Anda di halaman 1dari 5

Apa yang dimaksud dengan Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik

1 dan Tenaga Kependidikan non-PNS


di Lingkungan Kemendikbud (BSU Kemendikbud)?
Total anggaran
Besaran BSU Rp1.800.000*, diberikan BSU Kemendikbud:
Kemendikbud sebanyak satu kali
Rp3.662.517.600.000
Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berstatus
non-PNS, meliputi:
• Dosen
• Guru Total sasaran: 2.034.732 orang
• Guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah • 162.277 dosen pada PTN dan PTS
Siapa sasaran • Pendidik PAUD • 1.634.832 guru dan pendidik pada
BSU • Pendidik kesetaraan
satuan pendidikan negeri dan swasta
Kemendikbud? • Tenaga perpustakaan
• 237.623 tenaga perpustakaan,
tenaga laboratorium, dan tenaga
• Tenaga laboratorium, dan
administrasi
• Tenaga administrasi
Di semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri
maupun swasta di lingkungan Kemendikbud

* Jumlah BSU akan dipotong pajak penghasilan (PPh) sejumlah 5% bagi yang telah memiliki NPWP, dan 6% bagi yang belum memiliki NPWP
Sumber: Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020
tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (COVID-19) Tahun Anggaran 2020; data sasaran
BSU berasal dari data pokok pendidikan dan pangkalan data perguruan tinggi per 30 Juni 2020
Apa persyaratan bagi PTK untuk menerima BSU
2
Kemendikbud?

Warga Negara Indonesia (WNI)

Tidak menerima Bantuan Subsidi Upah/Gaji


Rp dari Kementerian Ketenagakerjaan sampai
dengan tanggal 1 Oktober 2020
Berstatus bukan sebagai Pegawai
Negeri Sipil (PNS)

Tidak menerima kartu prakerja sampai


dengan tanggal 1 Oktober 2020
Memiliki penghasilan di bawah Rp

Rp5.000.000
(lima juta rupiah) per bulan

Sumber: Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Penanganan Dampak Corona
Virus Disease (COVID-19) Tahun Anggaran 2020
Bagaimana mekanisme pencairan BSU
3 Kemendikbud?
PTK mendatangi bank
PTK menyiapkan dokumen penyalur untuk melakukan
Informasi pencairan persyaratan BSU aktivasi rekening dan
menerima BSU

Kemendikbud membuatkan rekening baru • Kartu Tanda Penduduk (KTP). PTK membawa dokumen yang
untuk setiap PTK penerima BSU • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dipersyaratkan dan menunjukkan ke
Kemendikbud. Bantuan disalurkan secara jika ada. petugas bank penyalur untuk diperiksa.
bertahap sampai akhir November 2020.
• Surat Keputusan Penerima BSU
yang dapat diunduh dari Info GTK PTK diberikan waktu untuk
PTK mengakses Info GTK
dan PDDikti. mengaktifkan rekening hingga tanggal
(info.gtk.kemdikbud.go.id) 30 Juni 2021.
• Surat Pernyataan Tanggung Jawab
atau Pangkalan Data Dikti
Mutlak (SPTJM) yang dapat
(pddikti.kemdikbud.go.id) untuk diunduh dari Info GTK dan PDDikti,
menemukan informasi terkait status diberi materai, dan ditandatangani.
pencairan bantuan, rekening bank
masing-masing, dan lokasi cabang bank
penyalur.