Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIKUM

KEPEKAAN INDERA PENDENGAR MANUSIA

Disusun oleh :

FITHRIYAH 836418112

UPBJJ BOGOR POKJAR KOTA WISATA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
TAHUN 2020
LAPORAN KERJA PRAKTIKUM IPA
KEPEKAAN INDERA PENDENGAR MANUSIA

A. JUDUL PERCOBAAN
Kegiatan Praktikum III : Kepekaan Indera Pendengar Manusia

B. TUJUAN
Untuk mengetahui kepekaan indera pendengaran seseorang.
C. ALAT DAN BAHAN

1. Dua sendok makan


2. Dua Mangkok
3. Sapu Tangan dan Kapas

D. LANDASAN TEORI
Bunyi bergetar dan bergerak di udara dalam bentuk gelombang. Indera
pendengaran (telinga) begitu peka sehingga dapat menginterpretasikan
getaran menjadi berbagai bunyi.
Telinga merupakan indera untuk mendengar. Setiap hari manusia
mendengarkan bermacam-macam suara, tetapi tidak semua suara dapat
didengar. Telinga manusia hanya mampu mendengarkan suara yang
berfrekuensi antara 20-20.000 getaran per detik (Hertz/ Hz).
Kemampuan setiap orang untuk mendengar suara/bunyi bervariasi atau
tidak sama satu dengan lainnya. Bahkan kemampuan untuk mendengar
antara telinga kanan dengan telinga kiri pun kadang-kadang tidak sama
atau berbeda. Keras lemahnya bunyi tergantung pada banyaknya sel
penerima yang mengirim impuls ke otak. Semakin kuat gelombang
bunyi, semakin banyak sel reseptor yang bergerak.

E. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Tutuplah matamu dengan sapu tangan.
2. Kedua teman yang lain masing-masing memegang sendok dan
mangkok. Tentukan jarak antar temanmu yang ditutup matanya
dengan anda yang memegang sendok dan mangkok, misalnya
pertama 1m, kemudian 2m dan seterusnya.
3. Setelah siap, anda akan ditutup matanya memberi aba-aba agar
teman yang memegang sendok mengetukkan sendok pada mangkok
secara bergantian. Dapatkah anda mendengar bunyi yang
dihasilkan? Dapatkah anda mendengar dengan lebih naik?
4. Kemudian, sumbatlah telinga kanan dan kiri secara bergantian
dengan kapas. Dapatkah anda mendengar dengan jelas? Telinga
mana yang dapat mendengar dengan baik?
5. Selanjutnya bergantian dengan teman anda. Ulangi kegiatan sepserti
yang anda lakukan sebanyak empat kali lagi, ujilah kemampuan
telinga teman anda.
6. Hasil observasi anda kemudian masukkan ke dalam table 6.1.

F. HASIL PERCOBAAN

Tabel 6.1 Kepekaan Indera Pendengar Manusia

 
G. PEMBAHASAN

Dari percobaan di atas menunjukkan bahwa kemampuan untuk mendengar


antara telingakanan dengan telinga kiri terdapat perbedaan atau
ketidaksamaan. Dengan mata tertutup, pada jarak 1m antara telinga kanan
dengan telinga kiri masih terdapat kesamaan dapatmendengar jelas. Akan
tetapi pada jarak 3m sampai dengan 9m, terdapat perbedaan yangmana
telinga kanan masih mampu mendengar suara/bunyi dengan jelas. 

Berbeda dengantelinga kiri pada jarak tersebut, suara/bunyi terdengar kurang


jelas/samar. Begitu pula jika salah satu telinga kita ditutup dengan kapas
maka bunyi/suara masih bisa terdengar meskipun tidak sejelas apabila kedua
mata ditutup dengan sapu tangan. 

Untuk telinga kanan jika telinga kapas yang ditutup dengan kapas,
suara/bunyi masih dapat terdengar dengan jelas/lebih baik dari kejauhan
dibandingkan jika telinga kiri yang dibuka dan telinga kanan ditutup dengan
kapas, bunyi yang dihasilkan dari kejauhan terdengar samar-samar. Dengan
demikian menunjukkan bahwa telinga kanan memiliki kepekaan terhadap
rangsang atau kemampuan mendengar lebih baik, jika dibandingkan dengan
telinga kiri.

H. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa kita masih dapat
mendengar bunyi pada jarak 1 meter, 3 meter, bahkan sampai 9 meter
karena bunyi merambat melalui udara.Kemampuan mendengar pada
setiap orang tidak sama/berbeda. Begitu juga, kepekaan antara telinga
kanan dengan telinga kiri terhadap rangsang berupa bunyi/suara terdapat
perbedaanatau ketidaksamaan. Kuat lemahnya bunyi juga tergantung
pada banyaknya sel penerima yang mengirim impuls ke otak.

I. DAFTAR PUSTAKA
Rumanta, M. (2020). Praktikum IPA di SD. Tangerang Selatan, Jakarta:
Universitas Terbuka.

Anda mungkin juga menyukai