Anda di halaman 1dari 8

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 2

Nama Mahasiswa : NUR AZIZAH

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 042411769

Kode/Nama Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Kode/Nama UPBJJ : MKDU4110

Masa Ujian : 2020/21.1(2020.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
TMK BAHASA INDONESIA

1. Argumentasi sebanyak 4 paragraf dengan tema budaya hidup sehat di tengah pandemi virus
covid-19

Di tengah pandemic corona atau Covid-19 penting untuk kita agar selalu menjaga jarak sosial.
Tetap #DiRumahAja dan memang jika harus keluar, jangan lupa untuk gunakan masker. Selain itu
juga tidak ada salahnya jika Anda mulai menerapkan hidup sehat. Tidak cukup sulit untuk
menerapkan Ada gaya hidup sehat, namun di tengah kondisi saat ini belum semua rumah tangga
Indonesia bisa menerapkan gaya hidup sehat. Berikut langkah-langkah untuk menerapkan gaya hidup
sehat, yakni :
1. Makan Buah dan Sayur Serta Minum 8 Gelas Air Setiap Hari
2. Melakukan Aktivitas Fisik dan Olahraga Secara Rutin
3. Istirahat yang Cukup
4. Pola Pikir yang Positif
5. Berhenti Merokok

Buah dan sayur mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk tubuh kita.
Makan buah dan sayur dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jika imunitas tubuh kita kuat maka
virus dan bakteri rentan masuk ke tubuh. Minum air putih 8 gelas sehari memang sangat dianjurkan
oleh ahli kesehatan. Terlebih di saat pandemic Covid-19 seperti saat ini, banyak ahli kesehatan
banyak menyarankan untuk banyak minum air putih. Air berguna untuk seluruh sistem di tubuh
berjalan dengan lancar dan sempurna.
Saat seperti ini, jaga daya tahan tubuh dengan melakukan olahraga rutin #DiRumahAja, bisa
dilakukan di dalam rumah maupun di halaman rumah. Selain untuk kebugaran dan meningkatkan
imun tubuh, olahraga juga dapat mengubah suasana hati. Sebaiknya olahraga dilakukan secara rutin.
Istirahat yang cukup ternyata mempengaruhi kesehatan. Tidur tidak hanya menghilangkan rasa
kantuk tetapi juga sangat baik untuk kesehatan jiwa dan raga. Diduga kurang tidur dapat
meningkatkan risiko penyakit ginjal, jantung, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes, dan tekanan
jantung yang tidak teratur. Istirahat dan tidur yang cukup dapat menjaga kesehatan tubuh kita.
Saat pandemi corona seperti saat ini, ketakutan menghadapi virus corona dapat membuat orang
mengalami gangguan cemas. Berpikir positif dapat menenangkan perasaan di tengah kabar mengenai
corona. Pola pikir dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Orang yang berpikir positif cenderung
lebih sehat, mereka dapat mengahadapi stress yang dimilikinya dengan baik. Orang yang berpikir
positif juga lebih mudah untuk menerapkan gaya hidup sehat, sehingga tidak rentang penyakit.
Ada banyak manfaat yang dirasakan karena berhenti merokok. Berhenti merokok dapat
meningkatkan sistem imun tubuh. Berhenti merokok dapat meningkatkan sirkulasi darah,
meningkatkan kadar oksigen, dan menurunkan peradangan atau inflamasi. Semua ini akan
meningkatkan kekebelan tubuh. Penerapan pola hidup sehat dari setiap individu seperti langkah-
langkah di atas dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat menangkal virus Covid-19. Mari
tangkal virus corona atau Covid-19 dengan menerapkan gaya hidup sehat, bersih, #DiRumahAja, dan
gunakan masker jika memang harus keluar rumah. Selain itu ditengah situasi seperti ini tidak ada
salahnya jika Anda menambahkan perlindungan kecelakaan diri.
2. Dampak Covid - 19
a. Susunlah kerangka karangan berbentuk kerangka kalimat tentang Dampak Covid-19

b. Menjadi sebuah tulisan 6-10 paragraf dengan tema yang sama “Dampak Covid-19”
“Dampak Covid-19 di Kehidupan Kita”
Dampaknya ada yang positif kita dapat melihat kesempatan-kesempatan yang muncul dalam
bidang teknologi, lingkungan, dan dalam masyarakat. Namun, harus diakui juga bahwa Covid-
19 secara mayoritas berdampak negatif terhadap lingkungan dan terutama masyarakat. Di
masyarakat juga terasa perubahan dimana gaya hidup sehat kian menguat bahkan ditambah
dengan alat pelindung diri: masker dan face shield, serta disinfektan yang sudah jadi barang
bawaan sehari-hari.
Covid-19 telah memperparah kesenjangan ekonomi dalam masyarakat yang telah ada
sebelum wabah terjadi. Mereka yang sebelumnya memiliki kehidupan dan pekerjaan yang
rentan semakin tidak pasti penghidupannya semenjak mewabahnya Covid-19. Pemerintah pun
tidak memberikan bantuan yang berarti untuk mereka yang terdampak. Banyak sekali yang
kehilangan pendapatannya dan tidak memiliki cara untuk menghidupi dirinya.
Tersedianya teknologi untuk membantu masyarakat di masa-masa sulit ini belum tentu dapat
diakses oleh masyarakat. Sebagai contoh teknologi medis seperti Rapid Test dan PCR telah
dikomersialisasi secara besar-besaran oleh beragam institusi kesehatan, maka mereka yang
ingin menjaga kesehatan harus mampu secara ekonomi menjaga kesehatannya.
Contoh lain dalam perihal pendidikan, pemerintah mewajibkan belajar melalui daring, suatu
keputusan yang bagus untuk mengurangi menyebarnya Covid-19. Namun, tidak semua
memiliki kapasitas ekonomi untuk memiliki akses ke internet seperti pulsa. Lingkungan pun
tidak luput dari kerusakan akibat dari Covid-19. Walau kegiatan perekonomian dalam industri
makanan masih dapat berjalan berkat adanya ojek online, terjadi juga peningkatan penggunaan
plastik akibat makanan yang harus dibungkus karena sebagian besar makanan diwajibkan take
away. Sekali lagi Covid-19 hanya telah menunjukkan betapa lalainya pemerintah terhadap
kesejahteraan masyarakat kita.
Dampak di bidang teknologi dapat dilihat sangat banyak, salah satunya implementasi fitur-
fitur teknologi pada berbagai lini bisnis, dimana yang sebelumnya belum siap atau masih dalam
tahap pengembangan terpaksa harus akselerasi proses ke 2-3 tahun ke depan untuk masuk fase
implementasi teknologi.
Di sisi lain, bagi mereka yang memiliki akses ke teknologi, banyak yang belum terbiasa
dengan peralihan komunikasi yang sangat tergantung ke penggunaan teknologi digital termasuk
juga para dosen dan mahasiswanya. Hal ini merupakan tantangan untuk mereka yang
diwajibkan untuk terus melanjutkan proses belajar mengajar menggunakan teknologi
komunikasi digital.
Pada awal pandemi terjadi kita dapat melihat penggunaan teknologi komunikasi yang cukup
banyak dan untuk berbagai hal seperti live streaming beragam kegiatan, jualan produk, bahkan
sampai pengganti ruang kelas. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi terutama teknologi
komunikasi yang selama ini kita gunakan belum digunakan secara maksimal dan Covid-19
memaksa kita untuk melihat kembali potensi yang dimiliki oleh teknologi.
Akselerasi teknologi khususnya pada dunia bisnis merupakan hal positif dari Covid-19. Bagi
bisnis, penggunaan teknologi mungkin saja sudah masuk dalam rencana pembangunan. Namun,
tanpa kesiapan pasar proses ini menjadi lamban. Momen pandemi ini membuktikan bahwa
proses perubahan juga terjadi sangat cepat di masyarakat. Sekarang masyarakat secara
mendadak jadi terbiasa menggunakan video call sebagai media komunikasi utama misalnya
untuk proses belajar mengajar, acara seminar bahkan acara kawinan. Masyarakat juga menjadi
lebih berkomunitas dan berkolektif karena menghadapi musuh bersama yaitu Covid-19.
Sementara, dampak positif Covid-19 terhadap lingkungan sangat minim. PSBB hanya
berlaku untuk sementara waktu dan juga tidak ketat pemberlakuannya. Maka dampak polusi
dari kendaraan tidak berubah banyak dari sebelum Covid-19.
Sementara atau tetap tergantung banyak hal dan yang pasti tergantung kebijakan negara yang
dapat menjamin infrastruktur teknologi yang memadai dan juga akses ekonomi terhadap
penggunaan teknologi tersebut. Contoh mudah, jika suatu daerah memiliki jaringan internet
tetapi tidak memiliki kemampuan untuk membeli pulsanya, maka teknologi tersebut menjadi
tak berarti. Maka kehadiran teknologi tidaklah cukup, dapat atau tidaknya masyarakat
mengakses teknologi itulah yang menjadi hal yang menentukan kesiapan kita.
Untuk mereka yang telah memahaminya, melihat pentingnya dan yang pasti dapat
melakukannya, kebiasaan baru seperti cuci tangan, masker dan lain-lain akan menjadi norma
keseharian yang baru. Secara sosial, bagi beberapa kalangan, gaya hidup berkelompok akan
terus berlangsung karena perlu waktu untuk akhirnya mereka kembali dapat bersosialisasi
seperti dulu.
Tidak, karena minimnya keseriusan pemerintah untuk mendorong masyarakatnya dalam
memahami protokol kesehatan yang baik. Walau pada tahap tertentu masyarakat dapat
disalahkan untuk kelalaiannya tetapi perlu dipahami bahwa perilaku masyarakat tergantung
kebijakan dan penegakan kebijakan tersebut. Kejadian luar biasa seperti Covid-19 ini ternyata
begitu mempengaruhi kehidupan. Tanpa pengetahuan yang memadai, tentu sulit bagi kita untuk
beradaptasi dengan kondisi saat ini. Terlebih pandemi Covid-19 memberikan dampak bukan
hanya di Indonesia, melainkan seluruh dunia.

3. Teks pidato sebanyak 6-10 paragraf tentang peringatan Bulan Bahasa dengan menggunakan
minimal lima (5) gaya bahasa retoris.
Assalammu’alaikum, Wr. Wb.
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera
Yang terhormat bapak kepala sekolah SD Al-Azhar 25 semarang Belitang, bapak/ibu guru
SD Al-Azhar 25 semarang, para juri, dan yang saya banggakan teman-teman kelas 5. Puji serta
syukur marilah kita ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkat rahmat dan
hidayahnya kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul dan berada di tempat
yang mudah-mudahan dimuliakan oleh-Nya. Terima kasih kepada guru, panitia dan teman-
teman yang sudah menyempatkan diri untuk berada di tempat ini.
Bulan Bahasa merupakan bulan dimana setiap orang dapat mengekspresikan bakatnya
terutama dalam bidang sastra yang bertujuan untuk lebih mencintai Budaya sendiri yaitu budaya
Indonesia. Oktober ditetapkan sebagai bulan bahasa oleh Bapak Soeharto karena pada 28
Oktober 1928 para pendahulu bangsa kita menetapkan Sumpah Pemuda dengan bahasa, sebagai
butir ketiganya.
Meski semangat bulan bahasa ini hanya setahun sekali, namun itu mengandung makna
negeri ini punya kepedulian terhadap budaya bangsa khususnya bahasa. Salah satu dasar
pentingnya memperingati acara bulan bahasa yakni agar masyarakat mengetahui dan mengerti
tentang budaya bangsa Indonesia dan bagi para pelajar khususnya di SD Al-Azhar 25 semarang
untuk selalu melestarikan budaya bangsa terutama dalam penerapan berbahasa agar budaya kita
akan selalu ada dan menjadi lebih baik.
Kegiatan-kegiatan yang diadakan dalam acara bulan bahasa terdiri dari beberapa kegiatan
seperti, kegiatan yang diadakan sebagai ajang berkarya dan berekspresi, ada kegiatan yang
diadakan sebagai ajang peningkatan kualitas berbahasa Indonesia, dan ada kegiatan yang
diadakan sebagai ajang perlombaan. Namun di SD Al-Azhar 25 semarang ini semua kegiatan
dalam Bulan Bahasa menjadi sebuah kegiatan yang diadakan sebagai ajang perlombaan yang
dimaksudkan agar semua siswa lebih antusias dan semangat dalam memperingati bulan bahasa
yang diadakan setahun sekali. Dalam perlombaan bulan bahasa ini didukung oleh semua guru
dan siswa-siswi.
Jadi untuk memperingati acara bulan bahasa yang diadakan satahun sekali ini terutama bagi
para siswa-siswi marilah kita meriahkan acara tersebut dan ikut berpartisipasi dalam setiap
lomba yang diselenggarakan agar budaya dan bahasa kita akan tetap terjaga dan semangat
nasionalisme terus kita genggam bersama.
Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi semua yang
mendengarnya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalammualaikum Wr. Wb.
4. Slide power point materi bertema dampak covid-19

Anda mungkin juga menyukai