Anda di halaman 1dari 17

Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND

2020

RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PENDIDIKAN


FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS ANDALAS

REKAM MEDIK
KASUS ORTODONSI

Nama Pasien : Andika Dwi Arsa

No. Rekam Medik :

Nama Operator : Zakiya Chaleda Zia

1
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

REKAM MEDIK KASUS ORTODONSI

Nama Mahasiswa : Zakiya Chaleda Zia No. Kartu :


No. Pokok :- No. Kasus :
Pembimbing : drg. Didin K, Sp.Ort No. Model :

Nama Pasien : Andika Dwi Arsa Nama Ayah : Hardiansyah


Nasution
Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 38 tahun
Suku : Mandahiling Suku : Mandahiling
Pekerjaan : Siswa Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Komp. Filano Jaya II NamaIbu : Wilda Sari
Umur Kronologis : 10 tahun Umur : 34 tahun
Umur Dentalis : 13 23 Suku : Minang
Pekerjaan : Rumah Tangga
Umur Fisiologis :

Waktu Perawatan
Tanggal Pendaftaran : 16 November 2020
Tanggal Pencetakan : 14 November 2020
Tanggal Pemasangan Alat :
Tanggal Periode Retensi :
Tanggal Perawatan Selesai :

ANAMNESIS
1. Keluhan Utama
Pasien datang dengan keluhan gigi tidak rapi dan ingin dibuatkan piranti ortodonti lepasan.
2. Riwayat Keluarga
Nama Ayah : Hardiansyah Nasution
Nama Ibu : Wilda Sari
Anak ke : ke- 2 dari 3 bersaudara
1. Lk : Umur : 12 tahun
2. Lk : Umur : 10 tahun
3. Pr : Umur : 4 tahun
2
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

3. Riwayat Kesehatan Umum


Keadaan waktu lahir : Normal
Pemberian Susu : ASI s/d umur : 2 minggu
Botol s/d umur : 2 tahun
Kesehatan Anak : Umur 0 bulan – 6 bulan : baik/ sedang/ jelek
Umur 6 bulan – 5 tahun : baik/ sedang/ jelek
Umur 5 tahun – 12 tahun : baik/ sedang/ jelek
Umur 12 tahun – sekarang : baik/ sedang/ jelek
Penyakit yang pernah diderita : -
4. Riwayat Kesehatan Gigi
Periode Gigi Desidui :-
Periode Gigi Bercampur :-
Periode Gigi Permanen :-
Riwayat Perawatan Gigi
Penambalan :-
Pencabutan :-
Kelainan Peridontal :-
Pernah dirawat Ortodonti :-
5. Kebiasaan Buruk :-

PEMERIKSAAN KLINIS
1. Tinggi Badan : 142 cm
2. Berat Badan : 40 kg
3. Jasmani : Baik
4. Mental : Baik
5. Gizi : Baik
6. Pengunyahan : Baik
7. Pencernaan : Baik
1. Pemeriksaan Ekstra Oral
Bentuk Kepala : Brachicephali/ Mesocephali/ Dolichocephali
Indeks : 11.7/18 x 100= 65
Bentuk Muka :Euryprosop/ Mesoprosop/ Leptoprosop
: Simetris/ Asimetris
: Seimbang/ Tidak Seimbang
3
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Indeks : 11.5/15 x 100= 76.67


Profil : Cembung/ Lurus/ Cekung
Posisi Rahang :
Maksila : Normal/ Protrusif/ Retrusif
Mandibula : Normal/ Protrusif/ Retrusif
Dagu : Normal/ Ke kiri/ Ke Kanan
2. Pemeriksaan Intra oral
Kebersihan mulut : Sedang
Frenulum labii superior : Sedang
Frenulum labii inferior : Sedang
Lidah : Normal
Palatum : Normal
Adenoid : Normal
Garis tengah geligi atas : Normal
Garis tengah geligi bawah :Normal

Relasi Gigi Geligi


1. Molar pertama kiri
Sagital : Netroklusi/ Distoklusi/ Mesioklusi/ Tonjol-tonjol
Transversal : Normal/ Gigitan silang/ Tonjol-tonjol/ Scissor bite
Vertikal : Normal/ Gigitan terbuka/ Tonjol-tonjol
2. Molar pertama kanan
Sagital : Netroklusi/ Distoklusi/ Mesioklusi/ Tonjol-tonjol
Transversal : Normal/ Gigitan silang/ Tonjol-tonjol/ Scissor bite
Vertikal : Normal/ Gigitan terbuka/ Tonjol-tonjol
3. Kaninus kiri
Sagital : Netroklusi/ Distoklusi/ Mesioklusi/ Tonjol-tonjol
Transversal : Normal/ Gigitan silang/ Tonjol-tonjol/ Scissor bite
Vertikal : Normal/ Gigitan terbuka/ Tonjol-tonjol
4. Kaninus kanan
Sagital : Netroklusi/ Distoklusi/ Mesioklusi/ Tonjol-tonjol
Transversal : Normal/ Gigitan silang/ Tonjol-tonjol/ Scissor bite
Vertikal : Normal/ Gigitan terbuka/ Tonjol-tonjol

4
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Keadaan Lokal Gigi Geligi


sou sou sou sou sou sou sou sou sou sou
O car
une sou sup
V IV III II I I II III IV V sou sou une
8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8
8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8
O car O car
une sou sup
V IV III II I I II III IV V sup
sou une
une sou sou sou sou sou sou sou sou sou

Keterangan:
Une : Unerupted
Sou : tidak ada kelainan
Car : karies

Keterangan Pemeriksaan Intra Oral


Hubungan insisif : kelas II
Hubungan molar pertama tetap kanan (Angle) : kelas III
Hubungan molar pertama tetap kiri (Angle) : kelas II
Hubungan kaninus tetap kanan : kelas II
Hubungan kaninus tetap kiri : kelas II
Overjet : 5 mm
Overbite : 3 mm
Curve of spee : 4 mm
Midline geligi atas : normal
Midline bawah : 1 mm ke kanan
Bentuk lengkung gigi atas : oval
Bentuk lengkung gigi bawah : oval
Diastema : tidak ada

ANALISIS FOTO EKSTRA ORAL


Tampak Depan Tampak Depan

5
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Tampak Samping

Kesimpulan Analisis Foto Ekstra Oral:


Profil wajah cembung, proporsi wajah seimbang dan simetris, hubungan bibir atas dan
bawah potentially competent.

ANALISIS FOTO INTRA ORAL


Foto Oklusal Atas Foto Oklusal Bawah
6
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Foto Samping Kanan Foto Depan Foto Samping kiri

Kesimpulan Analisis Foto Intra Oral:


Kebersihan mulut sedang, kesehatan gingiva baik. Ukuran lidah normal dengan
kedalaman palatum normal. Hubungan insisivus kelas II, hubungan caninus kanan dan kiri
kelas II, hubungan molar kanan kelas III, dan hubungan molar kiri kelas II. Bentuk lengkung
gigi atas dan lengkung gigi bawah oval. Overjet 5 mm dan overbite 3 mm. Curve of spee 4
mm. Midline gigi atas dan midline gigi bawah tidak segaris, midline gigi bawah bergeser 1
mm ke kanan. Malposisi gigi pada gigi 13, 11, 21, 22, 23, 31, dan 43. Tidak terdapat
diastema. Terdapat karies pada gigi 16, 36, dan 46.

3. Analisis Fungsional
TMJ : Normal/ Sakit/ Clicking / Krepitasi/ Locking
Gerak buka tutup mulut : Normal/ Mandibular displacement/ Mandibular deviation
Interocclusal Clearance : 4 mm
Occlusal Interference : Ada/ Tidak ada
Sentrik Relasi dan Oklusi : Sama/ Tidak sama
Penutupan bibir : Potentially competent
Bibir atas : Normal/ Hipertonus/ Hipotonus
Bibir bawah : Normal/ Hipertonus/ Hipotonus
Pola penelanan : Normal
Pola pengucapan : Normal
7
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

ANALISIS MODEL STUDY


Umur dentalis : 17 27
47 37
Bentuk/ ukuran/ jumlah gigi abnormal :-
Bentuk lengkung gigi : Segiempat/ square/ U form : RA/RB
Oval : RA/RB
Segitiga/ V form : RA/RB
Omega/ Lira (kontraksi di daerah P/M) : RA/RB
½ Elips : RA/RB
½ Lingkaran : RA/RB
Trapezium : RA/RB
Hubungan Rahang : Orthognatic/ Prognatic/ Retrognatic

Lebar mesio distal gigi-gigi (mm)

une 9.9 11.3 7.4 7.7 8.64 7.2 9.52 9.62 7.4 8.4 7.66 7.4 11.3 10.1 une

8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8
8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8
une 10.9 11.5 une 8.2 7.6 5.9 5.6 5.58 5.8 7.66 8.2 7.4 11.5 10.3 une

Posisi gigi pada lengkungnya


MLa MLa
une sou sou sou sou LaV sou MPV LaV Sou Sou sou sou une
V V

8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8
8 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 6 7 8

une sou sou une sou DLV sou sou LaV sou sou Sou Sou sou sou Une

M: Mesio, D: Disto, B: Buko, L: Linguo, La: Labio, T: Torsion, TV: Torsoversion, V: Version

Relasi Gigi saat Oklusi Sentrik pada Model Studi


1. Anterior:
Overjet : 5 mm
Overbite : 3 mm
Crossbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ……………………….
Palatalbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ……………………….

8
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Deepbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ……………………….


Edge to edge : Ada/ Tidak, pada gigi: ……………………….
Openbite : Ada/ Tidak, pada gigi: 13 dan 23
2. Posterior:
Relasi M1 kanan : Kelas I/ Kelas II/ Kelas III
Relasi M1 kiri : Kelas I/ Kelas II/ Kelas III
Relasi C kanan : Kelas I/ Kelas II/ Kelas III
Relasi C Kiri : Kelas I/ Kelas II/ Kelas III
Crossbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ………………….
Openbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ………………….
Scissorbite : Ada/ Tidak, pada gigi: ………………….
3. Median line : Segaris/ Tidak segaris
Rahang Atas : Ke kanan:…..mm/ Ke kiri:…...mm
Rahang Bawah : Ke kanan: 1 mm/ Ke kiri:…...mm

GAMBAR MODEL GIGI DARI OKLUSAL


Rahang Atas Rahang Bawah

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG


1. Metode Pont
9
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Jumlah Mesiodistal 12 11 21 22 : 33.74 mm


Jarak 14-24 pengukuran : 36.6 mm
Jarak 14-24 perhitungan : 42.1 mm Beda : -5.5 mm
Jarak 16-26 pengukuran : 50.8 mm
Jarak 16-26 perhitungan : 52.7 mm Beda : -1.9 mm

Kesimpulan :
Lebar lengkung gigi pasien mengalami kontraksi.

2. Metode Kesling
Perhitungan pada plastik transparan
Selisih: RA kanan kekurangan ruang 1 mm dan RA kiri kekurangan ruang 0.8 mm
RB kanan kekurangan ruang 4.5 mm dan RB kiri cukup ruang
Rahang Atas Rahang Bawah

3. Metode Howes
Rahang Atas:
PMBAW X 100% = 49.4 X 100%= 47.71
TM 103.54
Rahang Bawah:
PMBAW X 100% = 41.6 X 100%= 45.05
TM 92.34
Basis apical RA dan RB cukup lebar untuk menampung semua gigi.
ANALISIS RADIOLOGI
1. Foto Sefalometri Lateral
10
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Parameter Rata-rata Pasien Analisis


Nilai Parameter Skeletal Horizontal
SNA (Steiner) 82°±2° 81º Posisi maksila terhadap basis cranii normal
SNB (Steiner) 80°±2° 77º Posisi mandibula terhadap basis cranii retrusif
ANB (Steiner) 2°±2° 4º Pola skeletal kelas I
Facial angle
87°±3° 80º Posisi dagu terhadap profil Retrusif
(Down)
Angle of
0°±2° 2º Profil skeletal Cembung
Convexity (Down)
Nilai Parameter Skeletal Vertikal
Y- axis (Down) Arah pertumbuhan mandibula lebih besar ke
60°±6° 68º arah vertical

Go angle 123°±7° 128o Arah pertumbuhan 1/3 wajah bawah normal


SN-MP (Steiner) Pertumbuhan vertikal wajah tengah dan bawah
32°±3° 40º
hyperdivergent (ke bawah dan belakang)
FMA Pertumbuhan vertikal wajah bawah
25°±3° 34o
(Down, Tweed) hyperdivergent (ke bawah dan belakang)
Nilai Parameter Dental
Interincisal angle Inklinasi insisif atas terhadap bawah Protrusif
130°±2° 120º
(Down, Steiner)
U1- SN Inklinasi insisif atas terhadap basis cranii
104°±6° 107º
Normal

11
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

IMPA (Tweed) Inklinasi insisif bawah terhadap bidang


90°±4° 97º
mandibular Protrusif
U1- NA (Steiner) 4 mm±2 7 mm Posisi insisif atas terhadap profil Protrusif
22 o±2° 25 o Posisi insisif atas terhadap maksila protrusif
LI-NB (Steiner) 4 mm±2 7 mm Posisi insisif bawah terhadap profil Protrusif
25o±2° 31 o Posisi insisif bawah terhadap profil Protrusif
U1-APg (Down) 4 mm±2 11 mm Posisi insisif atas terhadap profil protrusif
L1- APg
2 mm±2 4 mm Posisi insisif bawah terhadap profil normal
(McMamara)
Nilai Parameter Jaringan Lunaks
Upper lip- E line ± 1mm -2 mm Posisi bibir atas Protrusif
Lower lip- E line -4
-2 mm±2 Posisi bibir bawah Normal
(Ricketts) mm

Kesimpulan Analisis Foto Sefalometri Lateral:


Pola skeletal kelas I, dengan posisi maksila terhadap basis cranii normal dan posisi
mandibula terhadap basis cranii retrusif. Posisi dagu terhadap profil retrusif dan profil
skeletal cembung. Arah pertumbuhan 1/3 wajah bawah normal. Pertumbuhan vertikal wajah
tengah dan bawah hyperdivergent. Pertumbuhan vertikal wajah bawah hyperdivergent.
Inklinasi insisif atas terhadap bawah protrusif, inklinasi insisif atas terhadap basis cranii
normal, inklinasi insisif bawah terhadap bidang mandibula protrusif. Posisi bibir atas
protrusif. Posisi bibir bawah normal.

2. Foto Panoramik

12
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Keadaan tulang : Normal Agenesis : Tidak ada


Keadaan jaringan periodontal : Normal Impaksi : 45
Karies : 16, 36, 46 Gigi berlebih : Tidak ada
Kehilangan gigi : Tidak ada lain-lain :

Kesimpulan Analisis Foto Panoramik:


Analisa foto panoramik memperlihatkan keadaan tulang normal, keadaan jaringan
periodontal normal, dan impaksi benih gigi 45.

ETIOLOGI MALOKLUSI

1. Skeletal :
• Sagital :-
• Vertikal :-
• Transversal :-
2. Dental :
• Sagital :
Overjet : 5 mm
• Vertikal :-
• Transversal :-
3. Jaringan Lunak :-
4. Faktor Lokal :

13
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

Faktor dentolaveolar yang berperan adalah malposisi gigi 13, 11, 21, 22, 23, 31, dan
43 kemungkinan disebabkan oleh premature loss gigi sulung.

DIAGNOSIS
Pasien laki-laki usia 12 tahun datang dengan keluhan gigi tidak rapi dan ingin
dibuatkan piranti ortodonti lepasan. Memiliki bentuk kepala dolichocephali, bentuk muka
euryprosop, simetris, dan seimbang, serta profil jaringan lunak cembung. Maloklusi skeletal
kelas I. Hubungan insisif kelas II, hubungan caninus kanan dan kiri kelas II, hubungan molar
kanan kelas III, dan hubungan molar kiri kelas II. Klasifikasi maloklusi kelas II Angle divisi
1 subdivisi. Bentuk lengkung gigi atas dan lengkung gigi bawah oval. Overjet 5 mm, overbite
3 mm. Midline gigi atas normal, midline gigi bawah bergeser 1 mm ke kanan. Malposisi gigi
pada gigi 13, 11, 21, 22, 23, 31, dan 43. Tidak terdapat diastema. Berdasarkan analisis
perhitungan ruang, pasien kekurangan ruang RA = 1 mm di kanan dan 0.8 mm di kiri dan
kekurangan RB = 4.5 mm di kanan.

PROGNOSIS
Menguntungkan/ Sedang/ Tidak. Menguntungkan karena pola skeletal kelas I.

Perawatan segera/ Tunda

Kooperatif pasien baik/ tidak baik

DAFTAR MASALAH DAN TUJUAN PERAWATAN


No. Daftar Masalah Tujuan Perawatan
1 Malposisi gigi 13, 11, 21, 22, 23, 31, dan Malposisi dikoreksi
43
2 Overjet (5 mm) Overjet dikoreksi (3 mm)

3 Karies pada gigi 16, 36, 46 Dilakukan restorasi RK

RENCANA PERAWATAN
Perawatan ortodonti menggunakan piranti lepasan.
14
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

No. Rahang Atas Rahang Bawah


1 Pemasangan piranti lepasan Pemasangan piranti lepasan

2 Mengoreksi malposisi gigi 13, 11, 21, 22, Mengoreksi malposisi gigi 31 dan 43
23
3 Pemasangan sekrup ekspansi Pemasangan sekrup ekspansi

4 Mengoreksi overjet

GAMBARAN PIRANTI LEPASAN


Rahang Atas Rahang Bawah

Keterangan:
Mekanoterapi
Rahang Atas Rahang Bawah
Labial bow (14 13 12 11 21 22 23 24) dengan Labial bow (33 32 31 41 42 43) dengan loop
loop pada 14 dan 24 pada 33 dan 43
Sekrup ekspansi Sekrup ekspansi pada premolar kanan
Adam claps pada gigi 16 dan 26 Adam claps pada gigi 36 dan 46
Basis akrilik Basis akrilik

TAHAPAN PEKERJAAN
No Hari/ Tahap Pekerjaan Nilai Nama/ Paraf
Tanggal Supervisor

15
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

No Hari/ Tahap Pekerjaan Nilai Nama/ Paraf


Tanggal Supervisor

16
Rekam Medik Kasus Ortodonti FKG UNAND
2020

17