Anda di halaman 1dari 21

PROPOSAL

MANAJEMEN PROYEK USAHA HIDROPONIK


Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Manajemen Proyek

Disusun Oleh :

Kelompok 5

1. Lilis Komariah (4282111100226 / 18C)

UNIVERSITAS TANGERANG RAYA


KABUPATEN TANGERANG
2020

i
KATA PENGANTAR

Segala puja hanya bagi Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Berkat
limpahan karunia nikmat-Nya saya dapat menyelesaikan proposal manajemen proyek yang
bertajuk "Manajemen Proyek Usaha Hidroponik" dengan lancar. Penyusunan makalah ini dalam
rangka memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Proyek yang diampu oleh Bapak Jadi Supriadi.

Dalam proses penyusunannya, tak lepas dari bantuan, arahan, dan masukan dari berbagai
pihak. Untuk itu, saya ucapkan banyak terima kasih atas segala partisipasinya dalam
menyelesaikan makalah ini.

Meski demikian, penulis menyadari masih banyak sekali kekurangan dan kekeliruan di
dalam penulisan proposal ini, baik dari segi tanda baca, tata bahasa maupun isi sehingga penulis
secara terbuka menerima segala kritik dan saran positif dari pembaca.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk
masyarakat, umumnya, dan untuk saya sendiri, khususnya.

Tangrang, Oktober 2020

Penulis 

ii
DAFTAR ISI

COVER.............................................................................................................................................i

KATA PENGANTAR.....................................................................................................................ii

DAFTAR ISI..................................................................................................................................iii

BAB I...............................................................................................................................................1

PENDAHULUAN...........................................................................................................................1

A. Gambara Tentang Usaha Hidroponik...................................................................................1

B. Latar Belakang Membuat Usaha Hidroponik.......................................................................2

C. Tujan, Potensi dan Rencana Pencapaian..............................................................................4

BAB II.............................................................................................................................................5

ASPEK PEMASARAN...................................................................................................................5

B. Permintaan............................................................................................................................5

C. Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar...................................................................................5

D. Strategi Pemasaran dan Pesaing...........................................................................................6

BAB III............................................................................................................................................8

ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN................................................................................8

A. Struktur Organisasi...............................................................................................................8

B. Job Description.....................................................................................................................8

C. Jadwal Kegiatan....................................................................................................................9

BAB IV..........................................................................................................................................10

ASPEK PRODUKSI......................................................................................................................10

A. Produk.................................................................................................................................10

a. Dimensi Produk..................................................................................................................10

B. Kegunaan /Fungsi Produk...................................................................................................10

iii
C. Proses Produksi...................................................................................................................10

D. Kapasitas Produksi..............................................................................................................11

E. Tanah dan Bangunan..........................................................................................................11

F. Pemasangan Sarana Penunjang, Mesin dan Peralatan Bahan Baku...................................11

BAB V...........................................................................................................................................13

ASPEK KEUANGAN...................................................................................................................13

BAB VI..........................................................................................................................................16

PENUTUP.....................................................................................................................................16

A. Kesimpulan.........................................................................................................................16

iv
BAB I
PENDAHULUAN

a. Gambara Tentang Usaha Hidroponik


1. Profil Perusahaan
Nama usaha : Rumah Hidroponik Kendari
Jenis usaha : Milik Bersama
Lokasi : Desa Budi Mulya RT/RW 002/003 Desa Budi Mulya Kecamatan Cikupa
Kabupaten Tangerang
Luas lahan : 100 m
 Produksi : Sayuran Kangkung, Selada, Pakchoy dan sayuran hijau lainnya
Pemilik : Kelompok 5

2. Pengertian Produk
Tanaman hidroponik adalah tanaman yang media tanamnya bukan berupa tanah.
Teknik menanam yang satu ini biasanya menggunakan media tanam air. Ada beberapa
jenis tanaman yang dapat tumbuh subur dengan menggunakan teknik menanam ini, ada
pula yang tidak. Namun secara garis besar, penanaman secara hidroponik ini mampu
menghasilkan tanaman yang sehat. Pasalnya, tanaman hidroponik tidak memerlukan
herbisida ataupun pestisida yang beracun. Tanaman hidroponik juga tidak membutuhkan
banyak air, tidak perlu melakukan penyiraman seperti tanaman yang ditanam pada media
tanah.

1
Teknik penanaman hidroponik merupakan teknik bercocok tanam yang ramah
lingkungan. Sayuran yang ditanam dengan hidroponik lebih sehat serta aman dikonsumsi.
Sebagian orang mungkin masih sangat asing dengan tanaman hidroponik. Namun
sebenarnya sudah banyak orang yang menggunakan metode penanaman tanaman yang satu
ini.

Perkembangan metode penanaman yang satu ini memang tidak mengalami


perkembangan yang sangat pesat. Pasalnya, beberapa orang merasa ragu untuk
menerapkannya karena khawatir mengenai kuantitas hasil panennya. Namun sebenarnya
hasil panen dari teknik menanam hidroponik memiliki kualitas dan kuantitas yang baik.
Teknik menanam hidroponik tidak dapat diterapkan untuk semua jenis tanaman. Hanya
beberapa saja yang cocok dan mampu tumbuh subur dengan hasil yang memuaskan.

Teknik menanam hidroponik sendiri sangat cocok diterapkan bagi yang memiliki
lahan terbatas, tidak membutuhkan lahan berupa tanah luas, gantikan saja dengan teknik
menanam hidroponik. Begitu juga untuk yang memiliki lahan kurang subur, penanaman
menggunakan teknik hidroponik dapat membantu mendapatkan hasil panen memuaskan.
Kita dapat menerapkan penanaman dengan teknik hidroponik dari hobi, jika sudah berhasil
maka kita dapat menjadikannya sebagai bisnis menguntungkan.

b. Latar Belakang Membuat Usaha Hidroponik


Pada jaman seperti ini dimana Perkembangan teknologi begitu pesat, membuat
banyak jenis bisnis baru yang bermunculan. Berbagai macam bisnis diberbagai macam
sector mulai dari sector kreatif hingga yang paling mudah dibuat adalah makanan.
Menjamurnya jenis makanan yang semakin bervariatif bentuk dan rasanya menjadi suatu
peluang bisnis bagi masyarakat, namun dapat menimbulkan pula eksternalitas negative yang
sangat jelas yaitu dari sisi kesehatan. Terutama teknologi dalam perawatan tanaman yang
menggunakan bahan Kimia diantaranya Pestisida dan Pupuk yang berupa organic sehingga
apabila dikonsmsi secara terus menerus dapat menimbulkan penyakit bahkan berbahaya
bagi tubuh Manusia. Pengembangan Teknologi dalam bidang pertanian yakni dengan cara
Hidroponik.

2
Penanaman tanaman dengan sistem Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman
dengan memanfaatkan air dan tidak menggunakan tanah sebagai media tanam atau dengan
kata lain Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai
media tanam yang kaya akan nutrisi. Menanam tanaman yang berupa sayuran dengan
hidroponik lebih banyak keunggulannya dibandingkan tanaman konvensional. Lebih cepat,
banyak, higienis dan lebih terjaga kandungan nutrisinya serta tidak mudah layu.

Menanam tanaman dengan sistem hidroponik merupakan suatu metode yang ramah
lingungan, karena dalam pembudidayaannya tidak perlu menggunakan pestisida atau bahkan
herbisida yang beracun. Hidroponik yang dapat dilakukan dengan mudah adalah penanaman
sayuran diantaranya berupa Selada, Seledri, Kangkung, dan Pakcoy. Sayuran yang lainnya
dapat di lakukan penanaman juga hanya saja kebutuhan Masyarakat akan sayuran tersebut
sangatlah tinggi.

Ha ini yang menjadi dasar  pemikiran sehingga pengembangan teknologi dalam


bidang pertanian berupa Penanaman Hidroponik dilakukan, dilihat dari prospek kesehatan,
kebersihan dan bebas dari Pestisida serta bahan Kimia lainnya, Kebutuhan dan daya beli
masyarakat yang tingi. Dengan adanya Pengembangan tanaman hidroponik ini diharapkan
dapat mempermudah Masyarakat dalam menjaga kesehatan masyarakat dalam
mengkonsumsi tanaman (Sayur-sayuran).

Prospek pasar yang kami bidik untuk usaha ini ialah masyarakat pada umumnya,
Pasar Rakyat, serta swalayan. Prospek pasar tersebut dirasa sangat menjanjikan mengingat
kebutuhan Masyarakat dan permintaan swalayan yang efisien dan sangat tinggi. Usaha ini
diharapkan mampu bertahan dan berkembang di kemudian hari karena dengan adanya usaha
ini dirasa memberikan dampak yang baik bagi kesehatan masyarakat.

c. Tujan, Potensi dan Rencana Pencapaian

3
Usaha yang baik, selalu memberi manfaat sebesar-besarnya dan seluas-luasnya
kepada berbagai pihak dan komunitas yang terdampak. Kami tidak hanya ingin menjawab
kebutuhan konsumen, kami juga ingin memberi manfaat kepada masarakat melalui
pemberdayaan. Peluang usaha yang sangat menjanjikan karena kebutuhan akan makanan
yang setiap hari dikonsumsi juga permintaan yang begitu tinggi akan tanaman sayuran yang
kesehatannya terjaga membuat tanaman hidroponik ini begitu menjanjikan dan
pengembangannya yang dapat tersebar luas.

Pengembangan usaha tentu tidak dapat dilakukan tanpa perencanaan.  Riset awal
perlu dilakukan untuk mengetahui jenis bahan baku yang sesuai dan desain produk yang
memenuhi standar fungsi dan kebutuhan konsumen, juga pemantapan sistem produksi,
distribusi, dan pemasaran, serta inovasi yang tidak berhenti agar semakin banyak manfaat
yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan konsumen.  2 bulan dibutuhkan untuk riset awal,
dan 1 tahun untuk memulai perjalanan awal bisnis dengan sistem yang telah dirancang.
Kami optimis, 2 tahun usaha ini akan dapat menebar manfaat ke seluruh Masyarakat
terutama di Kabupaten Tangerang.

4
BAB II
 ASPEK PEMASARAN

A. Gambaran Umum Pasar


Segmentasi Pasar
a. Segmen Geografi
Usaha kami berada di wilayah Kabupaten Tangerang yang padat penduduk, mulai
dari masyarakat Kabupaten Tangerang, Para Pedagang Sayuran Siap jadi, dan
Mahasiswa Untara.

b. Segmen Demografis
Sayuran Hidroponik adalah produk universal yang dapat dikonsumsi oleh semua
kalangan masyarakat dan merupakan kebutuhan makan sehari-hari Masyarakat 

c. Segmen Psikografis
Masyarakat Kabupaten Tangerang dengan berbagai perilaku, kelas sosial, gaya
hidup serta kepribadian dapat menikmati Sayuran Hidroponik karena sayuran
Hidroponik adalah makanan yang sehat dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya
berupa pestisada sehingga dapat dinikmati oleh berbagai Masyarakat.

d. Permintaan
Permintaan Masyarakat akan Sayuran yang sehat dan higienis sangat tinggi.
Diprediksikan permintaan setiap harinya dapat mencapai Rp 200.000/Hari.

e. Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar


a. Rencana Penjualan
Penjualan disesuaikan dengan permintaan Masyarakat, setiap harinya akan
diproduksi karena merupakan kebutuhan makan. Produk yang dapat dijual yaitu sayuran
yang merupakan kebutuhan tiap hari dan merupakan permintaan tertinggi dari setiap
masyarakat diantaranya Selada, Seledri, Kangkung dan Sawi.

5
b. Pangsa Pasar
Sayuran Hidroponik memiliki peluang yang sangat besar karena kebutuhan akan
Makanan yang sehat dan higienis dari kalangan Masyarakat yang begitu tinggi, sayuran
Hidroponik memilikii kelebihan dibandingkan dengan sayuran yang ditanam dengan cara
konvensionl, diantaranya masa panen yang lebih cepat, proses penanaman yang
kesehatannya terjamin terutama tidak menggunakan pestisida.

f. Strategi Pemasaran dan Pesaing


. Strategi Harga
Metode Penetapan harga pada produk “Sayuran Hidroponik” yang kami gunakan
adalah Metode Penetapan Harga Mark Up. Dalam metode ini, harga jual per unit
ditentukan dengan menghitung jumlah berat (gram)/unit. kami menetapkan strategi
penetapan harga yang efektif dalam tahap perkenalan ini, yaitu dengan strategi harga
Penetrasi, dimana kami memberikan harga rendah untuk menciptakan pangsa pasar dan
permintaan.

b. Strategi Promosi
Metode promosi yang kami gunakan yaitu Promotion Mix. Strategi yang kami
pakai antara lain penjualan pribadi (personal selling), pemasaran langsung (direct
marketing), promosi penjualan (sales promotion) serta hubungan umum (public relation).
Kami akan mempromosikan produk Sayuran Hidroponik melalui media cetak berupa
pamflet dan melalui media sosial, seperti facebook, bbm dan instagram agar produk kami
dapat dikenal oleh masyarakat umum.

c. Strategi Distribusi
Strategi penetapan distribusi yang kami gunakan yaitu Strategi Struktur Saluran
Distribusi. Strategi ini berkaitan dengan penentuan jumlah perantara yang digunakan
untuk mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen. 

Alternatif yang dipilih dapat berupa distribusi langsung atau distribusi tidak
langsung. Kami menggunakan alternatif distribusi langsung dan tidak langsung, dimana
kami mendistribusikan dan memasarkan produk kami sebagai produsen langsung kepada

6
konsumen, sedangkan melalui perantara dan menitipkan produk kita ke agen penjual
yang lainnya dilakukan melaui hubungan kerjasama dengan Swalayan.

d. Strategi Positioning
Metode pendekatan positioning yang akan kami gunakan pada produk Sayuran
Hidroponik adalah metode Function concept dan pendekatan Lebih banyak untuk lebih
sedikit. Metode Function concept menonjolkan functional needs dari produk Sayuran
Hidroponik, dimana produk Sayuran Hidroponik merupakan produk makanan yang sehat
dan ekonomis.

Strategi positioning yang kami gunakan adalah penetapan posisi menurut kategori
produk, harga dan distribusi. Kami menampilkan produk Sayuran Hidroponik dengan
kemasan praktis yang higienis, serta baik bagi kesehatan dengan harga yang sangat
terjangkau. Serta kami juga memberikan kemudahan bagi konsumen mendapatkan
produk Sayuran Hidroponik dengan efisiensi waktu dan pelayanan yang baik

7
BAB III
ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN

A. Struktur Organisasi 
Struktur organisasi dalam tim Hidroponik dapat dilihat dari bagan berikut:

B. Job Description
Deskripsi pekerjaan masing-masing bagian yaitu:
a. Ketua
Mengoordinir dan memimpin jalannya usaha serta bertanggungjawab terhadap
keberhasilan usaha Sayuran Hidroponik.

b. Bagian Pemasaran dan Keuangan


Menjalankan usaha-usaha pemasaran produk terutama dalam hal promosi, baik itu
melalui media cetak maupun media sosial serta mengatur segala jenis pengeluaran dan
pemasukan anggaran sekaligus membuat laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban

c. Bagian Produksi
Menyiapkan bahan yang dibutuhkan dan mengkoordinir pelaksanaan proses produksi.

8
C. Jadwal Kegiatan

Bulan Ke
No Jenis Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
0 1 2
Persiapan:

1. Menyusun Rencana Bisnis

2. Survei Pasar

3. Survey Harga Dan Suplier

4. Survey Lokasi

2 Persiapan Peralatan Hidropnik


3 Membeli Bahan Hidroponik
4 Uji Coba Produksi
5 Usaha Siap Beroperasi
6 Mengelola Usaha
7 Konsultasi Dan Laporan Bulanan
8 Laporan Akhir Kegiatan
9 Persiapan Pengembangan Bisnis

9
BAB IV
ASPEK PRODUKSI

A. Produk
. Dimensi Produk
Sayuran Hidroponik merupakan sayuran yang sehat dan sangat bermanfaat bagi
masyarakat.
b. Nilai/Manfaat Produk

 Manfaat Inti : Sayuran Hidroponik diharapkan dapat bermanfaat dan memenuhi


kebutuhan sehari- hari Masyarakat dari segi kesehatan.
 Manfaat Dasar : Sayuran Hidroponik diharapkan dapat memenuhi permintaan
masyarakat sekitar dengan cepat sehingga tidak lagi menggunakan kendaraan untuk
bepergian jauh demi mengkonsumsi Sayuran
 Manfaat yang diharapkan : Sayuran Hidroponik diharapkan dapat langusng dipanen
sendiri oleh Masyarakat sehingga kebersihan dan kesehatannya dapat terlihat jelas
 Manfaat Potensial : sayuran Hidroponik diharapakan dapat menjawab kekhawatiran
masyarakat akan makanan/sayuran yang menggunakan pestisida sehingga
berpengaruh terhadap kesehatan bahkan dapat menimbulkan penyakit yang sangat
berdampak buruk terhadap hidup masyarakat.

B. Kegunaan /Fungsi Produk


 Convenience goods : Sayuran Merupakan Kebutuhan Makanan sehar hari Masyarakat.
 Shooping goods : sayuran Hidroponik yang sehat, higienis dan harga yang sesuai dengan
Masyarakat merupakan Tren Masyarakat dalam memilih prodak yang akan dibeli
terutama untuk Konsumsi setiah harinya.

C. Proses Produksi
a. Penyemaian : Proses Penyemaian sayuran Hidroponik dilakukan dengan Cara benih di
letakan pada Roockwol yang sudah dibasahi dengan air biasa, kemudian roockwol dan
benih di tempatkan pada tempat yang terkena cukup sinar matahari selama rata-rata 1
minggu sambil disiram atau dibasahi dengan air biasa untuk terus menjaga kelembaban

10
b. Peremajaan : Proses Peremajaan dilakukan setelah tanaman selesai dalam penyemaian,
tanaman dipindahkan ke tempat peremajaan berupa Pipa Paralon PVC 3inch atau talang
air yang sudah di desain khusus untuk penanaman Hidroponik dimana setiap Pipa dialiri
air yang sudah dicampurkan dengan Nutrisi ABmix dengan Kepekatan 600PPM. Proses
Peremejaan dilakukan selama 2 minggu
c. Pembesaran : Proses Pembesaran dilakukan setelah tanaman melewati tahap peremajaan,
dalam proses pembesaran ini tanaman dialiri air yang bercampur dengan nutrisi AB Mix
dengan Kepekatan 1.200 PPM – 1.600 PPM. PPembesaran dilakukan selamad 4-5
Minggu
d. Panen : Setelah 7-8 Minggu Tanaman di semai sampai pembesaran, tanaman sudah siap
dipanen dan diproduksi. 

D. Kapasitas Produksi
Produksi dari sayuran Hidroponik yang akan dikembangkan yakni dengan
menambahkan Pipa Paralon PVC 3 Inch atau talang air sebanyak 80 Staff untuk lubang
tanam setiap sayuran yang akan ditanam. Setiap lubang berjarak 15 cm sehingga setiap 80
staf (4 meter) dapat menghasilkan 2.133 Lubang tanam. Proses Produksi aka didesain
sehingga tanaman dapat dipanen setiah hari dari lubang tanam yang ada. Atau apabila
dihitung maka sekitar 71 lubang tanam dapat dipanen setiap harinya.

g. Tanah dan Bangunan


Tanah yang digunakan untuk Pembangunan Tempat Hidroponik berada di daerah
Kabupaten Tagerang dengan Beralamat di Kp. Ciapus Indah RT/RW 003/002 Desa Budi
Mulya Kecamatan Cikupa. Lokasi Pembangunan Usaha Hidroponik ini berada sangat dekat
dengan Pusat Perniagaan sehingga Distribusi dari hasil produksi dapat dengan segera dan
sangat mudah untuk djalankan

h. Pemasangan Sarana Penunjang, Mesin dan Peralatan Bahan Baku


Pemasangan Sarana Penunjang, mesin dan peralatan bahan baku berupa Bahan-
bahan yang akan dibuat greenhouse serta media untuk dilakukan penanaman Hidroponik.
Diantaranya
Kayu, Pipa Paralon Jaring Serangga
Plastik UV Selotip Alumunium
Semen Tripleks
11
Papan, Nampan Plastik,
Pipa Besi Pupuk AB MIX
Paku Rock wool
Karet paku Benih
Talang Air TDS
Dop Talang PH Meter
T Pipa Cairan PH Up Down
L Bow Pipa Mesin Pompa,
Dop Pipa Net Pot
Sambungan Pipa

12
BAB V
ASPEK KEUANGAN

Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Hidroponik

A. Pembangunan Rumah/Gudang (Luas 5 x 5)


Jumla Harga
No Bahan Satuan Harga Satuan Keterangan
h Kebutuhan
Kayu Meranti
Untuk Tiang
1 Merah 8 x 8/8 6 Batang Rp     150.000  Rp         900.000 
Utama
x 12
Untuk Lantai
2 Kayu 5 x 10 20 Batang Rp       50.000  Rp      1.000.000 
dan Atas
3 Kayu 5 x 5 25 Batang Rp       30.000  Rp         750.000  Untuk Dinding
4 Tripleks 8 mm 10 Batang Rp     120.000  Rp      1.200.000  Untuk Dinding
5 Papan 3 cm 30 Lembar Rp       60.000  Rp      1.800.000  Untuk Lantai
6 Seng 15 Batang Rp       60.000  Rp         900.000  Untuk Atas
7 Paku Payung 2 Dos Rp     100.000  Rp         200.000  Untuk Atap
8 Paku 10 2 Kg Rp       20.000  Rp           40.000  -
9 Paku 3 1,5 Kg Rp       25.000  Rp           37.500  -
10 Paku 7 4 Kg Rp       20.000  Rp           80.000  -
Untuk Cor Tiang
11 Semen 1 Karung Rp       80.000  Rp           80.000 
Kayu
Pipa Besi 1
12 15 Staff Rp     200.000  Rp      3.000.000 
Inch
Rp    9.987.500 

B. Pembangunan Rumah Tanam 15 x 20 (1.440 Lubang Tanam)


Jumla Harga
No Bahan Satuan Harga Satuan Keterangan
h Kebutuhan
1 Kayu 5 x 10 20 Batang Rp     100.000  Rp      2.000.000  Untuk Tiang
Untuk Atap
(Beli di Golden
3 Plastik UV 100 Meter Rp       44.000  Rp      4.400.000 
Farm
Bukalapak)
Untuk Dinding
Jaring
(Beli di Golden
4 Serangga 80 Meter Rp       12.000  Rp         960.000 
Farm
(Insect Net)
Bukalapak)
5 Semen 2 Karung Rp       80.000  Rp         160.000 
13
Selotip
6 5 Buah Rp       15.000  Rp           75.000 
Alumunium
7 Paku Payung 2 Dos Rp         200.000 
Karet Paku
8 2 Pack Rp         100.000 
Payung
Rp    7.895.000 
C. Instalasi
Jumla Harga
No Bahan Satuan Harga Satuan Keterangan
h Kebutuhan
Untuk Dudukan
1 Kayu 5 x 5 20 Batang Rp       30.000  Rp         600.000 
Talang
2 Talang Air 80 Staff Rp       90.000  Rp      7.200.000  Untuk Atap
3 Pipa 1/2 Inch 30 Staff Rp       30.000  Rp         900.000  Untuk Dinding
4 Dop Talang 160 Buah Rp       20.000  Rp      3.200.000 
T Pipa 1/2
5 25 Buah Rp         5.000  Rp         125.000 
Inch
L Bow Pipa
6 24 Buah Rp         5.000  Rp         120.000 
1/2 Inch
Dop Pipa 1/2
7 21 Buah Rp         5.000  Rp         105.000 
Inch
Sambungan
8 8 Buah Rp         5.000  Rp           40.000 
Pipa 1/2 Inch
Nampan
9 20 Buah Rp         6.500  Rp         130.000 
Palstik
Rp  12.420.000 

D. Penanaman
Jumla Harga
No Bahan Satuan Harga Satuan Keterangan
h Kebutuhan
Beli di Golden
1 Pupuk AB Mix 4 Pack Rp     150.000  Rp         600.000 
Farm Bukalapak
2 Rock Wool 10 Slap Rp       76.000  Rp         760.000 
3 Benih Selada 5 Pack Rp       35.000  Rp         175.000 
4 Benih Packcoy 5 Pack Rp       35.000  Rp         175.000 
5 Benih Seledri 5 Pack Rp       35.000 Rp         175.000
Beli di Golden
6 TDS Meter 2 Buah Rp     150.000  Rp         300.000 
Farm Bukalapak
Beli di Golden
7 pH Meter 2 Buah Rp     120.000  Rp         240.000 
Farm Bukalapak
Cairan pH Up Beli di Golden
8 1 Paket Rp       45.000  Rp           45.000 
& Down Farm Bukalapak
9 Pompa 8 Buah Rp     200.000  Rp      1.600.000 
14
Rendam
(Aquarium)
Beli di Golden
10 Net Pot 7cm 1500 Buah Rp           950  Rp      1.425.000 
Farm Bukalapak
Rp    5.320.000 

Total Dana Rp  35.797.500 

BAB VI
PENUTUP

A. Kesimpulan
Mendirikan suatu usaha membutuhkan persiapan dan konsep yang matang. Usaha
yang didirikan diharapkan tidak hanya berdiri pada saat itu saja tetapi juga dapat
berkembang menjadi lebih besar lagi. Sayuran Hidroponik adalah produk makanan yang
sering dikonsumsi dan merupakan makanan dasar yang selalu dibutuhkan Masyarakat
dimana kami usulkan atas dasar kepedulian kami terhadap makanan sehat bagi masyarakat.
Usaha ini diharapkan membawa dampak yang baik untuk berbagai pihak.

Keberhasilan suatu usaha tidak luput dari implementasi strategi-strategi yang telah
kami susun. Untuk itu, kami membutuhkan kesiapan dan ketepatan dalam

15
mengimplementasikan strategi tersebut. Saran dan masukan dari berbagai pihak sangat
kami butuhkan demi tercapainya tujuan usaha kami.

16
17