Anda di halaman 1dari 5

SURAT KEPUTUSAN

PENGURUS KSPS “..................................”


Nomor : /SK-SOP/II/2013

Tentang :
PERATURAN KHUSUS
TENTANG
TATA CARA PEMBUKAAN KANTOR CABANG, CABANG PEMBANTU DAN
KANTOR KAS KSP/KSPS

Menimbang : a. bahwa Koperasi Simpan Pinjam “................................” merupakan


lembaga keuangan intermediasi yang melakukan kegiatan usaha
penghimpunan, pengelolaan dan penyaluran dana dari dan untuk
anggota, yang perlu dikelola secara profesional sesuai dengan
prinsip kehati-hatian dan kesehatan Koperasi, sehingga dapat
meningkatkan kepercayaan dan memberikan manfaat yang
sebesar-besarnya kepada anggotanya.
b. Bahwa untuk meningkatkan efektif dan efisiennya sebuah
pekerjaan, untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal, maka
perlunya sebuah aturan.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagai mana dimaksud dalam
huruf a dan b, perlu menetapkan Standar Operasional Prosedur
Produk Simpanan dari Anggota.

Mengingat :1 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian


2 Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994 tentang Persyaratan
dan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan
Anggaran Dasar Koperasi
3. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun l995 tentang Pelaksanaan
Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi
4. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 1998 Tentang Modal
Penyertaan Koperasi
5. Permenkop Nomor 19/Per/M.KUKM/XI/2008 Tentang Pedoman
Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam Oleh koperasi
6. Permenkop Nomor : 15/Per/M.KUKM/XII/2009 Tentang Perubahan
Atas Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Dan
Menengah Nomor 19/Per/M.KUKM/XI/2008 Tentang Pedoman
Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam Oleh Koperasi
. 7. AD / ART Koperasi Simpan Pinjam Syariah “................................”
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
1. Jaringan pelayanan adalah bentuk pelayanan koperasi melalui pembukaan cabang, cabang
pembantu dan kantor kas dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada anggota.
2. Kantor Cabang KSP adalah kantor cabang yang mewakili kantor pusat dalam menjalankan
kegiatan usaha menghimpun dana dan penyalurannya serta mempunyai wewenang
memutuskan pemberian pinjaman.
3. Kantor Cabang Pembantu adalah kantor cabang pembantu KSP yang berfungsi mewakili
kantor cabang dalam menjalankan kegiatan usaha untuk menghimpun dana dan
penyalurannya serta mempunyai wewenang menerima permohonan pinjaman tetapi tidak
mempunyai wewenang untuk memutuskan pemberian pinjaman.
4. Kantor Kas adalah kantor kas KSP yang berfungsi mewakili kantor cabang dalam
menjalankan kegiatan usaha untuk menghimpun dana.

BAB II
Syarat dan Pertimbangan Pembukaan Jaringan Pelayanan
Pasal 1
Persyaratan pembukaan kantor cabang adalah
1. Secara permodalan harus mempunyai modal paling sedikit Rp.15.000.000,-
2. Layak berusaha secara ekonomi dan telah beroperasi sekurang-kurangnya 2 tahun.
3. Jumlah anggota yang dilayani sekurang-kurangnya sebanyak 20 orang.
4. Telah didaftarkan ke Departemen Koperasi dan mendapat akte pengesahan.
5. memasang papan nama pada Kantor di mana Kantor Cabang tersebut didirikan yang
paling sedikit memuat informasi mengenai; nama koperasi, nomor dan tanggal
badan hukum, alamat, nomor dan tanggal keputusan pendaftaran, serta nomor dan
tanggal surat persetujuan

Pasal 2
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan KSP ......................z membuka kantor cabang, cabang
pembantu maupun kantor kas yaitu :
1. Pertimbangan jarak pelayanan
2. Pertimbangan Permodalan
3. Pertimbangan situasi & kondisi sekitar area kantor baru
BAB III
MEKANISME DAN PERIJINAN
Pasal 1
prosedur perijinan yang perlu ditempuh dalam pembukaan cabang yaitu :
1. Mendaftarkan atau minta ijin pembukaan KSP Syariah Singogolo kepada Pejabat Departemen
Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah yang berwenang mengesahkan akte pendirian dan atau akte
perubahan Anggaran dasar KSP Syariah Singogolo berdomisili.
2. Memberikan tembusan dan atau minta ijin pembukaan KSP Syariah Singogolo kepada Pejabat Dinas
Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah kabupaten/kota setempat dimana Syariah Singogolo akan
didirikan.
3. Mendapatkan semua persetujuan dari intansi yang bersangkutan

Pasal 2
Permohonan ijin pembukaan Kantor Cabang diajukan oleh pengurus Koperasi yang
bersangkutan, dengan melampirkan :
1. Alamat kantor cabang yang akan dibuka;
2. Surat bukti setoran modal kerja yang disediakan untuk kantor cabang;
3. Daftar sarana kerja beserta kondisi fisiknya;
4. Nama dan riwayat hidup calon pimpinan dan daftar nama calon karyawan kantor cabang;
5. Daftar anggota minimal 20 (dua puluh) orang yang membutuhkan pelayanan simpan pinjam
di wilayah cabang KSP atau USP Koperasi yang akan dibuka;
6. Neraca dan perhitungan hasil usaha koperasi yang bersangkutan dalam 2 (dua) tahun
terakhir;
7. Rencana kerja Kantor Cabang paling sedikit setahun;
8. Sertifikat Kompetensi Manajer Koperasi yang dimiliki oleh Calon Kepala Cabang.

Pasal 3
Pelaksanaan Kantor Cabang

Sebuah kantor cabang atau cabang pembantu dapat dioperasikan paling lambat 6 bulan sejak
tanggal persetujuan diterima dan jika telah memenuhi standar launching yaitu semua aplikasi
telah siap untuk dijalankan. Adapaun penanggung jawab pelaksanaan adalah kepala cabang dan
dibantu staf dan karyawan yang telah melalui masa training dan rekruitmen yang dilakukan
manajemen koperasi.
BAB IV
REPRESENTASI DAN KEBUTUHAN KANTOR
Pasal 1
Kantor Cabang
1. Kantor cabang setidaknya dipimpin oleh kepala cabang dan koordinator baik pinjaman dan
pembiayaan, dana, dan operasional, serta minimal terdapat .............. personil mencakup
semua bagian.
2. Memiliki gedung dengan luas tanah paling tidak ............ m2 (ukuran lebar .......... m dan
panjang ............ m).
3. Memiliki peralatan komputer minimal ............ unit, brankas, printer dan lain-lain.
4. Memiliki armada transportasi .............. unit sepeda motor operasional.

Pasal 2
Kantor Cabang Pembantu
1. Kantor cabang pembantu setidaknya dipimpin oleh Koordinator Cabang Pembantu dan
koordinator bagian (pinjaman, pembiayaan, dana, serta operasional), serta minimal
terdapat ................. personil mencakup semua bagian.
2. Memiliki gedung representasi dengan luas tanah minimal ............... m2 (ukuran
lebar ............... m dan panjang ......... m).
3. Memiliki peralatan komputer minimal ............ unit, brankas, printer dan lain-lain.
4. Memiliki armada transportasi ............ unit sepeda motor operasional.

Pasal 3
Kantor Kas
1. Kantor kas setidaknya dipimpin oleh Koordinator Pendanaan dan minimal terdapat........
personil mencakup semua bagian.
2. Memiliki gedung representasi dengan luas tanah paling tidak ............ m2 yaitu (lebar ........
m dan panjang ........ m).
3. Memiliki peralatan komputer minimal 1 unit, printer dan lain-lain.
4. Memiliki armada transportasi 1 unit sepeda motor operasional.
Bab V
Pasal 11
Ketentuan Penutup

Peraturan khusus tentang Standar Operasional Prosedur Produk Simpanan Anggota


pada Koperasi Simpan Pinjam “................................” ini berlaku pada tanggal
ditetapkan. Agar diketahui oleh setiap anggota Koperasi Simpan Pinjam
“................................” dan masyarakat pada umumnya.
Ditetapkan di : .....................................
Tanggal : .....................................
Koperasi Simpan Pinjam
“................................”
Ketua Sekretaris

(...........................) (........................)

Anda mungkin juga menyukai