Anda di halaman 1dari 5

Langkah Kerja

[masukkan data dalam tabel tersedia]

Perlu diperhatikan

 Pipa kukus panas (di gunakan sarung tangan tahan panas)


 Banyak uap alkohol dari leaching (mudah terbakar dan karsinogen)
 Peralatan mudah pecah (gelas dan elektronik)
 Lingkungan banyak loose nuts/screws dan bahan kimia (jas lab/Up-roll)

1. Timbang 1/2 - 3/4 kg kedelai/jagung/bijih silica sebagai unggun

2. Rendam dalam air 2-3 menit

3. Timbang lagi unggun, catat temperatur awal unggun to

4. Masukkan unggun ke wadah, ratakan dan catat ketinggian (untuk mengetahui volume awal)

5. Letakkan wadah beserta isi pada penompang pada peralatan , tancapkan kabel ke panel

Pastikan ujung-ujung wadah bersih supaya dapat tertutup/terjepit merata, dan tidak ada
air lebih yang menetes

6. Pada Panel Pengendali (Iihat gambar)


6. Buka katup tekan dan atur tekanan antara 4 – 5 bar

7. Kabel utama catu daya terhubung, putar switch utama kekanan

(paling bawah merah)

8. Putar switch HS ke 1(on) disusul switch BS unutk merapatkan

wadah/container ungggun

9. Putar pembersih filter ke 1 (on) dan interval 6-8

10. Pada panel waktu proses (K36) atur waktu 61 menit dengan

memutar potensio disebelah kanan.(ditunjukkan instrukter/pengajar)

11. Pada pengendali temperatur atur/set temperatur udara masuk 50°C dengan menggunakan
tombol-tombol set temp. Pada display terlihat tampilan SV (merah) dan tampilan PV (hijau)
adalah temperatur proses sebenarnya.

12. Buka katup kukus/steam sampai tekanan 2bar (gunakan kaus tangan)
13. Putar switch S94 putih ke heating

14. Pada panel waktu K63, tekan tombol start dan atur laju udara dengan memutar tombol R7
biru sampai titik fluidisasi (tidak bias di tentukan, hanya dari pengamat

15. Dengan menggunakan Anemometer, Thermometer ayun yang terdiri Thermometer kuning
u/Tkering dan Thermometer putih /Tbasah (atau dapat menggunakan humidity meter Vaisala)isi
tabel pengamatan.

16. Catat juga laju kukus (kondensasi + kukus sisa) dan temperature kondensat dan kukus
sisa.

PENGHENTIAN PROSES

 Tutup katup-katup manual gunakan sarung tangan.


 Pada panel pengendali putar tombol R1 putih ke cooling dan tekan tombol
waktu”stop”.
 Putar tombol waktu K62 ke 0 (hilang), dan putar tombol R7 (biru) ke 0.
 Putar tombol pembersih filter ke 0 (off) disusul tombol HS dan BS ke 0 (off).
Lepaskan dari panel dan ambil wadah dan ukur temperature berat unggun
 Pada panel pengendali matikan utama (merah) dengan menekan Tutup katup kukus
dan udara tekan.
17. Ulangi untuk percobaan berikut dengan berat kenis unggun berbeda dan temperature
udara di atur 60OC

Selama proses pastikan kotak/ruangan compartment pemanasan tertutup rapat demikian juga
ruangan pengendali “converter”

Pemasukan/”setting” parameter (ditunjukkan oleh instruktur/pengajar)

Untuk kasus normal tekan tombol AT dan tombol buta bersamaan sampai 15
menit.

Dengan menekan tombol PARA masukkan nilai

H [Hysteristis ] = 10.0 %

L[Setpoint Limit] = 90.0 %O C

P[Propotional Gain] = 50.0 %


A[Automatic Setting] = 1-15 [sesuai kebutuhan temperature]

i[integral/reset time] = 40s

d[Derivate action gain] = 15

r[Process Resistance] =0

Berikut gambar / diagram alir proses dan pengendalian [ lokasi laboratorium Pilot Plant jurusan
Teknik Kimia ]

Gambar Diagram Alir Proses Pengering Unggun

Tabel pengamatan

Tanggal percobaan

Nama praktikan
:…………………………………………….

:…………………………………………….

:…………………………………………….

Percobaan …..

0
Berat unggun awal Mo = kg Temperature unggun awal t0 = C
0
Berat unggun akhir M1 = kg Temperature akhit t1 = C

Tinggi unggun awal = cm Volume unggun awal = m3

Tinggi unggun pd titik = cm Volume unggun pada titik = m3


fluidisai fluidisasi
O
Temperature udara diset Tkering1= C Diameter rata-rata unggun = cm
o 0
Temperature kondensat T2 = C Tempertur kukus sisa T1 = C

Laju masa kondensat m2 = kg/jam Laju masa kukus total,m1 = kg/jam

Laju udara masuk Uc = m/dt Dari Tbasah, Tkering1, RH = kg/jam

V= m3/kg

waktu Udara masuk Udara keluar

menit Tbasah Tkering RH χ λ v Tbasah Tkering RH χ

15

30

45

60