Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

“TRANSPIRASI PADA TUMBUHAN”

Disusun Oleh :

Haneul

Luxyantri Oktamiraz

Muhammad Zaki Darajat

Nindya Zulfa

Rikeu Relawati

KELOMPOK

XI MIPA 1

SMAN 1 MAJALENGKA
A. Landasan Teori
Transpirasi adalah proses hilangnya air melalui penguapan ari permukaan daun suatu
tumbuhan . Beberapa faktor lingkungan mempengaruhi proses transprasi, diantaranya adalah
radiasi cahaya, kelembapan udara, angin dan keadaan air tanah. Suhu juga secara tidak
langsung berpengaruh terhadap terjadinya evaporasi pada permukaan tanah dan transpirasi
pada permukaan daun suatu tumbuhan atau tanaman. Transpirasi pada permukaan daun
tumbuhan dapat terjadi jika tekanan uap air dalam sel daun lebih tinggi dibandingkan tekanan
uap air yang ada di udara.

Kecepatan transpirasi pada tumbuhan berbeda-beda tergantung pada jenis tumbuhan.


Untuk mengukur laju transpirasi yang terjadi pada daun secara tidak langsung dapat diukur
kecepatan absorpsinya menggunakan meode fotometri yaitu menggunakan fotometer.
Menurut Loveless transpirasi adalah hilangnya air dari tubuh tumbuhan dalam bentuk uap air
melalui stomata, kutikula atau letinsel. Ada dua tipe transpirasi, yaitu :

1. Transpirasi kutikula yaitu evaporasi air yang terjadi secara langsung melalui kutikula
epidermis.
2. Transpirasi stomata yaitu proses kehilangan air yang berlangsung melalui stomata.
Transpiasi penting bagi tumbuhan karena berperan dalam hal membantu meningkatkan
laju angkutan air dan garam mineral , mengatur suhu tubuh dan mengatur turgor
optimum didalam sel.

B. Tujuan

Untuk mengetahui proses transpirasi pada tumbuhan terutama pacar air (Balsamina
Imaptient).

C. Alat dan Bahan

- Fotometer
- Termometer
- Higrometer
- Tanaman pacar air
- Cutter
- Malam
D. Cara Kerja

1. Mengisi fotometer dengan cara membenamkannya ke dalam air.


2. Memilih tumbuhan pacar air yang batangnya sesuai dengan ukuran pipa karet. Jika tidak
ada, mengiris lebih tipis batang tanaman pacar air agar sesuai dengan ukuran pipa karet.
Beri malam pada bagian tepi karet agar tidak ada udara yang masuk dan selanjutnya
direndam ke dalam air.
3. Memasukkan batang tumbuhan ke dalam pipa karet sampai terbenam pada tabung
fotometer.
4. Meletakkan perangkat percobaan ini ditempat yang teduh, memperhatikan pergerakkan
berskala dan menghitung pergerakkan dalam satuan waktu tertentu. Mengukur suhu
menggunakan termometer dan mengukur kelembapan dengan higrometer. Kemudian
mencatat hasilnya.
5. Memindahkan perangkat percobaan ke tempat yang terkena sinar matahari secara
langsung. Mencatat hasil pengamatan seperti nomor 4.
6. Menghitung besarnya penguapan dalam satuan waktu tertentu.

E. Tabel Hasil Pengamatan

a. Tempat Teduh

Skala Waktu Suhu Kelembapan


0 – 0,1 03.17 menit 35˚C 50%
0,1 – 0,2 06.17 menit 35˚C 43%
0,2 – 0,3 09.37 menit 35˚C 50%
Rata-rata

b. Tempat Terang

Skala Waktu Suhu Kelembapan


0 – 0,1 02.46 menit 35˚C 50%
0,1 – 0,2 05.31 menit 34,5˚C 48%
0,2 – 0,3 08.00 menit 34,5˚C 42%
Rata-rata

F. Perhitungan
a) Luas keratin daun atas dan bawah 1 ×1× 2 cm 2 , bobotnya = 0,4 gram
b) Bobot seluruh daun = 5,2 gram
5,2 gram
c) Luas seluruh permukaan daun = ×2=26
0,4 gram
d) Penguapan air melalui daun seluas cm2 untuk setiap menitnya :
rata−rata besarnya penguapan air
= =¿
bobot seluruh daun 1,04 ml/cm2/menit
5
G. Pertanyaan

1. Apakah fungsi dari penggunaan malam dalam percobaan?


Jawaban : Fungsi dari pada penggunaan malam dalam percobaan yaitu untuk menghindari
masuk nya udara ke dalam fotometer yang dapat menyebabkan air berkurang sehingga
tanaman tidak terkena air.
2. Berdasarkan kegiatan diatas tentukan faktor apa saja yang mempengaruhi laju transpirasi?
Jawaban :
1) Karena transpirasi terjadi di bagian daun, maka semakin banyak dan luasnya
permukaan daun, maka akan berpengaruh terhadap cepatnya laju transpirasi.
2) Semakin tingginya suhu maka semakin mudah air menguap, sehingga laju transpirasi
semakin cepat.
3) Stomata akan membuka lebar saat mendapat cahaya, sehingga semakin cepat laju
transpirasi.
4) Jika kelembaban nya semakin lembab akan menyebabkan laju transpirasi semakin
berkurang.
3. Berdasarkan eksperimenmu faktor apa saja yang mempengaruhi kecepatan pengangkutan
air didalam pembuluh xilem?
Jawaban : Tekanan batang, tekanan akar

Anda mungkin juga menyukai