Anda di halaman 1dari 5

1. Macam alat pada Gingivektomi?

- Mekanik (skalepel), kimia (crayosurgery), laser, elektrocauter, bisa dilakukan bur.

a. Dilihat dari sisi penyembuhan adalah mekanik (scalpel) karena, membuat

trombosit pecah sehinga keluar growth factor (pdgf, insulin gf) yaitu membuat

penyembuhan lebih cepat. Berbeda dengan alat elektrocauter atau laser sifatnya

membakar sel/membakar gingiva apabila sel terkena luka bakar yang terjadi

adalah nekrosis, maka trombosit menajdi mati dan penyembuhan lebih lambat.

b. Dilihat dari sisi pekerjaan berdarah dan tidak berdarah lebih banyak teknik

mekanik (scalpel), tergantung pada kondisi pasien seperti hiperaktif, takut darah

maka dengan teknik laser, elktrosurgery.

c. Dilihat dari kerapian hasil skalepel lebih bagus hasilnya karena tajam, dan

mengontrolnya lebih mudah, berbeda dengan menggunakan laser/elktrosurgery

karena mengandung panas apabila sampai mengenai ruang pulpa maka yang

terjadi kematian dari pulpa dan tidak dapat kembali. Dan juga tidak bias mengenai

tulang apabila menegnai tulang akan mengakibatkan kematian menjadi squester

(serpihan tulang yang terlepas dari induknya).

2. Gambaran radiografi apabila tidak ada batas jelas antara margin gingiva-attached gingiva

oleh karena factor sistemik. Apabila hanya karena factor local seperti kalkulus, plak

hanya mengenai margin gingiva dan tidak melibatkan attached gingiva. Apabila ada

gambaran berbatas diffuse yaitu periodontal abses. Ciri khas abses periodontal anadanya

kedalaman poket melebihi normal. Penyakit gigi terdapat 2 jalur yaitu jalur marginal

terdapat ligament rusak, dan poket.

3. Apa saja yg dilihat di foto rontgen yang berkaitan dengan periodontal?


Lamina dura, periodontal space, alveolar crest.

4. Apabila ada pasien resesi gingiva kira-kira tulang ikut turun atau tidak?

Resesi parah tulang alveolar menurun. Apabila ada resesi untuk diagnosanya adalah

periodontitis dan apabila ada resesi gingiva untuk diagnosenya tidak selalu periodontitis.

Apabila ada resesi tetapi masih dikatakan normal yaitu karena atrofi fisiologi/resorbsi

fisiologis dan penyakit periodontal di masalalu.

5. Perbedaan gingivitis dan periodontitis?

Gingivitis = apabila lamina dura baik, tulang alveolar menurun dan BOP positif.

Periodontitis = apabila lamina dura terputus, periodontal lebar, BOP positif.

6. Apa yang dimaksud dengan enlargement?

Enlargement adalah migrasi kearah korona. Normal margin yaitu 1-2mm dari korona

diatas CEJ. Apabila ada penurunan margin gingiva ke apical yaitu terbukanya permukaan

akar yang disebut resesi.

7. Cara mengetahui BOP itu positif atau tidak?

Dengan cara menggunakan probe WHO dan ditunggu 30-60dt setelah dilakukan probing.

8. Apakah BOP (+) keradangan dan pendarahan (+) ?

Tidak selalu, karena lapisan gingiva terdiri dari oral epitelium (area luar), sulkular

epitelium, gingiva junction epitelium, yaitu pada tahap gingivitis yang terdiri dari initial

lesion, early lesion, estabilished lesion dan advanced lesion. Dimana apabila BOP(+)

tetapi tidak ada peradangan tetapi terdapat perdarahan yaitu terdapat adanya initial lesion

(ulserasi pada sulkus gingiva sehingga terjadi bleeding on probing hanya 2 hari (BOP

(+)), tetapi secara klinis tidak tampak, bisa jadi kemerahan (-) karena masih area sulkus.

9. Pengukuran loss attachement, poket, resesi?


LOA = CEJ-dasar poket

Poket = margin-dasar poket

Resesi = CEJ-Margin gingiva

10. Cara mengetahui poket?

Menggunakan guttap dan probe WHO, serta melihat pola kerusakan tulang.

11. Bevel pada teknik gingivektomi?

Ektsternal bevel = dipotong pada sisi luar, yang berfungsi untuk memotong pembesaran

sebatas pada margin gingiva.

Internal bevel = di potong pada sisi bagian dalam, yang berfungsi untuk memotong

pembesaran yang sudah melibatkan attached gingiva hingga mucogingiva junction,

kemudian di suturing.

12. Tahap-tahap prosedur teknik gingivektomi?

- Menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.

- Mengukur TTV (Tekanan darah, suhu, respirasi dan nadi).

- Asepsis daaerah kerja dengan povidone iodin 10%.

- Anastesi local dengan menggunakan lidokain.

- Cek keberhasilan anastesi.

- Menentukan letak dasar poket dengan pocket marker, poket marker masuk ke dalam

gingiva sejajar sumbu gigi, menempel pada permukaan gigi.

- Kemudian, sisi tajam di luar sulkus gingiva dan sisi tumpul didalam, sampai

menyentuh dasar poket.

- Lalu, poket marker di jepit sampai timbul titik perdarahan.


- Kemudian, insisi eksternal bevel dimulai dari apical bleeding point pada daerah fasial

(bukal, lingual, palatal) dengan pisau Kirkland, dilanjutkan pada sisi proksimal

dengan pisau orban.

- Insisi eksternal ini bias dilakukan dengan pisau scalpel no. 12/15 serta gunting bedah

bila diperlukan.

- Insis ekternal bevel dilakukan membentuk <45 dearajat terhadap sumbu gigi

mengarah ke koronal menuju titik di antara puncak tulang alveolar dan dasar poket.

- Insisi eksternal bevel dilakukan sedekat mungkin dengan tulang, tetapi tidak boleh

tulang terekspose (apabila tulang terekspose tidak masalah asal penutupan pack harus

baik).

- Insisi eksternal bevel dapat dilakukan secara kontinyu/diskontinyu.

- Pengambilan dinding jaringan lunak poket/eksisi gingiva, menggunakan scalpel

dibantu dengan pinset/dengan alat kuretase.

- Menghilangkan permukaan gigi dari sisa jaringan granulasi, sementum nekrotik, sisa

kalkulus dengan alat kuretase gerakan seperti root planning/dikerok.

- Menghaluskan jaringan lunak/gingivoplasti dengan alat pisau scalpel no.15/dengan

pisau Kirkland.

- Kemudian di irigasi dan melakukan control perdarahan dan mengerikan operasi

dengan kasa steril.

- Periodontal pack.

13. Manipulasi cara periodontal pack?

- Base dan katalis dikeluarkan 1:1 pada glass lab/mixing pad.


- Kemudian, di aduk dengan gerakan memutar serta melipat dengan menggunakan

spatula semen, selama 2-3 menit/sampai konsistensi homogeny.

- Periodontal pack di ambil, kemudian di masukkan ke dalam air.

- Kemudian, jari dibasahi dengan air, lalu di bentuk seperti silinder.

- Diaplikasikan di daerah operasi dengan batas koronal pada 1/3 servikal agar tidak

boleh mengganggu oklusi. 1/3 apikal tidak boleh sampai mukogingiva

junction/mukosa bergerak/tidak bergerak.

14. Intruksi post gingivektomi?

- Tidak boleh makan panas, pedas dank eras dan meminum-minuman yang bersifat

asam dan alcohol.

- Tidak boleh mengunyah atau menyikat gigi terlalu keras pada daerah luka.

- Pasien di berikan untuk obat kumur.

- Pasien diinstruksikan untuk control 7 hari kemudian.