Anda di halaman 1dari 1

Permasalahan lain Penyelenggaraan Pendidikan Vokasi adalah

1) Masih lemahnya komitmen bersama (unsur Tetrahelix) untuk berperan serta secara aktif
dalam mendukung pelaksanaan dan penguatan pendidikan vokasi;
2) Kurikulum pendidikan vokasi belum mampu beradaptasi dengan kebutuhan DUDI;
3) Pendidikan Vokasi belum menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa dan masyarakat
secara umum;
4) Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan pendidikan vokasi masih belum mencukupi,
sementara pendidikan vokasi membutuhkan sarana prasarana yang memadai sesuai dengan
perkembangan DUDI;
5) SDM tenaga pendidik politeknik umumnya berlatar belakang pendidikan akademis;
6) Minat masyarakat secara umum masih fokus terhadap pendidikan jangka pendek
(LPK/Kursus), dan kurang mempertimbangkan jenjang karir di masa depan;
7) Kurangnya dukungan dari pemerintah daerah dalam hal alokasi dana Beasiswa untuk calon
mahasiswa kurang mampu namun ingin kuliah di perguruan tinggi vokasi;
8) Terbatasnya dosen vokasi yang memiliki gelar S2, seperti Koki (Chef) yang juga
berpendidikan S2 itu sangat susah.
(https://lestarimoerdijat.com/pustakalestari/read/2020/09/10/950/Permasalahan-Pendidikan-
Vokasi-di-Indonesia)

1) Banyak lulusan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memilih meneruskan pendidikan ke
jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak dengan passion dan visi yang jelas. Bahkan lulusan
SMP cenderung terpaksa masuk SMK, atau memiliki pola pikir yang sederhana bahwa dengan masuk
ke SMK pasti akan cepat mendapatkan kerja.
2) Permasalahan lain yang perlu segera diselesaikan yaitu kualitas guru SMK dan infrastruktur.

(https://www.beritasatu.com/yudo-dahono/nasional/571253/ini-masalah-yang-dihadapi-pendidikan-
vokasional-di-indonesia)