Anda di halaman 1dari 4

Nama : Hariyanto Jolo

Stambuk : 201830061

Kelas/Jurusan : E/Akuntansi

Tugas : Analisa Laporan Keuangan

1. Apa tujuan penyesuaian laporan keuangan seperti yang dibicarakan dalam bab ini ?
Jawaban :
Tujuan adalah agar perbandingan menjadi lebih konsisten. Apabila tidak ada informasi yang
cukup sehingga penyesuaiaan hanya bisa dilakukan dengan membuat asumsi yang tidak realistis,
maka penyesuaiaan barang kali tidak perlu ddilakukan.
2. Apa pengaruh asset yang dipisahkan dalam peristiwa lini bisnis yang dihentikan, dalam
perbandingan rasio-rasio keuangan ?
Jawaban :
Beberapa rasio bisa langsung dihitung dengan menggunakan data-data neraca atau laporan laba-
rugi pada periode yang bersangkutan, misalkan rasio lancar (Aktiva lancar/utang lancar) atau
rasio leverage (utang/modal sendiri). Tetapi beberapa rasio lain, seperti perhitungan tingkat
keuntungan, memerlukan perhitungan gabungan neraca periode sekarang dengan neraca
periode sebelumnya. Sebagai contoh adalah perhitungan return on asset, dimana laba bersih
dibagi rata-rata aktiva. Rata-rata aktiva merupakan rata-rata periode sekarang dan periode
sebelumnya.
3. Dalam situasi apa penyesuaian dilakukan dan dalam situasi apa penyesuaian tidak dilakukan ?
Jawaban :

a. Jika perusahaan pada periode sekarang memutuskan untuk menghentikan lini bisnis
tertentu, maka pendapatan dan biaya yang berkaitan dengan lini bisnis tersebut dan laba
atau rugi yang diharapkan yang disebabkann pelepasan lini bisnis yang akan dihentikan
tersebut.
b. Jika perusahaan bergabung dengan perusahaan lain dalam transaksi yang masuk pada
kategori pooling of interests, maka laporan keuangan lama (periode lalu) harus
menyesuaikan laporan keuangan yang baru seperti kalau kedua perusahaan teesebut
bergabung sejak dulu.
c. Perubahan-perubahan prinsip akuntansi (misal , perubahan dari LIFO menjadi  FIFO)
mengharuskan perusahaan menyesuaikan kembali laporan keuangan masa lalunya supaya
mencerminkan prinsip yang baru tersebut.

4. Apa yang dilakukan apabila penyesuaian tidak dilakukan ?


Jawaban :
Jika ada informasiyang cukup, penyesuaian bisa dilakukan tanpa membuat asumsi yang tidak
realistis, penyesuaian mundur bisa dilakukan. Tetapi apabila tidak ada informasi yang cukup,
barangkali tidak bisa dilakukan penyesuaian.
5. Bagaimana pengaruh perbedaan klasifikasi rekening terhadap perbandingan data-data
keuangan?
Jawaban :
Seringkali perusahaan melakukan klarifikasi item-item atau rekening-rekening dalam laporan
keuangan berbeda satu sama lainnya. Sebagai contoh, barangkali suatu perusahaan akan
melaporkan biaya depresiasi dan amortisasi secara terpisah, perusahaan lain mengalokasikan
biaya tersebut ke harga pokok penjualan. Rasio yang dihitung dengan mengunakan item tersebut
tentunya tidak bisa lansung diperbandingkan. Penyesuaian harus dilakukan, baik dengan
mengalokasikan biaya depresiasi dan amortisasi ke harga pokok penjualan pada perusahaan
pertama, atau mengeluarkan biaya depresiasi dari harga pokok penjualan pada perusahaan yang
kedua. Penyesuaian tersebut membuat perbandingan menjadi lebih konsisten.
6. Bagaimana pengaruh perbedaan prinsip-prinsip akuntansi terhadap perbandingan data-data
keuangan?
Jawaban :
Sumber lain yang menyebabkan data bisa berbeda satu sama lain adalah penggunaan prinsip-
prinsip akuntansi akuntansi yang berbeda. Dalam batasan yang telah ditentukan Prinsip
Pengakuanperusahaan
Akuntansi, Pendapatanmasih
Kontrak jangka panjang
mempunyai : persentase
beberapa alternatifpenyelesaian
penggunaan (percentage
metode atauofprinsip
completion),
kontrak selesai (completed contract)
akuntansi yang dipakai untuk pelaporan keuangan.
Asumsi Aliran Persediaan : FIFO (First In First Out), LIFO (Last In Firts Out), Rata-
7. Sebutkan beberapa contoh alternatif prinsip-prinsip akuntansi?
rata tertimbang
Jawaban :
Investasi Pada Surat Berharga : Historical cost (Acquisition cost, Lower Cost Or Market,
Berikut ini contoh beberapa alternatif Prinsip Akuntansi (Hal 102)
Equity
Tabel 5.3. Beberapa Metode Akuntansi
Depresiasi : Garis Lurus, Declining Balance (Metode dipercepat),
Sum of the years’digit

Lease : operating lease, capital lease

Akuisisi : pembelian, pooling of interest


8. Bagaimana penyesuaian yang dilakukan apabila penanggalan laporan keuangan berbeda?
Jawaban :
Meskipun kebanyakan laporan keuangan menggunakan Desember sebagai akhir periode, tetapi
ada beberapa perusahaan yang menggunakan penanggalan akhir periode bulan yan lain. Pilihan
semacam ini semakin populer apabila perusahaan ingin menyesuaikan laporan keuangannya
dengan siklus musiman bisnis. Siklus musiman biasanya tidak harus sesuai dengan penanggalan
akhir Desember.
9. Hal-hal apa yang harus dilakukan apabila kita akan melakukan analisis data time series?
Jawaban :
Apabila analis melakukan perbandingan data keuangan dengan data-data masalalu maka ia akan
melakukan analisis time series. Semakin banyak observasi yang dimiliki analisis akan semakin
baik. Dengan analisis time series ia bisa melihat pengaruh variabel-variabel seperti variabel
ekonomi makro ekonomi (resesi, inflasi), variabel industri (perubahan teknologi,peraturan), dan
variabel mikro perusahaan (perubahan strategi, manajemen baru) terhadap data-data keuangan,
dan sekaligus melihat pola-pola tertentu dari data keuangan yang dimiliki.
10. Isu-isu apa yang akan muncul dalam analisis cros section atau perbandingan dengan rata-rata
industri?
Jawab:
Beberapa isu dalam pemakaian rata-rata industri antara lain:
1. Definisi Industri
Seperti yang dibicarakan diatas, definisi toidak mudah dikukan. Disamping itu
banyakperusahaan yang mempunyai divisi yang bergerak pada beberapa indutri yang
berbeda satu sama lain.
2. Perhitungan rata-rata indutri
Bagaimana rata-rata indutri dihitung, apakah dengan rata-rata biasa, ataukah rata-rata
tertimbang, ataukah menggunakan data median.
3. Distribusi atas nilai rata-rata
Interpretasi terhadap penyimpangan rasio keuangan suatu perusahaan terhadap rata-rata
indurtri akan berlainan apabila kita juga mempunyai informasi standar deviasinya.
4. Definisi rasio keuangan
Definisi tersebut bisa berbeda dari satu publikasi ke publikasi lain. Karena itu seorang analis
harus mencermati definisi rasio-rasio keuangan ini.