karena ibu tidak
berasal dari keluarga dengan tingkat mengetahui manfaat ASI bagi ibu dan
sosial ekonomi rendah. bayi. Mayoritas ibu menyusui di Desa
Ibu berminat memberikan Menang mempunyai tingkat ekonomi
bayinya ASI Eksklusif karena terdorong rendah dan berminat memberikan ASI
oleh nalurinya sebagai seorang ibu. Ibu Eksklusif yaitu sebanyak 17 responden
merasa bahwa menyusui merupakan (56,7%), ada juga ibu yang mempunyai
tugas utama dan mulia dari seorang ibu. tingkat ekonomi tinggi sebanyak 4
Tetapi dengan sibuknya ibu bekerja responden (13,3%) tetapi tetap berminat
untuk penambahan pendapatan memberikan ASI Eksklusif karena ibu
keluarga, dan kurangnya motivasi dari merasa puas jika bisa memberikan ASI
tenaga kesehatan, kemudian dengan kepada bayinya sampai 6 bulan dan ibu
107 Hubungan Tingkat Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pember... (Dwi Lukmawati)

merasa bahwa menyusui merupakan dengan faktor – faktor yang


tugas utama dan mulia dari seorang ibu. mempengaruhi minat ibu dalam
pemberian ASI Eksklusif.
SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan DAFTAR PUSTAKA
Dari hasil penelitian yang Diah, K. (201EKO0). Menu Sehat untuk
dilakukan, dapat ditarik kesimpulan Ibu Hamil dan Menyusui.
bahwa Ibu dengan tingkat ekonomi Jakarta : Puspa Swara.
tinggi sebanyak 33,3 % sedangkan ibu Handrawan, N. (2012). Makanan Sehat
yang mempunyai tingkat ekonomi untuk Bayi. Jakarta : EGC.
rendah sebanyak 66,7 %. Minat ibu
dalam pemberian ASI Eksklusif pada Manuaba, IBG. (2008). Ilmu Kebidanan,
bayi usia 0 – 6 bulan relatif baik yaitu Penyakit Kandungan dan
73,3 %, sedangkan yang tidak berminat Keluarga Berencana untuk
dalam pemberian ASI Eksklusif Pendidikan Bidan. Jakarta :
sebanyak 26,7 %. Terdapat hubungan Penerbit Buku Kedokteran EGC.
tingkat ekonomi dengan minat ibu dalam Moody, Jane. (2016). Breastfeeding
st
pemberian ASI Eksklusif dengan ρ = Your Baby (1 ed), Susi, P.
0,0167 (ρ hitung <  ) (2006) (Alih Bahasa), Jakarta :
Arcan.
Saran Nasrul, E. (2008). Dasar – Dasar
Para ibu menyusui yang Keperawatan Kesehatan
bertempat tinggal di Desa Wonocatur Masyarakat.
Wilayah Kerja Puskesmas Gampengrejo Jakarta : EGC.
Kabupaten Kediri. baik yang mempunyai Nursalam. (2013). Konsep dan
tingkat ekonomi tinggi maupun rendah Penerapan Metodologi
untuk memberikan ASI sejak lahir Penelitian Ilmu Keperawatan.
sampai usia 6 bulan tanpa memberikan Jakarta : Salemba Medika.
makanan tambahan ataupun susu Purwanto, H. (2008). Pengantar Perilaku
formula. Bidan Desa yang bertempat Manusia untuk Keperawatan.
tinggal di Wilayah tempat penelitian Jakarta : EGC.
hendaknya mengadakan kegiatan Soekidjo, N. (2016). Metodologi
penyuluhan mengenai ASI Eksklusif dan Penelitian Kesehatan. Jakarta :
membuka kelas ASI Eksklusif. Rineka Cipta.
Diharapkan penelitian ini dapat
dikembangkan untuk penelitian
selanjutnya khususnya yang terkait