Anda di halaman 1dari 3

“ PENTINGNYA BAHASA INDONESIA BAGI PROFESI

KEBIDANAN”

Bahasa merupakan alat komunikasi utama bagi manusia, tanpa bahasa kita akan mengalami
kesulitan dalam berinteraksi dengan sesama. Manusia merupakan makhluk sosial yang sesalu
membutuhkan dan dibutuhkan oleh manusia lainya, artinya manusia tidak dapat hidup sendiri dan
selalu membutuhkan kehadiran orang lain. Bisa dibayangkan jika manusia tidak memiliki bahasa yang
sama maka mereka akan kesulitan atau bahkan tidak bisa berinteraksi satu sama lain. Negara kita
merupakan Negara kepulauan yang memiliki beragam suku bangsa, suku-suku tersebut memiiki bahasa
yang diciptakan dan dapat dimengerti oleh masing-masing anggota suku tersebut. Maka dari itu
terbentuklah bahasa pemersatu bangsa yakni Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia yang dipahami dan
dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya.
Sebagian besar warga Indonesia hanya menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia
sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari atau
mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Meskipun demikian, Bahasa
Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, media massa, sastra, perangkat lunak, surat-
menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga masih bisa dikatakan bahwa Bahasa
Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.

Bidan mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak hanya kepada
perempuan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini harus mencakup pendidikan
antenatal dan persiapan menjadi orang tua serta dapat meluas pada kesehatan perempuan, kesehatan
seksual atau kesehatan reproduksi dan asuhan anak. Sebagai pendidik kesehatan maupun konseling
keberadaan Bahasa Indonesia bagi profesi kebidanan sangat penting untuk berkomunikasi dengan
mudah dengan para pasiennya. Dengan berbahasa Indonesia seorang bidan dapat menyampaikan
materi yang akan disampaikan dengan lancar dan mudah di mengerti oleh pendengarnya, dengan kata
lain penggunaan bahasa Indonesia danpat meminimalka terjadinya kesalahfahaman antara bidan dan
pasiennya.

Dengan Bahasa Indonesia seorang bidan dapat dengan mudah mengekspresikan dirinya. Hal
tersebut akan memunculkan perasaan percaya diri dalam menyampaikan pendapat dalam sebuah forum
maupun dalam masyarakat, sehingga bidan di pandang berpendidikan ketika berkomunikasi serta lebih
dihormati di dalam kelompok masyarakat. Seorang bidan yang mampu berbahasa Indonesia dengan baik
dianggap mempunyai wawasan yang luas sehingga mampu menarik minat masyarakat. Jika telah
mendapatkan minat dan kepercayaan dari masyarakat maka bidan akan lebih bertanggung jawab dan
berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya. Maka pengabdiannya bagi kepentingan bangsa dan Negara
akan lebih ditingkatkan khususnya dalam bidang kesehatan.

Bahasa Indonesia dapat membantu seorang bidan agar lebih mudah berkomunikasi dengan
masyarakat tempat dirinya mengabdi atau bekerja. Terkadang bidan juga di tempatkan di daerah-
daerah lain dimana bahasa lokalnya sama sekali tidak dikuasai atau dimengerti oleh bidan tersebut.
Maka dari itu seorang bidan dituntut mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan
baik agar tidak mendapat kesulitan dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal, sebab bahasa Indonesia
merupakan Bahasa Nasional pemersatu bangsa. Jika seorang bidan tidak mampu berbahasa Indonesia
dengan baik maka pelayanan terhadap masyarakat akan kurang memuaskan, bisa saja seorang bidan
tidak dapat melakukan pelayanan karena tidak dapat melakukan komunikasi dengan pasiennya.
Kesamaan bahasa adalah hal terpenting dibandingkan dari komunikasi itu sendiri dalam berinteraksi,
sebab komunikasi terjadi ketika beberapa orang dapat membicarakan sesuatu yang satu sama lainnya
dapat saling memahami.

Selain gangguan fisik, Pasien juga umumnya mengalami beban psikologik atau ketegangan jiwa.
Dalam keadaan seperti itu, sebagian besar pasien akan sulit untuk melakukan kominkasi atau bekerja
sama dengan penolong atau staf klinik. Hal tersebut sangat menggangu upaya pertolongan atau
prosedur pengobatan, terutama pada kasus gawat darurat. Uapaya untuk segera melakukan hubungan
atau komunikasi yang positif, dapat mengurangi rasa cemas dan ingin di perhatiakan. Cara bidan
menyampaikan informasi sangat mempengaruhi hasil dan kejelasan informasi yang di terima oleh
pasien. Hal ini juga berkaitan dengan kenyamanan selama tindakan. Keberhasilan atau kegagalan upaya
pertolongan dan kesalafahaman dalam menilai apa yang mereka terima selama dalam perawatan. Para
pasien akan kesulitan, terutama bila ada unsur kesengajaan, Untuk menjelaskan faktor-faktor yang
mungkin menjadi penyebab suatu komplikasi. Pasien baru mengerti mengapa petugas bertanya secara
rinci, apabila di jelaskan kaitan informasi yang di inginkan dengan kaitan terapi ayang akan di jalanka,
Kelancaran komunikasi antara pasien dan petugas ksehatan sangat membantu tukar-serap informasi
diantara kedua bela pihak. Landasan untuk membina hubungan baik tersebut adalah rasa saling percaya
di antara kedua belah pihak dengan komunikasi yang baik dan lancar.

Sebagai seorang warga negara Indonesia sudah seharusnya bidan Indonesia menggunakan bahasa
Indonesia dalam melakukan pelayanannya. Apalagi seorang bidan pegawai negeri sudah seharusnya ikut
menjadi pelopor peningkatan berbahasa Indonesia. Seperti yang sudah di ketahui, di era globalisasi
seperti ini penggunaan bahasa Indonesia sudah terkontaminasi oleh bahasa asing. Jadi sebagai warga
Negara dan pegawai pemerintah di bidang kesehatan yang baik sudah selayaknya seorang bidan juga
mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. Agar bahasa negeri sendiri tidak
terkikis dan tetap di kenal maupun dugunakan oleh generasi-generasi penerus berikutnya.
Alasan lain penggunaan bahasa Indonesia sangat penting digunakan oleh bidan di Indonesia ialah
karena hampir 90 % pasiennya merupakan warga Negara Indonesia yang tentunya juga berbahasa
Indonesia. Dapat dikatakan bahasa Indonesia merupakan penyetir dalam memulai tindakan
pelayanannya. Dengan mengunakan bahasa Indonesia komunikasi yang terjalin antara bidan dan
pasiennya juga akan lebih akrab sehingga pasien akan leluasa mengatakan keluhannya. Pada intinya
bahasa Indonesia sangat penting bagi profesi kebidanan, karena profesi kebidanan merupakan profesi
yang terjun langsung berinteraksi dengan masyarakat melalui komunikasi, maka perlu adanya bahasa
yang mudah dimengerti oleh setiap kalangan, sehingga tidak menemui kendala dalam proses
pelayaannya