Anda di halaman 1dari 9

BAB V

PENUTUP

A. Simpulan
Berdasarkan hasil prestasi belajar siswa kelas XII IPA 5 yang diperoleh pada
pembelajaran awal,pembelajaran Siklus I maupun Siklus II penulis dapat sampaikan
bahwa hasil analisis data dan pembahasan yang telah disampaikan, dapat dipaparkan
kesimpulan dari hasil pelaksanaan penelitian tindakan ini sebagai berikut:

1. Dengan menggunakan metode Studi Kasus (model Pembelajaran Mastery learning)


yang telah diupayakan dalam pelaksanaannya dengan baik mengikuti teori-teori
yang ada, pelaksanaan proses pembelajaran pada siswa kelas XII IPA 5 telah
berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut telah didahului dengan perencanaan
yang baik, diikuti dengan pelaksanaan yang maksimal, dilanjutkan dengan
observasi/ pengamatan/pengumpulan data menggunakan tes sesuai harapan
indikator dan dilakukan dengan penjagaan yang ketat untuk memperoleh hasil
sesuai tuntutan yang diharapkan. Setelah dilakukan refleksi ternyata hasil yang
diperoleh sudah meningkat dari rata-rata awal 75,6 meningkat menjadi 77,6 pada
siklus I dan meningkat menjadi 82,2 pada siklus II. Prosentase ketuntasan belajar
pada kegiatan awal 30 % meningkat menjadi 50 % pada siklus I dan meningkat
menjadi 85 % pada siklus II.
2. Dari data yang disampaikan di atas sudah terjadi peningkatan pada dua pihak yaitu
di pihak guru mampu melaksanakan pembelajaran dengan lebih baik dan dipihak
siswa sudah terjadi peningkatan keuletan, keaktifan, semangat, keinginan sehingga
hasil yang diperoleh dapat meningkat sesuai harapan.

B. Saran
Dengan berhasilnya model pembelajaran Mastery Learning meningkatkan
prestasi belajar siswa maka dapat disampaikan saran-saran sebagai berikut:
1. Utamanya kepada teman guru hendaknya dalam melaksanakan proses
pembelajaran jika menemukan masalah tentang prestasi belajar siswa, penggunaan
model pembelajaran dengan metode studi kasus semestinya menjadi pilihan dari

33
beberapa metode yang ada mengingat metode ini telah terbukti dapat meningkatkan
penguasaan materi secara tuntas, yang berimplikasi kepada prestasi belajar.
2. Bagi peneliti lain, bahwa walaupun penelitian ini sudah dapat membuktikan efek
utama dari model pembelajaran Mastery Learning dalam meningkatkan prestasi
belajar, sudah pasti dalam penelitian ini masih ada hal-hal yang belum sempurna
dilakukan, oleh karenanya bagi yang berminat meneliti topik yang sama untuk
meneliti maka disarnkan meneliti topik yang sama tetapi lebih difokuskan kepada
hal-hal yang belum terjangkau pada penelitian ini.
3. Kepada pembaca selanjutnya diharapkan untuk mengadakan penguatan, atau
pengembangan melalui verifikasi data dan fakta hasil penelitian.

34
DAFTAR PUSTAKA

Abdul. 2002. http://www.scribd.com/doc/9037208/

Anastasi, Anne. 1976. Psychological Testing. Fifth Edition. New York: Macmillan
Publishing Co., Inc.
.

Aryana, Wayan. 2003. Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar IPA pada
Siswa SMP Negeri 1 Denpasar. Ringkasan Hasil Penelitian yang Disampaikan
dalam Seminar Hasil Penelitian Dosen Kopwil VIII, Tanggal 22-24 September
2003.

Azwar, Saifuddin. 2003. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dahar, Ratna Wilis. 1989. Teori-Teori Belajar. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Dafid Armawan. 2011. Skripsi. Belajar Tuntas (Mastery Learning) Sebagai Upaya
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Kelas XI-2 Jurusan TKR Smkn 1
Seyegan. Uny.

Depdikbud. 1984/1985. Program Akta Mengajar V-B Komponen Dasar Kependidikan:


Penilaian Program Pendidikan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Depdikbud. 1994. Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar-Mengajar. Jakarta: Direktorat


Pendidikan Menengah Umum.

Depdikbud. 1996. Petunjuk Teknis Mata Pelajaran IPS-Sejarah. Jakarta: Direktorat


Pendidikan Menengah Umum.

Dimyati dan Mudjiono. 2001. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Dikti.

Djamarah, Syaful Bahri. 2002. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha
Nasional.

Fernandes, H.J.X. 1984. Testing and Measurement. Jakarta. National Education


Planning, Evaluation and Curriculum Development.

Fraenkel, Jack R. and Norman E. Wallen. 1993. How to Design and Evaluate Research
in Education. Second Edition. New York: McGraw-Hill, Inc.

Gagne, Robert M. 1977. The Conditions of Learning. Third Edition. New York: Holt,
Reinhart and Winston.
Gay, L. R. 1987. Educational Research: Competencies for Analysis and Application.
Seventh Edition. Columbus, Ohio: Merrill Publishing Company.

35
Good, Thomas L. & Jere E. Brophy. 1990. Educational Psychology, A Realistic
Approach. New York: Longman.

Gregory, Robert J. 2000. Psychological Testing: History, Principles, and Applications.


Boston: Allyn and Bacon.

Gronlund, Norman E. 1982. Constructing Achievement Tests. Third Edition. London:


Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs.

Hamalik, Oemar. 2002. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

*Hanif Nurcholis, DR. M.Si. Gambaran Guru Profesional.


http://Pepindogrup.blogspot.com. Postingan Supriyadi.

Herrhyanto, Nar dan Hamid, Akib. 2006. Statistika Dasar. Jakarta: Universitas
Terbuka.

Hilke, Eileen Veronica. 1998. Fastback Cooperative Learning. New York: McGraw-
Hill, Inc.

*http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2009/11/02/pembelajaran-tuntas-mastery-
learning-dalam-ktsp/

http://asrofudin.blogspot.com/2010/08/pengertian-metode-kerja-kelompok.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Metode

http://ilmuawan9saja.wordpress.com/metode-penugasan/

http://jumridahusni.blogspot.com/2013/06/metode-kerja-kelompok.html

http://partha31.wordpress.com/2012/01/14/metode-pemberian-tugas-proyek-dan-
pengajaran-beregu-dalam-pembelelajaran-matematika/

*http://pgmionemode.blogspot.com/2012/05/penerapan-pembelajaran-tuntas-
mastery.html

http://karyono1993.wordpress.com/thesis/kompetensi-guru/

http://kbbi.web.id/

http://www.m-edukasi.web.id/2012/12/pembelajaran-dengan-metode-kerja.html
*http://murni-uni.blogspot.com/2010/10/strategi-belajar-mengajar-pembelajaran.html
http://wijayalabs.wordpress.com/2012/02/28/metode-pemberian-tugas/
Inten, I Gede. 2004. Pengaruh Model Pembelajaran dan Pengetahuan Awal Siswa
Terhadap Prestasi Belajar PKn dan Sejarah pada Siswa Kelas II di SMU

36
Laboratorium IKIP Negeri Singaraja. Tesis. Program Pascasarjana IKIP Negeri
Singaraja.

Lickona, Thomas. 1992. Educating For Character. How Our Schools Can Teach
Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di


Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Miles, Matthew, B. Dan A. Michael Hubberman. 1992. Analisis Data Kualitatif.


Terjemahan Tjetjep Roheadi Rohidi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Modern Educators and Lexicographers. 1939. Webster’s New American Detionary.


New York: 140 Broadway, Books, Inc.

Montgomery, Douglas C. 1991. Design and Analysis of Experiments. Third Edition.


Canada: John Willy & Sons, Inc.

Murwansyah dan Mukaram. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pusat
Penerbit Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bandung, Indonesia.

*Nana Sudjana. 2000. http//www.scribd.com/doc/9037208/

Nasution, S. 1972. Didaktik Sekolah Pendidikan Guru: Asas-Asas Didaktik Metodologi


Pengajaran dan Evaluasi. Depdikbud: Jakarta.

Nur, Mohamad et al. 2001. Teori Belajar. Surabaya: University Press.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 Tahun 2007 Tanggal 23 November


2007. Jakarta: Depdiknas.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

Popham, W. James dan Eva L. Baker. 1984. Bagaimana Mengajar Secara Sistematis.
Diterjemahkan Oleh R.H. Dj. Sinurat et al. Yogyakarta: Kanisius.

Puger, I Gusti Ngurah. 2004. Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir
Silogisme Terhadap Prestasi Belajar Biologi Pada Siswa Kelas III SMP
Negeri Seririt (Experimen Pada Pokok Bahasan Reproduksi Generatif
Tumbuhan Angiospermae). Tesis. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja.

Riyanto, H. Yatim. 2009. Paradigma Biru Pendidikan. Jakarta: Fajar Interpratama


Offset.

Saifudin Sau’d, Udin. 2008. Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

*Sardiman, A.M. 1988. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar Pedoman bagi Guru
dan Calon Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
37
Sax, Gilbert. 1979. Foundations of Educational Research. New Jersey: Prentice-Hall,
Inc., Englewood Cliffs.

Silverius, Suke. 1991. Evaluasi Hasil Belajar dan Umpanbalik. Jakarta: PT Grasindo.

*Slamet, PH. 2004. MBS, Life Skill, KBK, CTL dan Saling Keterkaitannya. Makalah
yang Disampaikan pada Semiloka DBEP di NTB dan Bali.

Slameto. 2000. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka


Cipta.

Slavin, Robert E. 1995. Cooperative Learning : Theory, Research, and Practice.


Boston: Allyn and Bacon.

Soedomo, M. 2001. Landasan Pendidikan. Malang: Penyelenggaraan Pendidikan


Pascasarjana Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi.

Soemanto, Wasty. 2001. Pengantar Psikologi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Soetomo. 1993. Dasar-Dasar Interaksi Belajar-Mengajar. Surabaya: Usaha Nasional.

Sriyono. 1992. http://www.scribd.com/doc/9037208/

Sudijono, Anas. 2001. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sudjana, Nana. 2002. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.

Sudjana. 1996. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sukidin, Basrowi, Suranto. 2002. Menajemen Penelitian Tindakan Kelas. Penerbti:


Insan Cendekia ISBN: 979 9048 33 4.

Supardi, 2005. Pengembangan Profesi dan Ruang Lingkup Karya Ilmiah. Jakarta:
Depdiknas.

Suryabrata, Sumadi. 2000. Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta: Penerbit


Andi.

Tim Prima Pena. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Gramedia Press.

Tim Redaksi Focus Media. 2006. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun
2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional. Bandung: Focus Media.

Tim Redaksi Fokus Media. 2006. Himpunan Perundang-Undangan dan Undang-


Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah
No. 19 Tahun 2005. Bandung: Focus Media.
38
Trianto. 2010. Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Prestasi
Pustaka.

Tuckman, Bruce W. 1972. Conducting Educational Research. New York: Harcourt


Brace Javonovich, Inc.

Universitas Negeri Jakarta. 2000. Aplikasi Komputer: Kalibrasi Instrumen, Pengolahan


Data, dan Pemanfaatan Internet. Jakarta: Laboratorium Komputer UNJ.

UU No. 20 Tahun 2003tentang SISDIKNAS. Disahkan di Jakarta pada tanggal 8 Juli


2003

Uno, B. Hamzah, et. al. 2001. Pengembangan Instrumen Untuk Penelitian. Jakarta:
Delima Press.

Wardani, I. G. A. K Siti Julaeha. Modul IDIK 4307. Pemantapan Kemampuan


Mengajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wojowasito. 1982. Kamus Umum Lengkap Inggris Indonesia – Indonesia Inggris.


Malang: Delta Citra Grafindo.

Woolfolk, Anita E. 1993. Educational Psychology. Fifth Edition. Boston: Allyn and
Bacon.

Paizaluddin dan Ermalinda. 2013. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Alfabeta.

Yamin, H. Martinis. 2013. Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran. Jakarta:
Referensi (G. P. Press Group).

39
40
41