Anda di halaman 1dari 4

APA ITU NEW NORMAL?

28 May @Opini

#tantanganhari8

#tantangangurusiana

Negara kita sekarang sedang bersiap untuk melakukan tatanan kehidupan


baru atau yang dikenal dengan "New Normal", walaupun sekarang ada
beberapa daerah yang memperpanjang masa PSBBnya.

Presiden Joko Widodo juga mengajak masyarakat untuk dapat hidup berdamai
dengan Covid-19. Dalam pernyataan resminya di Istana Merdeka, Jakarta,
Jumat, 15 Mei 2020, Presiden Joko Widodo menyatakan "Kehidupan kita
sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini, itu keniscayaan. itulah
yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan
baru."

Apa itu NEW NORMAL?

Seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Rabu (20/5/2020), Ketua Tim


Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita
mengatakan, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan
aktivitas normal.

Namun perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna


mencegah terjadinya penularan Covid-19. Protokol kesehatan menjadi aturan
yang disebutkan dalam implementasi new normal, yakni dengan menjaga
jarak sosial dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

Wiku mengatakan masyarakat akan menjalani kehidupan new normal hingga


ditemukan vaksin, yang dapat digunakan untuk menangkal virus corona.

"Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika
pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukan
vaksin untuk covid-19,"jelas dia.

Vaksin corona diyakini oleh para ahli dan pakar kesehatan dunia, akan
tersedia pada tahun 2021 mendatang. Artinya, new normal yang harus dijalani
oleh masyarakat harus dilakukan paling tidak hingga tahun depan, bahkan
kemungkinan lebih.

 Apa itu NEW NORMAL?

1. New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial


dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan
yg sebelumnya tidak ada sebelum pandemi.

2. New Normal adalah upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar
negara tetap bisa berdaya menjalankan fungsinya.

3. New Normal adalah tahapan baru setelah kebijakan stay at home atau work
from home atau pembatasan sosial diberlakukan untuk mencegah penyebaran
massif wabah virus corona. New Normal utamanya agar warga yg
memerlukan aktivitas luar rumah dapat bekerja dengan menggunakan standar
kesehatan yg ditetapkan. Jadi bukan sekedar bebas bergerombol atau
keluyuran.

4. New Normal diberlakukan karena tidak mungkin warga terus menerus


bersembunyi di rumah tanpa kepastian. Tidak mungkin seluruh aktivitas
ekonomi berhenti tanpa kepastian yang menyebabkan kebangkrutan total,
PHK massal dan kekacauan sosial. 

5. New Normal ditujukan agar negara tetap mampu menjalankan fungsi2nya


sesuai konstitusi. Harap diingat bahwa pemasukan negara berasal dari pajak
dan penerimaan negara lainnya. Jika aktivitas ekonomi terus berhenti total
maka negara tidak punya pemasukan, akibatnya negara juga tidak bisa
mengurus rakyatnya.
 

6. New Normal diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah masih


ada disekitar kita. Untuk itu aktivitas ekonomi/publik diperbolehkan dengan
syarat menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

7. Jika New Normal tidak dilakukan maka dampak sosial ekonominya tidak
akan bisa tertahankan. Kebangkrutan korporasi selamjutnya ekonomi akan
membawa efek domino kebangkrutan negara!

8. Jika anda tidak setuju dengan New Normal, silakan terap tinggal di rumah.
Sebab banyak orang tetap harus keluar rumah untuk bisa menghidupi
keluarganya. Tidak semua orang bisa bertahan selama berbulan2 apalagi
bertahun2 dan tetap bisa menghidupi keluarganya.

9. Untuk memastikan New Normal bisa berjalan baik maka pemerintah harus
melakukan upaya yg sistematis, terkordinasi dan konsisten dalam melakukan
pengawasan publik dan law enforcement. Di dalamnya juga termasuk
memperbesar kapasitas sektor kesehatan kita untuk mengantisipasi lonjakan
penderita Covid-19. 

10. Pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi utk memastikan


pemeriksaan kesehatan yg massif, tersedianya sarana perawatan dan
peralatan medis, melindungi mereka yg paling rentan melalui penyiapan
pengamanan sosial yg tepat sasaran dan perlindungan kesehatan.

Selebihnya terserah kita apakah mau berpartisipasi atau tidak, mau


melindungi diri atau tidak. Berhentilah menjadi provokator dan menyebarkan
energi negatif yg tidak bermanfaat bagi siapapun serta berpotensi
menimbulkan kecemasan publik. Jika anda cemas, lindungilah diri anda dan
keluarga sebab itulah satu2nya cara!
Tetap Produktif dan Sehat.

#BERSAMA KITA LAWAN CORONA#