Anda di halaman 1dari 2

Meski begitu, menstrual cup juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

1. Sulit digunakan
Proses memasukkan dan mengeluarkan menstrual cup bisa jadi sulit dan tak
nyaman, terutama saat pemakaian pertama atau pada wanita yang belum pernah
berhubungan intim.
2. Lebih berantakan
Proses mencabut menstrual cup bisa membuat darah haid terciprat dan
tercecer, bila tidak dilakukan dengan hati-hati. Memasukkan menstrual cup dan
mengeluarkannya bisa jadi dua masalah yang berbeda. Mungkin memasukkan cup
bisa dilakukan dengan mudah, tapi mengeluarkannya pasti tricky. Pasalnya jika tak
hati-hati dan sembrono, darah menstruasi yang berada di dalam cawan akan tumpah
dan mengotori lantai.
3. Perlu menemukan ukuran yang cocok
Menstrual cup tersedia dalam berbagai ukuran, sehingga kamu mungkin perlu
mencoba beberapa ukuran terlebih dulu sebelum menemukan yang paling cocok. Hal
ini bahkan bisa menjadi lebih sulit bila kamu memiliki kondisi tertentu, seperti rahim
yang miring atau turun, serta fibroid. Cup memiliki beragam ukuran tergantung dari
usia, pergerakan, dan pernah melahirkan atau belum. Menemukan ukuran yang tepat
ini tidaklah mudah. Anda membutuhkan trial dan error sampai menemukan ukuran
yang tepat dan nyaman.
4. Kemungkinan menimbulkan alergi
Beberapa jenis menstrual cup terbuat dari lateks, sehingga orang yang alergi
terhadap bahan ini perlu berhati-hati dan lebih teliti saat membeli produk. Jika kamu
memiliki alergi terhadap lateks, pilihlah menstrual cup yang terbuat dari silikon.
5. Butuh perawatan ekstra
Menstrual cup harus selalu dicuci bersih setelah digunakan. Selain itu,
pembalut ini juga perlu disterilisasi (direbus di air mendidih) setiap bulan. Tanpa
perawatan yang telaten, penggunaan pembalut ini justru akan meningkatkan risiko
terjadinya sejumlah gangguan kesehatan, seperti iritasi dan infeksi pada vagina.
6. Menyebabkan iritasi 
Menstrual cup bisa menyebabkan iritasi vagina jika tak dibersihkan dengan
tepat. Satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika memakai menstrual cup
adalah memastikan tangan Anda bersih sebelum memasukkan cawan tersebut. Selain
itu pastikan juga untuk membersihkannya dengan cara yang cermat, dan mencucinya
setidaknya 2-3 kali sehari saat datang bulan.

1. Mengutip Independent, penelitian yang dipublikasikan di Journal of Applied and


Environmental Microbiology mengatakan bahwa bakteri menular yang terkait dengan
TSS bisa tetap berada di cup, terlepas dari model, bahan, bahkan setelah dicuci
dengan cara yang disarankan.

Hal ini terjadi karena menstrual cup akan mengelilingi vagina ketika dimasukkan.
Peneliti mengungkapkan bahwa hal ini akan mendukung
pertumbuhan Staphylococcus aureus. Gejalanya bisa berupa demam tinggi, diare, dan
sulit bernapas. (chs/chs)

Anda mungkin juga menyukai