Anda di halaman 1dari 3

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 2

Nama Mahasiswa : NUR AZIZAH

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 042411769

Kode/Nama Mata Kuliah : MANAJEMEN

Kode/Nama UPBJJ : EKMA4116

Masa Ujian : 2020/21.1(2020.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
TMK MANAJEMEN

1. Tipe pengambilan keputusan dalam dunia bisnis dan usaha, oleh maneger atau pimpinan
perusahaan dalam menghadapi situasi saat ini.
Teori cara untuk mengambil keputusan kerap dijadikan acuan bagi perusahaan untuk membuat
langkah terbaik dengan memahami memahami konsekuensi dari beberapa keputusan. Teori
keputusan digunakan untuk berbagai macam ilmu bidang studi terutama pada bidang bisnis dan
ekonomi. Teori keputusan merupakan topik interdisipliner, dipelajari oleh para ekonom, ahli
statistik, psikolog, ahli biologi, politik dan ilmuwan sosial lain, filsuf, dan ilmuwan komputer.
Dalam ruang lingkup bisnis pada perusahaan sangat kompetitif, keputusan harus diambil sebaik
mungkin dengan resiko sekecil mungkin dengan menggunakan teori ini. Para manajer di
perusahaan harus mampu mengendalikan situasi dalam ruang lingkup pekerjaan mereka dan
mampu mengambil keputusan yang baik, serta memikirkan resiko dan bagaimana
menanggulanginya.
Para manajer dihadapkan pada berbagai pilihan yang harus diambil dalam menentukan langkah-
langkah bagi penjalanan organisasinya. Berikut langkah-langkah cara perusahaan mengambil
sebuah keputusan :
 Identifikasi masalah dan ketidakjelasan (uncertainties).
 Mengumpulkan informasi.
 Membuat prediksi kemungkinan yang akan terjadi.
 Mengambil keputusan dari alternatif-alternatif yang ada
 Mengevaluasi hasil terhadap prediksi yang telah dibuat

2. Sisi positif dan negatif pandangan terhadap desain organisasi, yaitu pandangan klasik dan
neo klasik.
Desain organisasi adalah proses memilih srtuktur orrganisasi yang sesuai dengan strategi dan
lingkungan tertentu. Desain organinsasi merupakan pola menyeluruh bagaimana suatu organisasi
distruktur. Desain organisasi dapat menjadi faktor kunci kelangsungan hidup organisasi. Desain
organisasi terpusat terhadap dua pandangan, yaitu pandangan klasik dan neo klasik.
a. Pandangan Klasik, yaitu berusaha mencari cara terbaik untuk desain organisasi percaya pada
organisasi dengan struktur hirarkis dan wewenang formal yang resmi. Struktur semacam ini
merupakan struktur yang paling efisien dan efektif. Herry Fayol, Frederick W. Taylor, dan Max
Weber merupakan penyumbang ide pandangan klasik.
Sisi positif pandangan klasik :
 Dapat mendorong efisiensi
 Mendorong studi organisasi lebih lanjut.

Sisi negatif pandangan klasik :


 Tidak memperhatikan sisi manusiawi
 Keyakinan pada universalitas model mereka yang kadang tidak berhasil pada lingkungan
tertentu
 Kata birokrasi sering diasosiasikan dengan pengertian sebagai organisasi yang terlalu besar
 Terpengaruh banyak kepentingan politik, lamban dan tidak responsif terhadap lingkungan.
b. Pandangan Neo-Klasik, yaitu berusaha menonjolkan sisi manusiawi organisasi. Menurut
metode organisasi mempunyai dua tujuan: ekonomi dan kepuasan karyawan. Karena itu
pandangan tesebut sering juga disebut sebagai pandangan perilaku. Dorongan pandangan ini
bermula dari studi Hawthorne. Bahwa organisasi dapat diperbaiki dengan membuat organisasi
menjadi tidak terlalu formal dan mendorong partisipasi karyawan. Beberapa tokoh aliran neo-
klasik adalah McGregor, Chris Argyris, dan Rensis Likert.
Sisi positif pandangan neo-klasik :
 Manusia ingin berprestasi
 Tidak malas
 Ingin bertanggung jawab.
 Organisasi akan lebih fleksibel
 Mendorong partisipasi dalam pengambilan keputusan
 Memberi kebebasan yang lebih besar pada karyawan
 Komunikasi lebih terbuka di dalam organisasi.

Sisi negatif pandangan neo-klasik :


Dikarenakan aktivitas manajerial seperti perencanaan, pengendalian terpusat pada menajemen,
karyawan akan menjadi pasif, tergantung pada atasan, dan perasaan bertanggung jawab dan
pengendalian diri berkurang. Kondisi ini berbtentangan dengan kebutuhan manusia untuk
berprestasi, dan tidak tergantung pada orang lain. Kritik terhadap Neo-Klasik Pendekatan
tersebut masih mencari satu cara terbaik untuk semua situasi. Fokus pada motivasi dianggap
terlalu sederhana karena karyawan masuk ke organisasi dengan tujuan yang sangat kompleks,
moneter, sosial, dan lainnya

Anda mungkin juga menyukai