Anda di halaman 1dari 1

Print Send Close

Asing Kuasai Saham dan Obligasi


JUMAT, 22 MARET 2013 | 02:25 WIB
Jakarta, Kompas - Nilai kepemilikan investor asing di bursa
saham dan obligasi, hingga pertengahan Maret, meningkat
dibandingkan awal tahun ini. Obligasi ini milik pemerintah
maupun korporasi. Fundamental perekonomian nasional
dan kawasan regional Asia yang lebih baik dibandingkan
kawasan lain menjadi daya tarik masuknya dana investor
asing.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), sejak awal


tahun hingga Kamis (21/3), akumulasi pembelian bersih
oleh investor asing telah mencapai Rp 18,3 triliun. Pada
akhir tahun 2012, jumlah total pembelian bersih investor
asing mencapai Rp 15,8 triliun.

Kepemilikan investor asing di pasar obligasi juga meningkat. Di obligasi pemerintah (SUN), total kepemilikan investor
asing hingga Rabu (20/3) mencapai Rp 269 triliun atau sekitar 32,9 persen dari total obligasi pemerintah senilai Rp
816 triliun.

Industri perbankan menguasai Rp 304 triliun atau sekitar 36,9 persen dari total obligasi pemerintah. Sejak awal tahun,
terjadi penambahan kepemilikan asing sebesar Rp 60,8 triliun.

”Peringkat utang kita yang naik memengaruhi derasnya dana yang masuk baik secara langsung maupun di portofolio.
Rata-rata modified duration dari obligasi pemerintah adalah 4,99 tahun,” kata Direktur Utama Bond Research Institute
(BondRI) Tumpal Sihombing dalam Seminar Obligasi di Jakarta, kemarin. Seminar itu digelar BEI, BondRI, dan
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA).

Bukan hanya di SUN, investor asing pun mengincar obligasi korporasi. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI), total kepemilikan investor asing sampai akhir Februari 2013 mencapai Rp 13,73 triliun atau
meningkat sekitar 67 persen dari periode yang sama tahun 2012 lalu.

Proyeksi penerbitan obligasi korporasi tahun ini mencapai Rp 80 triliun. Nilai emisi obligasi korporasi 2012 sebesar
Rp 76,26 triliun dan 20 juta dollar AS. Nilai emisi baru tahun lalu itu naik 51 persen dibandingkan tahun 2011 yakni Rp
45,93 triliun. (BEN)

Dapatkan artikel ini di URL:


http://cetak.kompas.com/read/2013/03/22/02252014/asing.kuasai.saham.dan.obligasi..